
Malam Kon sudah menjelang dan mereka semua terlihat sudah bersiap untuk pergi ke villa untuk merayakan ulang tahun Luna . Mereka akan mengingat beberapa hari di sana bahkan Ricky juga sudah meminta izin ke pihak sekolah untuk anak-anak nya dan anak para sahabat nya agar mereka bisa menikmati liburan bersama keluarga besar dengan komplit sekali .
Satu keluarga masuk ke dalam satu mobil jadi mereka kini membawa kurang lebih tiga belas mobil karena beberapa mobil juga adalah para anak buah Ricky untuk berjaga dan mengawal mereka selama perjalanan berlangsung
" Kai kenapa wajah kamu terlihat tidak senang Begitu ?". Tanya Yuli ketika mereka berada di dalam mobil dan terlihat juga Kai sejak tadi hanya diam saja
" Benar sekali , biasa nya kau heboh sekali Kai tapi kenapa sekarang menjadi pendiam seperti ini ". Kata Calista
" Kai hanya merenung saja sekarang Bunda ". Kata Kai asal
" Apa yang kamu renungkan Kai ?". Tanya Yuli serius sebab sang anak tidak pernah berkata seperti itu jadi Yuli menganggap kini Kai sedang serius dan tidak bercanda sama sekali
" Merenung kenapa Kai selalu saja terlihat tampan sementara Daddy tidak bun ". Kata Kai lalu tertawa
Hal itu kini membuat keheningan di dalam mobil pun menjadi gaduh sebab apa yang Kai katakan membuat Ricky menatap nya dan Yuli serta Calista pun tertawa . Hal konyol seperti itu memang Sekai Kai lakukan bahkan jika semua sedang diam saja Kai punya cara sendiri untuk menghidupkan suasana sama seperti bunda nya dulu
" Jangan main-main lagi Kai ". Kata Ricky
" dia hanya bercanda sayang kenapa kamu harus marah sih . Sudah jelek marah Mulu makin jelek saja kamu nanti ". Kata Yuli membuat mereka kembali tertawa dan Ricky hanya bisa menatap mereka yang kini sedang menertawakan dia . Meskipun kesal dengan Yuli dan para anak-anak nya , Ricky sedikit pun tidak pernah marah dengan wajah yang menyeramkan apalagi memukul itu tidak pernah dia lakukan namun mendidik anak nya dengan keras itu memang dia lakukan agar anak nya bisa tumbuh menjadi orang yang kuat dalam menghadapi apapun kedepan nya
" Daddy tampan kok Dimata Calista dan bunda , iya kan Bun ". Kata Calista
" Iya benar bahkan Daddy mu sangat hebat sekali dulu tapi sayang nya dia banyak musuh nya Tapi namanya juga bisnis jadi jika banyak pesaing nya tidak masalah juga ". Kata Yuli
" Jika saja aku bisa memilih aku tidak ingin menjadi leader Gangster dulu tapi keadaan yang memaksa ku untuk melakukan nya ". Kata Ricky
" Daddy sangat keren kok bahkan Calista sangat bangga mempunyai Daddy yang dulu nya adalah Seorang bos besar bahkan Calista juga ingin seperti Daddy ". Kata Calista
" Apa Geng milik Daddy masih terbentuk Hingga Sekarang ?". Tanya Ray
" Ya tapi kepemimpinan nya masih kosong untuk saat ini sebab tidak ada yang mau menggantikan posisi Daddy ". kata Ricky
Ricky memang tidak memaksa kan kehendak nya kepada anak-anak nya untuk meneruskan Geng tersebut tapi Ricky juga tidak membubarkan nya sebab dia mendirikan nya susah payah jadi sangat di sayangkan jika itu di bubarkan jadi Ricky membiarkan Geng nya tetap berdiri dan mereka masih menganggap Ricky sebagai leader di sana walaupun sebenarnya dia sudah tidak lagi memegang Geng tersebut namun dia masih tetap memantau nya
" Apa kalian tidak mau meneruskan perjuangan Daddy ?". Tanya Yuli kepada anak nya
" Kalau Ray sudah kelihatan dengan jelas jika dia akan meneruskan perusahaan dan Kai akan membuka beberapa cabang di bidang otomotif ". Kata Ricky
Dia masih belum tahu bagaimana kehidupan anak perempuan nya itu nanti sebab dia tidak pernah tahu apa yang Calista sedang kerjakan saat ini bahkan dia juga terlihat paling santai dan seperti tidak pernah mengerjakan apapun juga
__ADS_1
" Calista juga sudah mempunyai bisnis Daddy bahkan dia juga sangat menekuni nya ". Kata Kai
" Memang nya apa bisnis anak Daddy yang cantik ini ?". Tanya Ricky
" Membuat orang lain jengkel dan baper karena ulah nya ". Kata Kai
Dia pun di hadiahi pukulan oleh Calista sebab dia berani mengejek nya saat ini di depan sang bunda dan Calista sangat tidak suka dengan hal tersebut
" Bercanda kak , Kenapa jadi serius sekali sih ". Kata Kai
" Bercanda mu tidak lucu dan itu sangat menyinggung perasaan ku ". Kata Calista
" Ayolah saudara kembar ku jangan cemberut seperti ini , aku hanya bercanda tadi ". Kata Kai sambil memeluk Calista dengan penuh kasih sayang
" lepas kan tangan kotor mu itu dari tubuh ku Kai dan aku tidak suka kau memeluk ku seperti ini ". Kata Calista
" Aku tidak mau sebelum kakak ku yang cantik ini memaafkan ku maka aku tidak akan mau melepas kan pelukan ini ". Kata Kai
" Au kak kenapa kau malah menggigit tangan ku ?". Tanya Kai sambil melepaskan pelukan nya karena Calista tadi menggigit tangan nya bahkan cap gigi Calista tertinggal di tangan mulus Kai
" Wah lihat Bun tangan Kai yang mulus dan bersih seta halus kini ternodai oleh ulah saudara kembar Kai sendiri . Oh sungguh malang nya nasib Kai ". Kata Kai mendramatisir keadaan membuat mereka semakin tertawa di buat nya karena hal yang Kai lakukan saat ini di dalam mobil
" Jika kalian lelah bisa tidur saja dulu ". kata Ricky
Ricky tersenyum melihat anak perempuan nya itu bahkan dia semakin hari semakin cantik menurut Ricky dan dia juga merasa senang sekaligus masih bisa melihat senyum bahagia dari orang-orang yang dia cintai
" Oh ya Dad , kapan kita akan mengunjungi kakek dan nenek di luar negeri ?" Tanya Calista
" Kita tidak akan mengunjungi mereka sayang jadi jangan bertanya hal itu lagi Ok ". Kata Ricky
" Kenapa kita tidak berkunjung ke rumah keluarga Daddy bahkan mereka pasti sangat merindukan Daddy bukan ". Kata Calista
" Cal jangan banyak bicara kakak mengantuk jadi sebaik nya diam lah sekarang dsn kita istirahat saja dulu . Bukan nya perjalanan masih lah lama ". Kata Ray
Calista tahu jika Ray memang tidak ingin jika diri nya bertanya lebih Lanjut tentang keluarga sang Daddy jadi kini dia pun menyandarkan kepala nya di kursi mobil dan mencoba untuk memejamkan mata nya saat ini . Terlihat kini mereka bertiga sedang tertidur entah itu tidur beneran atau tidak itu tidak masalah bagi Yuli dan Ricky .
" Sudah saat nya mereka mengenal keluar kamu sayang dan sampai kapan juga kamu menghukum mereka ?". Tanya Yuli sambil bersandar di bahu sang suami dsn menggenggam tangan nya juga
" Mengingat perbuatan nya dulu pun rasa nya ingin sekali aku menghabisi mereka namun tentu saja istri ku yang sangat baik hati ini tidak mau kan aku melakukan nya jadi aku pun menahan diri untuk tetap membiarkan mereka hidup hingga saat ini ". kata Ricky
__ADS_1
" sayang bahkan kita sudah tua loh dan kamu masih saja pendendam . Itu tidak baik sekali buat kesehatan kamu nanti nya ". Kata Yuli
Ricky mengusap rambut istri nya itu bahkan dia gemas sekali dengan istri nya yang makin hari makin ada saja kelakuan yang dia buat untuk membuat nya tertawa
" Nanti akan ku pikirkan lagi dan kamu sekarang tidur saja nanti lelah dan gak bisa bikin surprise lagi untuk Luna ". Kata Ricky
" Mana ada surprise bahkan dia saja tahu jika kita akan pergi merayakan ulang tahun nya dan kamu jangan ga menjemput Arthur dan Bianca lebih dulu jadi mana bisa membuat kan surprise kepada orang yang sudah tahu ". Kata Yuli sedikit kesal namun Ricky malah mencubit pipi nya sekarang
" Nanti lihat saja bahkan Sam sudah mempersiapkan semua nya untuk istri tercinta nya itu ". Kata Ricky
" Memang apa surprise yang akan di berikan ?". Tanya Yuli
" Kalau aku beri tahu nanti bukan surprise lagi sayang , kan kamu bocor sekali kalau di beri tahu ". Kata Ricky
Yuli Menatap sang suami dan tidak biasa nya juga Ricky tidak memberi tahu nya dan kini dia sudah mulai merahasiakan sesuatu dari nya
" Sayang kenapa malah memalingkan wajah mu ?". Tanya Ricky
" Karena aku kesal dengan mu . Bisa-bisa nya ada rahasia di Antara kita ". Kata Yuli
Ricky memeluk istrinya itu dan dia juga menarik kepala sang istri agar kembali bersandar di dada nya yang masih kekar itu .
" Sebentar lagi kamu juga akan tahu sayang dan Sam sudah melarang aku untuk memberi tahu siapapun ". Kata Ricky dengan lembut
" Termasuk aku juga ?". Tanya Yuli
Ricky hanya mengangguk kan kepala nya saja bahkan dia semakin mengeratkan pelukan nya kepada sang istri agar dia tidak marah kepada nya karena dia tidak menunjuk kan apa surprise nya .
" Masih marah ?". Tanya Ricky
Sebenar nya Yuli tidak marah hanya saja dia masih terlalu kepo dengan surprise yang akan di berikan kepada sang kakak nanti jadi saat ini dia pun hanya berputar-putar saja kepada suami nya
" Sam akan mengajak kedua anak nya untuk tinggal di sini dan mereka akan tinggal bersama sekarang ". Kata Ricky menunjukkan apa yang nanti di katakan oleh Sam kepada istri nya
" Apa itu benar Daddy jika Arthur dan Bianca nanti akan menetap di Indonesia ?". Tanya Calista membuat mereka berdua menatap ke belakang saat ini
" Kamu tidak tidur Calista dan Kai juga ?". Tanya Yuli
" Kami berdua tidak mengantuk Bun ". Jawab Calista sambil tersenyum
__ADS_1
" Jadi dari tadi kamu mendengar kan apa yang Daddy dan bunda katakan ?". Tanya Yuli
Mereka berdua kompak mengangguk kan kepala nya membuat Yuli kini hanya menatap nya saja karena anak-anak nya ini benar-benar sangat sama seperti diri nya yang selalu saja kepo dengan apapun