Budak Cinta Sang Mafia

Budak Cinta Sang Mafia
BAB 84


__ADS_3

"Cessa kamu masih simpankan sapu tangan yang aku berikan sama kamu..?" kini karen sudah menganti topik pembicaraannya.


"Iya aku masih simpan kok.. Kenapa.. Kamu mau kasih ke Zino kah.. Aku Ambil dulu ya.." Cessa hendak turun dari tempat tidur tapi Karen kembali menahannya.


"Tidak kok.. Aku hanya tanya.. Aku mau kamu yang jaga, sampai saatnya tiba." Entah mengapa Karen kini berubah lagi menjadi seorang yang penuh misteri padahal tadi Karen sangat jauh berbeda.


"Oke..." Hanya bisa mengatakan itu saja, agar dirinya aman.


"Tapi omong omong.. Bajumu bagus sekali malam ini ya.. Warnanya sangat cocok untuk kamu.." Puji Karen tiba tiba setelah serius tadi.


"Iya kah...?" Cessa memperhatikan Bajunya sendiri.


Cessa mengenakan baju tidur seperti Dress berwarna putih, dan itu yang membuat Karen mengatakan kalau Cessa cantik mengunakan baju itu malam ini.


Karen terus menatapi Cessa tak henti hentinya. Cessa malah merasa tidak nyaman terus di pandangi Karen seperti itu. Susah payah Cessa mencari topik pembicaraan yang pas agar Karen berhenti manatapnya.


"Karen.. Bisa berhenti memandangku.. Aku malu.." Tidak mendapatkan topik yang bagus maka lebih baik Cessa jujur saja.


"Hahahaha.. Kamu sangat lucu.. Di luar sana banyak wanita yang haus untuk aku pandangi, bahkan mereka mencari perhatianku untuk aku pandangi. Tapi kamu malah malu aku pandangi.. Ck ck ck.."


"Ya kan aku bukan seperti mereka Karen.. Kenapa aku harus cari perhatian kamu..." Kata Cessa tak ingin di samakan.


"Ya Tentu saja... Kan tanpa kamu cari perhatian aku pun aku sudah perhatian sama kamu..." Karen memeluk Cessa dengan erat lagi.


"Karen.. Hentikan.. Aku mengantuk..." Dustanya


"Kamu mau tidur..?" Tanya Karen tak percaya.


"Iya.. Ayo kita tidur.." Ajak Cessa lagi.


"Mau aku nyanyikan lagu kah.. Aku punya lagu yang pas untuk kamu malam ini..." Tawar Karen.


"Eeemm kenapa gak dari tadi aja.. Aku bosan mau liat tontonan lain.. Nyanyilah.." Rupanya Cessa Sangat tertarik mendengar nyanyian Karen lagi.


Suara merdu yang Karen punya sangat di rindukan Cessa. Karen pun senang mendengar Cessa ingin mendengarkan ia menyanyi.


Karen pun bangkit dari baringnya dan mencari gitarnya. Setelah memegang dan mulai memetik senar gitarnya Karen mulai menyanyi.


Lagu ini sangat romantis apalagi untuk seorang wanita, lagu ini teringat oleh Karen ketika melihat Cessa mengenakan Baju berwarna Putih malam ini.


...Beauty in White...


...Shane Filan...


...🎵🎵🎵...


...Not sure if you know this...


...but when we first met...


...I got so nervous...


...I couldn't speak...


...In that very moment...


...I found the one and...


...My life had found its...


...Missing piece...

__ADS_1


...So as long as live I'll love you...


...Will have and hold you...


...You look so beautiful...


...In White...


...And from now 'til my very last...


...breath, this day I'll cherish...


...You look so beautiful in...


...White tonight.....


...What me have is timeless...


...My love is endless...


...And with this ring I...


...Say to the world...


...You're my every reason...


...You're all that I believe in...


...With all my heart...


...I mean every word...


...So as long as I live I'll love you...


...Will have and hold you...


...You look so beautiful...


...And from now til my very last...


...breath, this day I'll cherish...


...You look so beautiful in...


...White tonight.....


...Oooohh.... Oohhh.. You look so beautiful in white...


...Na... Na... Na.... so beautiful...


...in white tonight...


...And if a daughter is what...


...our future holds...


...I hope she has your eyes,...


...finds love like you and I did...


...And when she falls in love...

__ADS_1


...we'll let her go...


...And I'll walk her down the aisle...


...She'll look so beautiful in White...


...You look so beautiful...


...You look so beautiful...


...In White tonight.......


...🎵🎵🎵...


Lagu yang sangat romantis itu di nyanyikan Karen dengan sangat mendalam khusus untuk Cessa. Segala doanya Juga ia sampaikan di dalamnya. Semoga saja suatu hari nanti inti lagu ini akan benar benar terjadi.


Cessa juga sangat merasakan arti dari lagu itu pembawaan Karen benar benar habat sehingga Cessa juga bisa merasakan yang Karen rasakan.


"Kamu menyukainya...?" Karen meletakan gitarnya dan naik lagi ke tempat tidur bersama Cessa.


"Iya.. Lagu yang bagus..." Cessa juga cukup senang setelah mendengar nyanyian Karen.


"Semua itu doaku. Aku berharap aku dan kamu mengenakan baju seba putih dan juga hari itu akan akan aku kenang seumur hidup aku... Setelah itu kita akan memiliki anak perempuan yang pasti ia akan sangat mirip dengan kamu dan aku akan menngiringnya saat dia akan menikah kelak dan dia juga akan cantik dengan gaun putih seperti yang kamu kenakan saat bersama aku.. Itu akan sangat menyenangkan Cessa..."


Cessa manatap Karen dalam dalam. Sepertinya akan sangat sulit untuk menolak kehaluan Karen ini. Tapi yang di halukan Karen juga tidaklah salah. Ia hanya berkhayal masa depannya yang cerah. Cessa juga mendoakan yang terbaik untuk Karen. Bagaimanapun juga Karen selama ini sangat baik padanya.


"Iya Karen semoga saja ya.. Sekarang kita tidur.. Kamu sudah nyanyi lagu yang sngat bagus untuk aku.. Makasih.." Cessa memberanikan diri untuk memeluk Karen dan memilih bersembunyi di balik pelukan Karen saja.


"Baiklah... Kamu sangat mengantuk... I love you.." Cup.. Karen mengecup kening Cessa dengan sangat lembut dan memejamkan matanya.


Keduanya terlelap ke dalam dunia mimpi masing masing. Sementara itu Zino sedang sibuk mencari Karen ke semua area rumah ini tapi ia tidak menemukannya. Pikirannya pun mulai tertuju pada Kamar Cessa karna itu satu satunya kamar yang tidak ia datangi.


Kamar Lorent dan Rindu sudah ia datangi dan tidak ada tanda tanda Karen. Begitu juga dengan kamar Lilen, Zino kini sedang di kamar Lilen dan sekalian juga memeriksa keadaan Lilen dan itu pastinya membuat Lilen terkejut bukan main.


"Kamu...?" Lilen jaga jaga.


"Apa Karen ada ke sini tadi...?"Zino langsung tanya apa yang ia ingin ketahui.


"Gak ada..." Singkatnya..


"Oooh ya..." Zino keluar lagi dari kamar Lilen.


Lilen menghela nafasnya lega.


"Apa dia tadi cari Karen... Tapi kemana Karen malam malam Gini..." Lilen juga di landa penasaran dan akhirnya keluar dari kamarnya menuju kamar Kakaknya Karen.


"Kak Karen gak ada di sini... Apa mungkin kak Karen di kamar..." Gumam Lilen di dalam kamar kakaknya itu.


"Mungkin saja.." Zino juga ada di sana rupanya.


Zino memilih kembali memeriksa kamar Karen dengan harapan ada Karen tapi ia malah menemukan Lilen juga yang sedang mencari Karen.


Zino...


Off dulu kawan... Dh Bab romantis ya.. Lagu kali ini benar benar cocok dengan alur cerita author. Kalau kalian mau tahu artinya silahan cari ya judulnya..


Beauty in White by. Shane Filan


Di dalam lirik liriknya itu ada cerita kita ini looo... Mungkin ke depanya, atau lagu ini adaah cenayang.. hahahaa..


Like ya...

__ADS_1


__ADS_2