Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Merasa Ada Yang Aneh


__ADS_3

Nathan memang selalu saja suka romantis terhadap kekasih nya bahkan dia sering mengumbar kemesraan di depan umum untuk menunjukkan jika Calista adalah kekasih nya yang sangat dia cintai bahkan dia tidak akan mau atau pun tergoda dengan wanita lain nya selain Calista


" Sudah semua nya swety atau ada yang ingin kamu beli lagi ?". Tanya Nathan


" Sudah sayang . Ini saja sudah cukup bagi ku jadi kita ke restoran saja ". Kata Calista


" Ya sudah kalau begitu ayo kita ke restoran untuk membeli makanan buat yang ada di rumah kita ". Kata Nathan


" Rumah kita , itu rumah kamu bukan rumah kita sayang ". Kata Calista


" Sama saja bukan dan nanti itu juga akan menjadi rumah kita jika kita sudah menikah nanti nya ". Kata Nathan


" Kamu yakin jika akan menikah dengan ku sayang ?". Tanya Calista


" Sangat yakin sekali jadi kamu tidak perlu meragukan keyakinan ku ini swety sebab aku sudah memilih kamu sejak awal dan aku pun tidak akan bisa merubah pilihan ku itu hingga Akhir nanti ". Kata Nathan


Calista mendengar nya pun juga merasa senang dan dia tidak menyangka juga jika akan memiliki pendamping seperti Nathan yang selalu menjadikan nya ratu ya walau pun di rumah nya sendiri pun dia juga sudah di jadikan ratu oleh para keluarga nya apalagi Daddy nya namun kali ini berbeda bahkan di selalu saja di manjakan oleh Nathan dan hal itu pun membuat nya sangat nyaman sekali dengan Nathan . Bukan karena harta dua melakukan nya akan tetapi sebab dia memang suka saja dengan cara Nathan memperlakukan dirinya dengan sangat baik sekali


" Kita mau beli makanan di mana ?". Tanya Calista


" Di restoran punya Erland saja . Dia juga punya restoran di sini jadi kita beli di tempat dia saja ". Kata Nathan


" Jadi Erland juga memiliki restoran, kalian memang hebat sekali ya semua nya ". kata Calista


" aku tidak ada apa-apa nya di banding kan dengan kakak kamu dan juga Daddy kamu swety ". Kata Nathan


" Kamu selalu saja merendah bahkan kamu juga Sangat kaya sejati sayang tetapi aku tidak memandang mu dari kekayaan saja ". Kata Calista


" Aku tahu itu dan sejak awal pun aku juga tahu jika kamu memang bukan tipe cewek yang materialistis jadi kamu pun tidak akan memandang dari segi apapun juga ". Kata Nathan


Calista hanya tersenyum saja bahkan dia memang tipikal cewek yang simple saja sama seperti bunda nya . Ketika dia mendapatkan Nathan itu adalah keberuntungan bagi nya sama seperti bunda nya ketika mendapat kan Daddy nya dulu . Yuli pun dulu menganggap jika itu adalah sebuah keberuntungan dia karena dia bukan gadis dari kalangan atas namun bisa mendapatkan Ricky sang penguasa jalanan , itu membuat nya sangat bersyukur sekali apalagi Ricky yang selalu saja membuat nya nyaman dan juga selalu mengalah untuk nya


" Ini restoran milik Erland ?". Tanya Calista


" Iya ini restoran milik Erland, kenapa swety ?". Tanya Nathan


" Tidak ada apa-apa hanya saja aku tahu restoran ini sebab di sini Makanan nya beda dari yang lain nya sebab di sini juga ada makanan dari Indonesia juga serta ada beberapa makanan khas negara lain nya juga tapi sayang nya tempat ini sangat rame sekali dan juga biasa nya aku tidak kebagian juga jika ke sini ". Kata Calista sebelum turun dari mobil


" Kamu suka ke sini , dengan siapa saja ?". Tanya Nathan


" Ya dengan kak Ray dan yang lain nya tapi sering nya gak dapat tempat jadi hanya ke sini satu kali saja waktu itu ". Kata Calista


" Ayo turun swety ". Kata Nathan


Terlihat sekali jika restoran tersebut sekarang ini juga sudah penuh namun Nathan mengajak Calista masuk ke dalam


" Tuh kan sudah penuh sekali ". Kata Calista


" Di sini tidak ada kata penuh untuk ku swety bahkan aku bisa mendapatkan tempat sebab aku kan sahabat nya Erland ". Kata Nathan


" Iya juga ya kamu kan memang sahabat nya Erland jadi bisa masuk ke sini muda Dengan mudah nya ". kata Calista

__ADS_1


" Kamu juga bisa masuk dengan mudah juga jika kamu mengatakan bahwa kamu adalah saudara Kai . Dia si segani di sini ". Kata Nathan


" Apa mereka kenal dengan Kai ?". Tanya Calista


" Tentu saja semua karyawan di sini mengenal nya bahkan dia Santa berpengaruh atas berdiri nya restoran ini ". Kata Nathan


Nathan dan Calista sudah masuk ke dalam dan di sana mereka memang di sambut dengan baik sekali sekarang ini sebab memang mereka semua mengenal Nathan juga


" Selamat datang tuan Nathan , silahkan ke atas tuan untuk duduk bersantai di sana ". Kata karyawan di sana


" Aku akan memesan makanan di sini seperti biasanya dan jangan lama sebab Kai tidak Suka menunggu terlalu lama ". Kata Nathan


" Baik tuan tunggu sepuluh menit saja setelah itu Makanan akan siap di sajikan ". Kata karyawan di sana


Nathan pun mengangguk kan kepala nya dan kini dia pun segera duduk di tempat biasa nya dia duduk dan kini dia pun duduk dan berbincang bersama dengan kekasih nya di sana saat ini


Sementara itu di tempat Nathan kini mereka semua nya sudah sampai di sana bahkan Kai juga sudah duduk manis di sofa rumah Nathan


" kau duduk seperti di sini rumah mu sendiri saja Kai". Kata Bryan


" Kai sudah biasa di sini uncle jadi ya tidak masalah juga jika Kai seperti ini ". Kata Kai


" Rumah Nathan bagus sekali ya dan besar juga ". kata Yuli


" Dan isi dari rumah ini juga bukan barang Sembarangan juga ". Kata Kikan


" Ini memang real rumah sultan bahkan semua nya ini barang limited edition bukan ". Kata Yuli


" Ini sultan di jaman dulu berbeda dengan menantu ku yang merupakan sultan di era sekarang ini ". Kata Yuli


" Tidak ada beda nya karena mereka berdua pun sama-sama sultan nya ". Kata Kikan


" Sultan lapuk kalau Ricky ini ". Kata Bryan


" Bagus juga rumah Nathan ini gue juga baru mengetahui nya juga ". Kata Derren


" Dan desain nya pun juga sangat unik sekali membuat tidak bosan juga jika berada di sini ". Kata Ryan


" Maka nya Bianca senang di sini karena rumah ini juga sangat nyaman sekali ". Kata Derren


" Apa maksud Lo jika Bianca nyaman di sini bahkan rumah yang gue buat untuk nya pun juga sangat nyaman sekali di tempati " Kata Kai


" Iya kita paham hal itu jadi jangan banyak bicara lagi Kai ". kata Ray


" Mereka yang mencari gara-gara duluan dengan ku kak jadi aku pun membela diri saja sekarang ini ". Kata Kai


" Iya aku tahu maka dari itu sudah kini diam saja dari pada kalian berdebat tentang hal yang tidak pasti untuk apa juga bukan ". Kata Ray


" Apa sih yang membuat kalian berdebat seperti itu bahkan kalian membuat bunda merasa kesal sekali mendengar nya ". Kata Yuli


" Maaf Bun kami tidak bermaksud melakukan nya hanya saja Kai ini selalu saja tidak bisa diam sama sekali ". kata Derren

__ADS_1


" Iya ini sejak tadi Kai terus saja berbicara tanpa henti . Apa tidak lelah kamu berbicara saja sejak tadi ". kata Yuli namun Kai hanya tersenyum saja menatap nya sekarang ini


" Kai apa kamu dan Bianca sedang bertengkar ?". Tanya Ricky


" Tidak Daddy kami tidak bertengkar sama sekali bahkan tadi Kai melatih nya di markas ". Kata Kai


" Memang kenapa sayang kok kamu bertanya seperti itu, apa Bianca mengatakan sesuatu atau memang benar Kai menguat Bianca marah sayang ?". Tanya Yuli


" Aku merasa jika memang ada sesuatu dengan Bianca sebab tidak biasa nya juga dia mengajak keluarga nya pergi bersama dan melarang yang lain nya ikut . Jika seperti itu pasti ada masalah dan ingin mendapatkan solusi atau pendapat dari keluarga nya ". Kata Ricky


" Kai memang tidak ada masalah dengan Bianca Daddy bahkan Kai pun juga merasa hubungan kita juga baik-baik saja ". Kata Kai


" Ya sudah Kalau begitu tapi ingat jika kamu menyakiti Bianca maka kamu akan berhadapan dengan Daddy nanti nya Kai ". Kata Ricky


" Bukan hanya Daddy saja tapi dengan kakak juga ". kata Ray


" Iya tahu iya . Mana mungkin juga Kai menyakiti Bianca wanita yang Kai cintai jadi semua nya jangan berpikir seperti itu juga saat ini dan mendingan kita cari pembahasan yang lain saja sekarang ini ". Kata Kai


Ricky masih saja tidak percaya dengan apa yang anak nya itu katakan karena memang dia juga tahu bagaimana Bianca yang jika ada masalah maka dia akan mengajak keluarga nya untuk pergi dan membicarakan nya di tempat yang dia rasa aman untuk membicarakan nya akan tetapi dia tidak langsung mengatakan nya namun hanya memancing saja


" Kai jangan menyakiti hati wanita sebab kamu memiliki adik Wanita dan bunda pun juga wanita Kai ". Kata Yuli


" Iya bunda Kai tahu dan Kai juga tidak pernah menyakiti hati wanita sedikit pun juga bahkan Kai selalu saja menjaga nya dengan sangat aman sekali ". Kata Kai


" Dulu dia suka sekali tebar pesona Bun jadi Mungkin saja kali ini Bianca sakit hati sebab kekasih masa lalu Kai kini datang dan mungkin juga dia melabrak Bianca hingga Bianca sedih ". Kata Derren asal saja


" Kekasih masa lalu Kai yang mana yang mengganggu Bianca ?". Tanya Nathan yang tiba-tiba datang sekarang ini


" Ya kan gue juga gak tahu dan tadi hanya menebak saja ". Kata Derren


" Jangan asal bicara bahkan gue selama ini juga selalu bersama dengan Bianca dan kalian semua Nathan jadi mana mungkin gue memiliki kekasih lain nya selain Bianca saja ". Kata Kai


" Kau memiliki kekasih masa kecil Yaitu kak Fellin bukan Kai tapi mana mungkin juga Bianca cemburu dengan kak Fellin karena mereka semua bersahabat juga ". Kata Calista


" Apa kamu ada masalah dengan Bianca ?". Tanya Bryan langsung kepada putri nya


" Tidak ada papa dan kenapa juga Fellin memiliki masalah dengan Bianca ". Kata Fellin


" Kalian jangan ada yang bertengkar satu sama lain nya apalagi hanya merebutkan cowok saja sebab kalian semua adalah saudara ". Kata Yuli


" Fellin kamu yang lebih tua jadi jangan bertengkar dengan Bianca atau Calista dan jika bisa mengalah saja untuk mereka berdua ". Kata Kikan


" Iya mama Fellin tidak akan melakukan nya ". Kata Fellin


Entah kenapa Nathan pun merasa aneh sekali dengan Fellin sekarang ini apalagi tatapan nya untuk Kai juga terlihat sangat aneh sekali bagi Nathan jadi Nathan pun merasa ada yang tidak beres dengan Fellin sekarang ini


" Oh ya kita sudah membawa kan kalian makanan jadi ayo makan saja dulu sekarang nanti di sambung lagi mengobrol nya ". Kata Calista


Mereka pun menyetujui nya dan kini bergegas untuk pergi ke meja makan untuk makan bersama saat ini


" Kita makan di luar saja di dekat kolam karena di sana tempat nya sangat nyaman dan cukup juga untuk kita ". Kata Nathan mengajak mereka semua untuk makan di halaman belakang rumah nya yang pemandangan nya cukup baik sekali

__ADS_1


__ADS_2