
Hari ini semua sudah kembali ke kota bahkan kini mereka sedang berada di kediaman Airlangga untuk sekedar berkumpul kembali bahkan dua Minggu di rasa masih kurang saja bagi mereka untuk berlibur dan kumpul bersama . Seperti biasa nya Yuli akan selalu di sibukkan dengan kegiatan di dapur nya jika di pagi hari bahkan dia selalu menyiapkan makanan untuk anak nya sendiri tanpa bantuan pembantu di rumah itu
" Kak , apa anak-anak sudah bangun ?". Tanya Yuli
" Tentu saja sudah Yul bahkan mereka sudah berolah raga tadi bersama Ricky dan juga Sam ". Kata Luna
" Apa Kai juga sudah bangun kak ?". Tanya Yuli
Dia tahu jika anak nya itu kemarin tidak tidur di rumah entah kemana pergi nya Kai dia masih belum tahu sebab kemarin tanpa sengaja Yuli Melihat Kai mengendarai motor nya tengah malam dan tentu nya sampai pagi ini dia pun tidak tampak batang hidung nya
" Seperti nya aku tidak melihat Kai sama sekali sejak tadi bahkan mereka tadi olahraga tanpa Kai ". Kata Luna
Yuli hanya mengangguk saja dan kini dia kembali melanjutkan masak nya saat ini di bantu oleh Luna . Mereka memasak dengan senang nya bahkan terlihat mereka berdua sangat cekatan sekali memasak kali ini
Selesai memasak kini mereka pun segera mempersiapkan nya dan terlihat kini mereka sudah turun satu persatu untuk segera makan bersama di sana
" Kai kemana ?". Tanya Ricky ketika melihat satu anak nya tidak ada di meja makan saat ini
" Dia tidak pulang kemarin malam ". Kata Yuli
Ricky terdiam sejenak sambil menatap Sam dan Sam pun paham dengan tatapan Ricky Karena mereka berdua sudah bekerja sama sejak lama sekali
" Bagaimana tentang pendidikan anak-anak mu Sam ?". Tanya Ricky
" saya sudah mendaftar kan mereka ke sekolah yang ada di dekat sini ". Kata Sam
" Kenapa tidak satu sekolah dengan kita saja om mereka ?". Tanya Calista
" Kalian sudah sekolah menengah atas sedangkan mereka masih sekolah menengah pertama dan itu pun mereka selalu melompat Kelas nya tidak seperti yang lain nya ". Kata Luna
" Mereka memang hebat kak jadi wajar saja jika sekolah nya pun tidak teratur masuk di setiap kelas nya bahkan mungkin saja pelajaran anak sekolah menengah atas sudah mereka kuasai saat ini jadi bisa juga kan mereka bergabung dengan anak-anak ku ". Kata Yuli
" Kalau mereka hebat dan cerdas apa kabar dengan anak-anak mu Yul bahkan mereka lebih dari anak-anak ku kecerdasan nya ". Kata Luna
" Kenapa kalian malah jadi membahas kecerdasan sudah ayo makan lalu berangkat sekolah kalian berdua sementara Arthur dan Bianca nanti ikut Daddy sebentar ke ruang kerja ". Kata Ricky
Mereka mengangguk kan kepala nya dan segera makan saat ini bahkan terlihat sekali jika Calista kini sedang mengerjai Ray karena beberapa kali dia mengambil makanan milik kakak nya itu
" Calista di meja makan masih banyak kenapa kamu malah mengambil punya kakak ". Kata Ray
" Calista memang sengaja kak melakukan nya karena ingin saja ". Kata Calista
" kamu ya , untung saja kakak sayang kalau tidak patah itu tangan ". Kata Ray sambil mengacak rambut Calista penuh dengan sayang
Setelah selesai makan seperti biasa nya mereka berdua kini akan di antar oleh Juan anak buah Ricky sebab mereka masih tidak di izinkan Ricky untuk membawa kendaraan sendiri lagi karena memang belum waktunya mereka beraksi terlalu jauh
" Kai kemana sih kak kenapa dia tidak ada di rumah tadi ?". Tanya Calista
" Entah lah anak itu memang sangat sibuk sekali jadi biarkan saja dia melakukan apapun sesuka nya ". Kata Ray
" Oh ya kak kenapa ya mama Luna tidak suka dengan Kai jika dia berhubungan dengan Bianca ?". Tanya Calista yang kini sifat kepoan nya sudah muncul saat ini bahkan dia jika seperti ini sama seperti bunda nya menurut Ray
" Ya mana ada yang mau jika anak nya di dekati Kai yang suka sekali Gonta ganti pasangan ". Kata Ray
" Kak biar bagaimanapun Kai adalah kembaran ku jadi jangan menjelekkan dia dong walau pun dia memang sangat jelek sekali sifat nya sama seperti Daddy ". Kata Calista
Ray dan Calista pun tertawa sekarang bahkan kini mereka sedang menghibahkan adik bungsu nya itu di dalam mobil tanpa perduli jika Juan kini sedang memperhatikan mereka sekarang
Kai memang berbeda dengan kakak nya bahkan sejak sekolah menengah pertama pun dia juga suka sekali mengajak jalan cewek bahkan sehari sekali bisa dia ganti pasangan . Mungkin sifat playboy Ricky memang menurun ke anak bungsu nya tapi sifat Yuli yang suka memancing emosi pun juga menurun kepada anak bungsu nya itu tapi waktu dia masih kecil sekarang dia tidak terlalu membuat pusing Orang saat ini karena dia memang jarang juga ada di rumah dan lebih suka kumpul dengan para sahabat nya di basecamp milik nya
Mobil yang Juan kendarai sekarang sudah sampai di sekolah Airlangga dan mereka berdua pun segera turun dari mobil . Tampak Axel dan yang lain nya kini berdiri di sana menunggu kedatangan mereka berdua .
" Hanya berdua saja , Kai tidak sekolah ?". Tanya Axel
" Mungkin saja dia berangkat dengan para sahabat nya yang lain ". Kata Calista
" Mereka sudah ada di sekolah sejak tadi tapi Kai tidak ada bersama mereka dan bukan nya kalian di larang menggunakan motor kan oleh Daddy jadi mana mungkin Kai bisa datang ke sekolah dengan motor nya ". Kata Derren
" Apa Lo lupa siapa Kai bahkan dia bisa menentang Daddy nya jika dia mau ". Kata Ryan
__ADS_1
Hal itu memang sangat benar sekali bahkan Kai bisa melawan dan mengajak Daddy nya bertengkar jika memang Ricky menyakiti bunda nya itu saya alasan Kai saat ini jika ingin bertengkar dengan Ricky nanti nya
" Kita masuk saja sekarang dan gue juga ingin tanya kepada mereka di mana Kai ". Kata Ray
Mereka kini berjalan bersama dan seperti biasa tatapan penuh kekaguman mereka tunjukkan kepada Ray dan yang lain nya bahkan iri dengan Calista pun juga selalu merasa tunjukkan walau mereka tahu siapa Calista tapi tetap saja mereka sangat itu karena Calista bisa dekat dengan para most wanted sekolah Airlangga ini
" Ray kenapa kemari tumben sekali ?". Tanya Brandon ketika melihat Ray datang menghampiri nya dengan yang lain nya juga
" Eh ada Calista juga , apa kabar Lo makin cantik saja ". kata Erland
" Land jaga ucapan Lo , apa Lo tidak ingat dengan perkataan Kai ". Kata Sky
" gue hanya menyapa saja kali tidak menggoda nya juga ". Kata Erland
" Ada apa Ray , kenapa kalian datang kemari ?". Tanya Nathan
" Apa kalian tidak bersama dengan Kai ?". Tanya Calista
" Semalam kami memang bersama di basecamp tapi tadi pagi Kai Sudah cabut duluan jadi kami tidak tahu sekarang dia di mana ". kata Brandon
" Kemana lagi anak itu kenapa selalu saja membuat onar dan susah bunda ". Kata Ray
" Telfon saja dia ". Kata Nathan memberikan saran
" Percuma kali jika menelfon Kai , mana pernah dia menghiraukan panggilan dari kita yang ada dia akan marah nanti nya ". Kata Rafael
" Lo kan kakak nya pasti dia akan menjawab panggilan telfon nanti nya Karena dia sayang dengan Lo ". Kata Nathan sambil menatap Calista
Tanpa berpikir lama pun Calista segera mencoba untuk menelfon Kai dan ternyata handphone nya tidak aktif sama sekali membuat dia kesal dengan saudara kembar nya itu yang semakin lama semakin kurang ajar sekali menurut nya karena dia selalu membuat masalah di sekolah
" Ya sudah kita masuk saja dan jika nanti kalian bertemu Kai katakan untuk menemui gue nanti nya ". Kata Ray
Mereka segera pergi meninggalkan para sahabat Kai yang sedang ada di gedung Samping sekolah bahkan mereka terlihat tidak perduli jika bel saat ini sudah berbunyi
" Kemana Caesar pergi , apa dia melakukan pekerjaan nya sendiri sekarang tanpa memberi tahu kita ". Kata Erland
" Sudah lah jangan memikirkan Kai sebaik nya kita santai saja di sini . Pelajaran kali ini juga sangat membosankan apalagi tidak ada Kai di kelas ". Kata Sky
Mereka pun memutuskan untuk tidak masuk ke kelas sekarang dan Memilih untuk bersantai saja di sana
Sedang kan di ruang kerja Ricky kini Arthur dan Bianca masih ada di sana bersama dengan Sam juga tentu nya
" Bagaimana , apa kalian sudah bisa memahami apa yang Daddy katakan tadi ?". Tanya Ricky
" kenapa sangat susah sekali ya Dad bahkan seperti nya kelompok itu terlalu pengecut sekali dan hanya memilih bersembunyi saja ". Kata Arthur
" Justru mereka bersembunyi bukan lah pengecut tapi kalian harus bisa menemukan di mana persembunyian mereka sebab jika mereka bersembunyi terlalu lama pasti mereka bisa membuat rencana Dengan matang sekali nanti nya ". Kata Ricky
" Bianca rasa jika pimpinan dari Geng tersebut sangat dendam sekali Dad dengan keluarga Daddy ". Kata Bianca
" Dia memang sangat dendam sekali karena Kai waktu itu sudah membunuh salah satu dari anggota Geng nya ". Kata Ricky
" Si bodoh itu selalu bertindak dengan gegabah bahkan dia tidak memikirkan kedepan nya bagaimana ". Kata Bianca
" Ya itulah Kai dan kamu juga tahu kan Bianca bagaimana dia ". kata Arthur
" Ya Bian tahu bahkan dia sangat sombong sekali kak . Meniru siapa sih sifat sombong nya itu ". Kata Bianca
" Mungkin saja meniru Daddy ya . Apa Daddy dulu sangat sombong sekali papa ?". Tanya Bianca kepada Sam
" Bukan sombong sayang hanya saja bos dulu memang sangat hebat jadi terlihat sombong di depan banyak orang ". Kata Sam
" Sudah jangan membahas Tentang masa lalu dan kita fokus saja sekarang dengan rencana kita . Kalian berdua nanti mau tetap di Indonesia atau tinggal di luar negeri seperti dulu ?". Tanya Ricky
" Kalau Bianca ya mau ke luar negeri Dad setelah lulus SMA nanti ". Kata Bianca
" Sama , Arthur juga akan pergi ke Jepang nanti untuk kuliah di sana ". Kata Arthur
" Jadi Arthur yang akan meneruskan Geng milik Daddy dulu dan di sana kamu akan di bantu oleh om Nicholas ". Kata Ricky
__ADS_1
" Tapi jika Arthur menerus kan nya , dengan siapa saja dia akan meneruskan Geng tersebut sementara itu Axel dan yang lain nya tidak mau di Jepang ?". Tanya Sam
" mereka lebih suka dengan Bianca , jadi bisa Daddy berikan kepada Bianca saja Geng tersebut dan nanti William juga akan bergabung dengan mereka ". kata Arthur
" Bagaimana Bianca ?". Tanya Ricky
" Tidak masalah juga Daddy tapi masak iya sebuah Geng di ketuai wanita kan gak bagus banget ". Kata Bianca
" Lalu siapa yang cocok menurut kamu , Kai ?". Tanya Ricky
" Kak Axel , dia lebih seperti diam menakutkan dan bergerak mematikan ". Kata Bianca
Dia memang selalu memperhatikan anak para sahabat Ricky untuk mengetahui bagaimana sifat dan karakter serta pergerakan mereka dan yang Bianca temukan memang Axel sama seperti papa nya yang selalu diam jika di ajak bicara dan sekali nya bergerak dia akan mematikan lawan nya
" Axel memang hebat tapi apa dia mau dan kemampuan dia pun juga masih kalah dengan mu Bianca ". Kata Ricky
" Soal kemampuan bisa kan Dad di latih terus menerus dan Bianca yakin jika kak Axel memang mampu melakukan nya ". Kata Bianca
" Daddy akan membicarakan nya kepada uncle Arok nanti nya dan jika dia setuju maka Axel yang akan menjadi ketua Geng nanti nya ". Kata Ricky
" Nanti jika sudah kuliah kamu mau nya di negara mana Bianca , apa mau Sama dengan kak Arthur ?". Tanya Sam
" Bian lebih suka di Amerika papa dan kak Arthur apa tidak ikut dengan kak Ray saja kan kalian bekerja sama dan juga kak Arthur kan memang harus dengan kak Ray untuk sama seperti Daddy dan papa dulu ". kata Bianca
" Ray sudah bilang jika nanti dia akan kuliah di Jepang maka dari itu kakak juga memilih untuk di sana ". Kata Arthur
" Apa kak Calista juga akan di Jepang ?". Tanya Bianca
" Kamu ingin tahu Calista atau kembaran nya Calista ?". Tanya Sam
" Ya tentu saja kak Calista nya papa dan jangan sampai saja nanti Bianca kuliah di kampus yang sama dengan Kai ". Kata Bianca
" Bianca kamu jangan terlalu tidak menyukai Kai karena semakin kamu menjauhi nya semakin Kai akan tertarik dengan mu karena itu yang Daddy rasakan dulu kepada bunda . Semakin Daddy tidak menyukai bunda maka semakin tumbuh rasa cinta itu ". Kata Ricky
" dia tidak sama dengan mu kawan bahkan dia adalah anak ku jadi pasti akan sama dengan ku nanti nya ". Kata Sam
" Sama susah nya dalam memperjuangkan cinta atau sama susah nya untuk di dapatkan seperti Luna dulu ". Kata Ricky
Sam dsn Ricky pun tertawa mengingat bagaimana perjuangan mereka berdua untuk mendapat kan wanita yang saat ini sudah menjadi bagian dari hidup nya dulu bahkan Sam terlalu lama menunggu Luna Hingga pada akhirnya mereka pun bisa menjalani hidup berumah tangga saat ini
" Kalau tidak ada lagi yang di bicara Bianca mau masuk ke kamar dulu ya Daddy ". Kata Bianca
" Kamu istirahat lah dulu nanti Daddy akan memanggil dua jam lagi dan kita akan latihan bersama dengan Arthur dan papa mu juga ". kata Ricky
Bianca pun segera pergi ke kamar nya dan Kaka nya pun juga akan pergi sebentar untuk menyelesaikan pekerjaan nya saat ini yang memang belum dia selesai kan
" Kamu istirahat lah jangan keluyuran seperti waktu di Villa ". Kata Arthur
" Iya iya kakak ku yang sangat tampan tenang saja aku juga tidak akan seperti itu lagi membuat kakak ku yang baik hati ini khawatir ". kata Bianca
rasa sayang Arthur kepada adik nya memang sangat lah besar karena dia juga ingin melindungi Bianca sama seperti papa nya yang selalu melindungi mama nya
" Bianca masuk ke kamar dulu kak ". kata Bianca yang kini segera membuka pintu nya lalu masuk ke kamar
" Lo ngapain ada di sini ?". Tanya Bianca ketika masuk ke dalam kamar nya dan ternyata ada Kai yang sedang tertidur pulas di atas ranjang nya bahkan dia tidak tahu kapan Kai masuk ke dalam kamar nya
Bianca segera berjalan menghampiri Kai yang tengah tertidur dan dia pun langsung memukul kepala Kai Agar dia segera bangun sekarang
" Apa sih Bi , gue masih mengantuk ". Kata Kai
" Tidur saja di kamar Lo sendiri jangan di sini ". Kata Bianca
" Hanya sebentar saja dan Lo jangan mengganggu atau Lo mau tidur dengan gue sekarang ". Kata Kai yang masih memejamkan mata nya membuat Bianca pun kini menarik tangan Kai agar dia segera pergi
Ketika Bianca Ingin menarik Kai malah sial nya dia terjatuh dan sekarang berada di pelukan Kai
" Kalau mau gue peluk bilang saja dan jangan banyak alasan ". Kata Kai
" Dasar mesum ". Kata Bianca melepaskan diri dari Kai dan kini dia terpaksa harus duduk di sofa karena ranjang nya sekarang di gunakan Kai untuk beristirahat
__ADS_1