
Mereka duduk bersama di sana menunggu jawaban Kai apa dia mau atau tidak menuruti apa yang di katakan Bianca tadi
" Kamu harus istirahat dsn latihan bisa kapan saja bukan , lagi pula kamu juga sudah jago Bianca dan jangan menjadikan Calista sebagai alasan ". Kata Kai
" Gak percaya nih sama aku Hem ?". Tanya Bianca
" Bukan nya tidak percaya tapi kamu memang harus istirahat dulu dan jika sudah benar-benar sehat maka aku akan melatih kamu lagi , aku janji baby ". Kata Kai
Bianca masih lah menatap Kai dan kini dia terlihat berpikir apa yang harus dia lakukan agar Kai mau latihan bersama dengan nya dan tentu nya Kim dan yang lain nya akan ikut juga dan mereka akan meminta kepada pasangan nya masing-masing untuk melatih nanti nya
" Ya sudah kalau tidak mau . Kak Nathan mau gak ajari Bianca dan juga kak Calista?". Tanya Bianca kini bergeser tempat duduk membuat Kai pun berdiri lalu dia segera duduk di tengah antara Nathan dan Bianca
" Ya sudah ayo latihan sekarang dan ingat jangan terlalu memaksa kan diri jika memang tidak kuat nanti nya Bianca ". Kata Kai
" Hanya luka ringan saja jadi mana mungkin aku tidak kuat kakak ku sayang". Kata Bianca kini Memeluk lengan Kai lalu mereka pun berjalan masuk ke dalam untuk menuju tempat latihan dan semua nya yang ada di sana ikut berlatih
" Ah sudah lama tidak ada di tempat ini dan rasa nya sangat rindu sekali aku latihan di sini ". Kata Bianca
" Gak bosen latihan terus Bianca ?". Tanya Kim
" Seru Kali kak jika latihan , mau coba gak kalau iya minta ajari kak Ray sana ". Kata Bianca
Kim menatap Ray sekarang ini dan dia pun tersenyum kepada nya sekarang. " Memang nya mau mengajari ku bela diri ?". Tanya Kim
" Tentu saja mau jika kamu memang ingin". Kata Ray sambil tersenyum kearah Kim
" Eh cie panggil nya sudah aku kamu ya , gak sekalian sayang saja gitu . Kalau kak Nathan panggilan nya apa ke kak Calista ?". Tanya Bianca
" Swety ". Kata Nathan
" Lo nyamain gue ya Nath, sok banget panggil swety ". Kata Kai
" Apa salah jika gue manggil seperti itu , kan bukan baby tapi swety jadi beda dengan Lo Kai ". Kata Nathan
" Tapi Lo sengaja kan memanggil seperti itu agar terlihat beda sama seperti gue ". Kata Nathan
" Kai kenapa hal sepele saja mesti ribut sih , gak lucu banget sih ". Kata Calista
" Ya tahu bela kekasih nya sekarang bukan kembaran nya lagi ". Kata Kai
" Bukan begitu juga Kai, kau memang suka sekali membuat orang kesal ya . Dasar kembaran durhaka ". Kata Calista yang sudah bergerak maju ke depan dan dia pun kini terlihat memukuli Kai di sana membuat yang lain nya menertawakan Kai sekarang ini
" Kak Nathan ". Panggil Bianca yang kini tengah berdiri di samping Nathan
" Apa adik ku sayang ". Kata Nathan yang kini menatap Bianca sambil tersenyum
" Bahagia sekali ya sekarang karena sudah menjadi kekasih kak Calista". Kata Bianca
" Terima kasih atas bantuan nya selama ini Bian dan gue pun Sangat tidak percaya juga jika dia menerima gue ". Kata Nathan
" Kalian memang cocok dan kakak juga sangat tampan sekali jadi wajar saja jika kak Calista menerima mu kak ". Kata Bianca
" Dan Kai pun juga tidak kalah tampan dari gue tapi kenapa Lo selalu saja menolak nya , apa Lo ingin melihat bagaimana kemarahan dia jika Lo memilih pergi dari nya ?". Tanya Nathan
Dulu dia memang berjanji akan membantu Bianca kabur dari Kai karena dia sudah menganggap Bianca sebagai adik nya sendiri dan Bianca pun waktu itu dengan polos nya meminta bantuan Nathan membuat Nathan pun kasihan dan setuju untuk membantu nya jika memang saat nya sudah tiba namun untuk sekarang dia merasa jika Bianca memang sangat cocok Sekali dengan Kai jadi Nathan berharap agar Bianca nanti bisa menjadi pendamping hidup Kai
" Aku tidak akan pergi kak dan jika aku pergi maka papa akan sangat marah sekali nanti nya sebab dia seperti nya tahu rencana ku dulu ". Kata Bianca
" Papa Sam memang sangat hebat sekali dan anak nya pun juga hebat menaklukkan hati singa itu . Gue harap Lo akan terus bersama dengan Kai nanti nya Bianca agar ada yang bisa mengontrol emosi nya ". Kata Nathan
__ADS_1
Kini mereka terlihat mengobrol dan bercanda bersama dan sesekali juga Nathan menjahili Bianca , pemandangan itu pun di saksikan mereka semua yang ada di sana dan Kai pun menatap tidak suka ke arah Nathan sekarang ini karena sudah berani bermesraan di depan nya dengan wanita yang dia cintai juga
Kai menghampiri mereka dan memukul pelan Nathan membuat nya dan Bianca pun menatap Kai sekarang ini
" Jangan mendekati nya walau Lo sudah di anggap anak oleh papa Sam ". Kata Kai sambil memeluk Bianca dengan posesif nya
" Kak apa sih , kita hanya bercanda saja jadi jangan terlalu serius dan lagi mana mungkin kak Nathan suka dengan ku karena sudah memiliki cinta nya sekarang ini ". Kata Bianca
" Ya elah mesra nya jangan di sini karena ini adalah tempat latihan Bianca ". Kata Haruka
" Jadi lupa jika ke sini untuk Latihan". Kata Bianca
" Itu karena Lo terlalu asik bercanda saja sajak tadi jadi lupa tujuan utama datang kemari ". Kata Kim
" Iya maaf deh kan gak sengaja juga lupa nya jadi maklumi saja lah ". Kata Bianca
" Nanti kalau di maklumi keterusan jadi bagaimana kalau dia kitab hukum saja ". Kata Fellin
" Yah kak , kenapa harus di hukum seperti anak sekolah tidak mengerjakan pekerjaan nya saja ". Kata Bianca
Semua yang ada di sana pun tertawa mendengar nya dan dia kini mereka pun segera bersiap karena sejak tadi hanya mengobrol saja bahkan sejak mereka masuk pun mereka hanya bercanda saja jadi kini mereka semua pun Hendak bersiap untuk latihan hari ini . Untuk pertama mereka akan latihan beladiri dulu baru nanti akan latihan menggunakan senjata tajam
" Mentang-mentang ada pasangan nya kini latihan nya berpasangan ya ". Kata Derren
" Jomblo jangan sirik nikmatin saja pemandangan yang ada ". Kata Bianca
" Lo juga masih jomblo kan jadi kita sama ". Kata Derren
" Eh iya juga ya kok mendadak lupa aku kak". Kata Bianca
" Dia tidak jomblo karena dia memang sudah lama kan menjadi kekasih tidak nyata Kai". Kata Ray
" Wah kak mulut mu ya Sekali bicara menusuk sekali ". Kata Kai
Mereka hanya tertawa saja mendengar perdebatan kecil antara adik dan kakak itu sekarang di depan mereka semua nya
" Ayo kita mulai saja latihan nya ". Kata Axel
" Tuh kekasih Lo ajari juga bela diri agar dia tidak melulu bergelut dengan buku saja". kata Kai
" Jangan mentang-mentang ya Bianca sudah hebat lalu kamu mengatakan hal itu Kai". Kata Fellin yang hanya bercanda saja
" Tapi Lo juga harus kuat karena kekasih Lo bukan lah orang Sembarangan jadi Lo juga harus kuat untuk menahan serangan musuh ". kata Kai
" Kalau begitu kita agendakan saja latihan nya agar kita semua sama-sama hebat nya ". kata Kim
" kekasih ku ini memang terbaik dan ide nya pun selalu bagus sekali ". Kata Ray sambil mencubit pipi Kim
" Gaya banget ya Lo Ray , sekarang sudah berani sekali bermesraan di depan kita ". kata Ryan
" Tidak ada alasan untuk tidak bermesraan karena kita sudah menjadi kekasih sekarang ini ". Kata Ray
" kita yang jomblo hanya bisa menatap kemesraan kalian saja ya sekarang ini ". Kata Brandon
" Lo jangan kalah dengan Kai dan Nathan , segera lah cari pacar jangan celap celup sana sini ". kata Rafael
" Apa kabar Dengan Lo juga , kita kan sama ". Kata Brandon
" Beda kelas kali Brand kan kelas Lo cewek bersegel semua beda Dengan Rafael". kata Derren
__ADS_1
" Sialan Lo Derren berani sekali ya menjatuhkan gue di sini ". Kata Rafael
" Kita kan semua nya sama di sini kecuali Kai dan Ray ". Kata Ryan
" Gue gak yakin dengan Kai, jika Ray gue percaya dia masih perjaka kalau Kai sangat di ragukan sekali ". Kata Axel
" Eh Lo kalau bicara jaga mulut Lo ya , gue tidak seperti kalian yang suka sekali Gonta ganti pasangan dari dulu hingga sekarang hanya saja dulu gue suka bikin cewek baper saja termasuk Kim dan Fellin ". Kata Kai
" Dan cinta Lo hanya untuk Bianca saja ". atau Erland
" Itu sudah pasti karena dia hanya satu dan akan selalu di hati ". kata Kai sambil tersenyum dsn mengedip kan sebelah matanya Kepada wanita yang dia cintai sekarang ini
Memang ketiga anak Ricky memiliki sifat yang sangat jauh berbeda dan yang paling menonjol memang lah Kai namun sifat Daddy nya yang dulu suka sekali bermain wanita tidak melekat pada satu pun dari mereka bahkan mereka terkenal sangat setia sekali jika menjalin sebuah hubungan dan itu sudah terlihat dengan jelas di mulai dari Kai yang selalu setia menanti cinta nya di balas oleh Bianca dan Ray pun juga sangat setia kepada Kim dengan tatapan dingin nya ke semua wanita di luar sana yang berusaha ingin mendekati nya begitu juga dengan Calista yang terlihat tidak mudah di dekati sama sekali oleh para lelaki. Percintaan mereka bertiga seperti nya menurun dari sang bunda yang memang selalu setia dengan pasangan nya
Kini mereka pun latihan bersama sekarang dan terlihat juga jika Ray mengajari Kim dengan sabar nya begitu juga dengan Axel yang kini juga mengajari Fellin dengan sabar juga saat ini
" Pukul yang kuat sayang atau kamu lapar ya hingga tidak memiliki tenaga sama sekali ". kata Ray
" Kenapa ini sangat keras sekali hingga ku pukul pun tidak bergerak Samsak nya dan aku sangat lelah sekali melakukan nya ". Kata Kim mengeluh dan dia bisa melihat juga jika keringat Kekasih nya itu sudah membasahi tubuh nya . Ray dengan sabar nya mengusap keringat di wajah Kim dan dia pun melakukan nya dengan sangat lembut sekali
" Jika lelah istirahat saja dulu . Kamu tadi belum juga latihan fisik sudah main pukul saja , semua nya butuh proses sayang jadi kamu harus terus berlatih agar bisa dan itu pun juga tidak gampang". Kata Ray tersenyum kepada kekasih nya
Di sisi lain kini Axel pun juga tengah mengamati Fellin untuk latihan dasar dulu sebab dia tahu jika Fellin sama sekali tidak pernah latihan seperti sekarang ini
" Jika lelah katakan jangan di pendam karena kamu juga tidak pernah latihan seperti ini jadi aku memaklumi nya ". Kata Axel
" Ternyata ini lebih sulit dari pada mata pelajaran di kampus". kata Fellin membuat Axel tersenyum kepada nya
" Kadang kita harus keluar dari zona nyaman untuk mencoba hal baru ". Kata Axel
" Iya benar dan ini pun juga tidak terlalu buruh , lumayan juga karena aku tidak pernah olahraga berat juga kan selama ini karena papa melarang ku melakukan nya ". Kata Fellin
" Dan sekarang jika papa Bryan tahu pasti dia akan marah nanti ". Kata Axel
" Tidak akan Karena yang mengajak kan Bianca , tahu sendiri kan dia memiliki seribu macam alasan untuk mengelak dari kemarahan para orang tua kita dan di tambah lagi ada Kai yang selalu membantu nya ". Kata Fellin
Itu benar sekali dan kini mereka pun melanjutkan latihan sementara Bianca hanya menyaksikan nya saja sejak tadi mereka latihan seperti seorang pelatih yang mengawasi para murid nya
"Kamu yang benar sayang gerakan nya , beberapa kali gak latihan sudah kendor lagi ". Kata Sean memarahi Haruka karena dia telah melupakan gerakan yang di ajarkan nya
" Aku terlalu fokus jadi nya salah Mulu , maaf ya ". Kata Haruka sangat Tersenyum menatap Sean
" Kalau fokus mana mungkin juga bisa salah , bisa saja jawab nya kamu itu ". Kata Sean
Mereka yang sibuk berlatih pun kini mendadak Menghentikan latihan nya ketika Calista mengajak mereka untuk kumpul sekarang ini
" Lihat lah Bianca , dia yang mengajak malah dia enak-enakan di sana ". Kata Calista
" Iya benar dan dia asik sekali makan pula , memang nyonya Caesar itu selalu sesuka hati nya ya ". Kata Erland
" Awas jangan keceplosan Erland nanti habis Lo sama Kai ". Kata Sky mengingat kan sahabat nya itu Ketika dia bicara agar Kai tidak marah kepada nya nanti
" Dia sudah hebat jadi sekarang malah enak-enakan saja kerjaan nya ". Kata Haruka
" Bagaimana kalau kita kerjain saja dia , setuju gak ?". Tanya Derren
" Lo saja yang melakukan nya karena gue juga tidak berminat sama sekali menjahili Bianca ". Kata Nathan
" Apa Lo takut dengan Kai dan kemarahan nya ?". Tanya Derren
__ADS_1
" Bukan hanya masalah itu saja, dia juga tadi habis jatuh bukan jadi biarkan saja dia beristirahat. Dan Lo apa tidak takut jika Kai marah nanti ?". Tanya Nathan kepada Derren
" Ya takut juga sih tapi melihat gaya tengil nya seperti pelatih itu membuat gue sangat ingin sekali menjahili nya karena dia kan juga sangat jahil sekali orang nya ". Kata Derren