
Mereka masih saja tidak percaya dengan ucapan Calista tadi dan alasan yang tidak masuk akal bagi mereka kini membuat mereka tetap menatap dengan tajam sekarang ini
" Kita juga akan melindungi kalian jadi kenapa juga harus membentuk Geng dan siapa ketua nya nanti ?". Tanya Rafael
" Bianca ". Jawab mereka berempat kompak membuat Bianca terbatuk sekarang ini dan mereka semua pun kini beralih menatap Bianca begitu juga dengan Kai
" Apa kamu ingin menjadi ketua Geng nya nanti ?". Tanya Kai
" Tidak kak dan tadi kan kesepakatan nya kak Calista yang akan menjadi Ketua bukan Bianca ". Kata Bianca
" Ada ada kita sepakat kan hanya Elo saja yang sepakat sendiri ". Kata Kim
" Kita kan setuju nya Lo yang jadi ketua nanti Bianca ". Kata Haruka
" Wah kalian ternyata kompak menjatuhkan ku ya ". Kata Bianca
" Lah kok menjatuhkan, kita kan mendukung bukan menjatuhkan. Gimana sih Lo Bianca ". Kata Kim
" Itu bagi Bianca menjatuhkan kak Karena Bianca kan tidak bisa menjadi pemimpin dan tidak cocok juga sebab Bianca hanya ingin seperti papa yang menjadi detektif nya Daddy ". Kata Bianca
" Kenapa Lo malah ingin menjadi asisten padahal jadi bos kan enak ". Kata Erland
"Ya kan papa nya adalah asisten jadi wajar saja jika dia ingin Begitu dan kakak nya kan juga asisten nya Ray jadi mungkin saja Bianca ingin menjadi asisten nya Calista ". Kata Derren
Itu kembali memancing Emosi Kai dan tanpa pikir panjang pun dia langsung memukul wajah Derren
Bug
" Kak ". Teriak Bianca
" Gue sudah mengatakan tadi Derren jangan pernah menghina nya dan apa salahnya jika dia menjadi asisten ". Kata Kai
" Lo benar-benar keterlaluan Derren . Bisa-bisa nya berkata seperti itu kepada Bianca ". Kata Axel
Mereka semua terlihat tidak suka sekali dengan apa yang Derren katakan karena tentu saja itu akan menyakiti hati Bianca walau pun dia terlihat hanya tersenyum sekarang ini namun tidak akan ada yang tahu bagaimana nanti nya
" Gue hanya bercanda saja Bianca dan maaf jika kata gue tadi menyakiti Lo ". kata Derren
" Tidak apa-apa Derren toh itu semua juga benar kan dan Bianca pun tidak Masalah juga ". Jawab Bianca sambil tersenyum
Nathan maju ke depan ke arah Derren dan satu pukulan juga dia layangkan kearah Derren membuat Calista pun langsung menarik nya . Nathan juga terlihat sangat emosi dan dia juga tidak suka jika Bianca di rendah kan didepan nya
" Kak kalian kenapa sih kok suka sekali main pukul padahal Bianca tidak apa-apa jadi stop seperti ini ". Kata Bianca
" Dia memang salah dan bukan berarti dia anak orang hebat bisa merendahkan Lo . Papa Sam pun jauh lebih hebat dari papa nya dan itu adalah fakta nya ". kata Nathan
" Hey hey Sudah jangan bertengkar Karena kalian adalah sahabat ". Kata Kim
" Kak Ray jangan maju dan memukuli Derren lagi karena kasihan dia sudah mendapat kan dua pukulan ". kata Bianca yang kini menghampiri Derren dan mengajak nya keluar dari sana . Bianca memang tidak mempermasalahkan nya jika dia memang adalah anak dari asisten Ricky karena dia juga sangat bangga sekali mempunyai papa seperti Sam bahkan ketika Sam meminta nya untuk menjaga Calista pun Bianca langsung menyetujui nya karena itu adalah balas Budi orang tua nya kepada keluarga Ricky yang dulu selalu memperlakukan papa nya dengan sangat baik begitu juga dengan Arthur dan Karena itulah Bianca mengulur waktu untuk menerima Kai sebab dia juga merasa tidak pantas saja dengan Kai
" Gue benar-benar minta Ma'af Bianca dan tidak ada maksud sama sekali menyinggung perasaan Lo ". Kata Derren
" Gak usah di pikir kak dan aku pun juga tidak merasa tersinggung sama sekali jadi santai saja ". Kata Bianca
" Tapi apa yang mereka katakan ada benar nya jika gue keterlaluan tadi ". Kata Derren yang masih saja merasa bersalah Sekarang ini
" Tidak usah di bahas lagi dan ayo kita obati saja luka nya sekarang". Kata Bianca
" Dia bisa sendiri jadi jangan membantu nya Bianca ". Kata Kai menarik tangan Bianca
" Kak aku tidak suka ya karena hal seperti tadi kalian jadi begini apalagi memukuli kak Derren , itu bukan hal yang baik sekali jadi aku akan marah kepada kalian jika kalian masih saja marah kepada kak Derren ". kata Bianca
__ADS_1
" Lo selalu saja membela orang yang salah Bianca padahal dia sudah jelas salah tadi ". kata Kim
" Dia hanya bercanda kak dan aku tahu jika tidak ada maksud lain dari nya maka dari itu aku pun tidak memperdulikan nya . Kita adalah saudara bukan hanya sekedar sahabat jadi Bianca tidak mau jika kalian saling memukul dan menuduh seperti sekarang ini ". Kata Bianca
Mereka hanya terdiam saja sekarang dan kini Derren pun duduk di kursi sedang kan Bianca kini mencari obat untuk nya . Kini Kai pun bergegas menyusul nya sekarang untuk menemani nya
" Kenapa kemari ?". Tanya Bianca
" Hanya ingin membantu kamu saja ". Kata Kai
Bianca menatap Kai sambil membawa kita obat nya sekarang ini . Tatapan itu sangat serius sekali sekarang ini karena Bianca juga ingin bicara serius sekarang dengan Kai
" Jangan seperti itu ". Kata Bianca
" Aku hanya tidak suka jika ada yang menjelekkan mu ". Kata Kai
" Kak , seharus nya kamu tahu jika Derren bercanda saja dan aku pun yakin dia tidak akan melakukan hal yang akan membuat ku sedih juga karena mereka semua adalah anak baik apalagi Derren kan suka bercanda sama seperti mu kak ". Kata Bianca
" Baik lah aku yang salah memang dalam hal ini jadi aku pun akan meminta maaf kepada nya, itu kan yang kamu inginkan" Kata Kai
Bianca Tersenyum sambil mengangguk kan Kepala nya tadi karena dia memang ingin mereka tidak bertengkar lagi . Akan jadi canggung nanti nya jika mereka terus saja bertengkar seperti sekarang ini .
" Derren kenapa wajah mu ini ?". Tanya Rere
" Di pukul Kai dan juga Nathan tadi" Kata Rafael
Ricky menatap mereka di sana dan lalu menatap Nathan
" Kenapa sampai di pukul ?". Tanya Ricky
" Itu karena dia mengatakan jika Bianca adalah anak asisten jadi wajar saja jika dia tidak menjadi ketua di Geng". Kata Sky yang menjawab nya
Sam menahan langkah kaki Ricky karena dia juga tahu apa yang akan Ricky lakukan nanti nya dan dia pun juga tidak akan membiarkan Ricky menghajar Derren begitu juga dengan Ken yang kini di tahan oleh Ipank agar tidak memukul anak nya sekarang
" Derren hanya bercanda papa dan tidak ada maksud sama sekali untuk menghina nya tadi ". Kata Derren
" Apa kau pikir lelucon mu itu sangat lucu sekali Derren dan apa kau pikir semua akan senang jika mendengar nya , tentu saja tidak bahkan aku pun sangat ingin memukul mu sekarang ini karena lelucon bodoh mu itu ". Kata Ken yang masih saja tersulut emosi
Tidak ada yang menganggap lelucon itu memang lucu malah semua nya kesal dan marah sekali dengan Derren padahal Derren pun juga tidak ada maksud untuk menjelekkan Bianca sama sekali dan mana mungkin juga dia melakukan nya sebab dia juga sudah menganggap nya sebagai adik sendiri
" Uncle jangan marah dengan kak Derren karena dia hanya bercanda, iya kan papa ". Kata Bianca yang sudah kembali membawa kita obat dan langsung di rumah oleh Ken dan di buang begitu saja
" Lihat lah , orang yang kau ejek saja membela mu dan kenapa kau sangat bodoh sekali Derren ". Kata Ken yang masih saja emosi
Mereka hanya bisa diam melihat emosi Ken apalagi Ricky juga menatap Dengan tajam sekarang ini membuat suasana di sana pun terasa sangat tidak nyaman sekali dan itu sangat mengganggu untuk mereka apalagi Kim yang baru melihat nya juga dia merasa sangat takut sekali akan keadaan di sana
" Dad , kenapa menatap seperti itu aku jadi takut loh sekarang. Ya sudah aku pergi saja karena aku juga tidak di anggap kan di sini bahkan uncle pun tidak menghargai usaha ku mengambil kotak obat tadi , malah membuang nya begitu saja ". Kata Bianca berpura-pura sedih sekarang agar perdebatan karena hal gak penting itu segera selesai sebab Bianca juga kasihan dengan Derren
Kini Bianca menggandeng tangan Nathan membuat semua nya menatap ke arah mereka berdua yang terlihat akan pergi
" Mau kemana Bi ?". Tanya Kai
" ke mall sama kak Nathan kan di sini masih adu mulut dan tangan jadi lebih baik aku bersenang-senang di luar sana , ayo kak Calista ikut juga dengan ku dan biarkan saja mereka tetap seperti ini ". Kata Bianca
" Tunggu". Kata Ricky ketika Bianca beranjak pergi bersama dengan Nathan dan Calista
" Daddy ingin bicara dengan kalian semua dan segera pergi ke ruangan kerja Daddy dan panggil juga Arthur agar dia juga ikut sekarang". Kata Ricky
Axel pergi memanggil Arthur sedang kan semua nya kini pergi mengikuti Ricky ke arah ruang kerja nya . Terlihat juga ray menggenggam tangan Kim agar dia tidak takut nanti nya
" Santai saja dan jangan takut karena Daddy memang seperti itu dan nanti juga kamu akan terbiasa". Kata Ray
__ADS_1
" Daddy dan Kai Sangat menakut kan Sekali ya jika mereka sedang marah ". Kata Kim
" Aku pun juga akan seperti itu jika wanita yang ku cinta di hina sayang jadi kita semua pun sama saja ". Kata Ray sambil tersenyum menatap Kim sekarang ini
" Axel seperti nya tidak seperti itu ". Kata Kim
" Kamu salah jika menilai Axel tidak seperti itu karena diam nya itu malah sangat menakutkan sekali dan jika dia bergerak pun semua musuh akan mundur teratur ". Kata Ray
" Tapi aku tidak melihat nya seperti itu malah Kai yang sering sekali menujukkan kemarahan nya kepada semua orang dan aku pun merinding jika melihat nya ". Kata Kim
" Jangan takut , jika Kai marah dengan kamu maka aku pun akan membela kamu nanti nya ". kata Ray
" Iya aku tahu jika kamu akan membela ku jadi aku juga harus kuat agar bisa melindungi diri ku jika kamu tidak ada di samping ku bukan ". Kata Kim
" Pasti Bianca yang menghasut kalian agar mau latihan beladiri ". Kata Ray
" Tidak tapi beladiri juga sangat penting bukan untuk melindungi diri kita agar tetap aman dan tidak di ganggu orang lain juga ". Kata Kim
" Itu memang benar dan aku pun mendukung sekali jika kamu mau latihan beladiri sekarang dan aku akan selalu mengajari kamu nanti nya ". kata Ray
" Jika mengajari ku terus lalu bagaimana dengan kesibukan kamu , apa tidak akan terganggu pekerjaan mu nanti nya ?". Tanya Kim
" Jika kamu yang meminta maka aku akan meninggalkan pekerjaan ku Sebab kamu lebih penting dari pada pekerjaan ku sayang ". Kata Ray . Dan Kim hanya bisa tersenyum saja menatap kekasih nya itu yang terus saja mengeluarkan gombalan nya sekarang ini
Mereka semua sudah sampai di ruangan meeting Ricky dan langsung duduk di kursi masing-masing begitu juga dengan Axel dan Arthur yang juga sudah ada di sana sekarang ini .
" Dad, apa ada hal yang penting hingga kita harus berada di sini ?". Tanya Arthur
" Ada hal yang akan Daddy katakan kepada kalian dan kalian harus mendengar nya baik-baik lalu mengingat nya jangan sampai melupakan nya ". Kata Ricky
" Daddy membuat ku merinding mendengar nya ". Kata Bianca sambil tersenyum menatap Ricky dan senyuman itu tidak pernah pudar Dari bibir nya sejak tadi
" Arthur dan Bianca kalian siapa ?". tanya Ricky
"Samuel Arthur Pratama anak pertama dari papa Sam dan mama Luna dan juga Daddy Ricky serta bunda Yuli . Arthur anak yang bisa di andalkan Daddy ". Jawab Arthur dengan tegas nya
Kini Ricky menatap Bianca menunggu jawaban dari nya sekarang. Calista menyenggol lengan Bianca agar dia segera menjawab nya
" Bianca Putri Pratama adalah anak papa Sam dan mama Luna ". Kata Bianca
" Hanya itu saja ?". Tanya Ricky
" Iya Daddy dan kalau di tambah anak Daddy kan gak Mungkin karena Bianca kan calon menantu Daddy ". kata Bianca bercanda agar suasana di sana Tidak canggung lagi nanti nya
" Kamu bisa sekali ya Berkata ". Kata Arok dan Bianca hanya tersenyum saja
" Tidak ada perbedaan antara kalian semua dan Bianca serta Arthur karena mereka adalah ank dan menantu ku jadi jangan ada yang mengatakan jika dia anak asisten atau aku sendiri yang akan menghabisi kalian ". Kata Ricky serius
" Itu sangat berlebihan sekali Rick karena mereka juga masih suka bercanda jadi jangan menganggap nya serius ". Kata Sam
" Tapi aku menganggap nya serius Sam ". Kata Ricky
" Jadi kau tidak berubah sama sekali jika begitu Ricky karena selalu menganggap semua nya serius . Membosankan sekali kehidupan seperti itu ". Kata Bianca membuat mereka semua menatap nya karena dia berani berkata seperti itu
" Bian kenapa bicara seperti itu ". Kata Sam
" Hanya bercanda saja papa , jika Bian bercanda seperti itu Apa akan di pukul nanti ?". Tanya Bianca
" Tentu saja tidak dan kenapa juga kita memukul kamu ". Kata Ipank
" Nah kan , kak Derren Pun juga hanya bercanda saja tadi jadi kak Derren balas pukulan mereka semua tadi dan jangan sungkan sama sekali ". Kata Bianca
__ADS_1
Derren mana berani juga melakukan nya karena dia tahu jika dia salah jadi dia hanya bisa diam saja sekarang ini dan tidak akan membantah sedikit pun juga walaupun Bianca sudah membela nya dan memaafkan nya tetap saja dia merasa jika dia salah