
Liburan tidak akan lengkap bagi Yuli jika para sahabat mereka tidak ikut bahkan kini Galang dan Bryan sudah datang dan dia berharap agar semua nya segera bisa di selesaikan bahkan ini hanyalah salah paham saja
"Tapi aku heran nya kenapa Rachel bisa sampai terhasut padahal dia sejak dulu sangat tahu kan siapa kamu Yul ". Kata Kikan
"Mungkin ini adalah ujian persahabatan kita yang ter jalin sudah lama ini ". Kata Yuli
"Ah enak sekali ya kalian bisa mengobrol santai di sini ". Kata intan yang kini sudah ada di samping Kinar
"Kapan datang nya , kenapa kita tidak tahu Tan ?". Tanya Kikan
"Ya karena kalian sangat sibuk sekali mengobrol nya ". kata Intan
"Kita memikirkan Rachel Tan bahkan aku juga belum menjenguk nya ". Kata Yuli
"Dia sudah mendingan dan sudah di bawah pulang juga tadi oleh Arok ". Kata Intan
"Apa kamu yang menangani nya ? ". Tanya Kinar
"Ya, bahkan kakak ipar mu itu mulut nya sangat pedas sekali. Kalau aku tidak ingat jika dia adalah istri Arok sahabat suami ku maka tadi akan aku biarkan saja dia ". Kata Intan
"Kenapa bisa kak Rachel seperti itu bahkan dia sudah berteman lama dengan Yuli dan kak Ricky ". Kata Kinar
"Itu karena dia yang terlalu cemburu dengan Yuli karena suami nya dulu mencintai nya ". Kata Intan
Mereka bertiga pun terkejut dengan perkataan intan bahkan Yuli juga tidak menyangka jika Arok memang pernah ada rasa dengan nya dan kini dia pun merasa pantas saja jika Rachel marah tapi tidak seharus nya juga begitu karena mereka semua sudah sama-sama memiliki kehidupan sendiri juga bahkan mereka juga sudah bahagia dengan pasangan masing-masing
"Padahal aku juga sudah menikah dengan Ricky dan hidup bahagia tapi kenapa dia masih saja berpikir seperti itu ya ". Kata Yuli
"Hasutan nya tajam sekali jadi dia pun kini oleh ". Kata Intan
"Kau ya Tan suka sekali bercanda". Kata Yuli
"Sama dengan mu sayang " Kata intan
"Nanti aku akan mencoba untuk mengajak Ricky ke rumah Arok untuk berkunjung dan semoga saja dia mau ". Kata Yuli
"Tidak usah ke sana Yul karena menurut ku biarkan saja dia merenungi ke salahan nya dan kalau soal liburan kita tetap berangkat Minggu besok". Kata Intan
"Tapi tidak enak sekali jika kita harus meninggal kan Rachel nanti nya ". Kata Kikan
"Biarkan saja kan kita juga sebenar nya tidak ingin meninggal kan dia tapi hanya saja dia yang memulai nya duluan ". Kata Intan
"Semoga masalah ini segera selesai ya dan kita bisa ngobrol bareng lagi ". Kata Kinar
"Masalah akan selesai jika Kakak mu itu jujur siapa yang menghasut nya ". Kata intan
__ADS_1
"Apa kak Arok belum tahu siapa orang nya ?". Tanya Kikan
"Seperti nya belum dan Ricky yang tahu siapa orang nya ". Kata Intan
"Jadi kak Ricky Sudah tahu, apa dia akan bertindak ?". Tanya Kinar
"Dia tidak akan mau melakukan nya karena Ricky merasa itu tidak lah penting dan Jika nanti istri dan anaknya terbawa baru dua akan turun tangan ". Kata Intan
"Benar sekali Tan , tumben pintar ". Kata Yuli
"Dari dulu juga aku pintar maka nya jadi dokter Yul ". Kata Intan
Di halaman Kai masih saja asik bermain bahkan di beberapa kali mengganggu Calista saat ini membuat nya juga mendapat kan pukulan Bebe kali juga dari saudari kembar nya itu
"Jangan macam-macam kau Kai mau aku congkel mata mu itu ". Kata Calista
"Aku hanya bercanda kak kenapa di anggap serius sih ". Kata Kai
"Kakak mu mana bisa di ajak bercanda Kai yang ada hanya serius saja sama seperti Ray ". kata William
"Tapi yang paling terlihat sangat serius itu kak Ray saja ". kata Kai
"Dan yang paling suka bikin rusuh adalah kau saja di rumah ini ". Kata William
Mereka pun kini tertawa bersama bahkan terlihat sekali William dan Kai sangat akrab dan dekat meskipun mereka sering kali saling menghina dan mengejek namun kedua nya pun saling sayang satu sama lain nya .
"Ada apa kak ?". Tanya Kai
"Apa yang kau lakukan kepada mama Axel ?". Tanya Ray
"Tidak ada ". Jawab Kai
"Jangan bohong , aku tahu itu semua adalah ulah mu kan ". Kata Ray
"Sedari tadi aku hanya bersama dengan kalian jadi mana mungkin aku bohong kak. ada-ada saja kau ini ". Kata Kai
"Aku tahu Kai kau sangat lah cerdas sekali dan bisa melakukan apapun dengan cepat tanpa ada yang tahu jadi jangan bohong kepada ku ". Kata Ray
Senyuman Kai kini mengembang bahkan dia terlihat santai sekali kali ini meskipun kakak nya tahu jika dia yang meracuni Rachel. Ray tentu saja tidak akan marah kepada nya dan dia juga tidak akan ikut campur dengan apa yang Kai lakukan.
"Jangan melakukan hal bodoh yang akan membuat bunda bersedih Kai ". Kata Ray
"Dia masih hidup kak jadi bunda tidak akan bersedih dan aku jamin itu ". Kata Kai sambil tersenyum membuat Ray hanya menggeleng kan kepala nya saja saat ini karena jawaban adik nya yang sangat enteng itu bahkan dia terlihat tidak perduli sama sekali dengan Rachel. Itulah Kai, jika ada yang melukai bunda nya maka dia akan langsung bertindak tanpa memikirkan apapun dan dia tidak akan pernah suka lagi dengan orang itu nanti nya.
*****
__ADS_1
Tidak terasa juga hari kini sudah malam dan rumah itu masih saja ramai karena Galang dan Bryan memang menginap di sana dan Yuli pun memasak banyak sekali makanan kali ini untuk kedatangan kedua sahabat nya yang selalu setia menemani dan menjaga nya dulu
"Wah nyonya bos memasak ternyata , apa uang nya tidak cukup untuk menggaji koki handap untuk rumah ini ?". Tanya Galang menggoda
"Walaupun cukup tapi tetap saja masakan istri jauh lebih nikmat ". Kata Ricky membuat Galang tersenyum sinsi saja
"Pasti dia tidak pernah di masakkan sama Kinar jadi dia pun tidak bisa merasakan nya sama sekali ". Kata Intan
"Benar itu Tan , mana ada waktu Kinar untuk masakannya karena Galang terlalu manja kepada nya ". Kata Yuli
"Sudah besar manja nya minta ampun dasar Lo Lang ". Kata Yuli
Dengan Galang serta Bryan dan Intan memang Yuli bisa tertawa lepas sekali dan terlihat tanpa ada beban sama sekali. Bahkan sedari dulu memang selalu begitu dan beban hidup Yuli terasa ringan jika di cerita kan kepada mereka bertiga waktu itu.
"Lihat lah bunda sangat senang sekali bersama dengan mereka bertiga bahkan terlihat bersemangat sekali ". Bisik Kai
"Ya, bahkan bunda terlihat bahagia bersama dengan mereka ". Bisik Calista
"Kalian kenapa bisik-bisik sejak tadi ". Tanya William
"Itu rahasia kita berdua dan kau tidak usah ikut campur ". Kata Kai
"Pelit sekali kau Kai bahkan bunda dan Daddy ku saja sangat baik hati dan tidak sombong beda dengan mu ". Kata William
"Dan papa mu itu sangat cerewet sekali sama seperti mu ". Kata Kai membuat William kesal sekarang ini
Setelah selesai makan kini mereka pun berada di ruangan tamu untuk bersantai saja bahkan beberapa kali juga mereka bertukar cerita dan Intan masih ada di sana ikut bercerita juga dengan mereka semua di sana.
"Ricky makin tua makin tampan ya ". Kata Galang
"Ya dan Lo makin tua makin kurang ajar ". Kata Ricky membuat mereka semua tertawa sekarang ini
"Sayang liburan nya tetap jadi atau di tunda dulu ?". Tanya Yuli
"Tentu saja jadi dan Jangan perdulikan soal Arok dan Rachel ". Kata Ricky
"Bagaimana kalau kita jenguk Rachel ?". Tanya Yuli
"Tidak usah, lagi pula dia juga tidak apa-apa, iya kan Tan ". Kata Ricky
"Benar sekali dia tidak apa-apa jadi tidak usah di jenguk ". Kata Intan
"Bunda ku kenapa cantik sekali ya bahkan lebih cantik dari yang lain nya ". Kata Kai
"Cantik mana bunda atau fellin?". Tanya Yuli
__ADS_1
"Tentu saja cantik bunda tapi banyak fellin ". Kata Kai membuat mereka semua tertawa karena dia sangat menggemaskan sekali kali ini dengan senyuman nya itu bahkan dia juga suka sekali menggoda orang dan membuat orang lain kesal kepada nya