Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Ingin Tahu Kemampuan Mereka


__ADS_3

Kini mereka pun terlihat mempersiapkan diri karena Tozaki nanti malam akan melakukan balapan jadi dia akan melakukan yang terbaik dan juga akan menggunakan skill hebat nya itu nanti untuk mengalahkan Yang lain nya di sana . Dia memang di kenal hebat dalam balapan di Jepang dan semua pun mengakui akan hal tersebut akan tetapi dia sekali pun belum pernah melakukan balapan bersama Kai dan itu membuat gelar kehebatan nya belum lah lengkap sebab dia belum Mengalahkan seorang Caesar Narendra Airlangga yang sudah di juluki King karena dia tidak terkalahkan dimanapun dia balapan dan itu semakin membuat Tozaki penasaran dengan diri nya namun sayang nya dia tidak pernah mendapat kan kesempatan untuk bertanding bersama dengan Kai


" Caesar malam ini tidak turun , apa dia sengaja menghindari Lo Zack ". Kata Neo


" Seperti nya memang begitu, dia sengaja turun di kelas bawah karena tahu jika hari ini Tozaki akan main jadi dia tidak akan turun sekarang". Kata Yuji


" Jadi dia sengaja mempermainkan Lo , padahal dia sudah di sini namun tidak mau balapan dengan Lo . " Kata Taro


" Gue juga penasaran, apa jadinya balapan jika dua monster jalanan turun nanti nya tapi sayang hal tersebut masih belum bisa terlaksana karena Caesar tidak turun malam ini ". Kata Frans


" Gue akan mencari kesempatan untuk bisa balapan dengan nya nanti ". Kata Tozaki


" Oh ya , sepupu Lo Ernest kemarin menelfon gue dan dia meminta informasi tentang Caesar . Apa yang sebenar nya dia inginkan dan kenapa dia selalu saja mencari informasi tentang Caesar ". kata Neo


" Jangan menanggapi nya dan katakan saja kepada dia untuk menghubungi gue langsung ". Kata Tozaki


" Zack kemarin juga Ernest Berkata jika Lo nanti akan di hubungi oleh Daniel ". Kata Yuji


" Daniel ketua King Death itu , kenapa dia menghubungi gue ?". Tanya Tozaki sambil menatap ke arah Yuji yang sebagai informan sebab dia yang mengatakan nya tadi kepada Tozaki informasi itu


" Seperti nya dia akan mengajak Lo untuk bekerja sama nanti nya ". Kata Frans


" Kerja sama dengan Daniel , gue tidak tertarik sama sekali akan hal tersebut ". Kata Tozaki


" Tapi jika Lo mau pasti akan sangat menguntungkan sekali bekerja sama dengan nya dan Lo juga bisa memanfaatkan dia untuk kepentingan kita ". Kata Frans


" Gue bukan Lo yang suka memanfaatkan orang agar meraih keuntungan nya ". Kata Tozaki


" Ya tidak masalah bukan jika memang itu menguntungkan Kenapa tidak ". Kata Frans


" Gue bukan Lo jadi jangan samakan gue Dengan Lo . Sekarang gue mau tes Drive dulu dan kalian di sini saja menunggu ". Kata Tozaki


Mereka semua pun kini hanya menunggu saja dan terlihat Tozaki sendiri yang tes Drive dan di sana mereka semua hanya melihat saja


" Dia memang hebat sekali dan skill nya pun juga sangat bagus sekali ". Kata Yuta


" Tapi kalian belum tahu kan bagaimana Caesar , dia pun juga jauh lebih baik karena gue juga sudah melihat nya sendiri ". Kata Yuji


" Jadi kalian sudah pernah melihat dia balapan kenapa tidak mengajak gue ". Kata Frans


" Ya kemarin dia balapan tapi dengan lawan yang menurut kita sih biasa saja ". Kata Neo


" Dan dia memang sengaja melakukan nya agar tidak balapan dengan Tozaki hari ini ". Kata Yuji


Dan kini di rumah Ray terlihat Kai dan Bianca sedang bersiap untuk pergi sekarang ini dan bukan hanya mereka saja tapi ada para sahabat Kai juga di sana . Bianca ingin menonton balapan jadi Kai pun terpaksa mengiyakan nya sekarang sebab dia tidak pernah bisa Menolak permintaan pujaan hati nya itu . Apapun yang dia minta akan selalu Kai turuti


" Bi apa kamu sudah siap ?". Tanya Kai yang sudah menunggu di bawah bersama dengan yang lain nya


" Sebentar lagi kak , sabar dong ". Teriak Bianca yang masih bersiap-siap sekarang ini


" Lo mau kemana Kai ?". Tanya axel


" Jalan sama Bianca karena kita mau kencan sekarang ini ". Jawab Kai


" Kalau kencan kenapa harus ramean Kai, itu namanya bukan kencan tapi nongkrong". Kata Derren


" Banyak bicara sekali ya Lo dan terserah gue dong mau kencan atau mau ngapain juga dengan Bianca , lagian gue juga tidak akan pernah melakukan hal buruk juga kepada nya jadi tidak masalah juga jika kita pergi sekarang". Kata Kai


" Kau mau pergi balapan atau hanya menonton balapan Kai ?". Tanya Ray


" Aku hanya menonton saja kak tapi sebenar nya juga malas ke sana berhubungan Bi yang meminta jadi aku pun hanya menuruti nya saja " Kata Kai


" Hanya Bianca yang bisa memerintah Lo Melakukan segala nya yang dan Lo tidak akan membantah sama sekali Kai ". Kata Axel

__ADS_1


" Untuk pujaan hati tentu nya dia tidak akan menolak nya bukan dan sama hal nya dengan Lo juga kan Axel ". Kata Erland


" Semua juga pasti akan begitu jika sudah menemukan pujaan hati nya ". Kata Kai


" Kak aku sudah siap ayo berangkat ". kata Bianca yang sudah turun dari kamar nya


" Pamit dulu sama mama dan papa Bi ". Kata Kai


" Sudah izin tadi sama papa dan katanya kalau Dengan kak Kai pergi nya tidak akan jadi masalah ". Kata Bianca


" Ya sudah kalau begitu kita ke mall dulu atau kemana dulu ?". Tanya Kai


" Kalau langsung ke tempat balapan gak bisa ya kak ?". Tanya Bianca


" Masih sore ini Bianca jadi ngapain kita kesana jam sembilan ". Kata Erland


" Malam kali bro bukan sore ". Kata Bianca


" Iya tapi masih lama kurang empat jam lagi kan jam dua belas baru di mulai balapan nya jadi ngapain buru-buru, mending jalan saja dulu nanti ". Kata Sky


" Jalan kemana lagi , capek aku tuh tadi sudah latihan dan sekarang mau jalan kemana lagi kak ?". Tanya Bianca


" Terserah kamu saja , kalau tidak mau ya di sini saja dulu atau ke rumah Nathan ". Kata Kai


" Ya sudah tunggu di sini saja dulu ngapain juga ke rumah Nathan . Gak ada apa-apanya juga kan di sana ". Kata Bianca


Mereka duduk bersama di teras depan dan Kon terlihat juga canda tawa mereka terdengar dengan asik nya dan di sana hanya Bianca saja cewek nya


" Kak Calista mana sih , ini ada kak Nathan kok gak keluar". Kata Bianca


" Dia masih sibuk mengerjakan tugas di dama ". Kata Nathan


" Tahu aja ya jika pacar nya sibuk kak ". Kata Bianca


" Mana ada , kita belum pacaran jadi jangan bicara begitu". Kata Nathan


" Tapi pasti sebentar lagi akan jadian juga kan ". Kata Bianca


" Nunggu Kai dulu baru gue cewek bawel". Kata Nathan kembali mengacak-acak rambut Bianca membuat nya memukul Nathan sekarang ini


" Nathan Lo gak takut ya jika di terkam binatang buas nanti nya , berani sekali Mendekati Bianca ". Kata Rafael


" Gue gak takut karena pawang Kai ada di sini jadi mana mungkin dia akan marah Kepada gue nanti nya ". Kata Nathan


" Gak usah marah juga kali kak Kai kan kak Nathan sebentar lagi akan menjadi kakak ipar kamu ". Kata Bianca sambil menoel pipi Kai sekarang ini membuat yang lain nya Tersenyum melihat hal tersebut


" Aku tidak akan marah jika Nathan tidak berlebihan menggoda kamu baby ". Kata Kai


" Memang nya Lo sudah setuju Nathan dengan Calista ?". Tanya Erland


" Setuju dong kak , aku sudah mewakili jawaban kak Kai ". Kata Bianca


" Wah Ryan tidak ada harapan lagi dong ya ". kata Derren


" Harapan apa , gue dan Calista juga tidak ada apa-apa juga jadi jangan mengada-ada ya ". Kata Ryan


" Ya setahu kita yang Dekat dengan Calista itu Lo dan kita merasa jika kalian cocok dan mungkin saling suka satu dengan yang lain nya tapi ternyata itu salah ". kata Rafael


" Kalian hanya melihat dan menyimpul kan saja tanpa tahu yang sebenar nya ". Kata Ryan Dengan ekspresi wajah datar nya sekarang ini


" Tapi gue pun merasa jika Lo juga suka dengan Calista dan sekarang gue kaget karena Kai merestui hubungan Calista dan juga Nathan . " Kata Rafael


" Jangan kaget jika yang meminta itu Bianca jadi mana mungkin dia bisa menolak nya ". Kata Erland

__ADS_1


" Kenapa memang nya jika aku yang memintanya ?". Tanya Bianca


" Tentu saja Kai akan mengabulkan nya tanpa banyak pikir karena dia cinta mati sama Lo Bianca ". Kata Derren


Bianca hanya menatap Kai dan dia pun tersenyum melihat Kai


" Memang ya adik Arthur satu ini tidak ada tandingan nya sama sekali ". Kata Ryan sambil juga mengacak rambut Bianca


" Kak kalian kenapa sih suka mainin rambut aku kan jelek nanti aku nya ". Kata Bianca


" Jelek pun Kai tetap cinta sama Lo Bianca ". Kata Axel dan Kai hanya tersenyum lebar Saha sekarang ini mengiyakan apa yang di katakan oleh Axel tadi


Kini mereka masih saja mengobrol bersama di sana dan tak lupa juga canda tawa pun juga kini Terdengar di depan rumah Ray . Mereka memang suka sekali mengajak bercanda Bianca sebab dia tidak mudah juga marah dan kesal jika ada omongan yang keterlaluan yang terucap


Di tempat lain nya Daniel pun kini masih saja bersama dengan para sahabat nya di rumah dia sendiri. Dia sudah mencoba untuk menghubungi Tozaki namun tidak bisa juga membuat dia sangat tidak suka sekali


" Kenapa dia tidak mau menjawab atau pun membalas pesan Dari gue ". Kata Daniel


" Dia memang begitu Daniel dan gue pun juga beberapa kali di abaikan oleh nya ". Kata Ernest


" Sok jual mahal sekali ya si Tozaki itu ". Kata Ivan


" Dia ada balapan malam ini di jepang jadi mungkin saja dia ingin fokus dengan balapan nya maka dari itu mengabaikan Lo ". kata Nick


" Dia ada balapan sekarang, tahu dari mana Lo tentang hal tersebut Nick ?". Tanya Pedro


" Jason tadi mengatakan nya dan mungkin di sana dia sedang balapan dengan Caesar jadi dia ingin fokus menang ". Kata Nick


" Mungkin saja begitu. Dia juga belum pernah bukan balapan dengan Caesar jadi inilah saat nya untuk dia menunjukkan skill nya ". Kata Pedro


" Tozaki sangat hebat sekali dan jika dia di jadikan musuh pun akan sangat berbahaya jadi gue berharap bisa bekerja sama dengan nya nanti ". kata Daniel


" Dia agak sulit jika di ajak bekerja sama Niel jadi Lo harus bisa nanti nya untuk melunakkan dia dulu atau Lo bisa memberikan imbalan yang bagus untuk nya setelah itu baru dia akan mau bekerja sama dengan Lo ". kata Ernest


" Apa yang bisa membuat dia tertarik untuk bekerja sama dengan gue , cari tahu hal itu Ernest dan gue juga akan memberikan imbalan kepada Lo jika Lo berhasil menemukan informasi tersebut nanti nya ". Kata Daniel


" baik lah Nanti akan gue coba untuk mencari nya jadi Lo tenang saja untuk hal tersebut serahkan saja semua Kepada gue dan gue akan mengurus nya nanti ". Kata Ernest


Daniel mengiyakan apa yang di katakan oleh Ernest tadi dan kini dia hanya menunggu jawaban dari Tozaki saja . Sedangkan Daniel dan yang lain nya masih berdiskusi di sana tak jauh dari mereka mata-mata dari Kai lun kini melapor kan apa tidak dia dengar tadi kepada Aron Yang merupakan asisten dari Kai.


" Bagus sekali dan terus awasi mereka lalu sampaikan kepada gue apa yang mereka rencanakan di sana , ingat jangan sampai lengah sedikit pun juga ". Kata Kai membuat mereka menatap Kai sekarang ini karena penasaran siapa yang dia ajak bicara tadi


" Kenapa kak , apa ada kabar buruk dari Aron?". Tanya Bianca


" Tahu dari mana jika itu tadi Aron ?". Tanya Kai


" Felling saja karena kakak Tidak pernah berkomunikasi dengan anak buah lain nya kecuali Aron saja ". Kata Bianca


" Ya tadi memang Aron dan dia mengatakan jika Daniel akan meminta agar Tozaki mau bekerja sama dengan nya ". Kata Kai


" Tozaki sahabat nya Kim , kekasih Ray ?". Tanya Ryan


" Iya Mungkin ". kata Kai seolah tidak perduli dengan informasi tersebut


" Jadi dia bekerja sama dengan orang yang akan menyerang Kita dan apa mungkin Kim juga terlibat karena dia selalu bersama dengan kita ?". Tanya Derren


Ray kini hanya diam saja dan dia menatap Kai saat ini dengan tatapan tajam nya . Kai hanya biasa saja melihat tatapan tersebut sebab dia juga tidak takut dengan kakak nya itu


" Apa Kim ada hubungan nya dengan semua ini Kai ?". Tanya Ryan


" Apa kalian tidak bisa mencari tahu hal tersebut sendiri saja dan kenapa selalu saja meminta informasi dari ku . Sayang sekali Geng Daddy Memiliki anggota bodoh seperti kalian semua ". Kata Kai


" Jangan sombong Kai , kita hanya bertanya saja dan kenapa Lo malah menjawab seperti itu ". Kata Derren

__ADS_1


Kai tidak memperdulikan nya dan dia tidak akan memberi tahu hal tersebut sebab Kai ingin tahu bagaimana cara mereka untuk mencari informasi yang di butuh kan sekarang ini jadi Kai akan tetap tutup mulut dan sajak tadi Bianca pun hanya menjadi pendengar saja tanpa ikut berbicara karena dia tahu ini bukan tempat dia untuk berbicara sebab masalah yang mereka bicarakan sekarang bukan lah urusan dari nya saat ini


__ADS_2