
*isi pesan*
"KAMI MENEMUKANNYA BOS GADIS YANG DAPAT MENJINAKKAN NAGA."
Satu pesan yang pendek tapi jelas maksudnya. Para anak buah Zino dan the friend's memberi kabar tentang GADIS YANG DAPAT MENJINAKKAN NAGA, ya itulah sebutan untuk gadis yang membuat bos yang sangat mereka takuti tunduk takluk hanya dengan membayangkan wajahnya.
Ketiga orang yang membaca pesan singkat itu pun tersenyum menandakan betapa lega pikiran mereka ketika mendapat informasi yang sangat mereka tunggu tunggu beberapa hari ini.
Flashbaeck on
Billy mengirim anak buahnya ke seluruh penjuru rumah sakit dengan bohongnya yang mengatakan sebagai medis pembantu di semua rumah sakit, klinik dan juga apotek. para pemilik rumah maupun para tenaga medis yang lain tidak curiga karna memang rumah sakit Billy adalah rumah sakit terkemuka di negara ini. Bahkan mereka dengan senang hati menerima.
Berselang satu bulan para anak buah Billy menjalankan misi penjinak naga ini akhirnya membuahkan hasil. Salah seorang anak buah Billy mendapati nama sang penjinak itu konsultasi di sebuah klinik ya Cessa Allexsandra. Anak buah Billy tidak semudah itu mendapatkan info tersebut karna banyak yang harus ia lewati untuk mendapat info di berkas itu.
melewati penjaga mungkin memang mudah untuknya yang sudah terlatih menyamar tapi membuka kunci ini yang agak susah. Ia merogoh kantong celananya dan menemukan penjepit rambut hitam kecil. Ia pun mencoba membuka kunci pintu itu menggukankan penjepit rambut itu. Dan ternyata berhasil pintupun terbuka "hahh.. gak sia sia aku ambil penjepit rambut bebebku tadi hehehe gapapalah di marahi nanti aku belikan yang lebih bagus" gumannya sendiri. karna selama 1 bulan ini ia menggunakan 1 kotak penjepit rambut pacarnya karna hanya dengan itu dia dapat membuka kunci pintu itu. Ia mencari satu parsatu berkas dan akhirnya ia menemukan berkas milik Cessa betapa bahagia dirinya. Dengan cepat ia memeri informasi yang daia dapatkan kepada bosnya.
Flashback off
Billy dan kedua temannya juga dapat bernafas lega setelah mendapat informasi.
Billy pun mengirim pesan singkat untuk memberi alamat dan tempat dimana sang anak buah mendapatkan info itu. Tak lama kemudian sang anak buah mengirim apa yang Billy inginkan,
"jalan JX NO 57 klinik PERMATA, tercatat hasil pemeriksaan kandungan, resep obat: vitamin dan obat penambah darah"
Senyum pun mengembang dari ketiganya, senang saat mereka tau kalau salah seorang teman mereka akan menjadi seorang ayah.mereka melirik zino yang masih terlelap dalam tidurnya membayangkan betapa bahagianya dirinya saat tau kabar gembira ini tapi akan betapa merepotkannya nanti kepanikan dan kelebayan temannya itu bila mengetahui berita itu.
"Haaaahhhhhhh" ketiganya bersamaan lesu terduduk di sofa membayangkan hal itu.
Sedangkan ditempat lain seorang wanita sedang duduk di meja kecil dan menyuapkan sesendok es krim ke dalam mulutnya menikmati indahnya hari ini. Entahlah, ia Cessa merasa sangat tenang sekarang semenjak ia tahu kalau ia tengah mengandung. Rindu yang baru datang pun hanya bisa geleng geleng kepala melihat temannya itu hanya memakan es krim sementara ini waktunya makan siang
"Bumil sayang makan nasi dulu bisa gak sihhh? Kan kalau es krim itu dessert yang artinya pencuci mulut setelah makan lah ini malah jadi pembuka mulut gimana siih?" protes Rindu dengan apa yang tengah Cessa lakukan.
"ya kan ini maunya baby jadi harus dituruti dong, makanya cepat cepat lah jadi bumil juga biar tau kayak apa maunya baby. Dan yang pentingkan aku gak nyuruh kamu manjat menara Pisa ya nanti malah makin miring tu menara kalau kamu yang manjat ahhaha"
__ADS_1
Rindu di buat kesal gemas gemas di buat Cessa tapi jujur dia juga bahagia dengan apa yang temannya rasakan sekarang saat melihat Cessa tersenyum mengodanya Rindu yakin anak yang di kandung Cessa Allexsandra pun pasti senang dengan hal itu dan itu akan membuat keduanya sehat ya hanya itu yang Rindu pikirkan. Yang penting temannya bahagia.
Di tengah lamunan Rindu yang membayangkan anak Cessa yang bahagia pun buyar dengan kata Cessa
"Ngomongin Pisa jadi pengen Pizza Rin"
ucap Cessa dengan senyum penuh arti yang tentu saja Rindu paham sekali arti senyum itu.
"Oke lah baby bos mari aunty carikan apa yang baby bos mau tapi sebelum itu makan nasi terlebih dahulu."Dengan tangan hormat kepada cessa Rindu meminta agar Cessa memakan makan siangnya. Dan dengan gerak cepat Cessa memakan makan siangnya. Tak sampai habis hanya setengah saja yang dia makan.
"Wahh koc cuma setengah? Semua dong bumil.. " protes Rindu lagi
"Nanti kalau aku makan Semua gak ada tempat dong untuk pizzanya"
Lagi lagi Rindu mengelengkan kepalanya dengan kelakuan Cessa.
"Baiklah yang mulia keinginan anda adalah perintah untuk saya"
Rindu membungkuk memberi hormat bak seperti kepada seorang raja yang di tanggapi Cessa dengan jitakkan di kening Rindu dan di akhiri tawa kaduanya.
Zino membuka matanya dan menatap langit langit ruangan itu. rasanya masih pusing dan kepalanya berat, ia bangun dan mengedarkan pandangan dan didapatinya ketiga sahabatnya sedang tiduran d sofa, ada yang telungkup, ada yang telntang dengan kaki ditaruh di leher teman satunya, dan yang satunya hanya pasrah dengan hal itu dan tetap melanjutkan tidurnya. Ya 3 jam Zino tidur pulas membuat ketiga temannya juga ikut tidur walau di sofa.
Zino yang melihat hal itu hanya tertawa lirih dan bangun dari duduknya dan berjalan ke sofa tempat ketiganya tidur pulas, "masih seperti dulu ya?! " ucapnya melihat kesetiaan sahabatnya menunggu dirinya sadar. Tersadar dengan pikirannya sendiri dan membuat Zino mendapatkan ide cemerlang, senyum jahil pun keluar dari bibirnya
"AWASSSS KUCING HITAM SEDANG MAKAN KATAK DI BANTU SAPIIIIIIIII!!!!!!! " Teriak Zino tiba tiba membuat Billy, Johan dan Rico sadar langsung saling berpelukan bagaikan teletabies yang baru bertemu
"Uuaaaaaaaaa jangan makan aku ampun" Teriak Johan walaupun matanya masih belum di buka karna takut kalau di depannya ada kucing hitam.
"Nenek tolong nenekkkkk" Tak kalah juga teriakannya Billy mendengar nama katak.
"Sana rumputnya sanaaaaaa. Ampuunnn" Teriakan Rico pun membantu memenuhi ruangan dan di tambah tawa yang tak berhenti henti karna mendengar curhatan batin dari sahabatnya.
Saling tatap satu sama lain kemudian sadar sedang di tertawai membuat ketiganya melepasa pelukan mereka dan kembali meneriaki Zino
__ADS_1
"Kauuuuuuuu"
"Oke oke maaf abisnya kayak enak banget tidurnya jadi rasa mau ganggu itu meronta ronta hahahhhhaaha ahaha ahaha"
Ya hanya seperti ini saja mereka dapat berkumpul dan bersenda gurau bersama karna keempatnya kini tengah di sibukkan dengan pekerjaan masing masing. setelah semuanya kembali tenang dan meninggalkan kucing, katak dan sapi tadi keempatnya duduk bersama di sofa itu dan mulailah pembicaraan mereka.
"Zi.. tadi ada anak buah aku mengirimkan informasi kalau mereka menemukan naga kecil yang masih bersembunyi dalam induknya" ucap Billy membuat senyum Zino mengembang dengan sangat cepat dan matanya yang berbinar karna sangkin senangnya dia.
HAI HAI PARA READERS MAAF SELAMA INI OTOR GAK UP SOALNYA HP OTOR KEMARIN YANG BUAT NNGETIK INI NOVEL RUSAK DI BIKIN BABYNYA OTOR TRUS PAS OTOR UDAH BELI YANG BARU LAH BINGUNG KAYAK APA LANJUT NULISNYA. DAN DENGAN SUSAH PAYAH AKHIRNYA BISA JUGA LANJUT NULIS NOVELNYA, YA MAKLUMLAH NOVEL PERTAMA MASIH AMATIR GUYS.
Mari nikmati terus novel otor ya.. jangan lupa like, komen, vote dan rate ya bantu otor dapatin hp atau alat lain yang bisa menunjang novel otor ini ya.
Oke tadi kan otor ada ngetik yang kucing katak sapi kan!!! nah otor bakal jelasin ni kenapa para laki laki sukses seperti Johan, Billy, dan Rico takut sama yang begituan. Gini ceritanya SIMAK YA
kita mulai dari Johan.
10 tahun yang lalu, Johan hanya lah siswa biasa saat pulanh dari sekolah menggunakan motor kesayangannya Johan tak sengaja menabrak kucing hitam, panik ya itulah yang di rasakan Johan kala itu. Dengan perlahan Johan memungut dan mengubur bangkai kucing itu lalu pergi dengan terburu buru karna dia takut. Sesampainya di rumah, Johan mencuci tangan dan kakinya lalu makan. selepas makan ia berkumpul dengan saudara perempuannya, maklum hanya dia yang laki laki kedua adiknya perempuan semua. saat itu kedua adiknya sedang menonton cerita seram tentang kucing hitam. Johan yang ikut menonton pun takut bukan main bukan karna filmnya tapi karna karna kucing hitam yang ia lihat di tv sama dengan yang ia kubur beberapa jam yang lalu karna tertabrak motornya tadi. Johan tidak bisa tenang sampai malam dia masih membayangkan apa yang terjadi tadi siang, Johan akhirnya memilih bersantai di balkon kamarnya. Saat ia melihat sekeliling ia mendapati seekor kucing hitam sedang berjalan di atas pagar pembatas yang terbuat dari beton dan tiba tiba kucing itu mengeong dengan sangat keras lalu menatap ke arah Johan yang masih di balkonnya seolah memiliki dendam pribadi. Johan yang kaget dengan apa yang dia lihat sekarang hanya bisa berteriak dan belari ke kamar adik adiknya dan menceritakan apa yang terjadi padanya dan membuat kedua bocil itu pun juga takut karna masih belum paham apa apa juga. Dan malam itu pun ketiganya tidur sekamar karna ketiganya sama sama takut dan semenjak kejadiaan itu, Johan sangat takut pada kucing hitam, dan ia merasa telah membunuh sang kucing dan membuat kucing itu menyimpan dendam padanya. sampai sekarang pun Johan tetap takut pada seekor kucing bukan hanya pada kucing hitam saja tapi semua jenis kucing Johan takuti, tapi anehnya Johan suka menonton film kucing kuning yang gemuk dan imut bisa bicara.Para teman temannya juga sudah menasehati Johan dengan mengatakan kucing itu bukan hewan yang menakutkan tapi tetap saja Johan takut. haaaa apalah yang telah terjadi pada mu Johan Rush . Ya itulah cerita dari Johan sang pengacara. Lanjut??? oke lanjut si dokter Billy Morgan
Awal mulanya Billy kecil sedang berlibur di kampung halaman di rumah sang nenek. rumah sang nenek berada di tengah sawah yang luas yang adalah milik dari nenek Billy sendiri. Saat sore hari Billy dan sang nenek sedang berjalan jalan sambil menikmati pemandangan sawah di sore hari. akhirnya mereka berdua berhenti di salah satu sawah, mereka berdua berhenti karna bertemu dengan para pekerja sawah milik nenek Billy. Saat sang nenek tengah berbincang bincang Billy malah sibuk dengan telur katak yang ia temukan di pinggiran sawah itu karna rasa penasarannya sangat dalam maka ia pun mengganggu telur telur tersebut sampai hancurlah bentuk telur katak itu. Tiba tiba muncullah sang empunya telur itu langsung melompat ke arah bahu Billy kecil dan karna panik, saat Billy malah membuat gerakan gerakan aneh sehingga masuklah katak itu ke dalam bajunya. jeritan demi jeritan Billy keluarkan membuat neneknya panik juga dan di bantu oleh para petani lainnya katak itu pun keluar dari dalam baju Billy. Kejadian itu pun tak terlupakan oleh Billy sampai saat ini Billy masih trauma dengan katak yang masuk ke dalam bajunya itu. Lanjutttt??? Sapi adalah salah satu mamalia yang menghasilkan susu. Banyak orang yang menyukai sapi karna selain susunya sapi juga dapat dimanfaatkan dagingnya tetapi tetap saja ada orang yang takut akan sapi. contohnya Rico carmer, Rico remaja sangat suka berjalan jalan apalagi naik motor mengelilingi kampung halamannya, tempat kelahirannya. pagi itu Rico serta motor maticnya menyusuri kampung dari ujung ke ujung, karna kampung halaman Rico masih terbilang kecil tak heran jalannya pun kecil, saat sampai di salah satu jalan Rico melihat ada plang bergambar sapi. Rico tidak paham apa yang di maksud plang tersebut hanya ia kira di depannya adalah perternakan sapi. saat sampai di sebuah simpang jalan, ada seekor sapi di tengah jalan. Sapi itu tak bergerak sama sekali
"oooyy sapi gak laparkah tu perut? koc malah santai di sini sih?? Sana ada rumput..."ucapnya menghayal sapi akan paham apa yang dia ucapkan, tapi nyatanya tidak. Rico terus mengelakson sapi itu dan terdengar suara riuh ricuh dari dalam pagar yang terbuat dari papan itu, saat karna ada sapi yang menghalangi jalan membuat Rico tidak dapat melihat suara apa kah itu dann....
DUBBRRAAKKKKK, pintu dari papan itu terbuka dan menghantam motor Rico, saat Rico pun oleng dan jatuh dari motornya.Tak berselang lama rombongan sapi pun datang karna sangkin terkejutnya Rico dan karna tidak ingin di injak oleh rombongan sapi, Rico bersembunyi di belakang sapi yang berada di tengah jalan tadi yang masih diam di sana. setelah sapi itu pergi, barulah Rico keluar dari persembunyiannya dan berdiri tepat di bokong sang sapi
"huuuuhhh hampir saja.. "ucap Rico lega
PLLAAAAAKK tangan Rico justru menepuk bokong sapi itu daannnnn
DUUKK
"AWWWW" Jerit Rico
Rico sadar saat siang harinya mendapati dirinya berada di rumah sakit dan sedang di rawat pula, kata sang ayah Rico mengalami patah tulang, ya itu satu tulang rusuknya patah akibat tendangan dari si sapi tadi pagi. kejadian itupun memjadi pelajaran untuk Rico akan betapa kuatnya sapi dan membuat dia merinding ketika bertemu dengan seekor sapi. Tapi kalau dengan susu sapinya Rico malah tidak ada masalah, saat Rico malah sangat menyukai susu sapi. ya itulah yang terjadi pada ketiga sahabat Zino, entah apa lagi rahasia di antara mereka apakah masih ada yang mereka takuti dan pasti para readers mau tau apa yang zino takutikan. ya sabar kalau mau tau tetap lanjut baca novel otor ya supaya tau kelanjutannya.
__ADS_1
Otor usahakan mulai sekarang akan selalu up. oke sekian dulu ya udah panjang banget tu.. eeuummmaaacchh thank you...