Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Memancing Keributan


__ADS_3

Dan di laboratorium setelah selesai melakukan misi nya kini Kai dan yang lain nya tengah bersantai di ruangan yang tak jauh dari laboratorium nya dan itu masih satu tempat juga dengan gedung laboratorium milik Kai . Tempat itu biasa nya di gunakan untuk berkumpul Kai dengan para sahabat nya memang jika dia di Jepang dan kali ini dia pun kembali berkumpul di tempat itu bersama dengan Bianca juga tentu nya


" Kai , bantu perusahaan gue yang sedang dalam masalah ". Kata Wil


" Masalah apa yang Lo dapat kan Wil dan kenapa bisa Lo mendapat kan masalah . Apa kerja Lo buruk sekali hingga Lo mendapatkan masalah Sekarang ini ?". Tanya Erland


" Tanyakan saja kepada Bianca kenapa sampai kenapa sampai kita bermasalah dengan para investor". Kata William


" Ada apa baby , Kenapa kamu tidak cerita kepada kakak ?". Tanya Kai


" Tuan Yuan sangat kurang ajar sekali jadi aku pun tidak memperdulikan nya kak dan aku menyuruh William yang mengurus nya dan ternyata dia malah membuat fitnah hingga pala klien kita mundur perlahan dari perusahaan ". Kata Bianca


Bianca dan William mendirikan bisnis perhotelan secara bersamaan dan mereka memang bekerja sama untuk mendirikan nya jadi wajar saja jika selama ini William dan Bianca dekat sebab mereka berbisnis bersama dan memulai nya berdua saja dari nol


" Kenapa baru mengatakan nya , kan kakak geis menyelesaikan nya Bi dan apa yang dia lakukan hingga membuat kamu tidak suka dengan nya ?". Tanya Kai


" Dia mengajak Bianca kencan dan terus saja mengganggu Bianca jadi Bianca tidak suka dan pernah menghajar nya waktu itu . Mungkin karena itu juga dia marah dan membuat masalah sekarang ini". Kata Bianca


" Ingin mati dia melakukan hal tersebut. Apa dia tidak tahu siapa Bianca ". kata Sky


" Tentu saja dia tidak tahu sebab Bianca tidak mengatakan jika dia adalah kekasih Kai jadi dia pun Berani melakukan hal itu kepada nya ". Kata William


" Kenapa tidak memberi tahu nya jika kamu adalah kekasih Kai , atau adik gue Bianca ". Kata Nathan yang juga ikut kesal ketika mendengar Bianca mendapatkan perlakuan seperti itu


" Aku pernah mengatakan tapi dia tidak percaya dan dia mengatakan mana mau seorang Caesar dengan cewek seperti ku ". Kata Bianca


" Kurang ajar sekali dia Berani berkata seperti itu. Memang minta di robek mulut nya itu sekarang ini ". Kata Kai


" Kak , urus ya masalah ini ". Kata Bianca


" Aron akan membereskan nya jadi kamu tenang saja dan kakak akan merobek mulut dia yang kotor itu karena dia berani sekali mengatakan hal tersebut kepada kamu baby ". kata Kai dengan kilatan amarah nya


Karena itulah Bianca juga tidak mau memberitahu Kai sebab dia tidak ingin jika Kai nanti marah besar dengan Klein nya dan tentu saja tidak hanya marah yang Kai lakukan tapi dia juga akan melakukan tindakan nanti nya


" Jika memang ada masalah langsung saja katakan kepada gue atau Kai, tidak perlu menunggu Bianca yang mengatakan nya Wil dan jika dia melarang jangan pedulikan hal tersebut". kata Nathan


" Baiklah jika ada masalah lagi maka gue akan memberi tahu kalian nanti nya ". Kata William


" Kamu juga jangan diam saja jika ada yang memperlakukan kamu tidak baik karena kakak tidak suka sekali jika kamu diperlakukan seperti itu ". kata Kai


" Sudah waktunya gue menjemput Calista, gue pergi dulu sekarang ". Kata Nathan


" Bianca mau ikut gak Lo ke kampus Calista ?". tanya Erland


" Buat apa ke sana kan sudah pulang jadi gak ada gunanya juga . mending ke tempat latihan beladiri saja sekarang ". Kata Bianca


Nathan hanya menggeleng kan kepala nya saja dan kini dia pun segera pergi menjemput kekasih nya itu di kampus. Kali ini dia tidak menggunakan motor lagi tak menggunakan mobil tidak seperti tadi ketika mengantarkan Calista menggunakan motor. Tadi dia sudah mengambil mobil nya jadi kini dia akan menjemput menggunakan mobil sekalian jalan juga . Jarak yang ditempuh Nathan tidak lah jauh dan dia juga mengendarai mobil nya dengan kecepatan di atas rata-rata jadi dia pun dengan cepat bisa sampai di kampus sekarang . Terlihat dia kini menunggu kekasih nya sekarang sambil duduk manis di dalam mobil dengan pintu yang di buka


" Bukan nya itu Nathan , kenapa dia ke sini lagi ". Kata Neo


" Tentu saja untuk menjemput kekasih nya Calista mau apalagi dia ke sini jika tidak melakukan nya ". Kata Yuji


" Padahal kan ada saudara nya kenapa musti di jemput juga si Calista nya ". Kata Neo


" Lo seperti gak pernah pacaran saja Neo mengatakan hal seperti itu ." Kata Yuji


" maklumi saja dia dan dengar kan saja apa yang dia katakan bila perlu iyakan saja setiap apa yang dia katakan". kata Tozaki


" Lo Menjengkelkan sekali Tozaki dan bisa-bisa nya mengatakan seperti itu kepada gue ". kata Neo


" Lo tidak pernah bisa diam sejak tadi hingga sekarang jadi ya mau bagaimana lagi ". Kata Tozaki


" Tahu Lo ini Neo. Diam sebentar saja susah sekali ". kata Yuji


Tak lama kini terlihat Calista dan yang lain nya pun keluar dan melihat jika Nathan sudah ada di sana menjemput nya

__ADS_1


" Gila mobil Nathan keren sekali dan dia sangat siaga sekali ya sudah menunggu di sana ". Kata Derren


" Gak bareng kakak Calista ?". Tanya Ray


" Sudah di jemput dia kak dan sekalian Calista mau pergi sebentar dan tadi juga sudah menelfon Daddy dan Daddy sudah mengiyakan nya ". Kata Calista


" Cepat sekali Lo datang nya Nathan , nunggu lama Lo di sini "?. tanya Derren


" Tidak terlalu lama ". Kata Nathan


" Kai mana , tidak ikut ?". tanya Calista


" Dia masih di laboratorium dan seperti nya akan ke markas untuk latihan karena Bianca mengajak latihan tadi ". kata Nathan


" Seperti nya seru ya latihan beladiri. Apa gue juga boleh bergabung Nathan ?". Tanya Kim


" Ke sana saja pasti boleh nanti ". kata Nathan


Kim menatap Ray sekarang ini untuk mendapatkan jawaban apa dia boleh pergi ikut latihan bersama dengan Bianca dan juga Kai di markas mereka


" Mau ikut ke sana ?". tanya Ray


" iya , apa boleh ?". Tanya Kim


" Boleh saja dan aku akan mengantar kamu ke sana dan menemani kamu ". Kata Ray


" Apa kamu tidak sibuk , tidak masalah jika aku berangkat sendiri saja ke markas Kai ". kata Kim


" Tidak semudah itu untuk bisa menuju markas Kai jadi kamu juga tidak akan bisa masuk ke sana jika tidak dikenali orang di sana apalagi para anak buah Kai juga masih belum terlalu mengenal kamu , pasti mereka akan mencurigai kamu nanti nya ". Kata Ray


" Apa sebegitu nya jika ingin ke markas Kai?". Tanya Kim


" Ya memang begitu aturan nya untuk mengindari dari hal Tidka baik jadi hal itu harus di lakukan ". Kata Nathan


" Apa tidak masalah jika kamu mengantar kan aku ke sana ?". Tanya Kim


" Apa aku juga boleh ikut Ray , aku juga ingin belajar bela diri ". kata Fellin


" Kamu serius ingin belajar beladiri ?". Tanya Alex


" Ya aku sangat serius sekali dan aku juga memang ingin bisa bela diri agar tidak terlalu menyusahkan juga dan dapat berguna tentu nya ". Kata Fellin


" Kenapa kamu mau sekali ke markas untuk berlatih. Apa memang ada yang mengganggu kamu dan aku tidak mengetahui nya ?". tanya Axel


" Tidak bukan begitu. Aku hanya ingin bisa beladiri saja sama seperti lain nya ". Kata Fellin


" Sudah lah Axel , jika kak Fellin ingin belajar beladiri ya biarkan saja kan bagus juga untuk kak Fellin juga kan ". Kata Calista


" Ya sudah ayo kita ke markas Kai. Markas mana yang akan di gunakan untuk latihan ?". Tanya Axel


" Arthur tahu markas mana yang di gunakan Kai . Markas biasa nya ". Kata Nathan


" Kai terlalu banyak markas nya jadi kita bingung jika ingin menemui nya jika dia bilang di markas ". Kata Derren


" Dia memang sangat banyak markas nya bahkan tak terhitung juga hingga musuh pun juga bingung sekali jika harus mencari markas mana yang di mana ada Kai nya ". Kata Rafael


" Bukan begitu juga cerita nya , setiap markas memiliki fungsi tersendiri jadi tidak bisa di samakan dengan yang lain nya juga ". Kata Nathan


" Sudah kenapa jadi berdebat soal markas . Berangkat saja sekarang ". Kata Calista


" Ya sudah kita berangkat dulu . Nathan jangan lupa jaga Calista dengan baik ". Kata Ray


" Iya gue tahu dan gue juga akan melakukan nya jadi Lo tenang saja ". Kata Nathan


Mereka semua pergi dengan kendaraan masing-masing sekarang dan Calista pun masuk ke dalam mobil Nathan dan segera pergi dari kampus

__ADS_1


" Mau kemana dulu nyonya ?". Tanya Nathan


" Kenapa panggil nyonya sih , kesan nya aku sudah tua sekali loh ". Kata Calista


" Nyonya Nathan bukan berarti tua jika di panggil seperti itu ". Kata Nathan


" Kita cari keperluan ku dulu ya di mall setelah itulah terserah kamu ke mana ". Kata Calista


" Baiklah jika itu mau kamu swety kita akan ke mall dulu sekarang ". Kata Nathan


Kini dia pun melanjutkan perjalanan dengan kecepatan sedang saja namun dia juga terlihat beberapa kali bercanda bersama dengan Calista di dalam mobil saat ini


" Kamu kapan kembali ke New York ?". Tanya Calista


" Aku tidak akan kembali karena hatiku sudah ada di sini dan tidak bisa di bawah pergi dari sini ". Kata Nathan


" Jangan menggombal aku tidak akan pernah tertarik dengan ucapan seperti itu ". Kata Calista


" Kamu tertarik nya dengan aku bukan maka nya dengan kata seperti itu tidak akan membuat kamu goyah sedikit pun juga swety ". Kata Nathan


" Gombal saja terus , dasar raja gombal tidak pernah kering kata-kata nya untuk ku ". Kata Calista sambil tersenyum menatap Nathan yang kini sedang mengemudi


" Kamu hanya bersenang-senang saja di sini , apa tidak memiliki pekerjaan lain ?". Tanya Calista


" Pekerjaan ku banyak sekali dan di sini pun aku juga bekerja swety untuk mencari uang agar kita bisa hidup enak nanti nya dan jika uang ku tidak banyak mana boleh aku menikah dengan kamu ". Kata Nathan


" Siapa juga yang akan melarang kamu menikahi ku jika tidak punya uang . Aku juga punya usaha kan kita bisa memulainya bersama nanti nya ". Kata Calista


" Kekasih ku memang lah sangat baik hati sekali dan aku beruntung sekali memiliki kamu ". Kata Nathan sambil mengelus pipi Calista sekarang ini membuat Calista pun tersenyum saja di buat nya


Mereka sudah sampai di mall , setelah Nathan memarkir mobil nya kini mereka masuk ke dalam sambil bergandengan tangan


" Kemana dulu kita ?". Tanya Nathan


" Ke tokoh pakaian karena aku butuh beberapa pakaian". Kata Calista


" Baiklah nyonya Nathan kita beli pakaian sekarang". Kata Nathan sambil menggandeng tangan Calista


Mereka terlihat sangat serasi sekali jika seperti ini dan banyak pasang mata menatap mereka dengan iri ketika Nathan terlihat sangat perhatian sekali dengan Calista dan dia juga tidak melepaskan genggaman nya sedikit pun juga dari Calista. Sungguh mereka memang sangat cocok sekali jika bersatu apalagi Nathan yang mirip sekali dengan Ricky sifat nya namun dia tidak playboy sedangkan Calista agak mirip dengan bunda nya itu membuat mereka pun menjadi cocok seperti Daddy dan bunda Calista dulu .


" Pilih saja yang kamu mau dan jangan ragu untuk memilih nya ". Kata Nathan ketika sudah sampai di dalam tokoh baju di mall tersebut


Dia menemai Calista untuk memilih pakaian yang cocok untuk nya dan beberapa kali juga Calista mengganti pilihan nya karena Nathan tidak suka jika pakaian Calista terlalu terbuka dan itu akan membuat para lelaki lain nya dengan enak nya bisa melihat tubuh indah Calista


" Ini bagus kan sayang , aku sudah berganti beberapa kali loh hanya untuk memilih dua baju saja ". Kata Calista


" Itu sangat cocok sekali dengan kamu swety dan pas sekali . Beli saja yang itu ". kata Nathan


Calista memang hanya membeli dua saja dan Nathan pun membayar belanjaan nya kini lalu mereka keluar dari toko tersebut


" Hanya itu saja yang kamu perlukan ?". Tanya Nathan


" Iya hanya ini saja untuk menghadiri acara nanti nya jadi aku butuh baju seperti ini ". Kata Calista


" Tidak mau beli yang lain nya mumpung di sini . Tas mungkin ". Kata Nathan menawarkan


" Jika tas sudah banyak sebab kak Ray dan Kai juga sering membelikan tas untuk ku jadi aku tidak butuh tas lagu sayang ". kata Calista


" Baiklah jika tidak butuh tas . Kita jalan saja dulu di sini siapa tahu kamu membutuhkan sesuatu lagi nanti nya ". Kata Nathan


Mereka pun berdua jalan bersama sekarang ini dan Nathan lah yang membawa belanjaan Calista sekarang


" Calista ". Sapa Frans ketika dia bertemu dengan Calista membuat Calista menoleh dan Nathan pun menatap nya dengan tajam


" Siapa Lo , kita gak saling kenal ya ". Kata Calista

__ADS_1


" Lo memang gak kenal gue Tapi gue kenal dan suka sama Lo ". Kata Frans membuat Nathan pun mendekat kepada nya namun Calista menarik nya agar tidak terjadi keributan nantinya di dalam mall ini


__ADS_2