Cinta Dalam Jarum Kupu Kupu

Cinta Dalam Jarum Kupu Kupu
Kiriman video yang bikin Baper


__ADS_3

Pagi pertama di Gili Trawangan.


Dena menggeliat malas membuka matanya, cahaya matahari pagi dan hembusan angin pantai masuk ke kamarnya lewat jendela yang terbuka lebar.


Ia lemas sekali, merasa tak punya tenaga untuk sekedar duduk. Tubuh telanjang nya masih berada dalam selimut.


Badan nya terasa sakit, terlebih bagian intim nya. Aktifitas semalam benar benar menguras penuh tenaga nya.


" Selamat pagi istriku, kau sudah bangun ya?", ucap Mas Adam yang terlihat sudah mandi dan membawakan segelas susu hangat untuk istrinya.


Dena masih belum mau keluar dari dalam selimut. Ia tak habis pikir bagaimana lelaki itu terlihat amat segar setelah semalaman bergerak dengan liar diatas tubuhnya, sedangkan ia hampir tak punya sisa tenaga lagi pagi ini.


" Kau kenapa sayang, sakit?", Mas Adam memegang kening Dena.


Dena menggeleng.


" Tidak, tubuhku sakit semua. Aku masih ingin melanjutkan tidurku", ucap Dena dengan malas.


" Hey, kita sebentar lagi harus sarapan. Bangunlah, mandi", Mas Adam mengecup kening istrinya.


" Bolehkah aku sarapan di tempat tidur saja?", pinta Dena.


Mas Adam terkekeh.


" Hahaha, bisa bisa aku di tertawakan teman teman ku jika tahu kau terkapar tak berdaya seperti ini".


Mas Adam dengan cepat menyibak selimut yang menutupi tubuh Dena. Perempuan itu terkejut, namun ia tak sempat menyambar selimut itu kembali. Membuat tubuh telanjang nya yang penuh dengan bekas merah kembali terekpose.


" Kau pilih mandi atau membiarkan aku menikmati liang mu lagi?", Mas Adam menyeringai nakal.


" Hah?", Dena membelalakkan matanya.


Untuk berdiri saja ia sudah tak punya tenaga, apalagi kalau sampai suaminya itu kembali menggaulinya.


" Bisa bisa aku pingsan", batin Dena.


" Baiklah, aku mandi saja", ucap Dena sambil memaksa tubuhnya berdiri.


Mas Adam tertawa melihat ekspresi wajah istrinya yang ketakutan akan diserang lagi.


Dena kemudian masuk ke kamar mandi, memilih berendam di bath tub dengan air hangat.


Sementara itu, Mas Adam membuka ponselnya. Mengirim beberapa video yang sempat ia rekam, video perjalanan indah kemarin sore di atas helikopter, video lampion lampion semalam dan video pinggir pantai yang ia rekam tadi pagi saat Dena sedang tertidur.


Ia mengirim nya serentak ke ponsel Lukas, Puji, Laras dan Hani adiknya.


" Mereka pasti akan iri melihatnya", gumam Mas Adam.

__ADS_1


Benar saja, Puji yang membuka video itu langsung mengirimkan pesan kepada Lukas kekasihnya.


" Sayang, kau sudah lihat video yang dikirimkan Mas Adam? Huhuhu, indah sekali.. Aku mau nanti kalau kita menikah, kau juga mengajakku kesana", di ujung pesan nya ia menyisipkan emoticon menangis dan emoticon malaikat sebagai bentuk pengharapan nya.


Lukas yang membaca pesan itu hanya tersenyum.


Ia memang sudah lebih dari 3 tahun menjalin hubungan dengan gadis ceria itu. Ia memang sudah mencintai Puji, namun entah mengapa rasanya ia masih ragu untuk melangkah ke jenjang serius.


Entahlah, entah dengan alasan apa ia belum punya rencana untuk melamar gadis hitam manis itu.


Selama ini banyak perempuan yang pernah singgah di hatinya, memang baru Puji yang bisa bertahan lama menjalin hubungan dengan nya.


Dan diantara banyak perempuan yang jadi kekasihnya, belum satu perempuan pun yang bisa membuatnya yakin untuk menikah termasuk Puji.


Ia cuma membalas pesan dari Puji dengan singkat.


" Semoga saja ya", di hiasi emoticon tersenyum.


Sementara Laras yang pagi pagi membuka video itu, seperti biasa merengek kepada Hasbi dan menyalahkan suaminya itu kenapa tak mau ikut dalam perjalanan kali ini.


" Baiklah, aku akan membayarnya dengan memberikan mu kenikmatan di atas kasur pagi ini", Hasbi menggendong tubuh mungil Laras dan membawanya ke atas tempat tidur.


Noah dan Viola masih belum bangun dari tidurnya.


" Aahhh...curang. Ini namanya bukan membayar lunas, tapi ini hukuman yang indah bagimu", Laras menggerutu kecil namun tak menolak ketika suaminya mulai menggerayangi tubuhnya.


" Anak anak? Berarti kau baru akan mengajakku kesana setelah Viola memiliki adik lagi?", ucap Laras sambil cemberut.


Hasbi hanya tertawa mengacak rambut istrinya.


" Sabar ya Laras".


Dan jauh di salah satu kota di Pulau Jawa, Hani memekik takjub dengan video video yang dikirimkan kakak nya.


Dia memilih melakukan sambungan video call dengan kakak laki laki nya itu.


" Mas Adaaaammm...., Mas bikin aku iri saja, aku jadi pengen cepat menikah dan honey moon kesana deh", pekik Hani.


" Hahaha, menikah? Memangnya kau sudah punya pacar?", Adam menggoda adik nya itu.


" Hehehe, belum sih. Nanti Mas Adam harus mencarikan nya untuk ku, yang baik seperti Mas Adam", Hani menggaruk garuk kepalanya.


" Ohh ya, kemana kakak ipar ku?", tanya Hani ketika mengamati tak ada Dena terlihat di samping kakak nya.


" Lagi mandi ", Mas Adam menjawab singkat.


" Ehem..ehem.. pengantin baru... tau deh", Hani menggoda kakak nya.

__ADS_1


Mereka pun kemudian berbincang, membahas Hani yang sebentar lagi akan wisuda.


" Aku nanti akan datang di hari wisudamu, aku akan mengajak istri dan anak anakku", ucap Adam.


Hani tersenyum girang, ia lalu menceritakan niatnya setelah wisuda nanti dia ingin merantau ikut bersama Mas Adam.


" Pikirkan saja nanti, kasihan Ibu dan Ayah kalau kau juga harus meninggalkan mereka", ucap Mas Adam.


Mereka mengakhiri sambungan video pagi itu setelah Dena keluar dari kamar mandi.


" Sudah dulu ya Han, kakak ipar mu sudah selesai mandi".


" Ok Mas Adam, titip salam buat Kak Dena ya. Selamat berbulan madu Mas", Hani menutup telepon dengan senyuman manisnya.


Setelah Dena berganti pakaian, mereka bergegas menuju Restoran. Bergabung dengan Haris dan Rafael serta istri mereka.


Adam tak lepas dari godaan kedua sahabat nya itu.


" Kuat berapa kali kau Dam tadi malam?", Rafael menyeringai kecil berbisik pada Adam.


" Ahh, kau tau kan diantara kita bertiga aku yang paling kuat fisik nya, hehehe", Adam kembali mengingat masa mudanya ketika mendaki, Haris dan Rafael selalu tertinggal di belakang nya karena mengeluh kelelahan.


" Ciiihh, kuat sih kuat. Tapi kau yang paling sering tersungkur dan terjerembab kan", Haris membalas telak ucapan Adam.


Sementara para istri istri mereka nampak sibuk berbincang tentang keindahan pulau ini. Maya sudah seperti pemandu wisata saja, menceritakan seluk beluk Gili Trawangan.


Memang nyatanya hanya Maya lah yang diantara mereka bertiga yang sudah pernah dan sering berkunjung kesini, karena Maya juga merupakan sahabat karib Adam.


Jodoh nya tak jauh jauh, ia berpacaran dengan Haris yang juga sahabat satu kampus nya. Teman ia mendaki kala itu.


Adam dan teman teman nya mengagendakan setelah sarapan ini akan menyelam menikmati terumbu karang bawah laut yang terkenal di Gili Trawangan.


Para istri mereka memutuskan untuk berjalan jalan saja di sekitar Resor.


Dena lalu menghubungi Laras lewat sambungan video, baru satu hari tak bertemu Noah anaknya membuatnya rindu berat.


" Happy honey moon Kak Dena", Laras menutup sambungan telepon sambil berpesan agar kakak iparnya itu tak lupa membawa oleh oleh pulang nanti.


...----------------...


Part ini singkat banget ya😁


Bocoran buat para readers, episode episode yang akan datang akan hadir kisah tentang Hani.


Tapi sebelum itu, masih ada yang romantis dan bikin baper mau lewat🤭


Indahnya sunset Gili Trawangan dan berkemah di Danau Segara Anak menjadi topik episode berikutnya.

__ADS_1


Ikuti terus ya, thanks untuk dukungan like n vote nya🙏🥰


__ADS_2