
Mereka memang tinggal di tempat yang sudah di sediakan oleh Ricky bahkan di sana juga mereka sering belajar bela diri bersama juga dengan Nicholas dan Diego . Ricky menyuruh kedua anak buah kepercayaan nya setelah Sam itu untuk menemai dan menjaga mereka bahkan Ricky juga kini menetap di Indonesia dengan istri nya dan juga keluarga para sahabat nya
Usai mereka kuliah pun kini langsung pulang dan terlihat juga jika Kim berlari mengejar Ray di sana
" Kak Lo kenapa jalan nya cepat sekali sih , apa Lo mau kencing ya ". Teriak Kim
" Jaga mulut Lo itu Kim dan kenapa Lo selalu saja mengikuti gue sejak dulu ". Kata Ray sambil menutup mulut Kim
Mereka berdua kini sangat dekat sekali membuat Ryan dan yang lain nya hanya menggeleng kan kepala nya saja melihat mereka yang selalu saja bertengkar dalam hal kecil sekali pun
" Mungkin saja Kalian berdua memang berjodoh ". Kata Ryan
" Tidak mungkin ". Jawab mereka dengan kompak nya membuat Calista tertawa dengan melakukan mereka berdua
" Jangan sampai gue berjodoh dengan manusia es seperti dia ". Kata Kim
" Dan gue pun juga tidak suka cewek bawel seperti Lo ". Kata Ray
Ray pun segera pergi jalan kembali karena dia juga tidak pernah mau membuang waktu nya untuk meladeni mereka semua bahkan Calista sampai heran dengan kelakuan saudara nya yang satu itu . Ray terlihat sangat cuek sekali kepada semua wanita membuat Calista khawatir saja dan dia mengira jika Ray pasti sangat sakit hati ketika cinta pertama nya tidak terbalas kan bahkan dia pun juga harus merelakan Fellin dengan Axel waktu itu
" Lo harus sabar Kim jika dengan Ray karena dia memang seperti itu sejak dulu dan Lo sudah tahu juga kan ". Kata Rafael
" Dia parah banget jutek nya kak bahkan lebih parah dari Kai ". Kata Kim
" Ngomong-ngomong soal Kai , apa kabar ya dia apa dia sudah mendapat kan cinta nya ?". Tanya Derren
" Tidak semudah itu menaklukkan Bianca bahkan dia lebih dingin dari Ray jika kita melihat nya dengan seksama ". Kata Axel
Mereka memang sangat setuju sekali dengan apa yang di katakan Axel bahkan kini mereka harus berpisah karena Bianca memang sengaja tidak ingin dekat dengan mereka dan mau menjauhi Kai namun nyatanya dia tertipu karena Kai berada di negara yang sama dengan nya . Kai sebelum memutuskan pergi ke luar negeri untuk berkuliah dia mencari tahu lebih dulu kemana Bianca akan melanjutkan study nya nanti tentu hal itu juga tidak lepas dari bantuan sang bunda dan Daddy nya yang selalu saja mendukung nya bahkan Ricky juga meyakinkan Luna agar dia menerima anak nya menjadi menantu suatu hari nanti dan itu juga tidak mudah untuk meminta izin Luna sebab dia juga sangat bersikukuh sekali tidak merestui Kai mendekati Bianca hingga Yuli pun mengeluarkan jurus nya yang membuat Luna pun akhirnya memperbolehkan Kai mendekati putri nya
" Bianca kenapa tidak mau dengan Kai padahal dia kan tampan sekali dan tentu nya banyak cewek yang antri juga kan mau jadi kekasih nya ". Kata Kim
Mereka menjadi menatap Kim saat ini bahkan Kim pun tersenyum melihat tatapan mereka yang menyelidik itu
" Apa Lo suka dengan Kai ?". Tanya Derren
Kim tersenyum sambil menggaruk kepala nya yang tidak gatal bahkan dia pun kali ini terlihat sangat malu sekali di depan mereka semua
" Memang dulu gue ada rasa dengan nya tapi semenjak Kai selalu mengejar Bianca membuat gue pun mundur perlahan karena gue tahu dan bisa melihat jika dia memang benar-benar mencintai Bianca ". Kata Kim
" Lo saja bisa melihat nya kan dengan jelas tapi kenapa Bianca tidak ya ". Kata Derren membuat Axel harus memukul kepala nya karena dia bicara seenak nya saja tentang Bianca
" Jangan menghina adik kita seperti itu bahkan Lo juga belum tahu alasan kenapa dia sampai menolak Kai terus jadi diam lah jika masih ingin memiliki mulut ". Kata Axel
" Jika Kai mendengar nya pasti robek mulut Lo itu Derren ". Kata Ryan
Kai memang lah sangat tidak mentolerir sama sekali ucapan yang menyinggung Bianca bahkan pernah juga dia menghabisi nyawa seseorang karena dia Berani sekali mengatakan jika Bianca tidak pantas dengan Kai dan juga mengejek Bianca . Kai tidak pernah tinggal diam jika mendengar hal seperti itu dan dia pun akan langsung turun tangan untuk mengusir nya dari bumi ini dan tidak akan terlihat lagi kecuali jika mereka bertemu di neraka nanti nya
" Sungguh mengerikan sekali ya kalian semua jika marah bahkan gue juga pernah melihat kak Ray marah dan itu sangat mengerikan sekali tapi gue sih gak takut juga melihat nya ". Kata Kim
" Beruntung juga Lo bisa dekat dengan Ray karena dia juga termasuk cowok yang susah untuk bergaul dengan orang asing dan biasa nya akan menurut diri ". Kata Rafael
__ADS_1
" Pulang yuk pasti nanti kak Ray ngomel jika kita pulang terlambat lagi ". Kata Calista mengajak mereka untuk segera kembali
Mereka tidak tinggal satu rumah tapi jarak antara rumah mereka tidak lah jauh sebab berada di tempat yang sama dan berdekatan . Ray yang posesif sekali dengan adik nya tidak akan membiarkan Calista keluar tanpa nya terlalu lama apalagi bersama Ryan dia tidak mau nanti nya Calista akan kemakan gombalan Ryan dan akan membuat nya sakit hati nanti . Ya walaupun Ryan sahabat mereka tapi tetap saja Ray tidak akan dengan mudah merestui Ryan apalagi dia juga tahu bagaimana Ryan selama ini Begitu juga dengan Kai tentu dia juga akan melarang nya jika ada di jepang dengan mereka .
Mereka kini segera pergi dan terlihat juga Kim masuk ke dalam mobil Ryan juga untuk nebeng pasti nya . Tidak butuh waktu yang lama jiga mereka sudah sampai di halaman rumah dan langsung masuk ke dalam
" Kak Ray ada di mana kak Arthur ?". Tanya Calista
" Di ada di atas ". Kata Arthur yang terlihat melakukan panggilan video call dengan adik nya saat ini
" Apa itu Bianca kak ?". Tanya Calista sebelum dia melangkah kan kaki nya menuju lantai atas
"Bianca apa kabar di sana ?". Tanya Calista sambil melambaikan tangan nya
" Kak , aku baik di sini ". Jawab Bianca dengan senyuman nya
Mereka senang melihat Bianca yang memang terlihat sangat cantik sekali kali sekarang
" Bianca apa kabar Lo di sana ?". Tanya Kim dengan teriakan nya
Bianca tersenyum ketika mendengar jika ada Kim juga saat ini di sana dan dia juga rindu dengan mereka semua Begitu juga dengan kakak nya sebab sejak kecil mereka selalu saja berdua dan kini harus terpisah tapi tetap saja dia di sana dengan Kai
" Aku baik kak kan kita juga setiap hari kirim kabar ". Kata Bianca
" Iya juga ya tapi gue kangen banget sama loh sumpah ". Kata Kim
" Apalagi aku kak kangen juga kekonyolan mu ". Kata Bianca
" Kita kan sama Bianca jadi ya begitulah kalau bersama apalagi jika jalan berdua pasti banyak cowok yang menggoda ". Kata Kim
" Ya sudah kak kalau begitu aku tutup dulu panggilan nya ". Kata Bianca
Mereka semua pun kini duduk bersama di sofa dan Calista pun juga tidak jadi menghampiri Ray yang sedang ada di atas untuk melakukan pekerjaan nya di sana
" Gila Bianca makin cantik saja ya di sana , pantas saja Kai pergi ke Amerika juga untuk menjaga nya pasti nya dari para lelaki hidung belang ". Kata Derren
" Lo kali yang hidung belang ". Kata Calista
" Gue mana ada seperti itu ". Kata Derren
" Ya kali saja kan Lo juga suka mengobrol cinta di mana-mana ". Kata Calista
" Itu Ryan ya bukan gue ". Kata Derren
" Kalian kenapa selalu saja bertengkar sih , apa gak lelah setiap hari seperti ini ?". Tanya Fellin
" Kalau kita diam-diaman sepi dong kak , bertengkar kan gak Sampai adu jotos itu tidak masalah ". Kata Calista
" Memang anak Daddy paling suka sekali dengan kekerasan ya ". Kata Fellin
" Ya sebenar nya bukan hanya anak Daddy saja yang suka kekerasan tapi yang lain pasti juga hanya saja akan mengeluarkan nya bukan di sini ". Kata Calista sambil menatap Axel laku mengedipkan sebelah matanya
__ADS_1
Calista tahu siapa Axel bahkan dia juga kini menjadi ketua Geng yang di bentuk oleh Daddy nya dulu dan dia juga tahu jika Axel suka sekali melakukan pekerjaan ilegal nya sama seperti Daddy dan para sahabat nya dulu
" Siapapun juga bisa berkelahi jika memang di usik ". Kata Arthur
" Nah titisan om Sam ini sangat benar sekali ". kata Derren
" Sepi juga ya gak ada Kai dan Bianca di sini ". Kata Fellin
" Sibiang onar dan si cuek tidak ada di sini sangat sepi sekali ". Kata Derren
" Bianca tidak cuek hanya saja dengan Kai dia memang selalu seperti itu ". Kata Arthur membela adik nya itu
Mereka kini berani sekali membicarakan Kai bahkan beberapa kali juga Derren mengejek Kai yang terlihat seperti bad boy namun tidak bisa menaklukkan hati Bianca hingga sekarang bahkan dia sudah beberapa tahun mendekati nya tapi tetap saja tidak ada perubahan
" Kai memang patut berjuang karena Bianca juga sangat pantas untuk di perjuangkan juga ". Kata Ray yang kini sudah berjalan menuruni anak tangga saat ini
Ray tidak pernah membedakan antara Calista dan Bianca bahkan dia sama-sama menyayangi kedua nya sebagai adik nya sendiri dan dia juga tidak ingin jika Bianca sakit hati dengan saudara nya sendiri nanti nya
Sementara itu di New York kini Bianca tengah duduk manis di sebuah restoran bersama dengan Rose teman baru nya . Mereka memang kini pergi berdua untuk makan di sana sebenar nya tapi tiba-tiba Kai dan para sahabat nya datang dan langsung duduk bersama dengan mereka berdua di sana
" Kak Caesar ". Kata Rose dengan gugup nya ketiak melihat Kai duduk di sana bahkan dia tidak menyangka jika Kai akan datang dan duduk bersama mereka di sana . Rose memang belum tahu jika Kai dekat dan memiliki hubungan dengan Bianca sebab Bianca sudah memperingatkan Kai agar dia dia tidak menunjuk kan jika mereka dekat ketika di kampus
" Boleh kan kita gabung di sini ?". Tanya Erland
" Tentu saja boleh sekali kak ". Kata Rose sambil tergugup sementara Bianca biasa saja dan terlihat tidak perduli sama sekali
" Kenapa tidak balas chat Bi ?." Tanya Kai langsung sambil menatap Bianca ya walaupun yang di tatap masih saja tidak perduli bahkan Kai pun kini memegang dagu nya agar dia menatap Kai saat ini
" Gue sudah besar jadi gak usah juga kan kak ngikutin gue ". Kata Bianca
Rose masih terdiam walau pun dia bingung sebenarnya ada hubungan apa antara Kai dan Bianca tapi dia juga tidak Berani untuk bertanya sebab dia takut sekali dengan tatapan Kai saat ini .
" Bahkan membalas chat saja Lo gak mau Bi , apa kurang nya gue atau Lo suka dengan Ryan juga ?". Tanya Kai
Bianca hanya terdiam sambil menatap Kai bahkan dia juga tidak tertarik dengan Ryan dan dia hanya ingin fokus saja dengan pendidikan nya dan latihan yang selalu dia jalani karena itu juga pesan dari mama dan papa nya agar dia bisa menjaga Calista nanti nya
" Gue sibuk Kak dan Lo ngapain sih di sini , pindah saja gih jangan di sini ". Kata Bianca
" Ini tempat umum Bi jadi siapapun bisa duduk di sini ". Kata Kai
" Ya tapikan meja ini sudah gue dan teman gue ini yang menduduki jadi kalian pindah saja gih sana ". Kata Bianca
" Teman Lo saja gak keberatan kok jadi boleh lah kita di sini Bianca ". Kata Erland
Bianca hanya bisa terdiam saja menatap Kai yang kini sedang tersenyum kepada nya bahkan dia terlihat mengedipkan sebelah mata nya saat ini
" Mau gue colok tuh mata dari tadi lihat Mulu ". Kata Bianca
" Judes banget baby ". Kata Kai
Interaksi antara Bianca dan Kai hanya di lihat saja oleh Rose sejak tadi karena dia juga belum tahu hubungan mereka yang sebenarnya jadi Rose hanya mengamati nya saja . Sementara itu di tempat yang sama namun di meja yang berbeda kini Jennie terlihat sangat kesal sekali melihat Bianca di dekati Kai bahkan dia mengepal kan tangan nya melihat mereka berdua
__ADS_1
" Dia selalu saja keganjenan dengan Caesar ". Kata Alice
" Iya Lo benar dan besok gue akan memberi nya pelajaran ketika orientasi berlangsung ". Kata Jennie menatap lurus ke depan dengan tatapan masih sama kesal dan tidak suka kepada Bianca