Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Seperti Double Date


__ADS_3

Pagi sudah menjelang bahkan di sana terlihat Bianca sudah bersiap kembali untuk menuju kampus nya dan dia pun sudah membawa beberapa barang yang memang di perlukan nanti nya


"Semua sudah siap dan waktu nya berangkat ". Kata Bianca berbicara dengan diri nya sendiri


Kini dia pun segera keluar dari rumah dan bergegas menuju kampus bahkan dia terlihat sangat senang sekali hari ini


Terlihat Bianca pergi ke kampus di antar supir yang memang di tugas kan untuk menjaga dan mengantar nya dan dia juga adalah salah satu anak buah hebat milik Sam . Sebenar nya Bianca lebih suka jika berangkat sendiri dengan kendaraan umum saja namun papa dan Daddy nya melarang bahkan jika Bianca menolak di antara anak buah Sam maka Ricky menyuruh nya untuk pergi kemana pun dengan Kai tentu dia tidak akan mau melakukan hal tersebut jadi dia pun kini menuruti apa yang Daddy nya katakan


"Gak usah di buka kan pintu ya aku bisa sendiri ". Kata Bianca yang kini sudah sampai di kampus dan berhenti agak jauh juga dari kampus


" Baik nona tapi anda harus hati-hati dan jika perlu bantuan segera hubungi saya ". Kata Troy


" Iya tenang saja kak aku akan baik-baik saja kok kan di sini juga ada kak Kai ". Kata Bianca


Dia memang selalu sopan kepada siapapun walaupun mereka adalah bawahan papa nya Bianca tidak akan bertindak seenak nya sendiri karena dia juga tidak di ajarkan untuk melakukan hal tersebut


Bianca segera berjalan menuju area yang di gunakan untuk orientasi bahkan sebelum sampai di tempat ada beberapa senior yang terlihat di sana dan tak ketinggalan juga ada Kai di sana yang menatap nya dengan tajam


" Lo yang pakai ikat rambut merah sini ". Kata Ernest sambil menunjuk kearah Bianca di sana . Bianca pun langsung menghampiri nya membuat Kai menatap ke arah sana dengan tajam nya


" Kemana makanan Lo ?". Tanya Ernest


Bianca heran bahkan kemarin tidak ada pengumuman membawa makanan dan sekarang senior nya itu meminta makanan dia pun kini menjadi bingung dengan maksud perkataan sang senior tadi kepada nya


" Ma'af kak makanan apa ya ?". Tanya Bianca sopan


" Sudah gue bilang kemarin jika Lo harus membawa makanan lengkap dengan minuman nya dan sekarang kenapa Lo masih bertanya ". Kata Ernest sedikit membentak dan meninggikan suara nya saat ini ketika dia berbicara dengan Bianca


" Ma'af kak tapi kemarin tidak ada yang memberi tahu saya ". Kata Bianca


" Alah dia paling cuma ngeles saja Stuart bahkan mulai awal juga dua sudah terlihat tidak patuh dengan kita ". Kata Alice


Bianca memang benar-benar tidak tahu bahkan dia juga tidak di beri tahu makanan apa yang harus di bawah dan kini mereka menganggap nya tidak patuh , ingin sekali dia menghajar Alice namun ya dia masih menahan nya sebab ini masih tahap orientasi jadi dia tidak akan membuat masalah dan akan mendiamkan nya saja untuk sementara waktu


" Ma'af kak jika memang aku salah ". Kata Bianca


" Lo memang salah dan gak pernah mau mengaku juga jika salah ". Kata Alice memanasi Keadaan . Di kampus siapa yang tidak kenal dengan Ernest Lionel Austin seorang Senior yang begitu kejam juga dan sangat ditakuti mereka dia memang sudah lama kuliah di sana bahkan sebelum Kai ada di kampus juga di sudah di sana . Dia adalah anak dari Stuart Austin orang terkaya dan berkuasa di kota tersebut bahkan Ernest juga memiliki usaha sendiri dan dia pun juga tidak pernah mengandalkan kekayaan orang tua nya . Ernest selalu saja kejam Kepada mahasiswa baru bahkan dia juga pernah membuat mereka ketakutan dan memilih pindah kampus Setelah berhadapan dengan Ernest dan dia adalah sahabat Daniel pria yang pernah di pukul Bianca tanpa sengaja. Tapi jika di bandingkan dengan Kai pun dia juga sama kuat nya hanya saja Kai lebih sadis jika menyangkut orang tercinta nya


" Kenapa Lo masih ada di sini , cepat masuk sana ". Kata Kai sambil menatap Ernest dengan tajam . Ernest tahu siapa Kai yang notabene nya anak dari seorang penguasa hebat dan dia juga tidak pernah bermasalah dengan nya juga karena mereka memang tidak saling mencampuri urusan masing-masing


" Baik kak terima kasih ". Kata Bianca lalu berjalan pergi sambil tetap menatap ke depan dan di sana sudah ada Megan yang menunggu nya sejak tadi

__ADS_1


" Ayo Bianca kita sudah terlambat loh ". Kata Megan


Mereka pun segera berlari menuju lapangan dan terlihat juga memang sudah banyak yang ada di sana dan berbaris juga , kini mereka berdua berada di barisan belakang dan terlihat juga di belakang mereka ada para senior di sana .


Bianca merasa jika hari ini sangat lah tidak enak cuaca nya bahkan dia bisa menebak jika nanti dia akan menjadi bahan permainan para senior nya di sana . Semua senior kini membagi tugas dengan cara masing-masing juga dia memberikan tantangan untuk mereka


" Lo Bianca sekarang minta tanda tangan Erland sekarang dan jika Lo gagal maka Lo harus membersihkan perpustakaan nanti dan Lo juga tidak boleh istirahat makan siang ". Kata Rossaline


Mereka mengira jika Bianca tidak akan bisa mendapat kan tanda tangan Kai bahkan beberapa mahasiswi semua meminta nya dsn mereka semua gagal mendapat kan nya bahkan meskipun Kai menjadi ketua orientasi kali ini tapi dia tidak melakukan apapun dan pekerjaan nya kini di ambil alih oleh Ernest


" Lihat saja dia pasti tidak akan bisa membuat tanda tangan Erland walaupun terlihat Kai mendekati nya tapi Mungkin saja dia hanya mempermainkan nya saja ". Kata Jennie Dengan yakin nya


Di Jepang Kini Ray sedang makan dengan santai nya dan kini terlihat Calista pun Ikut duduk bersama dengan nya dan juga ada Arthur di sana


" Bagaimana hari mu Calista ?". Tanya Arthur


" Ya begini lah kak tidak seru karena Bianca tidak bersama kita ". Kata Calista


" Dia niatnya ingin menghindari Kai namun malah sekarang bersama nya ". Kata Ray


" Dan kenapa dia tidak ke Jepang Saja bergabung bersama kita ". Kata Calista


" Ada hal yang perlu dia kerjakan juga di sana bersama dengan William ". Kata Arthur


" Jangan menyamakan mu dengan dia karena setiap orang juga berbeda Calista ". Kata Arthur


Calista tersenyum saja mendengar perkataan Arthur bahkan dia juga terlihat senang sekali kali ini entah apa yang membuat nya senang seperti ini tapi Ray dan Arthur bahagia juga jika Calista senang


" Hai semua Kim datang ". Kata Kim sambil masuk ke dalam lalu duduk tanpa permisi


" Lo kenapa selalu saja datang kemari apa tidak punya kerjaan lain nya ". Kata Ray


" Kerjaan gue kan membuat Lo kesal kak ". Kata Kim sambil tersenyum dan mengedipkan sebelah mata nya bahkan Ray hanya menatap datar ke arah nya saja


" Kim sudah makan ?". Tanya Calista


" Belum dan maka dari itu gue datang ke sini untuk meminta makan pada kalian ". Kata Kim


Dia pun tanpa sungkan mengambil makanan di sana lalu memakan nya bahkan Kim terlihat tidak malu-malu kali ini


" Rakus sekali dia ". Kata Ray

__ADS_1


" Bukan rakus kak hanya gue kelaparan saja maka dari itu gue datang ke sini untuk meminta belas kasihan Lo ". kata Kim


" Lo punya papa dan pasti nya dia juga menjamin semua nya kan jadi kenapa bisa Lo sampai kelaparan seperti ini ". Kata Ray


" Sudah lah Ray biarkan saja lagi pula makanan nya kan masih ada ". Kata Arthur


" Jika dia setiap hari kita biarkan makan di sini jadi keterusan nanti nya dia ". Kata Ray


" Biarkan lah kak lagian kan makanan kita juga banyak sekali ". Kata Calista


Ray pun akhir nya mengalah bahkan dia hanya menatap Kim dengan muka datar dan dingin nya itu lalu dia pun kembali makan . Kim hanya tersenyum saja karena hari ini dia sudah berhasil membuat Ray kesal dan dia akan selalu melakukan nya sebab dia senang jika Ray kesal sekali kepada nya


" Ayo setelah ini kita jalan-jalan ". Ajak Kim


" Makan saja dan jangan banyak bicara ". kata Ray


" Boleh juga ide Lo Kim ". Kata Calista


" Jadi setuju ya setelah ini kita jalan-jalan bersama . Oh ya ngomong-ngomong mana yang lain nya kenapa tidak ada di sini ?". Tanya Kim


" Kak Axel dan yang lain nya sedang sibuk dengan urusan nya sedangkan kak Fellin tadi ada di atas dia juga sudah selesai makan ". Jawab Calista


" Fellin kutu buku sekali ya tapi dia sangat cantik sama seperti mama nya ". Kata Kim


" Jelas saja mama Kikan cantik kan dia juga bekas model dan selaku tampil fashionable sekali di banding kan dengan yang lain nya ". Kata Calista


" Bahkan bunda Yuli saja yang suami nya sangat kaya raya hanya biasa saja tidak seperti yang lain nya tapi kecantikan nya sangat natural sekali sama seperti Bianca . Jangan-jangan Bianca anak dia yang tertukar dengan Kai ". Kata Kim


Mereka semua tertawa mendengar kekonyolan Kim dan mana mungkin juga mereka berdua tertukar bahkan sudah jelas sekali jika Kai mirip dengan Calista walaupun wajah nya tidak mirip seratus persen tapi mereka memang kembar bukan identik juga


Memang tidak ada tanda jika para sahabat Ray akan datang ke rumah itu dan setelah makan pun mereka kini segera pergi dan Fellin tetap di rumah sebab dia juga tidak mau jalan-jalan kali ini , dia merasa sangat lelah sekali


" Biar aku yang mengemudi Ray ". Kata Arthur


Kini Calista pun Langsung duduk di bangku depan dan membiarkan Kim dan Ray duduk berdua di belakang


" Calista duduk lah di belakang biar kakak dan Arthur di depan ". Kata Ray


" Tidak kak aku mau di depan dan kakak duduk saja di belakang dengan Kim ". Kata Calista sambil tersenyum jahil


" Sudah lah kak Ray ayo masuk saja biar gak lama juga ". Kata Kim

__ADS_1


Ray Dengan terpaksa pun kini menuruti nya dan dia segera masuk ke dalam mobil lalu duduk di samping Kim . Mereka kini pergi untuk menuju sebuah mall dan tampak juga di sana Calista dan Kim mengobrol tanpa henti di sana dan Ray hanya menyibukkan diri nya Dengan ponsel nya saja saat ini tanpa perduli dengan apa yang di bicarakan mereka berdua di sana


" Kita jika seperti ini layak nya pasangan yang sedang Double Date ya . Gue dengan kak Ray dan Lo dengan Arthur ". Kata Kim membuat Ray menatap nya dengan tajam namun Kim pun langsung tertawa melihat ekspresi dan tatapan Ray seolah dia tidak takut dan menganggap nya lucu saja saat ini


__ADS_2