
Dalam waktu sekejap saja Kim bisa bergabung dengan yang lain nya dan itu karena dia merasa sangat nyaman sekali dengan Bianca bahkan dia bisa tertawa lepas dengan nya tanpa memikirkan apapun juga dan tentu nya semua pun juga senang karena menambah anggota baru yang kini masuk ke dalam perkumpulan mereka Sekarang ini
" Bianca ternyata Lo asik juga ya orang nya ". Kata Kim
" Biasa saja kali kak ". Kata Bianca
" Next time kita nongkrong bareng ya , oh ya bisa Lo bagi nomor Lo ke gue atau kak Ray bisa mengirimkan nomor Bianca ke gue gak ?". Tanya Kim
" Bianca sudah ada di sini jadi minta langsung saja kepada nya ". Kata Ray
" Ketus sekali dia ". Kata Kim
" Sabar saja , kak Ray sebenar nya baik kok bahkan dia juga sangat tampan sekali ". Kata Bianca
" Halah masih tanpa gue juga kali dari pada kak Ray ". Kata Kai
" Semua nya juga tampan jadi gak usah berdebat soal ketampanan ". Kata Fellin menengahi ucapan mereka semua agar tidak ada perdebatan lagi yang terjadi karena dia juga tidak ingin suasana kembali tidak enak nanti nya
" Hari sudah semakin siang , ayo kita pulang ". Ajak Arthur
" Baru juga kita bertemu tapi aku pulang dulu , nanti berkabar saja ya ". Kata Bianca
" itu mah gampang Bianca , ya sudah gue pergi duluan ya sampai bertemu lagi ". Kata Kim lalu pergi meninggalkan mereka semua terlebih dahulu bahkan sebelum pergi juga dia membisikkan sesuatu kepada Bianca membuat mereka berdua tertawa bersama
" Kamu akrab sekali dengan nya Bianca ?". Tanya Arthur
" Dia teman yang asik kak jadi Bianca suka dengan kak Kim ". Kata Bianca
" asik apa nya , rusuh sih iya ". Kata Kai
" Itu menurut kak Kai saja tapi bagi ku dia asik sekali ". Kata Bianca
" Kalian berdua memang sama maka nya cocok ". Kata Derren
" Sama , maksud nya ?". Tanya Bianca bingung
" Ya sama , sama sama menolak Kai nya ". Kata Rafael membuat mereka kembali tertawa mengejek Kai Bahkan Fellin pun juga ikut tertawa bersama dengan mereka
Bug
" Diam dan jaga bicara Lo ". Kata Kai kesal
" Bahkan mungkin saja saat ini Kai bingung karena dua wanita yang dia dekati malah menjadi sahabat ". Kata Ryan
" Siapa juga yang ingin mendekati Kim , gak ada cocok nya sama sekali gue Dengan nya ". Kata Kai
Di sela canda dan tawa mereka Ray hanya menatap dan mendengarkan saja tanpa ingin berkomentar sedikit pun karena dia juga sangat malas untuk menanggapi mereka yang membahas hal yang tidak penting sekali menurut nya saat ini .
" Kak kita pulang sekarang , papa sudah mencari ". Kata Bianca
Ray pun segera membayar semua makanan yang sudah di pesan tadi lalu kini mereka segera pergi dari sana untuk kembali ke Villa karena Sam Sudah mengirim pesan kepada anak perempuan nya agar dia segera pulang sekarang
Di Villa para orang tua terutama Yuli terlihat sangat antusias sekali mengobrol dengan mereka bahkan dia membahas perjodohan antara anak nya dengan anak sahabat nya saat ini .
" Yul , jika Kai menyukai Bianca bagaimana ?". Tanya Intan
" Jangan bicara sembarangan Intan , mana mungkin Kai menyukai Bianca bahkan mereka terlalu jauh perbedaan usia nya ". Kata Luna
" Enam tahun tidak terlalu jauh kali bahkan hal itu wajar saja jika kita memiliki pasangan yang usia nya berbeda dengan kita . Kan yang lebih tua cowok nya jadi tidak masalah ". Kata Intan
" Tapi tetap saja tidak Mungkin itu terjadi , jangan mengada-ada jadi orang ". Kata Luna
" Kenapa sih kak anti banget sama Kai , padahal anak ku itu kan sangat tampan sekali ". Kata Yuli
" Bukan masalah tampan nya Yul tapi mereka kan bersaudara jadi mana bisa menikah ". Kata Luna beralasan
" Bohong banget ya bahkan kita saja tidak sedarah kak jadi mereka tidak apa-apa jika menjalin hubungan nanti nya ". Kata Yuli
" Sudah lah tidak Mungkin Kai menyukai anak ku karena dia sangat tampan jadi pasti banyak wanita yang menyukai nya di luar sana ". Kata Luna
Sebenar nya Luna tidak enak saja jika Bianca nanti bersama Kai bahkan selama ini Yuli juga sangat baik dengan nya dan dia masih mengingat bagaimana jahat nya dia dulu kepada Yuli jadi dia tidak mau nanti menyusahkan keluarga Yuli lagi bahkan Luna sudah mengatakan kepada kedua anak nya agar mereka berdua tidak jatuh cinta dengan anak Ricky dan juga anak para sahabat nya sebab mereka tidak sepadan dengan nya bahkan Luna merasa jika mereka terlalu baik untuk anak-anak nya jadi Luna akan mencari kan lelaki dan perempuan yang sederhana dan biasa saja untuk mendampingi anak-anak nya nanti
" Jika mereka berjodoh maka siapapun tidak bisa menghalangi nya kak termasuk kita yang ada di sini ". kata Yuli
" Ya tapi aku yakin jika mereka memang tidak berjodoh karena mereka berbeda Yul ". Kata Luna tetap pada pendirian nya
" Siapa yang tidak berjodoh ?". Tanya Ricky yang baru saja menghampiri mereka di taman Villa nya
" Kita hanya membahas tentang Kai dan Bianca sayang siapa tahu mereka berjodoh tapi kak Luna mengatakan jika mereka tidak cocok ". Kata Yuli
__ADS_1
" Mereka berdua memang tidak cocok sama sekali bahkan Bianca terlalu cantik untuk Kai yang urakan itu ". Kata Ricky
Yuli menatap suami nya tidak suka bahkan Kai adalah anak nya darah daging nya mana bisa dia mengatakan jika Kai urakan dan jika itu memang benar juga kan menurun dari nya juga jadi wajar saja jika Kai seperti itu
" Bukan maksud ku mengatakan hal seperti itu sayang tapi aku hanya merasa memang Kai dan Bianca tidak cocok sama sekali ". Kata Ricky yang tahu jika istri nya itu sedang kesal sekali dengan nya saat ini
" Kenapa tadi kamu mengatakan jika anak kita urakan bahkan itu menurun dari mu bukan ". Kata Yuli
" Iya sifat buruk anak-anak memang menurun dari ku termasuk Sifat Kai dan Ray juga ". Kata Ricky
" Nah sudah tahu kan jika mereka menurun dari kamu tapi kenapa kamu malah mengatakan mereka urakan sih ". Kata Yuli
" Stop stop stop , Yul ini bukan area untuk berdebat ya bahkan kita di sini untuk berlibur bukan malah berantem tuan dan nyonya Ricky ". Kata Intan
" Benar Yul , dan kamu ini kenapa sih kok malah memperdebatkan hal sepele seperti itu bahkan mereka masih remaja dan masih sekolah juga jadi mana mungkin ada rasa juga di Antara mereka selain sebagai saudara saja ". Kata Luna
" Kak Luna juga kenapa sih , apa Kai seburuk itu hingga kakak tidak suka jika dia menjalin hubungan dengan Bianca ". Kata Yuli masih saja bersih kukuh karena dia merasa jika anak nya itu memang ada rasa dengan Bianca
Cara Kai menatap dan memperlakukan Bianca itu sangat tidak biasa sekali bahkan Yuli menyadari nya dan itu sama seperti kisah dia dulu dengan Ricky . Tatapan anak nya tidak bisa membohongi nya sama sekali bahkan Yuli sangat yakin dengan naluri nya sebagai ibu jika Kai memang benar-benar suka dengan Bianca anak dari kakak angkat nya itu .
" Sekarang kita hanya perlu fokus kepada pendidik mereka saja jadi untuk percintaan biarkan mereka sendiri yang menentukan nanti nya ". Kata Sam
" Ya aku setuju dengan hal itu Sam ". Kata Ricky
" Jadi sudah jangan membahas tentang Kai dan juga Bianca lagi sebaik nya kita bahas hal lain saja ". Kata Bryan
" Kasihan sekali ya Kai sudah di tolak oleh orang tua Bianca mentah-mentah ". Kata Ken mengompori Yuli lagi
" Benar Ken bahkan kisah cinta nya lebih rumit dari sang Daddy dulu ". Kata Galang
" Jangan menambah percikan api sekarang kalian berdua . Sudah stop membahas Kai dan Bianca ". Kata Bryan
" Kenapa kalian membahas ku dan Bi ?". Tanya Kai
Mereka memang sejak tadi mendengar obrolan para orang tua bahkan Kai juga mendengar jika Luna memang tidak mengizinkan dia untuk mendekati Bianca tapi bukan Kai nama nya jika dia berputus asa bahkan dia tidak akan menyerah sedikit pun untuk mendapat kan hati wanita nya itu nanti
" Kalian sudah pulang , Bagaimana jalan-jalan nya menyenangkan ?". Tanya Kikan
" Sangat menyenangkan sekali mam bahkan Fellin sangat suka sekali di tempat tadi , bagus ". Kata Fellin
" Di sini memang sangat bagus sekali bahkan pemandangan nya juga sangat indah ". Kata Calista
" Jika Bianca mau di sini boleh saja bahkan kamu juga bisa bersekolah di dekat sini juga nanti nya jika ingin tinggal di Villa ini ". Kata Yuli
" Tidak Bun , untuk sekolah itu tergantung papa nanti nya ". Kata Bianca sambil tersenyum
" Kita masuk dulu ya untuk beristirahat nanti mengobrol lagi ". Kata Calista
Mereka semua masuk ke dalam untuk sekedar beristirahat bahkan kini Calista terlihat sangat asik sekali dengan laptop nya di meja depan kamar nya
" Sibuk Cal ?". Tanya Ryan yang duduk di depan nya saat ini
" Ya seperti yang Lo lihat sekarang ini ". Kata Calista
" Lo kenapa sih , ada masalah ?". Tanya Ryan
" Ada masalah , gak tuh gue baik-baik saja kok . Kenapa tanya seperti itu ?". Tanya Calista
" Ya gue merasa Lo beda Tidak seperti biasa nya ". Kata Ryan yang merasa ada yang aneh dengan Calista
" Halah itu hanya perasaan Lo saja bahkan gue sangat baik sekali sekarang bahkan sangat happy juga ". Kata Calista sambil tersenyum menatap Ryan
" Apa semua nya ada hubungan nya dengan gue jalan dengan Cindy beberapa hari yang lalu ?". Tanya Ryan sambil menatap Calista dengan dalam nya
" Lah memang nya kenapa jika kalian jalan bersama kan tidak ada hubungan nya juga dengan gue ". Kata Calista
" Ya tentu saja ada hubungan nya . Gue sudah mengatakan jika gue suka dengan Lo bahkan dengan mereka gue tidak ada hubungan yang spesial Cal ". kata Ryan
" Jangan bicara seperti itu lagi , jika kak Ray tahu habis nanti Lo Ryan ". Kata Calista
Memang Ryan sudah pernah mengungkapkan isi hati nya kepada Calista namun Calista masih belum menjawab nya juga karena terlalu banyak wanita yang dekat dan kencang dengan Ryan membuat nya merasa jika Ryan hanya Menggoda nya saja waktu itu
" Gue serius Cal bahkan gue rela jika Ray dan memukul gue asal Lo mau jadi kekasih gue ". Kata Ryan
Calista Tertawa sambil memukul Ryan , bahkan dia masih tidak berpikir untuk berpacaran dulu karena dia juga masih fokus pada kegiatan nya saat ini
" Sudah jangan membahas hal tersebut gue masih banyak kerjaan ini ". Kata Calista
Ryan masih menatap cewek di hadapan nya itu bahkan dia merasa jika Calista sangat cantik sekali di mata dia . Perasaan nya muncul ketika mereka sering bersama bahkan Ryan sering membantu Calista melakukan pekerjaan nya dan rasa itu seiring berjalan nya waktu pun tumbuh dan Ryan tidak bisa berpaling dengan yang lain nya dan kini di hati nya hanya ada Calista saja walaupun dia suka jalan dengan para cewek di luar sana itu hanya dia lakukan untuk bersenang-senang saja bahkan dia sama sekali tidak menyimpan rasa untuk wanita yang dia kencani selama ini
__ADS_1
Di ruang latihan rumah Ricky kini ada Bianca di sana bersama dengan Derren dan Axel serta Rafael mereka kini sedang berlatih bersama saat ini dengan Ricky sendiri yang melatih mereka
" Fokus Bianca dan jangan sampai kamu kehilangan fokus mu itu ." Kata Ricky
Bahkan saat ini Bianca sedang di hadapan dengan Mark anak buah dari Arok dan juga Jack anak buah atau tangan kanan Ipank . Mereka di perintahkan Ricky untuk menyerang Bianca saat ini bahkan sejak tadi mereka sudah kalah dari Bianca
" Bianca sangat hebat sekali bahkan dia mampu mengalahkan mereka berdua tanpa tersentuh sedikit pun , Kau hebat dalam mendidik nya Sam dan dia bisa menjadi penerus kita nanti nya Dengan Axel dan yang lain nya ". Kata Ipank
" Bukan saya yang melatih nya tapi bos yang sering melatih Bianca bahkan dia memiliki insting yang tajam juga berkat bos ". Kata Sam
" Jangan merendah Sam , aku hanya melakukan apa yang aku bisa saja bahkan aku juga melihat potensi yang besar dalam diri Bianca jadi aku mau melatih nya agar kuat dan tangguh ". Kata Ricky
" Sebenar nya Kai sangat cocok Ricky meneruskan Geng kita tapi dia sudah memiliki Geng nya sendiri jadi kita tidak bisa memaksa nya juga bukan ". Kata Rere
" Kai memang sejak dulu sudah berjalan di atas kaki nya sendiri jadi dia tidak akan mau meneruskan Geng kita dulu karena dia tidak suka aku ikut campur dengan semua yang dia bangun saat ini ". Kata Ricky
" Sama hal nya dengan Calista dan juga Ray , mereka juga memiliki kesibukan sendiri bukan tapi aku masih bingung dengan kesibukan anak cantik Ricky ". Kata Ken
" Dia sibuk untuk membuat program mungkin bahkan hati-hati nya hanya berkutat dengan laptop saja bukan ". Kata Galang
Bug Bug Bug
Pukulan telak dari Bianca membuat mereka berdua jatuh tersungkur saat ini bahkan Bianca kini sudah menumbangkan dua orang kepercayaan Ricky di sana
Prok prok Prok
Tepuk tangan mereka semua kini terdengar di sana bahkan Bianca kini sudah menghampiri Ricky dan yang lain nya
" Lo memang hebat Bianca ". Kata Derren sambil mengacungkan jempol nya
" Bahkan gue juga kalah dari Lo ". Kata Axel mengacak rambut Bianca gemas dan dia pun juga memeluk Bianca saat ini
Ehm Ehm
" Di sini ada kita kenapa kalian bermesraan di depan kita semua dan Lo gak takut Axel dengan Kai jika dia melihat hal ini ?". Tanya Rafael
" Kenapa juga harus takut bahkan gue dan Bianca juga suka berkabar ketika dia di luar negeri dulu ". Kata Axel
" Kak Axel memang sangat baik sekali sama seperti kak Ray ". Kata Bianca
" Jadi hanya mereka yang baik Bianca sementara kita tidak". Kata William
" Tentu nya kalian semua sangat baik kepada ku ". Kata Bianca
" Kemampuan kamu semakin lama semakin bagus Bianca , Daddy salut dengan mu ". Kata Ricky
" Terima kasih Daddy ". Kata Bianca
" Jika dia adu Rick mana yang akan menang antara Bianca dan juga Calista menurut mu ?". Tanya Arok
" Bianca yang lebih bagus , Calista masih belum bisa mengasah insting nya dengan baik bahkan dia kini juga jarang latihan bukan ." Kata Ricky
" Dia kini sedang menikmati masa muda nya Rick jadi wajar kan hal itu ". Kata Bryan
" Calista tidak aku cetak menjadi seperti diriku , cukup dia bisa bela diri saja itu sudah sangat bagus .". Kata Ricky
" Pasti Yuli melarang bukan jika Calista menjadi penerus Geng kita ". Tebak Galang
Ricky hanya tersenyum saja karena hal itu memang benar tapi bukan berarti Ricky sengaja mencetak Bianca agar seperti diri nya dulu hanya saja kini berbeda dan Bianca memang sudah terlatih oleh Sam sejak kecil bahkan dia menguasai segala ilmu beladiri saat ini meskipun Calista juga tapi Calista tidak begitu tertarik dengan sebuah Geng berbeda dengan Bianca
" Kalian semua boleh istirahat dulu sekarang dan Bianca tidur lah setelah ini ". Kata Ricky
" Baik Daddy ". Jawab Bianca
" Tunggu dulu ". Kata Ken menghentikan langkah mereka membuat mereka kembali menatap Ken di sana bahkan Ricky dan yang lain nya pun juga menatap Ken saat ini
" Kenapa pa, apa ada hal yang kurang atau kita harus latihan lagi ?". Tanya Derren
" Bianca belum bisa di katakan hebat Rick jika dia belum bisa mengalahkan tangan kanan sekaligus orang yang sangat kau percaya". Kata Ken
Mereka tahu siapa orang yang di maksud Ken bahkan apa yang di katakan Ken memang ada benar nya karena sebelum melawan Ricky para musuh harus menghadapi tembok yang kokoh yang selalu ada di depan Ricky dan dia adalah Sam orang yang memang selalu bersama dengan Ricky sejak dulu
" Mana mungkin juga Bianca bisa mengalah kan papa uncle bahkan mengetahui kelemahan nya pun Bianca juga belum ". Kata Bianca
" jangan kan Lo Bianca , kita saja juga sulit mengalah uncle Sam , padahal kita berlima tapi malah kita yang kalah ". Kata Derren
" Jangan meremehkan papa , walaupun dia sudah tua tapi tenaga nya masih seperti anak muda ". Kata Bianca
" Kamu berani ya mengatakan jika papa sudah tua Bianca ". Kata Sam berjalan mendekati putri nya lalu kini berusaha memeluk nya namun Bianca menghindari nya karena dia tahu jika Sam tidak hanya memeluk nya saja nanti pasti dia akan menjahili nya nanti nya
__ADS_1