Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Menggoda Kai


__ADS_3

Nathan dan yang lain nya pun hanya diam saja dan mereka kini sedang duduk santai sambil mengobrol di sana sekarang ini


" Apa Kai sudah menjadi kekasih Bianca sekarang ?". Tanya Sean


" Belum . Dia sangat sulit untuk di takluk kan ". Kata Brandon


" Bianca memang begitu dan dia tidak mudah jatuh cinta sama seperti papa nya dan dulu pun gue sempat juga suka sekali dengan nya tapi ya gue gak bisa lah jika bersaing dengan Kai". Kata Sean


" Siapa yang bisa mengalahkan dia apalagi jika dia sudah marah ". Kata Erland


" Seperti serigala yang sudah siap menerkam mangsa nya kapan saja ". Kata Brandon


" Dia hanya bisa tunduk dengan tiga wanita saja ". Kata Sky


" Dan mereka adalah para wanita hebat yang bisa menundukkan orang seperti Kai dan juga Daddy Ricky ". Kata Sean


"Sean apa ada sesuatu yang terjadi hingga membuat Lo datang kemari ?". Tanya Erland


" Pertanyaan macam apa itu Erland bahkan gue tidak memerlukan izin kan jika harus menemui kalian ". Kata Sean


" Apa Lo tidak ingin bertemu dengan Kai dan keluarga nya ?". Tanya Nathan


" Nanti gue akan bertemu dengan nya dan sekarang gue mau bersantai di rumah Lo ini sambil menunggu seseorang di sini ". Kata Sean membuat mereka kini diam dan saling menatap . Pasal nya tidak ada yang tahu rumah Nathan kecuali Kai dan juga Bianca sebab mereka sudah bermalam di sini kemarin


" Sean Aeron Arkasa ". Teriak Bianca yang kini sudah berjalan cepat dengan menyinggung kan senyuman nya dan kini dia pun segera memeluk Sean karena sudah lama juga tidak bertemu dengan nya


" Wah kekasih gue makin cantik saja ". Kata Sean membuat Kai memukul lengan nya tapi hanya pelan saja sebab dia tahu jika Sean hanya bercanda saja


Bianca terlihat senang sekali sekarang dan dia pun langsung duduk di samping Sean


" Bagaimana?". Tanya Bianca pelan hingga tidak ada yang mendengar nya


" Seperti yang Lo minta sayang , gue sudah melakukan nya cukup menarik juga ". Kata Sean


" Partner gue mamang hebat sekali dan teruskan ya hingga membuah kan hasil nanti ". Kata Bianca dan Sean pun mengacungkan jempol nya menyetujui apa yang Bianca katakan


" Apa yang kalian berdua rencana kan ?". Tanya Kai menatap penuh selidik


" Itu urusan kami dan jangan ikut campur ya kak . Awas saja jika semua gagal pasti aku akan menyalakan mu kak ". Kata Bianca


" Lo ini ya Bianca selalu saja bisa membungkam Kai dan lihat saja dia kini sudah tidak berkutik sama sekali mendengar ucapan Lo tadi ". Kata Sean


" Ibu negara kan harus di turuti sama bapak negara , iya kan kak ". kata Bianca sambil mengedipkan sebelah mata nya dan Kai mengangguk setuju dengan ucapan Bianca tadi


" Bagaimana sekarang Nathan ?". Tanya Kai


" Mereka kembali ke New York saat ini dan seperti nya Daniel Sangat marah sekali . Kini dia sedang mencari keberadaan kita Kai". Kata Nathan


" Biarkan saja dan pastikan jika dia tidak tahu di mana kita untuk saat ini ". Kata Kai


" Tumben sekali Lo menghindar bung bukan malah melakukan perlawanan". Kata Sean


" Gue masih ingin bermain-main dengan nya ". Kata Kai


Ya , inilah Kai dia selalu suka bermain dan mempermainkan para musuh nya dan jika sudah bosan maka dia akan mengeksekusi nya nanti jadi mereka pun tidak heran jika Kai sangat di takuti sebab dia juga bisa merampas semua harta para musuh dan akan dia jadikan sebagai milik nya nanti


" Sean kenapa gak ke rumah kak Ray , di sana ada bunda dan Daddy yang datang dari Indonesia. Oh ya apa papa Hiro juga datang ?". Tanya Bianca


" Jangan memanggil nya papa Bianca karena dia bukan papa mertua kamu ". Kata Kai


" Sudah lah kak jangan banyak protes dan diam serta dengar kan saja ". Kata Bianca


Lagi dan lagi , Bianca dapat membuat Kai diam tanpa suara sedikitpun juga dan mereka semua hanya diam saja di sana menertawakan Kai tanpa suara juga tentu nya


" Gue masih belum ingin bertemu mereka juga saat ini ". Kata Sean


" Padahal ya jika mama Kinar tahu Lo ada di sini pasti dia akan sangat senang sekali ". Kata Bianca


" Apa mama baik-baik saja Bianca ?". Tanya Sean


" Ya tentu saja mama Kinar baik karena suami nya sangat jago dan pandai menjaga mama ". Kata Bianca


" Tapi masih jago Kai kan Bianca ". Kata Sean sambil tersenyum membuat Bianca pun tertawa dan Kai heran dengan wanita nya itu , apa yang dia tertawa kan sekarang ini bahkan itu juga tidak lucu bagi Kai


Di sana mereka masih saja bercanda bersama dan tak jarang juga Bianca dan Sean membuat kesal Kai Bahkan mereka juga terlihat sangat kompak sekali melakukan nya kepada Kai


" Kak Nathan dapat salam dari kak Calista kata nya dia rindu ". Kata Bianca


Nathan hanya diam saja tak menjawab apa yang Bianca katakan karena dia pun tidak akan mau bermusuhan dengan Kai


" Jawab saja Nathan karena yang bertanya adalah ibu negara jadi bapak negara tidak akan marah nanti nya ". Kata Sean


" Tidak ada yang perlu di jawab juga kan ". Kata Nathan

__ADS_1


" Ya jawab lah kak , setidak nya salam balik atau apa gitu jangan hanya diam saja ". Kata Bianca


" Ya sudah salam balik kepada nya ". Kata Nathan


" Hanya itu saja kak ?". Tanya Bianca menggoda


" Lebih dari itu juga gak apa-apa kak tenang saja kak Kai tidak akan marah ". Tambah nya lagi


Nathan hanya diam dan tidak ingin meladeni Bianca lagi karena dia tahu jika terus di Jawab maka Bianca tidak akan pernah berhenti untuk menggoda nya nanti jadi kini dia hanya memilih untuk diam saja


Dan saat ini di rumah Ray sangat rame sekali karena Kim datang ke sana dan sejak tadi Yuli menyuruh Ray untuk mengajak Kim jalan namun Ray Selalu saja menolak nya


" Oh ya , apa Bianca juga datang ke Jepang ?". Tanya Kim


" Ya dia datang kemari tapi sekarang sedang pergi bersama Kai ". Kata Calista


" Oh dia sedang keluar , sayang sekali ya padahal gue Sangat kangen sekali dengan nya ". Kata Kim


" Tunggu saja di sini Kim nanti juga mereka akan datang ". Kata Yuli


" Belum tentu juga mereka pulang cepat Bun apalagi jika Bianca sudah pergi ke tempat hiburan pasti akan sangat lama sekali ". Kata Arthur


" Mungkin saja dia rindu dengan Jepang jadi ingin jalan-jalan di sini sebelum kembali kali ke New York nanti nya ". Kata Luna


" Apa mereka tidak akan lama di sini ?". Tanya Kim


" Semua tergantung keputusan Kai". Kata Derren


" Dan keputusan Kai bisa di rubah jika memang Bianca Ingin lama di sini karena dia adalah pawang Kai". Kata Ryan


Yuli Tersenyum mendengar jika Bianca adalah pawang anak jahil nya itu dan dulu pun Yuli juga menjadi pawang dari King buaya dan itu sangat lucu sekali karena kini Bianca menjadi sama seperti dia dulu


" Dulu juga yuli menjadi pawang Ricky dan sekarang anak Sam yang menjadi pawang nya Kai ". Kata Ken


" Kai lebih susah untuk di jinakkan tidak seperti Daddy dan kakak nya ini ". Kata Rere


" Kalian pikir Kai hewan apa tidak bisa di jinakkan". Kata Yuli


" Itu hanya perumpamaan Yuli ". Kata Intan


" Tan seperti nya kita tidak jadi besanan karena anak ku yang cantik ini tidak menyukai anak mu ". Kata Yuli


" Tidak masalah juga jika kita tidak besanan sekarang tapi mungkin saja nanti cucu kita yang akan menikah dan kita akan menjadi besan nanti nya ". Kata Intan membuat Yuli tertawa. Bagaimana bisa dia memikirkan untuk menjodohkan cucu nya nanti sementara mereka saja masih kuliah dan itu tentu saja belum terfikir kan oleh mereka semua


" Mama juga tidak memaksa Ryan hanya saja mama ingin menjodoh kan cucu mama dengan cucu Yuli nanti agar cucu mama nanti hidup enak sebab keluarga Airlangga sangat kaya sekali ". Kata Intan bercanda membuat mereka kembali tertawa sekarang ini


" Kim , om dengar jika papa mu ada di sini juga ". Kata Ipank


" Iya om , papa ada urusan bisnis di sini ". Kata Kim


" Urusan bisnis , papa mu memiliki bisnis di sini juga , kenapa tidak kerja sama dengan Ray kan lumayan Kim ". Kata Ken


" Mana mau Ray kerja sama dengan papa dia , itu akan sangat merepotkan sekali nanti . Anak nya saja merepotkan apalagi papa nya ". Kata Ray


" Kak jangan Sombong ya , mentang-mentang hebat seenak nya saja mengatakan hal tersebut . Lagian siapa juga yang mau kerja sama dengan si muka tembok es balok ". Kata Kim


" Walaupun gue seperti es balok tapi Lo cinta kan sama gue ". Kata Ray


" Percaya diri sekali Lo ya kak eh tapi benar juga sih . Gue cinta sama Lo tapi sayang nya Lo tidak cinta sama gue ". Kata Kim pura-pura memang wajah sedih nya


" Tenang saja Kim , kamu memang akan menjadi menantu bunda nanti dan akan bersanding dengan Ray ya bukan Kai karena Kai sudah paten untuk Bianca ". Kata Yuli sambil tersenyum


" Wah sudah dapat restu Kim , ayo segera ajak papa Lo kemari untuk melakukan lamaran di sini ". Kata Derren


" Boleh juga ide itu , besok kalau begitu gue akan mengajak papa datang ke mari melamar kak Ray ". Kata Kim


" Aturan nya cowok melamar cewek bodoh ". Kata Ray


" Kalau nunggu kakak bergerak lama sekali dan bisa saja nanti aku hanya di beri harapan palsu saja jadi gue saja kak yang melamar ". Kata Kim


" Itu benar Kim , kadang Ray itu memang tidak peka sama sekali atau jangan-jangan kamu masih belum move on dari Fellin Ray ". Kata Yuli


" Bunda jangan aneh-aneh ya dan Ray juga sudah melupakan Fellin juga ". Kata Ray


" Lalu kenapa kamu tidak mau dengan Kim atau kamu memiliki wanita lain Ray , Haruka ". Kata Yuli langsung


Ray menatap mereka semua satu persatu untuk mengetahui siapa yang memberi tahu bunda nya itu dan Ray tahu jika memang adik nya dan Fellin yang berkata sebab raut wajah mereka sudah dapat terlihat dengan jelas saat ini bahkan Calista menyunggingkan senyum nya sekarang


" Wah kak Ray sudah bertemu dengan Haruka ya , apa kalian sering bertemu?". Tanya Bianca yang baru saja datang dan langsung duduk manis sambil menatap Ray


" Kita satu kampus". Jawab Ray


" Wah seru dong jika kalian satu kampus dan pasti senang ya kak Ray bisa dekat dengan nya ". Kata Bianca

__ADS_1


" Apa kamu kenal dengan Haruka , Bianca ?". Tanya Yuli


" Kenal sekali Bun dan Bianca tahu jika Haruka sangat cantik dan juga menyenangkan sama seperti bunda ". kata Bianca


Yuli masih dia sekarang dan dia juga penasaran sekali dengan sosok Haruka yang Bianca cerita kan karena dia bisa membuat Ray tertawa lepas kata Fellin dan juga Calista jadi Yuli sangat penasaran sekali sekarang dengan nya


" Jadi yang mana Yul menantu mu nanti yang akan bersanding dengan Ray ?". Tanya Rachel


" Terlalu banyak wanita jadi bingung kan jadi nya ". Kata Kinar


" Apa kamu suka dengan nya Ray ?". Tanya Yuli langsung


" Kenapa harus membahas nya sekarang Bun dan urusan percintaan Ray bukan untuk konsumsi publik ". Kata Ray


" Padahal bunda yang tanya tapi tetap saja tidak di jawab sama kak Ray ". Kata Calista


" Jangan terlalu ikut campur sayang dengan percintaan anak-anak , biarkan mereka memilih pasangan nya sendiri karena aku pun juga tidak memandang status sama sekali dan siapapun yang akan menjadi menantu kita aku akan setuju kecuali pada Calista , dia harus lulus seleksi ku dulu ". Kata Ricky sambil tersenyum menatap putri cantik nya itu


" Kalau kak Nathan cocok gak Daddy ?". Tanya Bianca langsung membuat Calista menyenggol Bianca sekarang karena Berani bertanya seperti itu sekarang di depan banyak orang pula


" Nathan sahabat nya Kai?". Tanya Kim


Bianca langsung menoleh ke arah suara yang di kenal dan dia pun langsung berdiri dari duduk nya dan kini memeluk Kim ketika melihat jika Kim ada di sana sekarang. Tadi dia tidak mengetahui nya karena Bianca memang terlalu cuek dan sekarang dia berganti duduk di dekan Kim


" Kak , kau di sini juga rupa nya kenapa tidak bilang sejak tadi ". Kata Bianca


" Selalu saja tidak memperdulikan keadaan sekitar ". Kata Kim


" Ma'af lah kak jangan cemberut dong nanti cantik nya berkurang loh ". Kata Bianca


" Bisa banget ya merayu nya . Lo kenapa gak bilang jika ke Jepang , tahu gitu kan tadi gue jemput Lo di bandara ". Kata Kim


" Aku gak enak kak nanti jika harus mengganggu pertemuan mu dengan calon suami mu ". Kata Bianca membuat Kim menutup mulut nya karena dia sudah berkata sembarangan di sana


" Calon suami ?". Tanya Ray


" Cie kepo nih ya ". Kata Bianca membuat mereka semua tertawa kecil di sana karena memang sejak dulu hanya Bianca yang bisa memancing Ray dan juga menggoda nya namun Ray tidak akan marah dengan nya dan tak lupa juga Calista tapi jika dengan Bianca , Ray akan selalu terpancing dan bisa saja keceplosan mengatakan hal sebenarnya


" Jangan membuat gosip Bianca ". Kata Ray


" Gosip ini enak kak Ray dan apa yang aku katakan memang benar karena tadi kak Kim memberi tahu jika dia di ajak papa nya bertemu dengan anak klien nya . Berarti mereka akan di jodohkan bukan jika seperti itu ". Kata Bianca


" Perjodohan bisnis . Katakan saja kepada papa mu jika butuh bantuan maka kerja sama saja dengan ku jangan menjual kebahagiaan anak nya ". Kata Ray membuat mereka kaget dan Bianca hanya terkekeh saja mendengar nya


" Om Ruben takut jika ingin meminta bantuan kak Ray ". kata Bianca


" Takut kenapa ?". Tanya Ray


" Takut saja di terkam karena kak Ray kan galak nya minta ampun ". Kata Bianca membuat Ray kini berjalan menghampiri nya lalu mengacak rambut nya sekarang


" Dasar ya kamu Bianca suka sekali membuat lelucon yang tidak penting". Kata Ray


Yang lain nya sejak tadi hanya memperhatikan saja dan Yuli pun juga tersenyum kali ini karena dia tahu jika Ray mungkin saja memang Suak dengan Kim tapi dia malu mengakui nya di depan banyak orang dan hanya Bianca saja yang bisa membongkar hal tersebut sekarang ini


" Kak lihat lah kak Ray menganiaya ku ". Kata Bianca membuat Kai berdiri lalu menarik Ray sekarang


" Jangan menyakiti nya kak karena aku tidak akan segan untuk memotong tangan mu itu ". kata Kai


Ray tidak melepaskan Bianca malah kini dia terlihat seolah ingin mencekik nya membuat Kai kini semakin tajam menatap kakak nya itu yang memang sengaja Menggoda diri nya itu


" Kalian bertiga ya memang benar-benar jika sudah bertemu dan bersama , selalu saja ada saja kelakuan nya ". Kata Yuli


" Yul kita masak saja sekarang dan biarkan mereka semua di sini ". ajak Kikan


Yuli setuju dan dia akan memasak makan malam untuk mereka semua sekarang dan membiarkan yang lain nya tetap di sana mengobrol dan bercanda. Kim yang melihat itu pun sejak tadi hanya tersenyum saja


" Jangan cemburu ya Kim karena Bianca memang Suka bercanda dengan Ray ". Kata Fellin


" Gue mana mungkin cemburu dengan Bianca ". Kata Kim


" Tapi dengan Haruka pasti cemburu sekali ya ". Kata Calista membuat Kim hanya menatap kesal Calista


" Lihat lah Sam betapa hebat nya anak mu yang bisa menaklukkan para lelaki Airlangga di sana ". Kata Ken


" Dan Ray terlihat sangat suka sekali bercanda dengan Bianca ". Kata Ipank


" Itu karena Ray menganggap Bianca seperti adik nya sendiri". Kata Sam


Ricky hanya diam saja karena kini dia fokus melihat laporan yang di berikan Diego kepada nya sekarang ini tentang musuh yang akan menyerang mereka di Indonesia waktu itu


Di markas nya sejak tadi Daniel dan para sahabat nya hanya diam saja di sana sambil mengobrol


" Seperti nya kita harus ke Jepang sendiri Daniel untuk memastikan apa Kai tidak ada di sana atau ada ". Kata Nick

__ADS_1


" Kita memang harus ke sana sendiri tapi masalah nya sekarang akses kita ke luar negeri terblokir ". Kata Pedro membuat mereka semua semakin yakin jika memang Kai dan keluarga nya di Jepang


__ADS_2