
Dalam markas kini semua sudah datang tinggal menunggu Kai saja yang masih belum menampakkan dirinya kali ini bahkan mereka sudah tiba dari tadi dan Kai masih belum datang juga
" Kenapa Kai sangat lama sekali apa dia lupa jika memiliki janji dengan kalian di sini ?". Tanya Calista
" Dia memang suka Begitu Se enak nya saja membuat janji dan tidak menepati nya juga ". Kata Erland
" Hal itu sudah biasa bagi kita jadi tidak perlu heran dan begitulah kembaran Lo itu ". Kata Brandon
" Dia ini memang suka sekali ya se enak nya sendiri awas saja jika sudah sampai di sini nanti akan ku pukul Kepala nya ". Kata Calista
" Pukul lah yang keras nanti dia agar tidak berulah lagi nantinya ". Kata Erland
" Kenapa Lo tidak melakukan nya saja kenapa harus menunggu gue yang melakukan nya ". Kata Calista
" Ya karena jika gue yang melakukan nya maka gue akan mati di tangan dia nanti nya ". Kata Erland
" Dan Lo ingin jika gue mati di tangan Kai begitu ya ". Kata Calista
" Tidak mungkin lah Kai membunuh Lo kan kalian saudara ". Kata Erland
" Jika dia berani maka dia akan berhadapan dengan Daddy mu bukan jadi mana mungkin dia berani melakukan nya dan ada Ray juga nanti yang akan melawan nya jika berani membunuh mu ". Kata Sky
" Kenapa sekarang malah membahas hal seperti ini kalian sebaik nya diam saja dan jangan membahas hal yang tidak masuk akal ". Kata Nathan
" Dan ini kita sudah menunggu lama loh dan ternyata dia belum datang juga ". Kata Calista
" Loh kenapa di sini ?". tanya Kai yang baru saja datang di markas nya saat ini
__ADS_1
" Kenapa memang jika aku ada di sini apa tidak boleh ?". Tanya Calista
" Aku hanya bertanya saja jadi jangan marah kakak . Tumben sekali ada di sini ". Kata Kai
" Aku hanya ingin tahu saja rencana mu untuk kak Fellin nanti nya apa Kai sebab seperti nya Daddy juga mengetahui hal ini dan aku melihat Daddy kemarin berbicara serius sekali dengan uncle Bryan jadi aku ingin tahu rencana saudara kembar ku ini apa ". Kata Calista
" Kamu tahu juga jika dia si sok polos itu yang membuat ulah ". Kata Kai
" Ya aku tahu dan sangat tahu sekali jika memang dia lah yang melakukan nya dan kenapa juga dia bisa sebodoh itu padahal uncle bersahabat baik dengan bunda dan juga Daddy . Mungkin saja dia lupa jika tidak karena Daddy kita pasti uncle Bryan dulu juga mati di serang musuh bersama dengan orang tua nya ". Kata Calista terlihat sangat marah sekali kali ini bahkan di raut wajah nya pun terlihat dengan jelas jika dia sangat tidak suka akan hal ini
" Sabar swety jangan marah seperti itu tidak baik sekali ". Kata Nathan
" Aku sangat tidak suka sekali sayang melihat dia sok polos dan lugu seperti itu tapi ternyata hatinya busuk sekali ". Kata Calista
" Jangan heran sebab dia sudah termakan cemburu maka dari itu bisa melakukan nya . Dan bagaimana dengan Axel nanti nya Kai tentu dia tidak akan membiarkan bukan jika kekasih nya dalam bahaya dan pasti dia akan melindungi nya dengan berbagai macam cara". Kata Brandon
" Kalau begitu jangan menunggu lama Kai segera kasih dia pelajaran sebab tangan ku pun juga sudah sangat gatal sekali untuk membalas nya ". Kata Calista
" Tenang aku sudah membalas nya hari ini dan aku melakukan nya secara perlahan saja ". Kata Kai sambil menyeringai membuat mereka semua pun kini hanya bisa diam saja ya karena memang begitu lah Kai yang tidak pernah berdiskusi terlebih dahulu tentang rencana nya dan dia akan melakukan nya secara langsung
Di rumah sakit kini Ricky dan yang lain juga sudah sampai di sana untuk menjenguk Bianca
" Fellin mau ke toilet dulu ya ". Kata Fellin berpamitan kepada mereka
" Mau aku temani ?". Tanya Axel
" Tidak aku bisa sendiri dan lagi kenapa kamu menemani kan aku akan ke toilet cewek jadi kamu pun juga tidak akan bisa masuk kan ". Kata Fellin sambil tersenyum
__ADS_1
" Ya sudah kalau begitu kamu hati-hati ke toilet nya Fellin ". kata Kikan
" Iya ma Fellin akan berhati-hati jadi mama tidak usah cemas juga kan Fellin sudah besar sekarang ". Kata Fellin
Kini dia pun segera pergi masuk ke dalam ruangan Bianca sementara itu Fellin pergi ke toilet sendiri sekarang ini
" Ini siapa sih yang meneror ku seperti ini pakai mengancam segala lagi . Aku tidak akan perduli dengan teror ini ". kata Fellin yang kini mengamati pesan dan juga foto yang di kirim ke ponsel nya
Setelah puas melihat dan membaca nya kini dia pun segera merapikan baju dan rambut nya lalu bergegas keluar dari kamar mandi
" Aw ". Teriak Fellin ketika dia jatuh di toilet sebelum keluar
" Duh sakit sekali ". Kata Fellin yang mencoba untuk berdiri sekarang ini
Kini dia bergegas untuk membuka pintu kamar mandi namun sayang nya pintu tidak mau terbuka kali ini membuat Fellin menggedor-gedor pintu dan juga berteriak minta tolong
" Siapapun yang ada di luar tolong buka kan pintu nya aku terkunci di sini ". Teriak Fellin
Ada orang memang di luar yang sejak tadi pun keluar masuk ke toilet namun mereka di larang untuk membuka pintu tadi oleh Aron dan jika mereka melakukan nya maka Aron akan memberikan dia pelajaran
Sekuat tenaga Fellin berteriak dan berusaha untuk keluar dari kamar mandi namun usahanya itu pun sia-sia sebab tidak ada satu pun yang mau membukakan pintu nya dan dia pun masih terkunci di dalam sana bahkan entah kenapa ponsel nya pun juga mendadak mati hal itu membuat dia tidak bisa melakukan apapun juga kali ini .
" Kai kenapa kamu hanya senyum saja memang apa yang kamu lakukan dengan kak Fellin ?". Tanya Calista
" Hanya hal kecil saja dan ini juga masih pemanasan saja jadi tidak terlalu beresiko juga sih ". Kata Kai
" Iya hal kecil itu apa aku juga ingin tahu dan jangan menyembunyikan hal seperti itu kepada ku kan kita bersaudara". Kata Calista terus saja memaksakan kehendak nya
__ADS_1
" Ini lihat lah jika kamu penasaran dan jangan merengek lagi karena aku pusing jika mendengar ocehan kamu ini ". Kata Kai membuat Calista tersenyum saat ini