Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Kediaman Airlangga


__ADS_3

Beberapa kali Ricky mengetuk pintu kamar dan memanggil Bianca namun tidak ada jawaban sama sekali dari nya .


" Kemana anak ini kenapa tidak menyahuti ku sama sekali ". Kata Ricky


Di luar Ricky masih mengomel sementara di dalam kini Bianca terlihat sedang berada di posisi yang tidak menguntungkan bagi nya karena Kai kini menutup mulut nya agar tidak bisa menyahuti Daddy nya ketika dia memanggil sejak tadi bahkan terlihat juga Kai memang sengaja melakukan hal tersebut sekarang ini


" Diam lah Bi jika Lo tidak ingin Daddy tahu jika gue ada di sini atau biarkan saja Daddy mengetahui nya ". Kata Kai


Bianca pun terpaksa harus diam saja bahkan dia kini menurut Kepada Kai membuat nya pun merasa senang sebab baru kali ini Bianca menurut Kepada nya


" Kalau seperti ini Lo sangat cantik sekali BI ". Kata Kai sambil memegang pipi Bianca namun sayang nya dia pun menepis tangan tersebut kali ini


" Jangan kurang ajar ya Lo ". kata Bianca


" Ayolah baby , Gue hanya ingin lebih Dekat saja dengan Lo apa tidak boleh ". Kata Kai


" Tidak . Apa Lo lupa ingatan bahkan sejak dulu gue sudah mengatakan jika gue gak suka sekali sama Lo kak bahkan umur kita pun beda jauh ". Kata Bianca


" Jika perbedaan umur tersebut yang Lo permasalahan itu tidak lah besar Bi bahkan jika Daddy menentang pun gue juga tidak perduli sama sekali ". Kata Kai


Mereka kini masih berada di kamar yang sama dan terlihat juga Kai masih menatap Bianca dengan tatapan memuja nya namun berbeda dengan Kai Justru Bianca menara nya dengan tatapan tidak suka karena dia memang tidak suka dengan Kai yang playboy itu


" Kai , kenapa ada di kamar Bianca ?". Tanya Ricky yang sudah membuka pintu Bianca secara paksa bahkan dia terlihat kesal sekali dengan anak nya itu sebab karena dia Bianca jadi gagal latihan hari ini


" Kai hanya bersantai saja di sini Daddy ". jawab Kai dengan enteng nya bahkan dia terlihat tidak memperdulikan Daddy nya yang kini tengah menatap nya dengan tajam


" Bianca ayo latihan sama Daddy kenapa Kamu di sini berduaan dengan dia ". Kata Ricky


Bianca pun berdiri dan ingin menghampiri Ricky namun tiba-tiba Kai memeluk nya mengehentikan langkah kaki nya saat ini


" Jangan kurang ajar Kai , jika bunda mu tahu bisa di hajar nanti kamu ". Kata Ricky


" Justru malah sebalik nya Daddy , jika bunda tahu maka kita mungkin akan di nikahkan ". Kata Kai sambil tersenyum dan dengan tidak sopan nya dia mencium Bianca membuat Bianca pun langsung menendang nya saat ini

__ADS_1


" Jangan kurang ajar dan sudah gue katakan bukan jika gue tidak mencintai Lo bahkan menikah dengan Lo pun tidak ada dalam daftar mimpi gue ". Kata Bianca sambil melepaskan pelukan nya dari Kai


" Gue akan membuat itu menjadi bagian dari daftar mimpi Lo nanti ". Kata Kai lalu berjalan pergi meninggalkan Bianca dan Daddy nya bahkan dia juga melontarkan tatapan tajam Kepada Ricky seperti tidak takut saka sekali dengan nya


" Kita latihan sekarang Bianca ". Ajak Ricky


Entah bagaimana Ricky menghentikan anak nya itu untuk tidak menyukai Bianca bahkan dia tahu jika semakin di larang bisa saja Kai akan nekat nanti nya dan Ricky tidak akan membiarkan dia merusak Bianca .


Yuli tadi mendengar perdebatan ayah dan anak itu bahkan dia hanya bisa menghela nafas nya saja sebab jika seperti ini dia menjadi ingat bagaimana keluarga Ricky juga menolak nya sebagai istri sang leader dan dia berpikir apa kejadian dulu akan terulang kembali kepada anak nya itu sekarang


" Kai ". Panggil Yuli yang tengah duduk di depan kamar nya saat ini


Kai tersenyum lalu dia pun segera menghampiri bunda nya saat ini yang tengah duduk santai di sana


" Kenapa Bun , apa merindukan kai ?". Tanya Kai tanpa dosa dan dia pun terlihat biasa saja sekarang ini


" Kenapa Kamu Sika sekali bertengkar dengan Daddy mu ". Kata Yuli


" Wajar Bun jika ayah dan anak bertengkar ". Kata Kai masih tetap santai


Dia tidak ingin jika Kai menyakiti Bianca sebab dia adalah anak dari kakak angkat nya jadi sebisa mungkin Yuli berusaha Agar tidak ada yang menyakiti Bianca nanti nya sebab dia juga menyayangi nya seperti anak nya sendiri


" Apa bunda tidak bisa merasakan jika Kai memang mencintai Bianca ?". Tanya Kai sambil menatap sang bunda bahkan Kini dia pun bersandar di pundak sang bunda sekarang untuk menenangkan diri nya . Setiap kali dia berhadapan dengan Bianca , pasti Kai tidak pernah bisa mengontrol diri nya karena sikap Bianca yang selalu saja menolak nya bahkan dia pun ingin melakukan hal buruk kepada nya tadi Tapi untung saja Kai masih bisa menahan diri nya jadi tidak sampai menyakiti wanita nya itu


" Bunda tahu jika kamu menyukai nya tapi kamu juga harus membuktikan nya sayang ". Kata Yuli


Kai beralih tidur di pangkuan sang bunda bahkan dia kini mendapat kan belaian dari Yuli sekarang karena dia juga merasa hati nya tidak tenang sekali sebab banyak yang menentang hubungan nya dengan Bianca


" Apa bunda tidak setuju jika Kai Dengan Bi ?". Tanya Kai


Yuli Tersenyum sambil tetap mengelus anak bungsu nya itu yang semakin dewasa sekarang bahkan Yuli merasa jika Kai sangat lah tampan seperti Daddy nya dulu ketika mereka masih dewasa


" Tentu saja bunda sangat setuju apalagi Bianca sangat baik sekali Kai ". Kata Yuli

__ADS_1


Kai tersenyum lega karena dia tidak butuh Restu dari yang lain nya dan dia hanya butuh bunda nya menyetujui hubungan nya saja nanti , selanjutnya Kai akan mencari cara agar bisa menaklukkan hati Bianca


Kini Ray dan yang lain nya sudah sampai di rumah dan terlihat juga Kim tampak kagum dengan rumah milik mereka


" Besar dan bagus sekali ya rumah kalian ". kata Kim


" Biasa saja Kim , ayo masuk ". Ajak Calista


Mereka semua masuk ke dalam bahkan kini Sahabat Kai ternyata juga ikut datang ke rumah nya untuk mengetahui kenapa Kai tidak masuk sekolah tadi


" Bunda kami pulang ". Teriak Calista sambil masuk ke dalam . Yuli yang mendengar teriakan anak nya itu pun kini turun ke bawah bersama dengan Kai juga . Mereka berdua berjalan menuruni anak tangga sambil Yuli tersenyum kepada anak-anak nya . Tatapan Yuli tertuju kepada seorang wanita cantik yang bersama dengan mereka saat ini . Calista segera memeluk bunda nya dan tak lupa juga dia dan Ray mencium sang Bunda


" Siapa dia sayang ?". Tanya Yuli kepada Calista


" Teman Bianca Bun ". Jawab Ray


" kak , gue juga teman Lo kan di sekolah . kenapa gengsi sekali sih mengakui nya ". Kata Kim lalu berjalan mendekati Yuli dan memperkenalkan diri nya kepada Yuli


" Kimberly Bun ". Kata Kim sambil memeluk Yuli saat ini


Yuli tersenyum dan dia pun segera mengajak mereka duduk bersama saat ini


" Lo kenapa datang kemari ?". Tanya Kai


" Budeg ya Lo , gue mau bertemu dengan Bianca ". kata Kim


" dia sedang sibuk jadi tidak bisa di ganggu ". Kata Kai


" Sibuk apa Bi sekarang ?". Tanya Ray


Kai menatap kakak nya itu dengan tajam karena dia tidak suka panggilan nya untuk Bianca di gunakan orang lain


" Jangan memanggil nya seperti itu dan hanya gue yang boleh memanggil dia seperti itu kak . Dia sedang berlatih dengan Daddy ". kata Kai

__ADS_1


Ray hanya mengangguk kan Kepala nya saja dan dia kini segera naik ke atas untuk berganti pakaian


" Kamu tunggu sini ya biar bunda panggil kan Bianca dulu ". kata Yuli lalu pergi menuju tempat latihan untuk memanggil Bianca sekarang agar Kim tidak menunggu terlalu lama juga nanti di sana saat ini


__ADS_2