
Memang Bianca mirip seperti Kai yang memiliki banyak rencana tapi rencana dia pun tersusun dengan baik dan tidak di ketahui juga oleh orang , itu membuat dia pun bisa menjadi orang hebat nanti nya menurut Ricky dan para sahabat nya .
" Kak Ray seperti nya kak Kim mau pulang tuh ". Kata Bianca
" Lo mau pulang ?". Tanya Ray
" Yah masih panggil Lo lagi ". Kata Bianca
" Tidak apa-apa sayang , dulu bunda dan Daddy juga begitu awal nya ". Kata Yuli
" Benar sekali bahkan Yuli selalu memanfaatkan cinta Ricky". Kata Intan
" Memanfaatkan apa nya , ngarang banget kau ya ". Kata Yuli tidak terima
" Ya memang benar kan , dulu waktu Bryan dalam bahaya juga kau memanfaatkan cinta Ricky bukan agar dia menolong Bryan dan hasil nya Ricky datang ke sana menolong sahabat mu itu ". Kata Intan
" Apa aku juga bukan sahabat mu Intan ?". Tanya Bryan
" Bukan lagi sekarang ". Kata intan bercanda
" Kau selalu saja begitu intan tidak mau mengakui kami apalagi sekarang kau lebih kaya dari kami karena suami adalah si Ipank ". Kata Galang
" Orang kaya baru dong aku jika seperti itu ". Kata Intan
" Gak apa-apa dong baru dari pada orang kaya kadaluarsa mama Intan mendingan orang kaya baru kan ". Kata Bianca
" Benar juga apa yang di katakan Bianca ". Kata Intan
" Memang Yuli serta intan dan Bianca jika menjadi satu sangat cocok sekali apalagi jika mereka masih mudah malah lebih cocok lagi ". Kata Rachel
" Sudah kalian jangan bicara lagi ini loh Kim mau pulang , gak jadi Mulu karena kalian selalu saja berdebat ". Kata Luna
" Bukan berdebat mama ku sayang hanya berdiskusi saja ". kata Bianca memeluk Luna
" Mama ku kok makin cantik ya , apa papa suka membelikan mama barang mewah maka nya maka cantik setiap hari ". Kata Bianca
" Mana suka mama dengan barang mewah Bianca yang ada papa akan kena marah jika membeli kan barang berharga mahal ". Kata Sam
" Ya memang tidak berguna juga jadi lebih baik uang nya di simpan kan untuk hari tua kita ". Kata Luna
" Mama mikir apa sih , kan ada kita berdua nanti yang akan memenuhi kebutuhan mama dan papa jadi jangan memikirkan hari tua kalian ". Kata Arthur mendekati mama nya dan memeluk nya juga begitu pun dengan Bianca . Mereka berdua tahu sejak Luna tiba di sini memang dia sering sekali melamun dan mereka yakin jika mama nya itu pasti mengenang masa lalu ketika ada di Jepang
" Sebaik nya mama dan papa tinggal di Singapore saja bagaimana?". Tanya Bianca
" Di Singapura, kenapa tidak di sini saja Bianca ?". Tanya Calista
" Cari suasana baru dan lagi pula mama juga sudah lama kan tidak ke sana jadi sebaik nya tinggal dan menetap saja di sana jangan di Indonesia ". Kata Bianca
" Mama tinggal di mana pun bisa sayang asal tetap bersama dengan papa mu yang tampan ini ". Kata Luna tersenyum membuat kedua anak nya pun ikut tersenyum saat ini
" Semua nya Kim pulang dulu ya sekarang karena hari juga sudah malam ". Kata Kim
" Ah calon menantu Airlangga mau pulang ya , Ray ayo anyar kekasih mu ini pulang ". Kata Intan
" Awas Ray jangan modus di tengah jalan nanti ". kata Derren
" Kalau yang suka modus kan Lo bukan gue ". Kata Ray
Kini dia pun berpamitan kepada kedua orang tua nya begitu juga Kim
" Hati-hati di jalan , kak Ray gak jadi jalan dong kita malam ini ". Teriak Bianca
" Besok ". Kata Ray membuat Bianca pun mengacungkan jempol nya mengiyakan apa yang di katakan Ray
Kini mobil mereka pun pergi meninggalkan kediaman tersebut dan terlihat ada sedikit kecanggungan yang tercipta di dalam mobil saat ini
" Kak Ray gak sibuk hingga bisa mengantar kan pulang ". Tanya Kim
" Jika berdua apa tidak bisa memanggil sayang agar lebih romantis ". Kata Ray sambil menatap Kim
" Apa tidak terlalu lebay jika seperti itu ?". Tanya Kim
" Ya sudah panggil senyaman kamu saja ". kata Ray
" Kamu ?". Tanya Kim
" Jika kita berdua maka aku akan menggunakan kata aku kamu dan jika dengan mereka semua pasti aku akan menggunakan bahasa seperti biasanya Lo gue , apa kamu akan keberatan sayang akan hal tersebut?". Tanya Ray
" Ah tentu saja tidak , tidak masalah sama sekali bagiku kak ". Kata Kim
Ray pun memegang tangan Kim dan menggenggam nya kemudian dia mencium nya membuat Kim pun tersenyum senang sambil menatap Ray yang kini terlihat sangat tampan sekali di mata nya
" Kak fokus lah menyetir ". Kata Kim
" Bagaimana aku bisa fokus jika ada bidadari di samping ku saat ini yang membuat ku ingin terus memandangi nya tanpa henti ". Kata Ray
__ADS_1
" Kak kenapa kamu malah seperti Kai yang suka menggombal seperti itu ". Kata Kim
" Memang nya kamu pernah di gombali sama Kai hingga tahu gombalan dia bagaimana?". Tanya Ray yang masih tetap setiap memegang tangan Kim
" Ya tidak hanya mendengar saja ketika dia mengatakan nya kepada Bianca ". Kata Kim
" Oh hanya mendengar saja ya dan sekarang kamu sudah mendapat kan gombalan itu , bagaimana perasaan kamu saat ini ?". Tanya Ray
" Gimana ya , aku bingung mengungkapkan nya tapi yang jelas aku sangat bahagia sekali bisa menjadi kekasih mu kak Ray ". Kata Kim
" Dan aku pun juga sama , sangat senang karena cinta ku tidak bertepuk sebelah tangan dan ingat jangan terlalu dekat dengan pria manapun sebab aku tidak suka akan hal tersebut ". Kata Ray
" Apa semua lelaki Airlangga seperti itu , sangat posesif sekali ". Kata Kim
" Itu demi kebaikan dan keutuhan hubungan kita jadi jangan terlalu dekat dengan Tozaki juga ". Kata Ray membuat Kim pun langsung tertawa mendengar nya
" Jadi waktu itu Kak Ray pun juga cemburu dengan Tozaki ?". Tanya Kim
" Ya dan aku sangat tidak suka jika kamu tertawa dengan nya ". Kata Ray jujur
" Apalagi aku kak yang melihat kak Ray ngobrol dengan Haruka bahkan terlihat sangat santai sekali beda sekali jika dengan ku , selalu jutek dan juga menjengkelkan ". Kata Kim
" Itu karena aku menutupi rasa suka dan gugup ku ketika berbicara dengan kamu sayang maka nya aku bersikap seperti itu ". Kata Ray
" Ah jadi makin jatuh cinta aku sama kamu kak ". Kata Kim
" Terus lah mencintai ku dan jangan pernah berhenti mencintai ku sampai kapan pun juga karena cinta Ray hanya untuk Kim saja ". kata Ray sambil mencium pipi Kim membuat dia pun kini kembali merasa malu sekarang ini
Masih di kediaman Ray yang kini terlihat Nathan dan juga Calista duduk bersama dengan santai nya
" Mau jalan ?". Tanya Nathan
" Kemana "?. Tanya Calista balik
" Ya Lo mau kemana gue akan antar nanti ". Kata Nathan
" Bukan nya nanti malam ada balapan ya Kai, apa tidak capek jika jalan dulu sama gue terus nanti malam berangkat balapan?". Tanya Calista
" Yang balapan kan Kai bukan gue jadi gue tidak akan lelah sedikit pun juga ". Kata Nathan
" Gue masih ingin di rumah saja kan tadi juga sudah jalan bersama ". Kata Calista
" Ya sudah. Apa di kampus ada yang mengganggu Lo ?". Tanya Nathan
" Lupa ya jika setiap hari gue di kawal banyak cowok tampan dan sangar". Kata Calista
" Iya juga sih , apalagi Ray yang muka nya selalu datar dan penuh misteri. Pasti dia tidak akan membiarkan siapapun mengganggu Lo kan ". Kata Nathan
" Tentu saja , apalagi setiap hari kan gue bersama mereka Mulu dan di kelas pun juga ada Derren jadi tidak ada yang berani melakukan hal buruk pada gue ". Kata Calista
" Lo tidak berubah sama sekali dan tetap cantik seperti dulu ". Kata Nathan
" Gombal sekali Lo sama seperti Kai , tentu nya di New York banyak cewek cantik dan seksi kan jadi bisa lah Lo bersenang-senang dengan mereka ". Kata Calista
" Gue di sana tidak pernah bersenang-senang dengan cewek manapun dan jika pergi dengan cewek ya dengan Bianca saja karena dia yang selalu kita jaga dan manjakan bersama di sana ". Kata Nathan
" Beruntung sekali ya Bianca bisa dekat dengan Lo setiap hari di sana ". kata Calista
" Mau juga dekat dengan gue , Hem ?". Tanya Nathan sambil menatap Calista
" Apasih Nathan gak jelas banget ". Kata Calista
" Lo itu jutek tapi ngegemesin sekali orang nya dan gue suka cewek seperti Lo ". Kata Nathan
" Tapi gue gak suka cowok seperti Lo Karena Lo terlihat playboy sekali ". kata Calista
" Jangan menilai dari cover saja karena itu belum tentu benar . Dan di Antara kami berlima hanya Erland saja yang suka Gonta ganti pasangan ". Kata Nathan
" Padahal Dari penilaian banyak orang yang lebih suka Gonta ganti pasangan itu Lo dan Kai serta Brandon tapi kenapa ini malah Erland ". Kata Calista
" Itu hanya kelihatan nya saja tapi faktanya memang begitu adanya jika Erland yang paling buaya di antara kami berlima ". Kata Nathan
" Jika dia sudah menemukan yang cocok dan pas untuk nya pasti dia akan berubah sama seperti Kai yang sudah menemukan cinta nya tapi dia sangat sulit mendapat nya ". kata Calista
Dia kini menatap ke atas langit yang terlihat banyak bintang di sana dan terlihat juga senyuman manis di bibir Calista membuat Nathan pun semakin di buat jatuh cinta oleh gadis di samping nya itu yang sejak dulu sudah duduk bertahta di dalam hati nya
" Bintang nya indah ya Cal". Kata Nathan
" Iya , sangat indah dan bagus sekali apalagi udaranya di sini sangat mendukung sekali ". Kata Calista
" Tapi semua nya itu kalah dengan keindahan senyum Lo tadi yang bisa membuat hati gue sangat lah senang dan tenang sekali jika melihat nya ". Kata Nathan
" Bisa banget ya Lo kalau bicara, belajar dari mana ". Kata Calista sambil memukul lengan Nathan
" Belajar dari Kai yang setiap hari menggombal pada Bianca ". Kata Nathan
__ADS_1
" Bagus juga Lo belajar dengan dia biar gak kaku kayak Kak Ray nanti nya dan bisa romantis juga ". Kata Calista
" Gue dari New York sebenarnya bawah sesuatu buat Lo ". kata Nathan
Calista pun menatap Nathan kini dan tatapan mereka pun beradu sekarang
" Bawa apa ?". Tanya Calista membuat Nathan menatap nya dengan sangat serius kali ini dan dia pun mengeluarkan sesuatu yang dia bawah sejak tadi
" Ini buat Lo ". Kata Nathan memberikan kotak kecil kepada Calista
" Apa ini , bom ya ". Kata Calista
" Jangan ngada-ngada ya , mana mungkin gue memberikan bom pada Lo. Buka saja biar tahu apa isi nya " Kata Nathan
Calista pun membuka ya dan dia terkejut ketika melihat sebuah liontin indah yang ada di dalam isi kotak tersebut.Dia menatap Nathan yang kini tersenyum kepada nya
" Untuk Lo wanita yang selalu di hati gue dan belum bisa tergantikan hingga sekarang ". kata Nathan sambil memakai kan nya ke leher mulus Calista.
" Terima Kasih Nathan , sangat bagus sekali kalung nya dan gue suka sekali ". Kata Calista
" Bagus lah jika Lo suka karena itu juga desain gue sendiri dan hanya Lo yang memiliki nya karena Lo memang orang spesial bagi gue ". Kata Nathan
Mereka berdua pun mengobrol dan tersenyum bersama di sana dan dari kejauhan pun Ricky memantau nya juga begitu juga dengan Kai dan Bianca yang sejak tadi mengintip juga
" Lihat lah seperti nya anak itu memang sungguh menyukai Calista, dan anak mu kalah saing dengan nya Ipank ". Kata Rere
" Tidak masalah juga jika Ryan kalah dengan Nathan karena Nathan memang hebat dan dia cocok menjadi menantu Ricky kedepan nya ". Kata Ipank
" Bukan itu masalah nya dan aku pun tidak mematok sama sekali siapa yang harus menjadi menantuku karena aku menyerah kan semua kepada anak-anak karena mereka yang menjalani semua nya ini ". Kata Ricky
" Kau memang sangat bijak sekali Rick jadi pantas saja anak-anak mu menyayangi mu ". Kata Galang
" Aku tidak ingin jika mereka terkekang seperti ku dulu jadi aku membebaskan mereka tapi untuk Calista aku harus tahu dengan jelas siapa Nathan ". Kata Ricky
" Nathan adalah anak dari pengusaha sukses dan ternyata dari Swiss Mike Cullen Ardiansyah ". Kata Sam
" Dan anggota dari anak mu Kai bukan lah orang sembarangan Rick dan keluarga mereka juga rata-rata berkuasa hanya Sky saja yang ya kita tahu sendiri siapa dia bukan tapi Kai masih menjadikan dia sebagai bagian dari anggota nya , itu sangat hebat sekali ". kata Bryan
" Setiap orang tua mereka memang sangat lah berkuasa dan mereka juga saling bekerja saja dan hanya kau saja yang tidak ". kata Galang
" Mereka tidak berani melakukan kerja sama dengan Ricky karena jika ada kesalahan sedikit saja habis mereka jadi mereka tidak mau mengambil resiko besar ". Kata Rere
" Apa hubungan Nathan dengan keluarga nya baik ?". Tanya Ricky
" Seperti nya tidak dengan papa nya karena dia pergi juga karena ulah papa nya yang memiliki istri lagi sebab mama Nathan sudah lama sakit juga ". Kata Sam
" Pantas saja dia berkarakter seperti itu , jadi dia mengalami sebuah peristiwa di keluarga nya ". Kata Arok
" Tapi untuk dengan Calista , aku dapat menjamin jika dia tidak akan menyakiti nya sama sekali karena Calista adalah cinta terakhir nya ". Kata Sam
" Apa kau yakin Sam akan hal tersebut, karena aku tidak ingin Calista jatuh di tangan lelaki yang salah , yang masih mengingat dan menyimpan kenangan mantan nya di masa lalu ". Kata Ricky
" Dia berbeda tidak seperti kau dulu Rick tapi kau juga tidak pernah menyakiti Yuli bukan jadi ya begitu lah Nathan nanti nya ".Kata Galang
" Biarkan saja dulu mereka dan jika dia berani melakukan kesalahan juga nanti Kai yang akan bertindak untuk memberikan dia pelajaran ". Kata Rere
" Semua anak mu sudah menemukan pasangan nya sendiri Rick jadi kau sudah bisa tenang bukan sekarang ini dan menikmati kehidupan mu ini ". Kata Arok
" Setiap hari juga aku selalu menikmati kehidupan ku yang nyaman ini jadi jangan bicara omong kosong Arok ". Kata Ricky membuat mereka tersenyum saja sekarang mendengar ucapan dari Ricky barusan
" Wah sudah selesai mesra-mesraan nya kak ". Kata Bianca bersama dengan Kai dan para sahabat nya menghampiri Calista dan juga Nathan
" Mana ada kita mesra-mesraan , otak Lo mesum saja ya Bianca sekarang isi nya ". Kata Calista
" Mana ada mesum , kan memang benar kalian sedang bermesraan di sini . Wah kalung nya bagus juga ya kak ". Kata Bianca
" Kamu kan juga punya baby dari aku dulu dan itu juga jauh lebih bagus dari punya Calista". Kata Kai
" Apa sih kak , gak bisa banget di ajak bercanda ". Kata Bianca kesal dengan Kai
" Kamu tidak memberikan kode jadi mana tahu jika tadi hanya bercanda saja ". Kata Kai
" Mau berangkat sekarang Kai?". Tanya Nathan
" Lo sudah selesai dengan kembaran gue jika sudah ayo berangkat sekarang saja ". Kata Kai
" Ya sudah kita berangkat sekarang saja , kan belum ambil mobil juga dan pemanasan ". kata Erland
" Ikut boleh gak kak ?". Tanya Bianca
" Tidak baby , kamu di rumah saja ya dan istirahat dengan nyenyak . Besok aku ajak jalan-jalan lagi ". kata Kai
" Ah gak asik sekali sih kak Kai , ikut saja tidak boleh ". Kata Bianca
" Jika Lo ikut maka Kai tidak akan fokus karena di sana pasti banyak cowok yang akan menatap Lo dan Kai pasti tidak akan suka akan hal tersebut ". kata Calista dan Kai pun memberikan dua jempol nya kepada Calista karena ucapan nya itu memang sangat lah benar sekali
__ADS_1