Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Informasi Yang Akurat


__ADS_3

Daniel membawa Nicky ke rumah sakit yang tidak jauh dari sana agar dia segera mendapat kan pertolongan dengan cepat nya apalagi ini juga Luka nya lumayan serius jadi Daniel pun tak mau mengambil resiko nanti nya . Nicky sudah masuk ke dalam rumah sakit dan dia kini sudah di bawah ke ruangan untuk mendapat kan penanganan


" Sialan sekali mereka semua nya . Dan apa kalian tahu siapa tadi yang melakukan penembakan terhadap Nicky ?". Tanya Daniel emosi


" Caesar, gue melihat nya tadi bahkan dia tersenyum setelah tahu Nicky tumbang Daniel ". Kata Ivan


" Kurang ajar sekali dia . Tunggu saja pembalasan dari gue nanti nya Caesar ". Kata Daniel


" Kenapa kita tidak bisa mengetahui jika dia ada di dekat bandara tadi padahal banyak sekali kan anak buah yang kita bawah apalagi yang dari patner Lo Daniel , bukan nya mereka juga ada di Jepang dan menjemput kita tapi kenapa kita masih saja kecolongan ?". Tanya Pedro


" Itu juga yang menjadi pertanyaan gue sejak tadi atau memang Caesar sangat hebat sekali hingga semua rencana kita bisa dia gagalkan dengan mudah nya ". Kata Ricardo


Daniel masih memikirkan apa yang di katakan oleh sahabat nya itu dan dia juga masih bertanya-tanya kenapa juga mereka bisa sampai tidak mengetahui jika Kai juga ada di sana .


" Kita sekarang harus fokus dengan kesembuhan Nicky dulu karena luka tembak di dada nya itu sangat lah patah seperti nya ". Kata Ivan


" Iya sebaik nya kita fokus saja ke Nicky dulu dan membahas hal ini nanti saja ". Kata Pedro setuju juga dengan saran Ivan .


Mereka harus bisa memastikan jika Nicky akan baik-baik saja dan baru lah mereka akan menyusun rencana berikut nya . Untuk saat ini Pedro merasa jika Kai memang bukan orang yang bisa di anggap remeh sama sekali dan dia pun kini juga sangat penasaran sekali kenapa Kai sangat hebat dan juga bisa membaca semua pergerakan lawan dan memberikan serangan balik dengan sangat mudah nya bahkan lawan nya di buat kalang kabut oleh nya


Mereka masih menunggu kabar dari dokter tentang Nicky yang masih mendapatkan penanganan di dalam sana dan sejak tadi raut wajah marah Daniel pun juga terlihat sangat jelas sekali


" Bagaimana keadaan sahabat kami ?". Tanya Ivan ketika melihat dokter sudah keluar dari ruangan Nicky


" Dia tidak sadar kan diri jadi kalian berdoa saja semoga ada keajaiban untuk sahabat kalian ini ". Kata Aron


Dua dokter yang menangani Nicky dan salah satu nya adalah Aron yang tadi memberikan kabar kepada para sahabat Nicky


" Apa maksud Lo tadi ?". Tanya Daniel


" Niel , ini rumah sakit jadi tenangkan diri mu dan jangan emosi". Kata Ivan


" Jangan membuat keributan di sini jika masih ingin melakukan pengobatan di sini tuan ". Kata Aron sambil menatap ke arah Daniel


" Sudah Niel diam lah dulu agar Nicky tetap bisa mendapat kan perawatan di sini ". Kata Pedro


Daniel pun kini hanya bisa diam saja dan dia pun mencoba untuk meredam emosi nya setelah para sahabat nya menenangkan dia tadi


" Apa luka sahabat kami parah dokter ?". Tanya Pedro


" Ya cukup parah luka tembak di dada nya itu jadi kalian berdoa saja semoga dia tetap bisa bertahan nanti nya ". Kata Aron lalu pergi meninggalkan mereka semua di sana dan juga dokter yang tadi bersama nya


" Terima kasih atas bantuan nya dokter dan nanti aku akan mentransfer nya ". Kata Aron


" Sama-sama tuan ". Jawab sang Dokter


Kini Aron pun pergi meninggalkan rumah sakit setelah melakukan pekerjaan nya dan dia bergegas menaiki mobil nya menuju rumah nya untuk beristirahat


Dan di kediaman Nathan mereka terlihat tertawa bersama sekarang karena kemenangan nya tadi dan juga Erland sangat senang sekali ketika tahu jika Nicky masuk rumah sakit saat ini


" Kenapa tidak Lo masukkan liang lahat saja dia Kai". Kata Erland


" Jika gue lakukan hal tersebut maka Lo sangat enak sekali kan karena Lo tidak memiliki musuh yang berat ". Kata Kai


" Dia bukan musuh berat bagi gue Kai jadi jangan berkata seperti itu ". Kata Erland tidak terima


" Iya terserah apa kata Lo saja gue tidak perduli juga ". Kata Kai yang kini tengah bersantai setelah melakukan aksi nya tadi


" Lo sangat hebat sekali bro dan tidak salah juga jika Lo menjadi leader kita karena kemampuan Lo memang tidak ada dua nya ". kata Nathan


" Itu biasa Nathan dan semua nya ini karena kekompakan kita jadi gue berharap kita tidak akan terpecah nanti nya hanya karena masalah sepele saja ". Kata Kai


" Kita memastikan jika itu tidak akan terjadi Kai , jadi Lo jangan memikirkan hal bodoh itu kecuali Lo memang memiliki sebuah rencana lain hingga hal itu bisa terjadi ". Kata Sky

__ADS_1


" Jika Kai memiliki rencana lain pun kita juga tetap tidak akan terpecah belah Sky jadi Lo jangan sembarang kalau bicara ". Kata Brandon


" Sorry , gue hanya mengatakan hal bodoh tadi ". Kata Sky


" Jika Lo ingin bekerja sama dengan Ivan soal bisnis kalian berdua saat ini , gue tidak mempermasalahkan nya Sky tapi jika Lo berhianat maka mati adalah hadiah dari gue untuk Lo ". kata Kai


Mereka pun terkejut mendengar nya dan mereka heran serta bingung juga kenapa bisa Sky bekerja sama dengan Ivan padahal sudah jelas jika dia adalah musuh mereka semua nya


" Lo bekerja sama dengan nya Sky ?". Tanya Erland


" Itu tidak masalah dan bisa membuat kita untung juga karena Sky bisa memanfaatkan nya tapi Lo juga harus pandai Sky melakukan nya ". Kata Brandon


" Kenapa harus bekerja sama dengan musuh Sky jika sahabat bisa di ajak kerja sama ?". Tanya Nathan menatap tajam


" Sudah lah kalian jangan mempermasalahkan nya karena gue pun juga tidak keberatan sama sekali jika dia bekerja sama dengan Ivan tapi ingat saja apa yang gue katakan tadi . Itu tidak lah candaan semata dan itu membuat sangat serius sekali . Kalian pun tahu bukan bagaimana gue ". Kata Kai


" Gue tahu Kai dan gue pun tidak akan menghianati Lo sama sekali , jadi Lo tidak perlu khawatir ". Kata Sky


" Gue tidak pernah mengkhawatirkan apapun juga karena mata gue banyak Sky jadi apapun yang kalian lakukan jika itu menusuk gue dari belakang maka gue bisa mengetahui nya dengan mudah ". Kata Kai


Mereka berempat juga tahu akan hal tersebut dan mana mungkin juga mereka berhianat kepada Kai , bukan karena takut tapi mereka sudah bersahabat sejak lama jadi hal tersebut tidak mungkin terjadi juga dan Sky memang hanya ingin memanfaatkan Ivan saja untuk mendapat kan beberapa informasi yang dia butuhkan selama ini dan jika waktu nya tiba nanti maka dia pun akan menghancurkan Ivan lalu mengambil alih perusahaan nya


" Apapun yang terjadi kedepan nya , kita akan tetap solid dan kompak Kai jadi jangan berpikir hal yang tidak perlu". Kata Nathan


" Ya sudah kalau begitu begitu gue mau tidur dulu , ngantuk gue ". Kata Kai berjalan menuju lantai atas untuk segera pergi tidur di kamar sekarang ini karena dia sudah merasa mengantuk jadi dia memutuskan menyudahi obrolan bersama mereka semua


Kini di kediaman Ray , terlihat juga jika Axel dan yang lain nya pun sedang mengobrol padahal ini sudah mau pagi tapi mereka belum tidur juga


" Jadi Daniel datang ke sini dan dia sudah mendapat kan serangan di bandara ?". Tanya Ryan


" Iya dia mendapat kan serangan mendadak di sana tadi dan itu membuat nya sangat terkejut sekali ". Kata Axel


" Wah , hebat sekali ya Kai. Dia bisa memberikan kejutan yang indah sekali untuk Daniel dan para sahabat nya ketika mereka pertama kali menginjakkan kaki nya di Jepang ". Kata Derren


" Dia memang bergerak dengan cepat bahkan rencana nya pun kita tidak bisa mengetahui dan menebak nya juga ". Kata Axel


" kelompok Kai memang harus di waspadai karena memiliki anggota yang tidak biasa sama sekali ". Kata Ryan


Axel setuju dengan hal tersebut dan dia pun juga mengakui jika kelompok Kai memang di huni oleh orang yang hebat dalam bidang nya masing-masing dan itu memang sudah terbukti dengan sangat jelas sekali serta tidak visa di ragukan sama sekali


" Kita istirahat saja sekarang dan membicarakan hal ini lagi besok saja karena ini sudah mau pagi juga ". Kata Axel lalu beranjak dari duduk nya dan kini segera pergi beristirahat


Dan tak terasa kini pagi pun tiba namun di kediaman Ray masih lah terlihat sunyi sepi sekali sekarang ini karena tidak ada aktivitas apapun di sana saat ini .


" Apa Kai belum pulang dari kemarin ?". Tanya Ray kepada penjaga di rumah nya


" Belum tuan , kami tidak melihat kedatangan tuan muda Kai bahkan mobil nya juga tidak ada ". Kata penjaga


" Baik lah kalau begitu, lanjut kan kerja kalian lagi ". kata Ray


Dia kini kembali berjalan masuk ke dalam rumah nya karena dia sudah mengecek jika Kai memang tidak pulang malam ini ke rumah nya


" Dari mana Ray ?". tanya Ricky yang tengah duduk manis di sofa


" Dari luar Daddy ". Jawab Ray


" Seperti nya mengobrol di luar sangat enak sekali karena udara nya kini sangat mendukung ". Kata Ricky mengajak Ray untuk mengobrol


" Baik lah Daddy ". Kata Ray


Mereka berdua kini keluar dan menuju halaman rumah untuk mengobrol bersama sekarang dan terlihat juga jika Sam dan Arthur bergabung juga dengan Ricky dan Ray


" Kenapa Ray ?". Tanya Ricky

__ADS_1


" Tadi Ray hanya mengecek saja Daddy , apa Kai sudah pulang atau belum ". Kata Ray


" Dia seperti nya tidak pulang tadi malam Karena mobil nya saja tidak ada di sini ". Kata Arthur


Ray mengangguk kan kepala nya karena hal tersebut memang benar ada nya jika Kai malam ini tidak pulang dan mereka semua tahu jika dia tidak pulang pasti dia sedang di rumah Nathan sekarang


" Kai kemarin memberikan sambutan yang luar biasa untuk Daniel ". Kata Axel yang baru saja datang dan bergabung dengan mereka begitu juga dengan Arok dan yang lainnya juga ikut datang bersama dengan mereka


" Kai menyerang mereka ?". Tanya Ken


" Itu benar sekali papa dan kami pun tidak menyangka jika dia akan menyerang mereka di bandara langsung ". Kata Derren


" Benar-benar mirip dengan Daddy nya , suka sekali mengamuk di bandara ". kata Ken


" Nama nya juga anak nya jadi wajar saja jika mirip ". Kata Rere


" Dan mereka berlima bisa mengalahkan Daniel dengan para anggota nya serta para anak buah mereka juga ". Kata Sam


Mereka semakin terkejut ketika tahu jika mereka hanya berlima saja tanpa menggunakan anak buah satu pun juga


" Dari mana papa tahu akan hal tersebut ?". Tanya Arthur


" Kemarin Daddy akan menyambut kedatangan mereka tapi ternyata Kai sudah ada di sana bersama dengan para sahabat nya dan seperti nya salah satu dari anggota Daniel mengalami luka cukup para dari tembakan Kai semalam ". Kata Ricky


" Wah benar-benar hebat sekali si pembuat onar itu , malah lebih hebat dari Daddy nya . Penyambutan nya pun sungguh di luar dugaan dan itu pasti akan menjadi tranding di kalangan para mafia dan juga gangster nanti nya ". Kata Ipank


" Siapa kira-kira yang terluka uncle ?". Tanya Axel


" Nicky , karena target Kai sejak awal adalah Nicky". Jawab Sam


" Kenapa malah Nicky bukan Daniel ?". Tanya Ryan yang merasa heran karena semua juga tahu apa musuh Kai yaitu ketua kelompok itu sendiri


" Untuk alasan nya kita pun masih belum tahu dan nanti coba saja tanya kepada Kai langsung ". kata Sam


Tak berselang lama ketika mereka masih mengobrol di taman , terlihat mobil mewah masuk ke halaman rumah dan mereka pun tahu siapa pemilik mobil tersebut


" Caesar Narendra Airlangga". Panggil Ricky ketika Kai baru saja keluar dari mobil nya .


Kai yang mendengar panggilan dari Daddy pun langsung menengok dan kini berjalan menghampiri Daddy nya .


" Iya Daddy ada apa ?". Tanya Kai


" Dari mana , kenapa baru pulang ?". Tanya Ricky basa basi saja


" Dari rumah Nathan kemarin main game di sana ". Jawab Kai dan itu memang benar karena sebelum dia melakukan penyambutan kemarin dia main game dulu


" Main game untuk membuat strategi penyambutan kemarin di bandara ?". tanya Ricky


" Ya begitulah Daddy . Kenapa anak buah Daddy ada di sana kemarin ?". Tanya Kai duduk dengan santai nya sambil sesekali juga dia menguap karena masih mengantuk sekali sebab dia tidur nya tidak terlalu lama juga


" Mereka memang biasa nya ada di sana sejak dulu hingga sekarang jadi tidak ada hal penting juga jika kamu bertanya kenapa mereka di sana ". Kata Ricky


" Bukan nya dulu yang ada di sana itu anak buah uncle Arok dan kenapa sekarang ganti menjadi anak buah Daddy ?". Tanya Kai


" Anak ini memang benar-benar mencari tahu bagaimana Daddy nya dulu ". Kata Ipank


" Untuk mengetahui seberapa hebat nya seorang Ricky Airlangga Hartama jadi Kai harus mencari data dan informasi dengan sangat mendetail sekali ". kata Kai


" Dan kami berhasil mendapat kan datanya sesuai dengan apa yang kamu inginkan Kai?". Tanya Arok


" Tentu saja , walaupun harus bertarung dulu dengan papa mertua tapi setidak nya Kai sudah mendapat kan semua nya dan itu sudah sangat lengkap sekali ". Kata Kai


" Durhaka Lo Kai bertarung dengan papa mertua sendiri. Awas nanti di cabut Restu untuk Lo dari papa mertua Lo ini ". Kata Rafael

__ADS_1


" Itu tidak akan mungkin terjadi karena gue adalah kandidat kuat sebagai calon mantu idaman nya papa dan mama mertua gue , jadi tidak ada saingan yang bisa mengalah gue atau pun juga ". Kata Kai dengan percaya diri nya


__ADS_2