
Kim masih setia menunggu bahkan dia juga di temani Calista di sana dan Kai tentu nya ada di sana juga dengan para sahabat nya yang ternyata juga ikut datang ke rumah nya sekarang
" Kalian kenapa datang kemari ?". Tanya Kai
" Kita hanya ingin tahu saja Kai kenapa Lo tadi tidak masuk sekolah ". Kata Erland
" Kalian bukan orang tua gue jadi untuk apa juga kalian tahu kenapa tadi gue bolos ". Kata Kai yang kini sudah duduk manis di kursi sajak tadi bahkan dia kini sibuk memainkan ponsel nya
" Kenapa tadi gak masuk sekolah Kai bahkan tadi bunda juga mencari ?". Tanya Calista
" Aku hanya sedikit malas saja kak jadi gak masuk tadi ". Kata Kai dengan enteng nya
" Jangan membuat bunda khawatir Kai ". Kata Calista
" Mana pernah juga Kai begitu bahkan Kai juga tidak kemana-mana hanya di rumah saja tadi ". Kata Kai
Dia masih saja sibuk dengan ponsel nya bahkan Kai juga terlihat sangat tidak perduli sama sekali dengan mereka yang ada di sana .
" Kak Kim ". Panggil Bianca ketika tahu Kim ada di sana dan kini dia juga berjalan menghampiri nya sekarang
" Sudah selesai Bi latihan nya ?". Tanya Kai namun dia tidak memperdulikan nya dan kini sudah memeluk Kim
" Ma'af mengganggu latihan Lo ya , tadi gue mau memberikan ini saja kenapa Lo ". Kata Kim sambil mengeluarkan kotak yang dia bawah tadi sebagai tanda persahabatan nya dengan Bianca
" Kenapa harus repot-repot bawa beginian segala sih kak , jadi gak enak kan Bianca merepotkan kakak ". Kata Bianca
" Hanya hadiah biasa dan tidak terlalu mahal juga kok jadi gak repot sama sekali ". Kata Kim sambil tersenyum
" Ya sudah kalian mengobrol saja bunda tinggal ke dapur dulu untuk membuat kan makanan buat kalian nanti ". Kata Yuli
" Biar Bianca bantu Bun ". Kata Bianca
" Tidak usah kamu di sini saja dengan teman kamu biar bunda nanti di bantu mama saja ". kata Yuli
Dia segera pergi ke dapur untuk membuat beberapa makanan untuk mereka. Yuli senang jika Bianca mudah sekali bergaul di Indonesia bahkan dia baru juga datang sudah mendapat kan teman sekarang
" Kak aku tinggal ganti baju dulu ya , Tunggu di sini sebentar ". Kata Bianca
Kim mengangguk kan Kepala nya dan kini dia menunggu dengan yang lain nya karena Calista pun juga pergi ke kamar nya untuk berganti pakaian . Ricky yang melihat Kim di sana pun berjalan dan menghampiri nya lalu menatap nya membuat Kim bergidik ngeri dengan tatapan Ricky
" Siapa ?". tanya Ricky
" Teman Bianca uncle ". kata Ryan
Ricky masih saja menatap Kim dengan tajam nya membuat nyali Kim pun ciut melihat tatapan Ricky Kepada nya saat ini
" Daddy kenapa menatap seperti itu , Lihat dia ketakutan ". Kata Kai
Ricky menatap Kai sebentar lalu dia kembali menatap Kim sekarang " Siapa nama mu ?". Tanya Ricky
" Kimberly om ". Jawab Kim
" Nama panjang ?". Tanya Ricky kembali
" Kimberly Quella Sanders ". Jawab Kim
Ricky hanya mengangguk kan Kepala nya ketika mendengar ada nama Sanders di belakang nama sahabat baru Bianca bahkan dia terlihat biasa saja saat ini
" Jadi kau putri tunggal keluarga Sanders ". Kata Ricky dan Kim hanya mengangguk kan Kepala nya saja
" Wah ternyata uncle kenal dengan orang tua Kim , seperti nya dia jodoh dengan Lo nanti Kai ". Kata Derren
" Mungkin saja dia berjodoh dengan kak Ray bukan dengan gue ". kata Kai
" Bicara omong kosong apa Lo Kai ". Kata Ray yang kini turun menggunakan kaos hitam nya bahkan kini dia terlihat sangat tampan sekali bagi Kim namun tetap menyebalkan juga muka nya saat ini . Ray menghampiri Kai saat ini dan dia ingin sekali meninju muka adik nya itu karena selalu saja bicara omong kosong yang membuat nya kesal
" Gue hanya bicara fakta jadi Lo gak usah marah juga kak ". Kata Kai
" Mana mungkin juga gue suka dengan cewek seperti dia bahkan dia tidak ada lembut nya sama sekali dan mungkin saja Lo yang cocok dengan nya karena kalian berdua sama , bar-bar sekali ". Kata Ray
Sama hal nya dengan Ray tadi , kini Kai pun juga sangat tidak menyukai ucapan dari kakak nya itu bahkan dia hanya menganggap Kim sebagai taruhan nya dulu dan untuk itulah dia mendekati nya namun Sekarang berbeda jadi mana mungkin Kai mendekati Kim lagi . Dia lebih memilih fokus mengejar Bianca saja sekarang
__ADS_1
" Mana mau juga gue Dengan kalian berdua , muka gak ada ganteng nya sama sekali saja sok banget jadi orang ". kata Kim
Ricky hanya menatap perdebatan mereka bertiga tanpa ingin melerai nya sama sekali sebab dia juga pernah muda jadi hal seperti ini sangat wajar sekali bagi nya sekarang
" Kenapa kak , kok ribut Dengan mereka berdua ?". Tanya Bianca yang sudah turun bersama dengan Calista juga dan tampak juga kini Fellin datang ke rumah itu bergabung dengan mereka semua di sana
" Wah calon istri gue cantik banget ya , Gak salah memang gue memilih nya ". Kata Kai sambil menatap Bianca
" Mau gue colok tuh mata kak ". kata Bianca ketus
" Dulu saja ingin menikah dengan Fellin tapi sekarang malah ganti ke Bianca dasar Playboy ". kata Ryan
Kai hanya menendang kaki Ryan saja karena dia berani merendahkan dia di depan Bianca saat ini
" Kamu datang sendiri Fellin ?". Tanya Ricky
" Dengan papa tadi uncle ". Jawab Fellin
" Lalu di mana Bryan sekarang ?". Tanya Ricky
" Tadi papa sedang bicara dengan uncle Sam dan mungkin saja mereka masih di depan ". Kata Fellin
Ricky hanya mengangguk kan Kepala nya saja bahkan dia masih ada di sana dan kini juga sudah duduk bersama dengan mereka sekarang
" Kenapa Daddy malah duduk di sini , apa tidak ada tempat lain atau Daddy bicara saja dengan papa Sam ". Kata Kai
" Sejak kapan Sam jadi papa mu Kai ". Kata Ricky
" Sejak Bianca memanggil Daddy dengan sebutan Daddy juga dan hal itu wajar juga kan karena Kai juga akan menjadi menantu nya ". Kata Kai
" Daddy tidak akan merestui mu Kai ". Kata Ricky
Kai menatap Ricky dengan serius dan tidak suka nya bahkan dia kini ingin sekali meninju wajah sang Daddy sekarang
" Daddy tidak berhak melarang karena Daddy bukan papa Bianca ". Kata Kai
" Dan gue juga tidak suka dengan Lo kak jadi tidak ada alasan kan Lo mengklaim gue sebagai calon istri ". Kata Bianca
" Rick ". Panggil Bryan membuat mereka semua menoleh termasuk Kim juga
Sam dan Bryan berjalan menghampiri Ricky di sana yang sedang duduk bersama dengan mereka bahkan Sam juga kaget melihat ada Kim di sana
" Apa kau mengenal nya Sam ?". tanya Ricky
" Kimberly anak dari Keluarga Sanders ". Kata Sam
" Kau masih hebat Sam dan dia adalah sahabat anak mu ". Kata Ricky
Sam menatap Bianca untuk mengetahui jawabannya apa benar perempuan itu adalah sahabat nya dan jika itu memang benar Sam hanya heran saja kenapa bisa mereka bersahabat bahkan anak nya juga baru datang ke Indonesia
" Kita bertemu ketika liburan di Villa papa ". Kata Bianca seolah mengetahui apa yang papa nya pikirkan
" Jangan terlalu bermain Bianca , ingat apa yang papa katakan ". Kata Sam
" Bian selalu mengingat nya pa dan tadi juga baru selesai latihan dengan Daddy ". Kata Bianca
" Jangan mengecewakan papa nanti nya Bianca ". Kata Sam dengan serius nya
Bug pukulan dari Yuli pun mendarat sempurna di kepala Sam karena dia sudah berani selai mengekang Bianca dan Yuli sangat tidak suka akan hal tersebut
" Kenapa selalu membebani Bianca Dengan hal yang gak jelas sih bahkan dia juga masih remaja Sam ". Kata Yuli
Ricky tidak akan ikut campur jika istri nya sudah berkomentar bahkan dia pun juga tampak pura-pura tidak melihat dan mendengar nya agar tidak kena marah lagi seperti tadi ketika dia memanggil Bianca
" Agar dia tangguh dan kuat jadi saya sebisa mungkin mendidik nya dengan benar dan baik ". Kata Sam
" Jangan membebani nya dan biarkan dia menoleh masa remaja nya dulu sekarang ". Kata Yuli
Sam melirik Ricky lalu dia pun mengangguk kan Kepala nya sekarang . " Kita ke ruang kerja saja sekarang ". Kata Ricky
" Aku akan ikut dengan kalian dan kalian semua bisa menikmati semua nya makanan ini dan jangan sungkan ya ". Kata Yuli
__ADS_1
Dia kini mengikuti suami nya ke atas untuk mengobrol dengan Sam dan juga Bryan di sana bahkan Yuli terlihat menggandeng suami nya sejak tadi
" Nempel sekali Yul kayak perangko ". kata Bryan
" Nama nya juga pasangan yang romantis ya wajar saja kan jika kita begini ". Kata Yuli
Mereka kini sudah masuk ke dalam dan terlihat duduk manis di sofa ruangan Ricky bahkan Yuli juga ikut duduk dengan suami nya sekarang ini
"Bray ". Panggil Yuli membuat Bryan menatap sahabat sekaligus orang yang dia anggap seperti adik sendiri
" Kenapa , apa Ricky menyakiti mu ?". Tanya Bryan
" Mana mungkin aku melakukan nya bahkan membuat dia marah pun aku tidak akan bisa ". Kata Ricky
" Sudah jangan bertengkar aku di sini hanya ingin mengobrol dengan papa nya Bianca dan Daddy nya Kai serta papa Fellin juga ". Kata Yuli
Mereka bertiga Langsung Menatap Yuli yang kini sudah dalam mode serius nya bahkan Ricky pun juga heran dengan istri nya ini dan juga penasaran apa yang akan dia bicara kan nanti nya
" Ada apa sayang ?". Tanya Ricky
" Pertama aku ingin bertanya kepada Sam , apa Kai sangat buruk menerut mu ?". Tanya Yuli
" Dia tidak buruk bahkan dia sangat kuat sekali sama seperti Daddy nya dulu hanya saja kemampuan dia sudah ada sejak kecil ". Jawab Sam
Dari pertanyaan itu Ricky Sudah bisa mengetahui maksud istri nya itu apa Namun dia tidak akan berkata langsung dan ingin mendengar kan apa yang akan di bicarakan oleh istri nya saja sekarang
" Lalu kenapa kau tidak menerima nya sebagai calon menantu mu ?". Tanya Yuli
" Maaf tapi untuk soal percintaan saya bahkan tidak pernah ikut campur sama sekali dan membiarkan Bianca memilih siapa yang akan menjadi pendamping nya kelak ". Kata Sam
" Jadi Kai masih memiliki kesempatan ya untuk menjadi pendamping Bianca ?". Tanya Yuli kembali
Sam tidak menjawab dan dia hanya diam saja sekarang sambil menatap Yuli yang terlihat antusias menjodohkan anak nya itu sekarang
" Kenapa membahas hal itu sekarang Yul bahkan mereka masih belum cukup umur kan untuk menikah ". kata Bryan
" Diam dulu Bryan karena aku masih berbicara dengan Sam dan nanti juga akan ada giliran mu ". Kata Yuli
" Iya iya aku akan diam dan Sam cepat jawab ". Kata Bryan
" Kesempatan itu ada untuk siapapun dan saya juga tidak akan ikut campur juga nanti nya ". Kata Sam
" Bagus , kamu dengar itu kan suami ku jadi jangan melarang Kai untuk mendekati Bianca atau kisah kamu dulu akan terjadi kepada anak kita . Apa kamu mau di benci oleh nya ?". Tanya Yuli
" Mana mungkin Kai akan membenci ku dan aku juga tidak pernah menghalangi nya sama sekali sayang ". Kata Ricky
" Dia melakukan hal itu karena untuk memotivasi anak nya agar lebih serius dan semangat mengejar Bianca sebab Bianca tidak mudah di luluhkan sedikit sama dengan mu dulu Yul maka dari itu Ricky bertingkah seolah dia menolak dan melarang Kai ". Kata Bryan yang memang tahu apa yang Ricky dan Sam rencana kan saat ini
" Wah ternyata kalian membodohi ku rupanya awas saja ya Daddy nanti tidak akan mendapatkan jatah malam ini ". Kata Yuli membuat Sam dan Bryan tertawa mendengar ancaman nya kepada Ricky
Sementara di bawah kini mereka sedang asik sekali mengobrol bahkan Bianca juga sejak tadi tertawa bersama Kim
" Ternyata papa mu kenal dengan papa ku Bianca ". Kata Kim
" Iya kak dan aku juga tidak menyangka jika orang tua kita saling kenal ". kata Bianca sambil tersenyum
" Tentu saja pasti papa kalian saling kenal kan papa Lo sangat terkenal Bianca ". Kata Ryan
" Papa bukan artis kak jadi mana mungkin bisa terkenal ". kata Bianca
" Dia terkenal karena kekejaman nya ". Kata Derren membuat Bianca menatap nya saat ini dengan tajam dan Derren pun langsung terdiam di buat nya sekarang
" Gue hanya bercanda Bianca jangan seperti itu ". Kata Derren
" Aku pun juga bercanda kak jadi jangan tegang juga ". Kata Bianca lalu tersenyum membuat mereka menertawakan Derren sekarang karena dia takut hanya karena tatapan Bianca Kepada nya tadi
" Jahil juga ya Lo sama seperti Kai ". kata Derren
" Tentu saja kita masa karena kita berdua berjodoh ". Kata Kai sambil tersenyum menatap Bianca
Kim baru tahu sosok Kai yang seperti ini bahkan dia selalu terlihat salah tingkah jika bersama dengan Bianca tidak seperti Kai yang biasanya suka membuat orang marah . Kim merasa jika Kai seperti ini diam sangat manis sekali bahkan ketampanan nya kini terlihat sangat nyata
__ADS_1