Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Saling Mendukung


__ADS_3

Obrolan mereka masih berlanjut dan Kai pun beberapa kali tersenyum melihat sang Daddy yang ada di hadapan nya itu


"Kenapa senyum-senyum anak nakal ". kata Ricky sambil mengelus rambut anak nya yang memang jarang sekali dia lakukan


"Kai nakal juga itu karena Dad yang dulu nya juga nakal bukan dan untung nya bunda menerima Daddy apa ada nya ya walaupun Daddy kaya raya ". Kata Kai


"Dasar.". Kata Ricky menjitak kepala anak nya itu namun dengan pelan sekali dia melakukan nya


"Kalian ada di sini rupa nya ". kata Ipank


Mereka baru sampai dan kini menuju tempat di mana Ricky berada . Sebuah bar kecil di dekat dapur di sana Ricky dan Kai berada dan mereka sedang mengobrol berdua saja .


"Lo masih bisa menampak kan diri di hadapan gue Ken ". Kata Ricky


"Sorry Rick dan bukan salah gue kan jika wanita tadi mendekati Lo ". Kata Ken


"Ada yang mendekati Daddy , siapa ?". tanya Kai


"Bahkan Daddy mu saja menolak nya mentah-mentah Kai dan dia bahkan meninggal kan nya tadi ". Kata Rere


"Awas saja jika Daddy berani bermain wanita di luar sana dan menyakiti bunda ". Kata Kai


"Mana mungkin Daddy mu melakukan nya bahkan menaklukkan bunda mu saja dulu sangat susah jadi Daddy mu tidak akan mau melepas kan bunda mu Kai." Kata Arok


Kai mengangguk kan kepala nya dan jika sampai bunda nya di sakiti bahkan oleh Daddy nya sendiri maka Kai tidak akan pernah melepaskan sang Daddy bahkan dia juga bisa membunuh sang Daddy dengan tangan nya sendiri.


"Jangan berpikir macam-macam Kai bahkan Daddy tidak akan melakukan nya ". Kata Ricky


"Kai pegang apa yang Daddy katakan bahkan Daddy juga tahu sendiri kan bagaimana Kai bahkan bukan cuma Kai saja yang akan tidak terima bahkan semua anak Daddy akan melakukan hal yang sama karena kami sangat mencintai bunda ". Kata Kai


"Itu sudah sangat terlihat Kai bahkan kau sudah meracuni Rachel dulu ". Kata Arok


"Untung saja hanya racun uncle dan belum sampai meninggal juga kan ". Kata Kai dengan santai nya


"Anak ini memang benar-benar ya ". kata Ken kesal dengan Kai yang selalu saja bersikap sangat santai sekali bahkan dia juga kini kembali makan makanan nya dan juga minuman yang ada di sana saat ini.


"Oh ya Kai, apa kamu sudah memiliki kekasih ?". Tanya Rere


"Berapa banyak wanita yang sudah kau kencani Kai ?". Tanya Ken


Ricky hanya diam saja bahkan dia tidak mempermasalahkan jika memang anak nya itu memiliki banyak wanita di luar sana karena masa remaja dia juga dulu seperti itu dan Ricky yakin sekali jika nanti Kai menemukan wanita yang sangat di cintai nya pasti dia akan berubah nanti sama seperti diri nya sewaktu bertemu dengan Yuli dulu


"Sama seperti Daddy lah uncle ". Kata Kai

__ADS_1


"Wah benar-benar titisan nya Ricky sekali lagi Kai ". Kata Ipank


"Tapi awas saja Kai nanti fellin tidak akan mau dengan kamu ". Kata Rere


Kai hanya tersenyum saja bahkan dia masih saja tetap santai kali ini.


"Seperti nya Kai tidak akan dengan Fellin ". Kata Ken


"Ya , mereka kan beda Beberapa tahun ". Kata Rere


"Hanya dua tahun saja itu tidak masalah uncle ". kata Kai


"Ada anak Sam juga jika kamu lupa Kai ". Kata Ricky


"Dia sangat menyebalkan Dad bahkan selalu saja menyuruh Kai ini dan itu seperti bos saja ". kata Kai


Memang Bianca anak Sam itu selalu saja bisa membuat Kai kesal bahkan dia juga tidak segan jik menyuruh Kai Melakukan apapun meskipun beda usia mereka cukup jauh namun Bianca tidak perduli bahkan Kai selalu saja kalah dengan nya


"Bianca cantik ". Kata Ken


"Apa Lo suka dengan nya Ken ?". Tanya Rere


"Gila Lo ya , suggar Daddy dong gue . Gue hanya mau menjodoh kan dia dengan Derren saja ".Kata Ken


Ricky hanya tersenyum saja dan Kai memang memiliki panggilan khusus untuk anak Sam yang perempuan itu dan hanya dia saja yang boleh memanggil nya seperti itu .


"Sudah malam sebaik nya kita tidur dan obrolan nya di lanjut besok saja ". Kata Ricky


Mereka bubar dan menuju kamar masing-masing namun sebelum masuk ke kamar nya Kai masuk dulu ke kamar saudara kembar nya bahkan dulu dia pernah juga tidur di kamar Calista membuat nya mendapat kan beberapa pukulan dari nya karena Kai membuat Calista terkejut waktu itu .


Kai melihat jika Calista tertidur dengan pulas nya dan dia pun menghampiri nya lalu mencium kening nya . "Tidur nyenyak dan mimpi indah saudari ku tersayang ". Kata Kai lalu pergi ke kamar nya untuk beristirahat sebab besok dia juga harus sekolah dan jika dia terlambat lagi pasti nanti bunda nya akan marah .


*******


Matahari mulai meninggi dan kini mereka juga sudah menyelesaikan makan nya bahkan terlihat juga Calista sudah siap untuk berangkat ke sekolah saat ini.


"Bareng aku mau gak ?". Tanya Kai


"Gak deh , bareng kak Ray saja ". kata Calista


Kai merasa memang beberapa hari ini kembaran nya itu bersikap tidak seperti biasa nya dan Kai pun ingin tahu juga apa ada sesuatu yang mengganjal pikiran Calista hingga dia seperti itu.


"Ada masalah ?". Tanya Kai

__ADS_1


"Masalah apa juga, yang ada kau yang selalu bermasalah di sekolah ". Jawab Calista


Dia memang sudah sangat jarang bersama dengan Kai bahkan tidak pernah sama sekali semenjak menginjak remaja maka dari itu juga mereka kini terlihat tidak akrab .


"Sudah Cal ?". tanya Ray


"Sudah kak, ayo berangkat ". Ajak Calista sambil tersenyum dan menggandeng tangan Ray


Kini mereka semua berangkat ke sekolah dan sejak tadi juga Ricky memperhatikan interaksi anak-anak nya yang terlihat kurang begitu baik namun dia sangat yakin itu hanya kesalahpahaman saja dan Ray bisa mencair nya nanti


Kai masih berada di belakang motor Ray bahkan kini dia tidak memisahkan diri seperti biasa nya dan dia datang ke sekolah bersama dengan Ray dan yang lain nya juga


"Tumben Kai tidak pergi dulu ". Kata Derren


"Jangan banyak tanya ". Kata Kai


Ray mengajak Calista masuk ke dalam dan dia juga memperingatkan kepada Calista jika memang ada yang mengganggu nya dia harus berbicara


"Memang ada yang mengganggu kamu ?". Tanya Kai


"Fans Lo ". kata Axel yang menyahuti apa yang di katakan Kai tadi


Kai menatap Calista bahkan dia kini berhenti tepat di hadapan Calista saat ini


"Siapa ?". Tanya Kai


"Sudah lah itu tidak penting dan lagian kak Ray akan mengurus nya ". Kata Calista lalu pergi masuk ke kelas nya


Ray menatap Kai saat ini dan mereka berdua pun kini per ke sebuah tempat yang biasa nya memang di gunakan Kai untuk nongkrong bareng teman nya di sana


"Sibuk banget Lo Kai?". Tanya Ray


"Ada apa sih kak ?". Tanya Kai


"Gak ada waktu buat ngumpul atau nongkrong bareng dengan Calista ?". Tanya Ray yang langsung pada inti pembicaraan nya


"Mana mungkin gue gak ada waktu untuk dia bahkan jika dia ingin seharian pun gue akan bersama dengan nya ". Kata Kai


"Lo selalu sibuk dengan para sahabat Lo dsn lupa jika ada Axel dan yang lain nya juga dan mereka pun juga sahabat Lo ". Kata Ray


"Iya kak sorry dan terima kasih sudah mengingat kan ". Kata Kai yang memang menyadari jika dia memang selalu tidak ada waktu untuk kumpul lagi dengan yang lain nya seperti dulu


"Sama-sama Kai dan kita adalah saudara jadi harus saling mendukung dan mengingatkan ". Kata Ray

__ADS_1


Bukan nya Ray melarang untuk adik nya bergabung dengan para sahabat nya namun dia juga tidak ingin jika Kai lupa dengan Axel dan yang lain nya bahkan mereka semua adalah anak dari sahabat Daddy nya dan mereka juga tumbuh dan besar bersama jadi tidak baik menurut Ray jika mereka kini berjauhan walaupun sebenernya mereka tidak memiliki masalah apapun tapi bagi Ray tetap saja itu akan menjadi sebuah perpecahan nanti nya dan musuh akan bisa dengan mudah memecah belah mereka nanti


__ADS_2