
Cerita nya agak aku percepat agar tidak bosan dengan mereka yang masih saja di fase usia dini
Happy reading kakak online 😊
Tidak terasa juga kini mereka sudah menginjak usia remaja bahkan kini mereka sudah duduk di bangku sekolah menengah atas saat ini dan Sam juga sudah memiliki 2 anak satu lelaki yang sana persis dengan diri nya dan satu lagi adalah perempuan yang sangat cantik. Bahkan kini Ray juga terlihat sangat tampan sekali dan dia juga terlihat sangat dingin dan tentu nya posesif sekali dengan adik perempuan nya itu
"Ray , Calista, Kai ayo cepat turun sayang sarapan dulu sebelum berangkat ke sekolah ". Kata Yuli berteriak dan itu juga sudah terjadi sejak dulu. Dia akan selalu berteriak untuk memanggil para anak-anak nya .
mereka bertiga kini turun dengan seragam masing-masing. Mereka juga tetap berada di satu sekolah yang sama bahkan Ricky Sudah memberikan pilihan namun mereka bertiga kompak ingin berada di sekolah yang sama .
"Bunda ku yang sangat cantik sekali dulu , Kai mencintai bunda ". Kata Kai sambil mencium Yuli yang kini menyiapkan makanan nya bahkan dia masih tetap sama selalu melakukan hal itu walaupun dia sudah beranjak dewasa
"Kai jangan seperti itu , lihat lah Daddy kini melotot kepada mu ". Kata Calista
"Daddy ini , itu bentuk rasa cinta Kai kepada bunda jadi jangan terlalu cemburu deh , bucin sekali ". kata Kai
"Kamu memang tidak berubah sama sekali Kai sejak dulu hingga sekarang ". Kata Ricky
"Karena Kai anak Daddy bukan power ranger jadi gak bisa berubah Daddy ". Kata Kai lalu duduk dengan tenang nya di sana saat ini
Mereka semua kini makan bersama dengan santai dan lahap nya . Yuli memang selalu memberikan ruang untuk anak nya agar mereka dapat melakukan apapun sesuai dengan minat dan bakat nya bahkan Kai selalu saja menjadi pembuat onar di sekolah nya dan tak jarang juga Yuli di panggil ke sekolah sebab keisengan anak nya itu namun untung nya semau anak-anak nya cerdas jadi Kai hanya mendapatkan teguran saja toh itu juga adalah sekolah milik Daddy nya jadi mereka juga agak segan untuk memberikan sanksi yang berat kepada Kai
"Kalian naik mobil atau di antar pakai motor ?". Tanya Ricky
"Kalau Kai seperti biasa Daddy akan naik motor saja ". Kata Kai
"Dan Ray juga kali ini akan naik motor sama Calista ". Kata Ray
Ray memang selalu saja berangkat bersama dengan Calista sebab dia tidak mau jika ada lelaki yang mendekati adik nya itu . Sebenarnya Calista juga agak risih jika selalu berangkat dengan Ray sebab di sana Ray sangat lah di idolakan para kaum hawa sama juga dengan Kai tapi fans Ray agak sedikit bar-bar juga
"Apa harus Cal pergi bareng kak Ray ?". tanya Calista
"Apa kamu tidak mau berangkat dengan kakak ?". Tanya Ray
__ADS_1
"Bukan begitu kak hanya saja Calista merasa tidak enak saja merepotkan kak Ray setiap hari ". kata Calista
"Kamu adik kakak ya , jadi wajar saja jika kita berangkat bersama setiap hari Cal jadi jangan merasa merepotkan kakak ok ". Kata Ray sambil mengelus rambut adik nya itu.
Mereka kembali melanjutkan makan dan Yuli juga terlihat sangat bahagia sekali sebab keluarga nya masih di berikan kesehatan dan masih lengkap Juga bahkan dia merasa keluarga nya ini semakin tenang tanpa gangguan apapun
"Kai ". Panggil seseorang dari luar sana
membuat Kai memutar bola mata nya malas sekali bahkan dia ingin sekali menyumpal mulut anak itu yang berani berteriak di rumah nya
"Bunda , sedang makan ya ". kata Derren
"Apa mata Lo itu buta Derren hingga tidak bisa melihat jika kita sedang sarapan di sini atau pura-pura buta saja dan jika benar sini biar gue congkel mata Lo ". kata Calista
Kai hanya tertawa saja mendengar Calista bahkan terlihat Derren kali ini diam seribu bahasa setelah mendengar apa yang Calista katakan
"Derren sudah makan ?". Tanya Yuli
"Sudah bun tapi hanya sedikit saja tadi ". Kata Derren sambil tersenyum
Derren terlihat bersemangat sekali dan ingin segera duduk namun tatapan dari Calista membuat nya mengurungkan niat nya itu bahkan Ray juga menatap nya dengan tajam kali ini .
"Ah tidak usah Bun , lagi pula kita juga akan segera berangkat ". kata Derren
"Ya sudah kalau begitu." Kata Yuli
Mereka bertiga bangkit dari duduk nya lalu kini mencium bunda dan Daddy bergantian untuk segera berangkat sekolah
"Kalian hati-hati ya di jalan dan ingat Kai jangan membuat ulah di sekolah ". Kata Yuli
"Siap Bun ". Kata Kai lalu mencium dan memeluk bunda nya kembali bahkan Kai terlihat sangat menyayangi bunda nya itu
"Apa Lo datang kemari hanya sendirian saja Derren ?". tanya Ray yang kini sudah mengenakan jaket nya
__ADS_1
"Iya . Yang lain nya menunggu di sekolah saja sebab tadi mereka bangun kesiangan ". Kata Derren
Kini mereka pun segera mengendarai motor nya dan Calista juga sudah bersiap untuk di bonceng sang kakak. Ray membenarkan pegangan Calista agar dia nanti tidak terjatuh lalu mereka melajukan motornya secara beriringan.
Dalam perjalanan kini Kai terlihat membelokkan motor nya dan pergi ke arah yang berbeda dengan Ray dan juga Derren dan hal itu juga sudah biasa terjadi jadi mereka pun tidak terlalu perduli juga .
Ray dan Derren sudah sampai di sekolah SMA Airlangga dan kini dia segera memarkirkan motor nya . Terlihat juga jika Axel dan juga Ryan serta Rafael sudah ada di sana menunggu
"Mana Kai ?". Tanya Ryan
"Seperti biasa nya pasti dia nongkrong dulu dengan para sahabat nya ". kata Derren
"Anak itu selalu saja datang terlambat bahkan dia masih saja tidak kapok ". Kata Rafael
"Bukan Kai nama nya jika dia kapok setelah mendapat hukuman dari guru BK ". kata Ryan
"Kak , Calista masuk duluan ya ". Kata Calista
"Kita bareng saja , lagian kelas kakak melewati kelas kamu ". kata Ray
Mereka berjalan bersama menuju kelas dan tatapan dari kaum Adam dan hawa pun tak lepas dari mereka semua bahkan sosok Ray yang sangat dingin itu juga membuat banyak wanita menyukai nya
Kini Kai Sudah sampai di tempat tongkrongan nya sebelum berangkat sekolah bahkan dia tengah asik duduk bersantai dengan para sahabat nya . Ada Nathan Ardiansyah, Sky Alberto Chaiden , Brandon Carl Almo dan juga Erland Filbert Samanta. Mereka adalah sahabat Kai sajak berada di bangku sekolah menengah pertama dan mereka juga terlihat sangat cerdas semua bahkan bisa di katakan sebagai raja jalanan juga sebab mereka suka sekali balap liar di jalanan. Kai Memiliki sebuah Geng sendiri yaitu The King of World (Raja Dunia) . Geng nya itu sudah sangat terkenal sekali semenjak Kai yang notaben nya adalah pemimpin di Geng tersebut dengan mudah nya menghabisi seseorang dari Texas ketika mereka balapan.
"Kai , kita gak ke sekolah ?". tanya Erland
"Nanti dulu , gue masih ingin bersantai di sini bahkan pelajaran Pak Dendi sangat membosankan sekali ". Kata Kai yang kini menghisap rokok nya
"Parah Lo Kai, hati-hati nanti pak Dendi lapor ke bunda Lo bisa bahaya kita ". Kata Brandon
"Coba saja jika dia berani melakukan nya , gue kerjain lagi nanti dia ". Kata Kai dengan santai nya .
Sifat jahil Kai terkadang juga sangat keterlaluan sekali bahkan sering kali membuat guru nya kesal namun untung nya dia cerdas jadi para guru bisa dengan mudah melupakan kejahilan Kai karena dia juga termasuk siswa yang berprestasi juga di sekolah itu bahkan sering kali mengikuti olimpiade juga mewakili sekolah.
__ADS_1
"Kembaran Lo sangat cantik Kai ". Kata Nathan membuat nya langsung mendapat kan pukulan dari Kai karena dia tidak suka jika Nathan mengatakan hal itu kepada Calista
"Kalian jangan mencoba mendekati Calista jika masih ingin makan nasi dan bisa tetap hidup di dunia ini ". Kata Kai dengan tatapan menajam nya