Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Keturunan Yang Baik


__ADS_3

Sam dan Nathan dekat Karena sebuah hal dan tidak ada yang menyangka juga jika kedekatan mereka akan berlanjut hingga sekarang bahkan Nathan pun juga sangat menyayangi Bianca seperti adik kandung nya sendiri dan Sam pun tidak menyuruh nya melakukan hal tersebut tapi itu murni terjadi karena Nathan memang sangat menyukai kelucuan dari Bianca


" Nathan kenapa Lo sangat dekat sekali dengan Bianca apa jangan-jangan Lo menyukai nya ya ". Kata Derren


" Omong kosong macam apa itu Derren , apa Lo tidak tahu jika Nathan sudah memiliki kekasih dan kenapa Lo sangat bodoh sekali sekarang ini ". Kata Erland


" Gue tidak bodoh sama sekali dan gue itu pintar jika Lo lupa ". Kata Derren


" Jika Lo pintar maka Lo tidak akan bertanya seperti itu bukan bahkan pertanyaan Lo itu tidak ada bobot nya sama sekali ". Kata Erland


" Lo sok banget jadi orang dan apa Lo kira jika Lo itu hebat ". Kata Derren


" Gue tidak mengatakan jika gue hebat bukan dan Lo yang berkata seperti itu jadi Lo memuji gue sekarang ini ". Kata Erland


" Gue tidak memuji dan untuk apa juga memuji Lo yang sudah jelas jika Lo tidak lebih hebat dari gue ". Kata Derren


" Kalian jangan bertengkar terus dan lihat lah itu tamu kalian melongo melihat kalian sekarang ini ". Kata Sky


" Itu tamu Kai bukan tamu kita ". Kata Derren


" Jika Lo masih ada yang harus di bicarakan maka bicara lah sekarang dan jika tidak ya sudah silahkan pulang ". Kata Kai


" Jangan pulang dulu Zack sebaik nya di sini saja menemani kak Kim ". Kata Bianca


" Untuk apa dia harus menemani Kim kan ada aku Bianca . Kamu jangan aneh-aneh ya ". Kata Ray


" Ya siapa tahu nanti kakak cuekin kak Kim jadi dia ada teman nya mengobrol di sini nanti dan kak Kim pun tidak akan merasa kesepian nantinya ". Kata Bianca


" Iya biasa nya kan kakak Seperti itu dan sering mementingkan pekerjaan di banding kekasih sendiri sama seperti Axel ". Kata Calista


" Jika ada kekasih ku untuk apa aku mementingkan pekerjaan di banding kan dirinya ". Kata Ray


" Biasa nya kan seperti itu jadi kita hanya menebak saja ". Kata Bianca


" Dan tebakan kalian salah besar jadi jangan main tebak-tebakan lagi ". Kata Ray


" Kim masih lama Lo di sini ?". Tanya Tozaki


" Ya lumayan lah ". Kata Kim


" Jika tidak lama maka bisa pulang sama gue saja ". Kata Tozaki


" Tidak perlu Karena nanti gue yang akan mengantar nya pulang '. Kata Ray


" Lo sudah berapa lama bersahabat dengan Kim ?". Tanya Kai


" Sudah lama bahkan sejak sekolah menengah aku dan Zack bersahabat bahkan dia sudah menganggap ku sebagai adik sendiri juga ". Kata Kim


" Tapi kenapa bisa kalian kenal dan bersahabat?". Tanya Derren


" Kenapa Lo sangat kepo sekali serem bahkan Lo banyak tanya sejak tadi ". Kata Calista


" Gue hanya ingin tahu saja dan gue juga penasaran sedekat apa mereka berdua ". Kata Derren


" Tidak perlu penasaran Karena gue dan juga Kim hanya sebatas kaka adik saja bahkan kita pun juga tidak terlalu sering bersama sekarang sebab Kim sudah ada yang menjaga itu membuat gue senang sekali dan lega ". Kata Tozaki


" Lo sudah menjaga dia dengan baik dan kini giliran gue yang menjaga nya jadi sekarang jangan khawatir lagi ". Kata Ray


" Kim , papa mu ada di Indonesia atau di sini ?". Tanya Ricky


" Papa sedang di Singapura Daddy ". Kata Kim


" Aku akan menemui nya dan mengatakan niat Ray yang akan melamar mu nanti ". Kata Ricky


" Daddy serius akan menemui papa ?". Tanya Kim


" Ya Daddy serius sebab Ray juga serius sekali ingin kau menjadi istri nya ". Kata Ricky


" Tapi Daddy apa tidak terlalu buru-buru jika Daddy akan menemui papa ?". Tanya Kim


" Apa yang kamu pikirkan seperti nya kamu takut sekali ". Kata Ricky menatap Kim


" Dia mungkin saja takut jika om Ruben nanti akan memanfaatkan momen ini . Maaf sebelum nya waktu itu Kim juga di minta untuk berbicara kepada Ray agar mau membantu perusahaan nya dan Kim menolak keras hal tersebut jadi mungkin karena itu dia takut jika kalian bertemu dengan papa nya dan papa nya akan meminta hal yang aneh kepada anda tuan ". Kata Tozaki


" Kenapa tidak mengatakan jika papa kamu butuh bantuan dan aku pun pasti akan membantu sayang ". Kata Ray

__ADS_1


" Aku hanya takut saja jika nanti papa kembali butuh bantuan maka papa akan meminta lagi kepada kamu dan tidak akan mau berusaha menyelesaikan nya sendiri ". Kata Kim


" Untuk hal itu jangan khawatir aku akan berbicara dengan Ruben nanti membahas pertunangan kalian agar Nathan juga bisa segera melamar Calista nanti nya ". Kata Ricky


" Dan jangan lupakan Kai juga Daddy ". Kata Kai


" Tentu saja Daddy tidak akan melupakan mu anak nakal ku ". Kata Ricky


" Kai tidak nakal hanya saja Kai terlalu aktif seperti Daddy dulu ". Kata Kai


" Tapi Daddy tidak seperti mu Kai yang sangat menyebalkan sekali ". Kata Ricky


" Jadi kapan Daddy akan berangkat ke Singapura?". Tanya Ray


" Kenapa tidak sabar sekali Ray , tenang saja Daddy akan ke Singapura tinggal di sana ". Kata Ricky


." Jadi Daddy akan menetap di sana nanti dan Daddy akan mengunjungi keluarga Hartama ?". Tanya Kai


" Untuk apa bertemu dengan mereka Daddy tidak akan mengunjungi mereka ". Kata Ricky


" Ternyata kalian di sini ya dan kenapa tidak memberi tahu jika di sini ?". Tanya Ken


" Kita di sini Karena Kai meminta sebab dia ada urusan dengan musuh nya di rumah Ray ". Kata Ricky


" Musuh , Lucifer ?". Tanya Arok


" Benar uncle Kai memang bermain dengan mereka di rumah kak Ray ". Kata Kai


" Lalu bagaimana Kai apa kau sudah menghabisi mereka?". Tanya Ken


" Papa Ken kenapa berkata seperti itu kenapa harus menghabisi jika seperti itu tentu bukan kak Kai namanya karena kak Kai lebih suka main-main terlebih dahulu dari pada langsung eksekusi ". Kata Bianca


" benar juga dia kan sama seperti Daddy nya jadi untuk apa juga aku bertanya lagi ". Kata Ken


" Apa mereka mati Kai ?". Tanya Ricky


" Hanya luka biasa saja Daddy dan perlu penawar untuk menyembuhkan nya ". Kata Kai


" Jadi kau tidak menghabisi nya saja secara langsung dan masih ingin bermain dengan mereka. Hati-hati Kai karena Lucifer bukan orang sembarangan ". Kata Ricky


" Awas saja jika masalah nya semakin berlarut Kai dan kamu menyuruh Daddy untuk pindah pindah maka Daddy tidak akan pernah menyetujui nya sama sekali ". Kata Ricky


" Tidak akan Daddy dan Dady bisa menetap saja di Singapura atau Indonesia terserah Daddy saja ". Kata Kai


" Ya sudah Daddy akan menuruti apa yang kamu katakan dan jika kamu membuat ulah dan menyuruh Daddy pindah maka Daddy tidak akan menuruti kamu Kai ". Kata Ricky


" Anak mu ini sangat nakal sekali Rick bahkan lebih dari mu dulu ". kata Rere


" Dia sangat susah sekali untuk di atur bahkan aku pun bingung juga harus melakukan apa kepada anak satu ini ". Kata Ricky


" Sudah ayo kita pergi saja dari sini dan biarkan saja yang mudah nongkrong di sini sekarang ". Kata Ipank


Ricky dan yang lain nya segera pergi dari sana dan turun ke bawah untuk bersantai saja


" Papa Nathan mau bicara sebentar ". Kata Nathan membuat langkah Sam pun terhenti


" Baik lah kita bicara dulu sebentar ". Kata Sam


Nathan mengajak Sam ke ruangan nya dan kini mereka pun duduk santai di sana


" Kenapa Nathan mengajak papa Arthur bicara , apa dia akan menikung Kai ". Kata Derren


" Memang ini mulut minta di jahit sekali Karena banyak bicara ". Kata Sky


" Jahit saja mulut nya Kai agar dia tidak bisa berbicara lagi ". Kata Erland


" Dasar kompor bisa-bisa nya ya kalian mengatakan hal tersebut kepada Kai untuk dia menjahit mulut gue ". Kata Derren


" Gue juga tidak ada niatan untuk menjahit mulut Lo karena gue juga saat ini sedang berbaik hati ". Kata Kai


" Kenapa memang nya Kai tumben sekali Lo tidak berminat ". Kata Brandon


" Gue hanya berbaik hati saja kali ini jadi Lo aman Derren ". Kata Kai


" Sudah jangan membahas itu lagi sebaik nya kita bahas yang lain nya saja ". Kata Calista

__ADS_1


" Bagaimana kalau kita latihan saja kak di sini ". kata Bianca


" Latihan apa lagi di sini ?". Tanya Calista


" Banyak sekali kita bisa berenang di sini atau mau latihan beladiri saja ". Kata Bianca


" Tidak Bianca lelah aku jika latihan Mulu capek ". Kata Kim


" Kan biar cepat bisa atau kita latihan menembak saja kak ". kata Bianca


" Memang ada tempat nya di sini?". Tanya Calista


" Tentu saja ada dong kak jika tidak percaya tanya kak Nathan saja ". Kata Bianca


'" Nathan kan sedang berbicara dengan papa Lo Bianca jadi bagaimana kita bisa bertanya kepada nya ". Kata Kim


" Oh iya sampai lupa aku kak ". Kata Bianca


" Di sini ada lapangan tembak nya jika ingin latihan ". Kata Kai


" Ya sudah kalau begitu ayo latihan saja dan aku juga ingin bisa menembak". Kata Kim


" Dan kak Ray akan mengajari kamu sampai bisa nanti nya jadi jangan khawatir kak ". Kata Bianca


" Tentu aku akan mengajari kamu sayang jadi jangan khawatir dan Lo juga boleh ikut Tozaki ". Kata Ray


" Kenapa dia juga harus di ajak sih kak Ray ". Kata Kai


" Tidak masalah Kai dia juga tidak melakukan apapun bukan jadi santai saja ". Kata Ray


" Ya sudah ayo pergi saja dan Zack ikut saja tidak perlu memperdulikan kak Kai ". Kata Bianca


Kini mereka semua pun pergi ke lapangan tembak untuk berlatih dan di rumah Nathan ini memang fasilitas nya sangat bagus dan lengkap sekali jadi tidak akan merasa bosan jika mereka di sini sekarang ini


Sementara itu kini Nathan dan juga Sam berbicara bersama kali ini di ruangan nya


" Kenapa Nathan ?". Tanya Sam


" Jika Nathan melamar Calista apa papa mau melakukan nya ?". Tanya Nathan


" Maksud kamu papa kau suruh untuk melamar kan Calista untuk kamu ". Kata Sam


" Iya apa papa tidak keberatan jika Nathan meminta tolong ". Kata Nathan


" Kenapa tidak papa kamu sendiri saja Nathan kan papa mu masih ada dan jika kamu ingin melamar maka bisa papa mu saja ". Kata Sam


" Papa tahu bukan bagaimana hubungan ku dan juga papa dan aku lebih suka jika papa Sam saja yang melakukan nya untuk ku ". kata Nathan


" Kamu hanya salah faham saja Nathan seperti nya dengan papa kamu dan sebaik nya kamu juga segera mencari informasi tentang kebenaran nya ". Kata Sam memberi saran kepada Nathan


" Apa yang Nathan lihat itu sudah cukup bagi Nathan pa dan Nathan juga tidak pernah bisa memaafkan kesalahan papa sampai kapan pun juga ". Kata Nathan


" Papa kamu orang hebat dan kau pun juga hebat nathan jadi cari tahu saja dulu agar semua bisa di selesaikan dengan baik nanti nya dan Ricky juga pasti akan menyarankan seperti itu kepada kamu sama seperti papa sebab Ricky juga kenal betul papa mu Nathan ". Kata Sam


" Jadi papa tidak mau melakukan hal itu untuk Nathan ?". Tanya Nathan


" Bukan nya tidak mau hanya saja akan lebih baik jika papa kandung kamu yang melakukan nya dan jika dia memang tidak bisa maka aku yang akan melakukan nya untuk mu Nathan ". Kata Sam


" Baik lah nanti Nathan akan berbicara dengan papa di Mexico untuk Bertanya apa bisa dia melamar Calista untuk ku nanti nya ". Kata Nathan


" Dan ingat jangan menggunakan kekerasan sama sekali Nathan karena dia adalah papa mu dan aku juga tahu jika papa mu baik sekali Nathan ". Kata Sam


." Papa Sam sekali saja Bersikap dewasa dan tak heran juga jika Arthur sama seperti papa yang santai sekali ". Kata Nathan


" Memang jika dalam menghadapi apapun kita bukan nya harus tenang Nathan dan kamu juga sudah tenang sekali papa lihat ". Kata Sam


" Itu semua berkat papa dan Nathan pun merasa beruntung sekali karena pertemuan tak terduga papa dan nathan dulu membuat kita menjadi dekat seperti sekarang ini ". Kata Nathan


Jika dia tidak bertemu dengan Sam dulu entah seperti apa jadinya Nathan kali ini dia pun juga sangat bersyukur sekali dengan pertemuan dia dan juga Sam waktu itu


" Oh ya , apa Kai memiliki penemuan baru ?". Tanya Sam


" Ya Kai memiliki penemuan baru dan dia tidak memberi tahu siapapun juga pa bahkan ini terlihat sangat canggih sekali ". Kata Nathan


" Dia sama seperti Daddy nya yang suka mencoba hal baru dan menemukan berbagai macam cara untuk membuat musuh kalah dari nya dan cara itu selalu saja berubah setiap waktu ". Kata Sam

__ADS_1


Sam tahu bagaimana hebat nya calon menantu dia tapi itu semua juga tak lepas dari keturunan sang Daddy bahkan Sam tahu bagaimana hebat nya Ricky waktu itu


__ADS_2