Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Terbakar Cemburu


__ADS_3

Mungkin hanya perasaan Calista atau apalah itu yang jelas dia berharap semoga Kim nanti berjodoh dengan Ray saja agar dia tidak dengan Kai karena jika dia mengatakan kepada Bianca bahwa diri nya menyukai Kai pasti Bianca akan mencoba untuk mendekatkan mereka berdua nanti nya dan itu di rasa Calista tidak baik


" Kenapa Cal kok diam saja sih , ngelamunin apa ?". Tanya Fellin


" Tidak kak hanya saja Cal Merasa jika Kim cocok ya dengan kak Ray ". Kata Calista


" Aku pun juga begitu karena Ray yang pendiam dan Kim yang banyak bicara bisa membuat mereka menjadi klop nanti nya tapi yang aku tahu selama aku dekat dan mengenal Ray seperti nya dia tidak menyukai Kim ". Kata Fellin yang memang Sangat hafal sekali Bagaimana Ray bahkan dia tahu seperti apa wanita yang Ray suka karena dulu Ray juga menyukai nya


" Ya dan tipe Kak Ray kan seperti kakak yang tidak terlalu banyak bicara ". Kata Calista


Mereka sudah sampai kantin dan kini segera duduk Setelah membawa makanan. terlihat juga ada Ryan di sana bersama dengan Derren dan Rafael


" Kak Ray sama kak Axel mana . Kak Arthur juga kenapa tidak terlihat ?". Tanya Bianca


"Jika Ray tidak kelihatan ya tentu saja Arthur juga kan mereka satu paket ". Kata Derren


" Lalu kak Axel kemana , tidak Mungkin dia juga satu paket dengan kak Ray ". Kata Calista


" Axel masih ada urusan tadi dengan dosen nya jadi dia akan menyusul nanti ". Kata Ryan


Mereka kini duduk bersama di sana bahkan terlihat Kim juga ikut duduk menghampiri mereka setelah tadi dia sempat duduk dengan Yuji dan lain nya


" Kenapa gak di ajak saja sekalian sahabat kamu gabung di sini ". Kata Fellin


" Tidak . Mereka tidak mau juga gabung dengan para orang hebat di sini , minder katanya ". Kata Kim sambil tersenyum lalu memakan makanan nya sekarang


" Tozaki , dia bukan nya Seorang pembalap di Jepang ". Kata Ryan yang baru tahu sebab dia mencari tahu tentang siapa Tozaki


" Bukan hanya saja dia suka menonton pertandingan balap ". Kata Kim


Kim memang tidak tahu jika mereka juga turun dalam balapan karena mereka juga tidak mengatakan nya dan Kim juga tidak pernah melihat mereka balapan juga


" Lo yakin jika dia tidak pernah ikut balapan ?". Tanya Ryan


" Ya gue gak tahu juga karena sudah lama juga gak bertemu dia dan baru bertemu lagi dan tahu dia satu kampus dengan gue ya beberapa bulan terakhir ini ". Kata Kim


Ryan hanya menatap Kim saja karena tidak mungkin menurut nya jika mereka berteman Sudah lama tapi Kim tidak mengetahui jika Tozaki adalah pembalap sama seperti Kai


" Tapi dia kenal dengan Kai kata Kim tadi ". Kata Calista


" Ya kan sudah gue bilang jika memang suka nonton balapan jadi wajar lah dia mengenal Kai ". Kata Kim


Ryan masih diam saja dan kini dia pun melanjutkan makan nya di sana sambil terlihat tampak Berpikir sekarang


" Lama sekali Lo Axel , apa di hukum sama dosen ?". Tanya Derren


" Mana mungkin gue di hukum yang ada Lo yang sering mendapat kan hukuman karena terlalu bodoh ". Kata Axel


Tidak lama setelah Axel datang kini Ray dan Arthur pun terlihat datang juga bahkan kini mereka terlihat berjalan berdampingan di sana


" Tuh kan coba lihat , jika ada Ray pasti ada Arthur ". Kata Derren


" Mereka memang seperti Daddy dan papa Sam yang selalu saja bersama . Jadi rindu ingin ke Indonesia ". Kata Calista


" Kita akan pulang jika liburan nanti ". Kata Rafael


Tentu saja mereka akan pulang jika memang sudah liburan karena mereka juga sangat merindukan orang tua nya bahkan Arthur pun kini juga sangat rindu dengan Bianca adik nya yang sejak dulu besar hanya berdua saja di luar negeri dan kini dia harus berpisah dengan Bianca karena Arthur memang harus mengikuti kemanapun Ray berada


" Kak gak makan , kemana saja kalian kenapa baru ke kantin ?". Tanya Calista


" Ada urusan penting yang harus di selesaikan tadi ". Kata Ray kini duduk bergabung dengan mereka bahkan di sana pun Arthur juga duduk dengan yang lain nya juga


" Gue dengar jika kemarin Kai menang balapan ". Kata Axel


" Dia sudah turun ke jalanan lagi ?". Tanya Rafael


" Seperti nya begitu bahkan kemarin dia mengirimkan foto dia dan Bianca ". Kata Rafael


" Gak mungkin Bianca mau Dengan nya apalagi sudah berapa tahun Kai mengejar nya dan gue rasa juga ada yang Aneh dengan Bianca ". Kata Ryan


" Kenapa kalian gak suka jika Kai bahagia ". Kata Fellin


" Bukan nya tidak suka hanya saja waktu itu Kai masih bilang jika Bianca masih susah untuk di taklukan dan kemarin malam dia sudah mengirimkan foto nya bersama Bianca , tidak mungkin dia berbuat sangat cepat . Lo kan kakak nya Arthur , bagaimana menurut Lo ?". Tanya Ryan


" Aku tidak tahu karena aku juga belum melihat nya ". Kata Arthur Dengan santai nya


" Tapi kak , mungkin gak sih Bianca suka dengan Kai ?". Tanya Calista


" Apa Kai bukan tipe dia hingga mereka tidak bisa bersama hingga sekarang ". Kata Fellin


" Bianca tidak memiliki tipe cowok yang aneh-aneh dan dia hanya ingin Lelaki yang bisa mengerti dan melindungi dia saja sama seperti ku dan papa ". Kata Arthur


" Nah kan cocok , Kai bisa melindungi dia jadi cari apalagi coba apa dia suka cowok lain selain Kai ?". Tanya Calista

__ADS_1


Arthur hanya diam saja karena memang Bianca tidak memiliki kekasih dan juga tidak dekat dengan siapapun sebab dia hanya Dekat dengan para sahabat Ricky dan juga sahabat Ray saja selain itu dia tidak dekat dengan siapapun lagi


" Sudah kita makan saja dulu dan bahas Bianca dan Kai nya nanti saja . Kan sayang juga makanan nya jika dari tadi di anggurin Mulu ". Kata Kim


" Lo kenapa gak Gabung Dengan sahabat Lo yang tadi saja dan kenapa masih di sini ". Kata Ray


" Kenapa sih kak , gue mau di sini saja kali lagian kan kita juga biasa kan makan bersama atau Lo cemburu ya Dengan gue tadi ". Kata Kim menggoda sambil mengedipkan mata nya


Mereka melihat kearah Ray yang hanya diam Saja tanpa berekspresi apapun bahkan Ray terlihat Baisa saja dan tidak meneruskan obrolan nya . Ray ya memang begitu sangat irit bicara bahkan dia akan bicara jika penting saja dan juga jika memang Kim sudah membuat nya kesal baru dia akan banyak bicara nanti nya .


" Kim nanti setelah pulang kampus mau main ke rumah gak ?". Tanya Calista


" Sorry kali ini gue gak akan main dulu karena papa gue datang ke Jepang jadi di tunda dulu ya hari ini minta makan gratis nya di rumah kalian ". Kata Kim


" Oh papa Lo datang ke Jepang , kapan ?". Tanya Calista


" Nanti Jam dua siang ". Kata Kim


Calista hanya mengangguk angguk kan Kepala nya saja bahkan dia terlihat kini kembali fokus pada makanan nya lagi


Setelah selesai makan kini mereka pun segera kembali lagi untuk masuk kelas dan mengikuti kembali mata kuliah di sana . Bahkan sejak tadi pun Ryan masih terdiam membuat Axel Menatap nya heran


" Lo kenapa Ryan sejak tadi gue perhatikan diam saja . Apa yang Lo pikirkan ?". Tanya Axel yang kini menatap Ryan


" Gue hanya heran saja dengan mahasiswa yang bernama Tozaki ". Kata Ryan


" Apa yang membuat Lo heran dengan nya ?". Tanya Rafael


Jam belajar mereka sudah usai dan kini mereka pun tengah duduk dan mengobrol di kelas bahkan mereka terlihat serius saat ini


" Gue baru menemukan informasi jika dia adalah pembalap hebat di Jepang tapi Kim bilang dia bukan pembalap tapi hanya suka menonton balapan saja ." Kata Ryan


" lalu apa masalah nya bahkan kita tidak mengenal nya bukan jadi kita juga tidak memiliki masalah dengan nya juga ". Kata Derren


" Kita tidak mengenal nya tapi dia kenal Kai , tentu saja itu masalah bukan ". Kata Ryan


" Kenapa jika dia mengenal Kai menjadi masalah kan memang Kai terkenal sebagai raja jalanan sejak dulu jadi wajar kan dia kenal ". Kata Derren


" Lo takut jika dia punya rencana jahat atau mungkin sakit hati dengan Kai dan membalas nya kepada kita nanti ". Kata Axel


" Jika dia tidak akan melakukan nya kenapa dia harus menutupi identitasnya dari Kim ". Kata Ryan


" Atau Mungkin Kim sengaja tidak memberi tahu kita siapa Tozaki sebenar nya ". Kata Rafael


" Itulah yang sejak tadi gue pikirkan . Bahkan dulu dia sangat tidak suka di dekati Kai tapi kenapa sekarang dia malah mendekat dengan kita , apa itu tidak aneh ". Kata Ryan mencoba mengkilas balik kejadian dulu di mana dulu Kai Sangat susah mendekati Kim walaupun sebenarnya dia hanya main-main saja waktu itu dan kini Kim sangat dekat dengan mereka semua itu tidak lah mungkin


Mereka segera keluar dari kelas karena Ray juga pasti sudah menunggu mereka juga di luar karena memang mereka akan pergi ke markas hari ini untuk membahas obat yang akan di jual nanti malam oleh Axel


" Kenapa kalian lama sekali ?". tanya Ray


" Sorry tadi ada yang harus kita bahas sedikit tadi jadi agak lama ". Kata Ryan


" Kenapa tidak membahas di markas saja nanti sekarang ayo kita pergi ". kata Ray


" Calista dan Fellin bagaimana ?". Tanya Derren


" Mereka berdua sudah di antar Arthur dan nanti dia juga akan menyusul kita ". Kata Ray


Mereka segera pergi sekarang dan kini Ray pun naik mobil milik Axel di saja dan mereka semua segera menuju markas . Tak ada obrolan juga ketika Ray dan Axel berada satu mobil karena Ray juga terlihat masih saja fokus dengan ponsel nya sejak tadi jadi Axel pun tidak ingin mengganggu nya sama sekali


Mereka sudah sampai dan segera memarkir mobil masing-masing di tempat masing-masing juga bahkan kini mereka juga sudah di sambut para anak buah di sana . Tampak Arthur juga baru datang dan bergabung dengan mereka sekarang


" Bagaimana semua nya Derren , apa sudah selesai dan sudah Lo kemas dengan baik ?". Tanya Ray


" Gue sudah mengemas nya dengan baik dan tinggal Axel dan Ryan saja nanti mengantar nya ". Kata Derren


" Pasti kan semua berjalan dengan baik Axel bahkan jangan sampai mereka mencurangi kita nanti nya karena harga obat ini tidak lah murah ". Kata Ray mengingatkan Axel


Axel memang bertindak sebagai ketua dalam geng tapi Ray selalu saja berada di atas nya dan mereka juga selalu menghargai Ray sebagai anak dari pendiri Geng yang mereka kelola saat ini


" Lo tenang saja dan serahkan saja pada kami berdua nanti Ray ". Kata Ryan


" Lalu bagaimana tentang Ivan ?". Ray


" Ma'af tapi saya baru mengetahui jika Ketua King Death ada di New York ". Kata Arthur


Ketika dia mengetahui hal tersebut dia menjadi sangat intens sekali berkomunikasi dengan Bianca dan menanyakan kabar nya setiap hari sebab Arthur tidak mau juga jika nanti Bianca menjadi target mereka nanti nya


" Apa Lo tahu siapa dia ?". Tanya Ray


Bahkan mereka belum sempat mencari tahu karena menurut Ray itu juga tidak terlalu penting karena mereka juga belum melakukan pergerakan sama sekali hanya waktu itu saja satu kali pergerakan nya dan berhasil di hentikan oleh Axel


" Saya belum mengetahui nya dan akan terus mencari tahu tentang mereka ". Kata Arthur

__ADS_1


" Jangan terlalu formal Arthur bahkan kita sudah bersama sejak lama bukan . Dan jika Lo khawatir dengan Bianca , tenang saja di sana ada Kai dan para sahabat nya yang akan melindungi nya ". Kata Ray yang memang tahu bagaimana Arthur


" Ya aku paham jika Kai memang bisa di andalkan untuk menjaga Bianca di sana ". Kata Arthur . walau di masih cemas tapi tetap akan terlihat tenang di depan mereka semua karena pembawaan nya sama seperti Sam


Di New York kini Bianca masih ada di kampus bahkan dia juga terlihat sangat santai sekali di sana duduk bersama teman nya Megan sambil melihat pertandingan basket di sana


" Eh iya Bianca , gue mau tanya tapi lupa Mulu ". Kata Megan


" Mau tanya apa Megan ?". Tanya Bianca


" Sebenar nya apa hubungan Lo dengan kak Caesar . Ma'af ya bukan apa-apa hanya saja gue melihat kalian sangat dekat sekali jadi tidak mungkin kan jika kalian tidak memiliki hubungan bahkan kak Caesar saja Sangat dingin pada semua cewek di sini termasuk dengan kak Jennie cewek terpopuler di kampus ini ". kata Megan


Bianca hanya tersenyum saja dan dia bisa paham jika pasti banyak orang bingung kenapa dia dan Kai sangat dekat sekali bahkan dia juga sering bersama dengan Kai juga lebih tepat nya Kai yang selalu menempel dengan nya


" Kita sama-sama berasal dari Indonesia dan papa gue bekerja di tempat Daddy kak Caesar ". Kata Bianca


" Hanya sebatas itu saja , apa kalian tidak memiliki hubungan khusus ?". Tanya Megan lagi


" Pacaran , tidak lah dan jika waktu itu Lo dengar kak Caesar menyebut jika gue adalah kekasih nya itu dia lakukan hanya untuk melindungi gue saja dari para mahasiswa di sini ". Kata Bianca


Dia mana mungkin bercerita jujur kepada Megan Karena dia tidak mau juga jika ada tahu Kai memang benar-benar Suka dengan nya dan dia juga ingin menghindari pertengkaran nanti dengan mahasiswi di sini yang menyukai Kai seperti Jennie


" Hey Lo anak baru ". Panggil Jennie yang kini sudah Menghampiri Bianca dengan para sahabat nya di sana bahkan dia terlihat sangat marah sekali terlihat jelas dari ekspresi wajah nya saat ini


" Kenapa kak ?". Tanya Megan


" Gue gak bicara sama Lo tapi sama sahabat Lo yang sok cantik itu ". Kata Jennie yang kini sudah berdiri tepat di hadapan Bianca . Bianca masih santai dan dia tetap duduk dengan tenang kali ini


" Apa Lo gak mendengar tadi Jennie memanggil Lo ". Kata Alice


" Gue dengar kak dan kenapa kalian datang ke sini menemui gue ?". Tanya Bianca


" Sombong sekali ya Lo bahkan masih baru saja sudah belagu ". Kata Rose


" Dari mana nya kak gue sombong bahkan dari tadi gue hanya diam saja kan ". Kata Bianca masih tetap santai di tempat duduk nya


" Gue peringatkan Kepada Lo untuk Tidak mengganggu Caesar dan jangan pernah mendekati nya lagi ". Kata Jennie


" Kak Ma'af ya bukan nya gue sombong bahkan gue juga tidak mau Dekat dengan nya tapi dia nempel Mulu seperti cicak dan jika Lo punya saran agar dia menjauhi gue sebutkan saja untuk pertimbangan gue juga nanti ". Kata Bianca


" Memang Lo sangat kurang ajar sekali ya ". Kata Jennie yang kini ingin menampar Bianca namun di tahan oleh Bianca sendiri


" Gue diam waktu orientasi bukan berarti takut dengan Lo ya kak bahkan gue menghargai kalian sebagai kakak senior waktu itu dan jika sekarang gue tidak akan tinggal diam jika Lo Ingin menyerang gue ". Kata Bianca sambil melepaskan tangan Jennie


Kini dia pun segera pergi meninggalkan tempat itu dan mengajak Megan juga tanpa memperdulikan Jennie yang kini berteriak mengumpat nya bahkan Bianca hanya tersenyum saja mendengar nya sambil tetap berlalu pergi meninggalkan mereka semua


Daniel dan juga Ernest serta jason yang melihat bagaimana Bianca tadi pun masih tetap diam di tempat nya bahkan Daniel pun masih menatap Bianca yang berlalu pergi saat ini


" Dia memang sangat berbeda dengan yang lain nya ". Kata Ernest


" Jangan Mendekati nya karena gue menyukai nya ". Kata Daniel


Bahkan Ernest dan Jason kaget mendengar Daniel mengatakan jika dia menyukai Bianca namun mereka segera menghilangkan keterkejutan nya karena mereka berdua tahu jika Bianca memang terlalu unik dan susah di tebak


" Kita pergi sekarang ". Kata Daniel ketika sudah tidak melihat Bianca lagi


Sementara itu Megan sajak tadi mengoceh bahkan dia menasehati Bianca agar tidak berurusan dengan Jennie lagi sebab Megan tahu jika Jennie memiliki kekuasaan juga di dalam kampus ini karena orang tua nya


" Sebaik nya jauhi saja kak Caesar agar kita aman dari kak Jennie nanti nya ". Kata Megan


" Lo tahu sendiri kan bahkan kak Kai yang mendekati gue dan bukan gue yang mendekati nya tapi gue juga tidak bisa menjauhi nya sebab gue juga butuh perlindungan nya agar tetap bertahan di kampus ini bukan ". Kata Bianca


" yaelah Bianca , Dengan Lo menjauhi kak Caesar saja Lo tentu akan aman di kampus ini ". Kata Megan


Mereka masih saja berbincang dan berdebat panjang lebar bahkan sajak tadi mereka berbicara sambil berjalan tanpa melihat arah depan


Bug


Tanpa sengaja kini Bianca menabrak seseorang dan dia pun juga terjatuh di sana . Dia segera bangkit lalu melihat siapa yang dia tabrak tadi


" Sorry kak gue gak sengaja ". Kata Bianca


" Lo memang cantik tapi saya gak punya mata ". Kata Daniel


" Kak , gue rasa Lo juga buta ya bahkan mata gue saja Segede ban kereta dan Lo bilang gue buta . Setres Lo ya ". Kata Bianca


" Sudah buta bodoh juga . Sejak kapan kereta ada ban nya ". Kata Daniel


Bianca baru menyadari nya dan kini dia pun ingin segera melewati Daniel namun Daniel menghalangi jalan nya saat ini


" Permisi kak gue mau lewat ya ". Kata Bianca


" Lo masih hutang sama gue jadi gue tidak akan membiarkan Lo pergi ". Kata Daniel

__ADS_1


" Kak Lo apaan sih mana mungkin gue hutang sama Lo bahkan Lo saja gak pernah memberikan gue jajan sama sekali dan mentraktir gue pun juga tidak ". Kata Bianca


Entah Bianca tahu atau tidak kini dari kejauhan Kai sedang menatap nya dengan amarah bahkan dia sangat tidak suka sekali jika Bianca berbicara dengan lelaki lain selain diri nya . Saat ini Kai sedang terbakar api cemburu melihat Bianca bersama dengan Daniel di sana


__ADS_2