
Hari ke 45
Adrian dan Dena sangat bersemangat hari itu, pagi pagi sekali mereka sudah berangkat ke rumah sakit setelah mendapat telepon bahwa Noah sudah bisa pulang hari ini.
Bayi mungil mereka sudah bisa menyusui langsung dari botol tanpa harus lewat selang makan di mulut. Meskipun bobot nya masih diangka 1,8 kg.
Perasaan bangga mencuat di hati Adrian kala ia menggendong bayi laki laki nya.
Kedatangan Noah di rumah disambut oleh Ibu, Laras, dan juga Kak Radit yang sengaja meluangkan waktu untuk melihat keponakan nya.
" Wajahnya 100% Adrian", ucap Kak Radit ketika pertama kali melihat Noah.
" Tentu saja Kak, aku yang bekerja keras membuatnya siang dan malam, hahaha", Adrian tertawa dan kemudian Dena mencubit perutnya karena merasa malu.
" Aku juga ingin sepertimu, menjadi seorang Bapak. Doakan kakak mu ini ya, kalau tidak ada halangan bulan depan aku dan Lisa akan menikah", ucap Kak Radit.
" Wah, aku terlalu sibuk sepertinya sampai ketinggalan berita kalau kakak ku sebentar lagi sudah mau menikah".
" Hehehe, tidak seperti itu juga kok. Kami hanya berencana mengadakan acara sederhana, akad nikah saja cukup mengundang keluarga terdekat karena Lisa tidak ingin acara meriah", ucap Kak Radit.
Adrian bisa memahami Lisa yang sudah menikah untuk yang kedua kalinya.
Kak Radit pun tak bisa berlama lama disitu, ia pamit pulang setelah mencium keponakan tampan nya.
****
Adrian sengaja mempekerjakan baby sitter untuk membantu Dena mengurus Noah.
" Aku tak ingin kau kelelahan, kau juga harus melayaniku kan di malam hari, hehehe", Adrian merangkul mesra pinggang istrinya.
" Sayang, apa nanti jika Tuhan memanggil ku terlebih dahulu apa kau akan menikah lagi?", tanya Dena di suatu malam.
" Bicara apa sih? Kau tak akan meninggalkanku terlebih dahulu, kita akan menua bersama. Melihat Noah tumbuh dewasa", ucap Adrian.
" Kau tau kan aku menderita penyakit kronis, aku takut umur ku tak akan lama".
Adrian tertawa mendengarkan ucapan istrinya.
" Hahaha, kau pikir kau Tuhan yang bisa menentukan umur mu? Bisa jadi aku yang terlihat sehat ini malah dipanggil terlebih dahulu".
__ADS_1
" Kalau aku dipanggil terlebih dahulu, berjanjilah untuk menikah lagi", Adrian berkata serius.
" Hey, kau bicara apa? Kau tak akan meninggalkanku kan?", Dena marah mendengar ucapan Adrian.
Adrian hanya diam.
" Aku takut meninggalkanmu, takut meninggalkan Noah. Kalau aku benar benar sudah tak bisa menemani mu lagi, aku ingin kau mencari penggantiku. Yang menyayangimu seperti aku ", nada bicara Adrian terdengar berat.
" Sudahlah sayang, jangan kita bicarakan lagi. Bukankah sekarang kita sudah punya Noah, kita harus nya bahagia", ucap Dena.
" Kau yang terlebih dahulu membahasnya sayang", Adrian mencium lembut bibir istrinya.
Noah nampaknya sudah tertidur di kamar sebelah bersama pengasuhnya.
" Tidurlah, kau pasti lelah hari ini", Adrian menyuruh istrinya untuk istirahat.
Ia sendiri entah kenapa malam itu susah sekali untuk memejamkan matanya.
Teringat kembali perbincangan nya tadi dengan istrinya.
" Sayang, kau bisa hidup tanpaku. Tapi aku, tak akan pernah rasanya bisa melanjutkan hidup tanpamu", Adrian mengusap rambut istrinya yang sudah terlelap.
****
Ia tumbuh menjadi bayi yang menggemaskan, setiap akhir pekan Dena dan Adrian selalu membawa nya berkunjung ke rumah Ibu, bertemu dengan saudara sepupu nya Viola yang sudah berusia 1 tahun lebih.
Sementara Kak Radit saat ini sedang menikmati masa masa ngidam istrinya. Lisa saat ini sedang hamil muda, hubungan Lisa dan Dena saat ini sudah sangat baik.
Mereka nampaknya sudah melupakan pertikaian yang pernah terjadi di antara mereka.
Mas Adam?? Bagaimana dengan dia??
Mas Adam masih saja seperti dulu, tak pernah berubah tentang perasaan nya terhadap Dena.
Ia masih menikmati kesendirian nya, terkadang dia masih bertanya kabar tentang Dena melalui Laras.
Pertemuan di ruangan ICU kala itu menjadi pertemuan terakhirnya dengan Dena hingga saat ini. Dena pun nampak nya sudah mulai bisa sedikit melupakan Mas Adam karena kesibukan nya sebagai seorang Ibu. Menikmati tumbuh kembang Noah.
Kehidupan percintaan nya dengan Adrian pun tak pernah berubah meskipun sekarang mereka sudah memiliki anak.
__ADS_1
Laki laki itu selalu saja tergila gila dengan istrinya, tak pernah membiarkan satu malam pun istrinya lepas dari gairahnya.
Malam itu, seperti biasa ia meminta Dena untuk melayaninya.
" Besok aku akan keluar kota selama beberapa hari untuk urusan kantor, jadi malam ini aku ingin semalaman menghabiskan waktu bersama mu", ucap Adrian.
Dena selalu memenuhi semua yang suaminya inginkan darinya, termasuk malam itu.
Namun ada yang berbeda malam itu dengan suaminya, ia justru nampak tak terlalu bersemangat. Ia hanya melakukan nya satu kali, selebihnya ia hanya memeluk istrinya kemudian mengecup keningnya. Dan begitu saja berulang ulang.
" Aku tidak ingin tidur malam ini, kau juga jangan tidur. Temani aku berbincang", pintanya pada Dena.
" Kau kan besok harus berangkat keluar kota sayang, nanti kau mengantuk".
" Kalau mengantuk aku bisa tidur sepanjang perjalanan, lagi pula kan aku bersama beberapa teman kantor ku jadi aku tidak harus mengemudi".
Dena bisa memahami alasan suaminya, mungkin malam itu ia ingin punya waktu lebih banyak bersama dirinya karena beberapa hari ke depan mereka tidak akan bertemu.
" Sayang, kalau kau rindu aku kau cukup melihat wajah Noah", ucap Adrian sambil mengelus kepala Dena.
" Kita kan bisa video call", Dena menimpali.
" Hhmmm..." ,Adrian hanya mengucap itu.
" Aku menyayangimu, aku akan memberikan apapun yang aku punya untuk memastikan kau selalu sehat", ucapan Adrian kali ini terdengar sedih.
" Hey sayang kau kenapa sedih? Kita hanya tidak bertemu beberapa hari saja", Dena heran dengan suaminya yang kali ini ia anggap berlebihan.
" Tidurlah kalau kau mengantuk, tidur disini di pelukan ku", Adrian menepuk dada nya membiarkan Dena menyandarkan kepala nya di dada bidang miliknya.
Rasa nyaman menjalar di tubuh Dena, berada di dalam dekapan suaminya adalah hal terhangat yang ia rasa.
Dena tertidur nyenyak sampai pagi, sedangkan Adrian baru tertidur saat pukul empat, membuatnya hanya tidur dua jam hari itu.
...----------------...
Maaf ya author cuma bisa up sedikit, lagi kurang fit dan harus transfusi darah hari ini.
Doain cepet pulih ya, biar bisa up yg banyak๐๐๐
__ADS_1
Tinggalin like n komen nya ya