
D dalam restoran mereka masih saja berbincang tentang apa yang mereka tonton tadi dan obrolan para wanita di sana terlihat sangat menyenangkan sekali sedangkan yang kedua hanya bisa mendengar kan nya saja saat ini setelah mereka memesan makanan tadi .
" Haruka , apa kamu tadi tidak takut menonton film horor ?". tanya Fellin
" Justru itu malah menjadi romantis sekali Fellin karena jika kita takut kan bisa memeluk kekasih kita di dalam sana tadi ". Kata Haruka
" Itu nama nya Lo modus bukan Menonton film malah mencari kesempatan dalam kesempitan " Kata Kai
" Kayak Lo gak saja Kai ". Kata Haruka
" Ya kita memang sama tapi beda nya tadi gue banyak yang mengganggu jadi gak bisa mesra dengan Bianca ". Kata Kai
" Aku tidak menganggu mu sama sekali Kai dan tadi aku hanya duduk manis menonton film nya saja tanpa mengganggu mu sama sekali ". Kata Arthur
" Iya kak Memang kamu tidak menganggu ku sama sekali dan aku pun juga tidak mengatakan jika kamu adalah pengganggu juga tadi ". Kata Kai sambil tersenyum kepada Arthur
" Durhaka Lo Kai jika mengatakan Arthur sebagai pengganggu". Kata Derren
" Jangan menjadi Kompor Derren karena gue juga tidak mengatakan nya tadi dan perkataan gue di tunjukkan buat kalian bukan buat kak Arthur". Kata Kai memukul kepala Derren
" Bagaimana Kim nonton bareng kak Ray , apa menyenangkan ?". Tanya Calista
" Pasti sangat menyenangkan karena mereka hanya berdua saja apalagi Ray memborong satu baris kursi nya tadi pasti itu dia lakukan agar bisa bermesraan dengan Kim ". Kata Ryan
" Licik juga kamu kak , main nya sat set tanpa ada yang tahu ". Kata Kai
" Aku belajar dari mu untuk hal itu Kai jika kau lupa ". Kata Ray
" Mengajari kak Ray jangan yang jelek-jelek Kai karena dia tidak sama seperti mu ". Kata Calista
" Weh , gak pernah ya aku mengajari kak Ray yang gak baik justru aku selalu mengajari nya hal baik sejak dulu hingga sekarang, kan aku adik yang berbakti kepada nya ". Kata Kai
" Omongan Lo Kai , jika tidak sombong sedikit pasti itu bukan Kai ". Kata Rafael
" Ya itulah dia jadi tidak usah kaget ya dengan tingkah dan kelakuan nya yang masih seperti bocah ini ". Kata Erland
" Wah parah si Erland, leader nya sendiri di katain masih bocah ". kata Derren
" Kompor meleduk kenapa sih dari tadi suka sekali membuat orang kesal dan pasti mengompori juga ". Kata Erland
" Ya suka suka dengan kan mulut mulut gue juga jadi bebas lah berkata apa saja sekarang ini ". Kata Derren tersenyum puas ketika dia melihat ekspresi wajah kesal dari Erland di sana
" Terserah Lo saja Derren yang penting Lo bahagia ". Kata Erland pasrah saja karena percuma juga berdebat dengan Erland tidak akan ada habis nya juga
" Kim , apa kak Ray mempraktekkan adegan romantis nya tadi di dalam bioskop ?". Tanya Kai
" Kenapa Lo kepo sekali Kai padahal gue gak kepo juga dengan apa yang Lo lakukan bersama Bianca tadi di dalam bioskop ". Kata Kim
" Jika jawaban Lo seperti ini maka gue bisa memastikan jika kak Ray memang melakukan adegan romantis di dalam sana ". kata Kai tersenyum mengejek kepada Kim
" Ngomong apa sih Lo , gak jelas sekali deh ". kata Kim
" Kondisikan tuh muka , jika malu Sangat terlihat sekali ". Kata Kai
Kim melempar sesuatu yang ada di meja ke muka Kai namun Kai berhasil menghindari nya membuat nya kini malah kembali mengejek Kim di sana
" Kai Lo ya benar-benar menjengkelkan sekali ". Kata Kim
" Gue menjengkelkan pun dulu Lo juga pernah suka sama gue , dulu ya kak dulu bukan sekarang ". Kata Kai
" Dulu ya dulu jadi gak usah di bahas hal yang dulu karena sekarang gue sudah punya kekasih yang jauh lebih baik dari pada Lo Kai ". Kata Kim
" Ya gue tahu dan kekasih Lo adalah kakak gue begok ". Kata Kai membuat Ray menatap nya sekarang dengan tatapan tajam nya
" Jangan mengatakan itu Kai ". Kata Ray
" Ma'af kak hanya bercanda saja ". kata Kai
" Jika kita saja yang Bercanda tentang Bianca pasti langsung di pukul oleh dia tapi jika dia yang Bercanda tidak ada yang memukul nya ". Kata Sky
" Salah sendiri kalian tidak memukul gue ". Kata Kai
__ADS_1
" Jika memukul Lo Kai pasti tidak akan ada habis nya karena Lo juga pasti akan menyerang kita balik nanti nya hingga Lo akan puas ". kata Axel
" Ya tentu itu , mana mau juga gue di pukul sama kalian . Tentu saja gue akan melawan kalian jika kalian memukul gue ". Kata Kai
" Kak berisik ih, dari tadi ngomong Mulu . Aku ke toilet dulu ya ". Kata Bianca lalu dia pun berjalan menuju toilet sekarang ini . Bianca masih saja berjalan dengan santai nya di sana sambil mengecek ponsel nya juga
Bug
Tidak sengaja dia bertabrakan dengan seorang dan untuk saja orang yang dia tabrak itu sigap jadi Bianca tidak sampai terjatuh sekarang ini
" Wah Lo ini ada di mana-mana ya seperti hantu ". kata Tozaki
" Hantu mana ada yang cantik seperti ku ". Kata Bianca
" Ada , bukti nya di depan ku ada hantu cantik yang jutek sekali ". kata Tozaki sambil tersenyum
" Aku manusia ya bukan hantu jadi jangan sembarang kalau bicara ". Kata Bianca
" Lo hantu karena sering sekali menghantui pikiran gue setiap hari nya ". Kata Tozaki
" Gak jelas Lo , minggir sana gue mau lewat ". Kata Bianca yang kini berjalan masuk ke dalam toilet sementara itu Tozaki hanya tersenyum saja menatap punggung Bianca tadi
" Lo memang sangat cantik dan menarik sekali jadi gak salah jika gue jatuh cinta pada Lo waktu pertama kita bertemu Bianca Putri Pratama ". Kata Tozaki
Dia memang sudah menyelidiki siapa Bianca yang sebenar nya , wanita cantik yang membuat nya selalu memikirkan dia setiap hari nya dan dia juga selalu saja suka jika melihat raut kesal dari Bianca . Tozaki tahu jika Kai menyukai Bianca tapi menurut dia jika belum ada janur kuning melengkung maka dia bisa merebut nya nanti satu dari Kai
Bianca selesai dari toilet dan kini berjalan keluar dari sana hendak menemui yang lain nya sekarang. " Nah kenapa kau masih ada di sini , nungguin ya ". Kata Bianca
" Ya gue memang menunggu Lo sejak tadi ". Kata Tozaki
" Kau itu kenapa sih , suka sekali ngintilin aku Mulu sajak kemarin . " Kata Bianca
" Gue suka sama Lo maka dari itu gue ingin sekali dekat dengan Lo ". Kata Tozaki
" Jangan gila ya , apa gak ada cewek lain selain aku , kan banyak juga seperti nya yang menyukai mu ". Kata Bianca
" Tapi gue lebih tertarik dengan Lo dan rasa suka gue sudah menjadi milik Lo sekarang apalagi cinta gue ". kata Tozaki sambil tersenyum. Tidak ada kebohongan yang terlihat dari sorot mata Tozaki dan itu terlihat sangat tulus sekali tapi sayang nya dia datang terlambat karena Bianca tidak akan mungkin Kai lepas kan apalagi dia sudah berjuang cukup lama juga untuk menaklukkan nya , jadi tidak akan ada celah sama sekali untuk Tozaki mengambil Bianca dari Kai karena Kai tidak akan membiarkan Bianca menjadi milik orang lain
" Kalau begitu bagaimana jika kita berteman saja sekarang, bagaimana?". Tanya Tozaki yang masih berjalan di samping Bianca
" Banyak cewek lain nya jadi ajak saja yang lain nya berteman jangan aku karena teman lelaki ku sudah cukup banyak sekali ". Kata Bianca
" tambah satu untuk koleksi kan gak Maslaah juga Bianca ". kata Tozaki
" Apa kau pikir kamu itu barang jadi bisa di koleksi segala ". Kata Bianca
" Ya anggap saja seperti itu gue juga tidak akan mempermasalahkan nya sama sekali ". Kata Tozaki
Bianca hanya menggelengkan kepala nya saja mendengar nya dan Tozaki masih saja mengikuti nya hingga mereka berdua sampai di meja tempat di mana yang lain nya kini duduk dan kedatangan mereka berdua bersama membuat yang lain nya menatap apalagi Kai, tatapan tajam nya seperti elang itu kini terlihat dengan sangat jelas sekali
" Tozaki, Lo di sini juga . Sama siapa Lo ke sini nya ?". Tanya Kim ketika melihat sahabat nya itu berdiri bersama dengan Bianca tanpa dia tahu jika ada yang memanas hati nya karena hal ini
" Gue sendiri saja ke sini nya Kim ". Kata Tozaki berbohong karena dia datang bersama dengan para sahabat nya hanya saja tadi dia tidak sengaja bertemu dengan Bianca jadi dia pun mengikuti nya
" Ya sudah kalau begitu gabung saja di sini bersama kita agar Lo tidak sendirian saja , gak apa-apa kan ya ?". Tanya Kim sambil menatap mereka dan dia juga kini menatap Ray untuk mendapat kan persetujuan dari nya
" Duduk saja di sana kan masih ada satu kursi kosong juga ". Kata Axel
Tozaki langsung duduk di sana dan dia pun kembali menatap Bianca sekarang
" Pesan lah makanan dulu karena kita tadi juga sudah pesan ". Kata Kim
" Iya gue akan memesan nya dan Lo sudah lama di sini Kim ?". tanya Tozaki
" Tidak juga , tadi kita habis nonton dan sekarang lapar jadi mampir juga ke sini ". kata Kim
" Oh kalian semua habis nonton ya , romantis sekali yang punya pasangan bisa nonton bersama dengan kekasih nya ". Kata Tozaki
" Maka nya cari kekasih dan serius lah agar Lo bisa juga romantis nanti nya jangan dingin Mulu kepada cewek ". Kata Kim
" Apa boleh gue dekat dengan dia Kim atau Lo dekatkan gue dengan dia ". Kata Tozaki sambil menunjuk ke arah Bianca membuat Kai pun menatap nya semakin tajam sekali
__ADS_1
" Jangan gila , dia sudah punya kekasih . Apa Lo tidak bisa melihat itu kekasih nya di samping dia ". Kata Kim
" Caesar, Gue tahu dan tadi gue hanya bercanda saja jadi tenang saja ". Kata Tozaki
" Bercanda Lo tidak lucu jadi jangan bercanda seperti itu karena di sini tidak ada yang suka candaan Lo yang seperti itu ". Kata Calista
" Ya gue tahu dan Caesar sorry tadi gue hanya bercanda saja tidak ada maksud lain nya ". Kata Tozaki sambil tersenyum dan tak lupa juga di melirik ke arah Bianca
" Sudah jangan mengobrol Mulu sebaik nya kita makan saja sekarang. Nih makanan nya juga sudah datang ". Kata Fellin
Kini mereka makan saja sekarang agar tidak terjadi ketegangan lagi di sana dan Tozaki pun juga ikut makan bersama dengan mereka karena pesanan nya juga sudah datang jadi dia juga bisa makan dengan tenang nya di sana
" Jaga mata Lo itu jika masih ingin duduk di sini ". Kata Nathan
" Sensitif sekali ya semua lelaki di sini ". Kata Tozaki
" Kita hanya menjaga pasangan kita saja di sini jadi melakukan hal tersebut pun sangat wajar sekali ". Kata Sean
" Benar juga , gue juga akan begitu jika sudah memiliki kekasih tapi sayang nya gue belum memiliki kekasih ". Kata Tozaki
" Tidak ada yang tanya juga tentang hal itu ". Kata Calista
" Sudah Zack Lo makan saja jangan mengoceh mulu dari tadi ". Kata Kim
Tozaki tersenyum saja dan dia pun kembali melanjutkan makan nya dan senyuman nya itu pun terlihat penuh arti sekali dan yang lain nya tahu apa maksud nya itu
" Setelah makan kita ke mana ?". tanya Calista
" Kamu mau nya kita ke mana , kita ikut saja dengan kamu swety ". Jawab Nathan sambil tersenyum
" Iya kita ikuti Lo karena kita kan di traktir Nathan jadi nyonya Ardiansyah yang menentukan kali ini kita harus kemana ". kata Erland
" Mau belanja gak ?". tanya Calista
" Apa gak tekor nanti jika kita belanja ?". tanya Fellin
" Tenang saja , uang Nathan sangat banyak sekali jadi tidak akan mudah habis juga nanti nya walaupun mall ini di beli juga ". Kata Sky
" Jangan Sombong deh , mana mungkin juga beli mall dan untuk apa juga ". Kata Calista
" Ya kan siapa tahu saja nanti Nathan membeli nya untuk Lo agar tidak ada yang menganggu nanti jika Lo ingin belanja atau makan dan nonton di mall ". Kata Erland
" Tidak mungkin juga ada yang mengganggu gue jadi Lo jangan lebay dan berlebihan jadi orang dan jangan membuat keadaan semakin rumit saja ". Kata Calista
" Kita belanja saja Cal karena ada yang harus gue beli juga sekarang dan mumpung gratis juga ". kata Kim
" Aku juga bisa membeli kan nya untuk mu sayang jadi jika butuh sesuatu pun kamu bisa memberi tahu aku ". kata Ray
" Kan aku juga ingin merasakan uang Nathan jadi biarkan kali ini dia yang membeli kan nya untuk ku ". Kata Kim sambil tersenyum menatap Ray
" Ya sudah, jika kalian belanja kita akan nongkrong saja di sana menunggu kalian berbelanja ". Kata Axel
Mereka sepakat dan kini Nathan membayar semua nya lalu mereka segera berpindah tempat ke Cafe untuk nongkrong di sana sambil menunggu cewek mereka belanja apapun kebutuhan mereka sekarang ini dan Nathan juga sudah memberikan kartu nya kepada Calista untuk membayar belanjaan nanti nya
" Apa tujuan Lo mendekati Bianca ?" Tanya Kai langsung karena sejak tadi dia juga menahan nya demi Bianca agar tidak membuat keributan juga di sana
" Gue tidak ada alasan apapun juga dan gue hanya ingin menjadi sahabat nya saja sebab dia sangat asik orang nya sama seperti Calista dan Kim ". Kata Tozaki
" Apa Lo juga bersahabat dengan Calista ?". Tanya Nathan
" Lo tenang saja Nathan jangan terlalu emosi bahkan gue tidak terlalu dekat dengan nya dan gue mendekati nya pun dia cuek sekali sama seperti Bianca juga ". Kata Tozaki
" Jangan membuat suasana menjadi tidak enak dan Lo adalah sahabat Kim jadi kita masih bisa bersabar untuk hal ini dan jika nanti Lo melakukan kesalahan maka kita tidak akan mentolerir nya sedikit pun juga ". Kata Ray
" Gue tahu itu Ray dan untuk itulah gue tidak melalukan hal di luar batas juga tapi Caesar saja yang terlalu cemburuan jadi orang ". Kata Tozaki
" Cemburu itu tanda nya cinta jadi gue cemburu karena gue cinta bodoh ". Kata Kai
" Cinta iya cinta gue tahu itu ". Kata Tozaki
Dia memang lah sahabat baik Kim jadi Ray masih diam saja asal dia memang tidak melewati batasan kesabaran mereka semua nya di sana
__ADS_1