Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Peringatan Dari Kai


__ADS_3

Ricky memang tidak pernah mengatakan kepada sang istri bagaimana perkembangan anak-anak nya itu bahkan dia menyimpan semua yang dia tahu tentang kelakuan para anak nya apalagi Kai yang sudah pernah memutilasi orang bahkan dia juga tidak mengatakan jika Kai yang meracuni Rachel karena jika Yuli tahu pasti dia akan marah dengan Kai walaupun alasan nya karena dia tidak suka melihat bunda nya di hina namun hal itu bukan lah yang terbaik untuk membalas nya


"Jangan lupa jika weekend ini kita akan pergi ke villa dan kalian semua harus ikut tanpa terkecuali ". Kata Ricky


Dia tidak mau jika istri nya bersedih karena ada yang tidak ikut dalam liburan nanti jadi dia pun mengatakan hal itu agar semua nya ikut serta nanti dan dengan ucapan nya tadi tentu nya mereka tidak akan berani sama sekali menolak ajakan Ricky


"Kalau Arok pasti belum tentu ikut Rick karena istri nya kan masih sakit ". Kata Ken


"Jika dia tidak ikut maka gue tidak akan mau membantu nya lagi bahkan ramuan yang gue berikan tadi sangat besar sekali manfaat nya dan tentu nya Rachel akan segera pulih dalam beberapa jam saja ". Kata Ricky


"Lo memang hebat dan bisa sekali di andalkan Rick. Pantas sekali jik menjadi leader kita dulu ". Kata Rere


"Dan penerus nya pun juga sangat hebat sekali yaitu Kai ". Kata Bryan


"Kalau si Kai gue tidak terlalu yakin karena dia terlalu jahil orang nya tapi kalau Ray sudah pasti gue sangat Setuju dan yakin sekali ". Kata Ken


"Jangan meremehkan kehebatan Kai , bahkan Lo saja bisa di habisi nya dengan sangat mudah jika dia mau ". Kata Ricky


Bug


Yuli pun memukul Ricky karena ucapan dia tadi terlalu berlebihan bahkan anak nya itu masih kecil dan belum pengalaman menurut dia jadi mana bisa juga mengalahkan Ken yang memang sangat jago dan ahli sekali itu


"Sakit sayang ". Kata Ricky


"Maka nya jangan bicara sembarangan. Kamu dari tadi bicara nya ngelantur Mulu ". Kata Yuli


"Kamu lihat nanti sayang ketika anak-anak tumbuh dewasa pasti mereka akan sangat hebat sekali begitu juga dengan Calista ". Kata Ricky


"Apa harus mereka meneruskan kepemimpinan Geng kamu ?". Tanya Yuli


Ricky memeluk istrinya dan dia juga beberapa kali mengecup kening dan pipi nya itu bahkan terlihat sekali Ricky sangat gemas sekali dengan Yuli


"Kalau bukan mereka lalu siapa lagi dan tidak mungkin kan aku muda terus sayang atau kamu mau memiliki Ricky junior lagi ?". Goda Ricky kepada istri nya itu


"Tiga saja sudah sangat baik sekali apalagi jika tambah lagi pasti akan sangat bagus Yul karena bibit Ricky sangat lah dahsyat ". Kata Ipank


"Lo saja baru satu malah memberikan saran tambah lagi ". Kata Yuli


"Kalau tambah lagi tidak masalah Yul asal jangan seperti Kai saja nanti anak Lo yang selanjut nya ". Kata Ken


"Jangan sembarangan ya , walaupun Kai selalu usil dan jahil tapi dia sangat menggemaskan sekali jika kalian tidak tahu ". Kata Yuli


"Sangking menggemaskan nya dia selalu membuat Daddy nya marah ". Kata Rere


"Bahkan setiap hari tidak ada hari tampa ribut dengan Kai ". Kata Ricky


Mereka tersenyum mendengar nya bahkan Ken saja juga selalu saja di buat Kai kesal jika mereka bertemu bahkan Galang yang baru bertemu juga kesal sekali dengan Kai karena dia selalu saja bisa mematahkan ucapan nya


Terlihat kini Luna turun dari atas dan pun berjalan menghampiri Yuli dan yang lain nya yang ada di sana bahkan Sam saja menatap nya sejak tadi dia turun dari tangga

__ADS_1


"Sam kalau lihat calon istri nya gak bisa kedip sama sekali ternyata ". Goda Ken


Sam pun kini mengalih kan pandangan nya setelah dia mendengar kan ucapan Ken bahkan dia juga terlihat diam saja kali ini . Yuli yang melihat kakak nya rapi pun kini menatap nya sambil tersenyum


"Mau kemana kak ?". Tanya Yuli


"Ke supermarket Yul ada yang mau aku beli. Mau nitip gak ?". Tanya Luna


"Ah tidak kak , persediaan juga masih banyak ". Kata Yuli


"Ya sudah kalau begitu aku pergi dulu ". Kata Luna


"Sam antar kan dia ke supermarket biar tidak ada yang mengganggu ". Kata Ipank


sak terdiam dan kini dia menatap Ricky dan Ricky pun mengangguk kan kepala nya menyetujui ucapan Ipank


"Tidak perlu meminta izin dari gue Sam jika ingin mengantar atau jalan bersama dengan Luna ". Kata Ricky


Plak


Yuli kembali memukul Ricky saat ini membuat mereka semua tertawa puas karena Ricky selalu saja kalah dengan istri nya itu


"Kenapa lagi sayang, bahkan aku tidak membuat Kesalahan sama sekali tapi kenapa kamu memukul ku lagi ?". Tanya Ricky


"itu karena kamu tidak sopan memanggil kak Luna hanya dengan nama saja . Kan dia kakak ipar kamu ". Kata Yuli


Ricky hanya tersenyum saja mendengar nya bahkan dia juga lupa jika sebentar lagi Sam juga akan menjadi ipar nya juga dan hal itu tentu saja sangat lucu sekali menurut nya


Yuli yang mendengar nama adik nya di sebut pun kini langsung berdiri dari tempat duduk nya dan segera melangkah kan kaki nya ke depan melihat sang adik . Ricky dan yang lain nya pun kini menyusul nya ke depan saat ini juga


"Kak ". Sapa Caesar


"Lo datang sendiri, mana mama Irene ?". Tanya Yuli


"Mama sedang ada urusan di Singapura dan di temani Shawn di sana ". Kata Caesar


"Tapi nanti mama datang kemari kan ?". Tanya Yuli


"Iya tentu saja mama akan datang kemari karena dia juga sudah lama tidak bertemu dengan cucu-cucu nya ". Kata Caesar


Kini dia berjalan dan memeluk Yuli sang kakak bahkan karena kesibukan Caesar dia juga sangat jarang sekali mengunjungi kakak nya namun dia tidak pernah lupa berkabar dengan Yuli walaupun mereka di negara yang berbeda. Dulu Caesar dan Irene menetap di Jepang namun karena beberapa hal mereka harus kembali ke Italia dan beberapa bulan yang lalu mereka kembali ke Singapura untuk mengecek bisnis Rio dulu yang memang saat ini di kelolah oleh Caesar. Bahkan sempat caesar memberikan nya kepada Yuli namun dia tidak mau karena bisnis Ricky saja sudah sangat banyak dan dia juga memiliki usaha sendiri jadi dia pun tidak mau menerima nya tapi Yuli juga meminta Ricky untuk membantu adik nya itu


"Jangan terlalu lama memeluk istri gue ". Kata Ricky yang kini sudah menarik Caesar agar menjauh dari istri nya itu.


"over protektif sekali Ricky ". Kata Ken


"Dia memang begitu sejak dulu ". Kata Ipank


Kini Yuli pun mengajak semua nya masuk ke dalam dan Luna pun kini juga berangkat bersama dengan Sam ke supermarket .

__ADS_1


Di rumah Arok Terlihat juga Kai masih saja berkeliling Bahkan tak henti dia mengomentari setiap tempat yang ada di rumah Arok dan axel yang mendengar nya pun juga sebenarnya kesal sekali dengan Kai namun dia berusaha menahan kekesalan nya itu saat ini.


"Di mana kamar mu Axel ?". Tanya Kai


"Di sebelah sana." Jawab Axel sambil menunjuk kan kamar nya dan kini Kai pun berjalan menuju kamar Axel dan dia pun terlihat sangat bersemangat sekali.


Ceklek


Kai membuka pintu kamar Axel dan dia pun segera masuk ke dalam saat ini juga bahkan dia kini terlihat seperti sang pemilik kamar karena dia nyelonong masuk tanpa permisi


"Ternyata kamar mu ini sangat jelek sekali ya ". Kata Kai


"Ya memang kamar ku sangat jelek sekali dan kamar mu di rumah Daddy sangat bagus melebihi ini ". Kata Axel


"Ya itu tentu saja benar. Bahkan Daddy ku juga lebih kaya dari pada uncle Arok ". Kata Kai


Kai kini melihat-lihat isi kamar Axel bahkan dia juga terlihat kini memegangi barang yang ada di sana Dan seperti sebelum nya dia pasti akan selalu mengejek isi kamar itu.


Setelah puas berkeliling kini Kai keluar dari kamar dan mengajak Axel untuk pergi ke kamar orang tua nya karena dia ingin menjenguk Rachel kata nya


"Apa mama mu yang mulut nya tidak bisa di jaga itu sudah sembuh ?". Tanya Kai


"Ya , aku berharap juga semoga mama akan segera sembuh ". Kata Axel


"Mama mu itu terlalu bodoh jadi dia bisa keracunan padahal dia sudah besar masih bisa saja keracunan ". Kata Kai


Axel kini diam saja karena dia juga tahu bagaimana Kai dan jika dia di tanggapi maka dia akan terus menghina jadi Axel pun kini diam saja melihat apa yang di lakukan Kai saat ini.


Ceklek


Axel terlihat menghampiri mama nya yang kini sedang duduk bersandar di kamar nya bahkan dia terlihat lebih segar dari sebelum nya saat ini


"Mama sudah sembuh ?". Tanya Axel


Rachel tersenyum dan kini dia pun melihat Kai saat ini yang ada di hadapan nya


"Apa kamu kemari dengan bunda dan Daddy mu ?." Tanya Rachel


"Tidak, Kai datang kemari sendiri tadi bareng dengan uncle Galang dan Arok ". Kata Kai


"Jadi orang tua mu tidak datang kemari Kai ". Kata Rachel


"Tentu saja tidak dan pasti Tante tahu kan bagaimana Daddy ". Kata Kai


Axel pun kini hanya terdiam saja di tempat bahkan dia terlihat kini menuju balkon kamar Rachel untuk melihat luar sana sedang kan Kai kini menatap Rachel dengan mata elang nya itu


"Jika masih hidup maka jangan membuat Daddy dan aku marah Tante bahkan aku juga tahu siapa yang menghasut mu ". Kata Kai memberikan peringatan kepada Rachel membuat nya pun kini kaget seketika lalu menatap Kai


"A a apa benar kamu tahu siapa yang mengajak ku bekerja sama ?". Tanya Rachel penasaran

__ADS_1


"Tentu saja aku tahu bahkan dia juga terlalu bodoh jika mengira Daddy tidak mengetahui nya dan aku juga tahu dia kini sedang mendengarkan mengintai rumah ini kan dan bodoh nya uncle Arok tidak mengetahui nya ". Kata Kai


Rachel hanya terdiam karena apa yang dia katakan itu memang lah benar bahkan Rachel juga tidak berani mengatakan nya kepada Arok tentang hal tersebut


__ADS_2