Cinta Dalam Jarum Kupu Kupu

Cinta Dalam Jarum Kupu Kupu
Mantan Lisa


__ADS_3

Adam ragu ragu mengetuk pintu rumah mertuanya yang sore itu tertutup rapat.


Tiga kali ia mengucapkan salam barulah ada yang membukakan pintu.


" Papa.......", Juna yang mendapati Adam yang berdiri di depan pintu segera menghambur ke pelukan sosok yang beberapa hari tidak ia temui.


" Juna kangen sama papa"


" Kok lama sih baru jemput Juna sekarang", Juna terus berceloteh sementara Adam sudah masuk ke dalam rumah yang tampak sepi .


" Mama kemana nak?", tanya Adam kepada Juna.


" Mama pergi dari tadi siang pa, nggak tau kemana".


Ibu Lisa yang mendengar kedatangan tamu di rumahnya segera melihat siapa yang datang .


"Nak Adam, Lisa sedang tidak dirumah", Ibu mertua nya ini tidak ingin terlalu mencampuri urusan rumah tangga anak nya .


Namun ia merasa masih bertanggung jawab atas kebahagiaan Lisa semenjak Ayah Lisa meninggal lima tahun yang lalu.


" Apa yang sebenarnya terjadi dengan rumah tangga kalian?", Ibu bertanya setelah menyuruh Juna bermain di teras rumah .


" Maafkan aku bu, aku yang salah".


" Aku telah menyakiti Lisa, tapi semua di luar kendali ku".


" Ini kesalahanku sebagai lelaki biasa".


Ibu sangat mengerti perangai menantu nya ini, dia laki laki yang baik selama ini. Namun untuk urusan perasaan, Ibu tak bisa mengatur atau memaksakan kehendak .


" Jangan mengambil keputusan saat kalian sedang dalam amarah", Ibu menasehati Adam


" Ibu sudah dengar sedikit cerita dari Lisa"


" Ia masih sangat menyayangimu"


" Jika kau memintanya untuk kembali ke rumah, ia pasti akan menurutinya".


" Maaf bu, sepertinya saat ini aku hanya akan membawa Juna pulang ke rumah"


" Untuk sementara biarkan Lisa disini, kalau tetap bersamaku pasti ia hanya akan terluka", Adam mengatakan dengan sedikit sesal.


" Ibu mengerti, dan ibu menghargai apapun keputusan mu".


" Bawalah Juna pulang, kasihan dia sangat merindukan mu".


" Lisa biar tetap disini bersama Ibu".


"Terima kasih bu", Adam kemudian pamit pulang membawa Juna kembali ke rumah.


Di sepanjang perjalanan bocah laki laki itu terus saja bertanya bagaimana dengan mama nya. Adam berhasil meyakinkan Juna dengan mengatakan kalau Lisa sekarang dapat pekerjaan di luar kota sehingga Juna hanya berdua saja di rumah untuk sementara waktu diasuh oleh ART mereka.


Adam bertanya dalam hati " kemana perginya Lisa?".


*** Di sebuah cafe yang terletak di pusat kota


Lisa sedang duduk sendirian mengaduk aduk jus jeruk yang tersisa setengah di gelas nya.


Ia tampak sedang menunggu seseorang yang sudah membuat janji bertemu dengan nya .


Tak lama, orang yang ia tunggu datang juga. Seorang laki laki seumuran dengan nya.


" Lisa, maaf lama menunggu".

__ADS_1


" Tadi masih ada sedikit pekerjaan".


"Santai aja dit, aku juga belum lama nunggu kok", ucap Lisa pada lelaki bernama Radit itu .


" Lama ya kita nggak ketemu, kayak nya terakhir waktu datang di acara nikahan kamu, hehehe", Radit tertawa..


Perkataan nya membuat Lisa ingin menguak kenangan masa lalu, saat itu ia lebih memilih menikah dengan Mas Adam karena Radit masih meneruskan S2 nya di luar kota .


Lisa yang saat itu merasa digantungkan hubungan nya dengan Radit akhirnya bertemu Adam yang siap menikahinya .


Ia memutuskan hubungan secara sepihak dengan Radit .


" Kau masih terlihat sama seperti dulu Lis, nggak banyak berubah", Radit mengingat lagi wajah Lisa yang dulu saat menjadi kekasih nya .


" Hahaha , jangan berbohong Dit aku kan semakin tua pasti semakin jelek", timpal Lisa.


Sudah lama mereka lost contacts namun dua hari yang lalu ketika Lisa membuka akun sosial media nya ia menerima permintaan pertemanan dari Akun milik Radit.


Akhirnya mereka berkomunikasi lagi dan membuat janji untuk bertemu.


Andai hubungan Lisa dengan Adam baik baik saja pastilah Lisa saat itu menolak untuk diajak bertemu oleh Radit. Namun dia sedang dipenuhi rasa kesal dan kekecewaan terhadap suaminya.


" Kau fikir hanya kau saja yang bisa menyakitiku, aku bahkan bisa melakukan lebih dari itu", batin Lisa .


Dari akun sosmed yang ia lihat tentang Radit, laki laki itu sekarang sibuk menjalani usaha nya di bidang properti.


" Kau bekerja dimana sekarang Lisa?"


" Aku sudah tidak bekerja Dit, setelah mempunyai anak aku memutuskan resign dari Bank tempatku bekerja", ucap Lisa dengan intonasi sedikit menyesal.


" Kalau kau mau, kau bisa bekerja di perusahaan ku"


" Aku tau kemampuan dan kepintaran mu sejak di bangku kuliah dulu".


Ia yang tadinya tidak ingin bekerja karena hanya fokus untuk mengurus Juna kali ini berubah haluan karena masalah yang ia hadapi dengan suaminya .


Lisa tidak mau Adam meninggalkan nya begitu saja dan nasib nya jadi terlunta.


" Ngomong ngomong anak mu sekarang berapa Lis?", tanya Radit


" Satu Dit, umur lima tahun laki laki".


" Kamu sendiri udah punya anak berapa?"


" Hahaha", Radit tergelak mendengar pertanyaan Lisa .


" Bagaimana mau punya anak Lis, istri aja belum punya".


Lisa membelalakkan matanya,


" Serius kau belum menikah?"


" Radit.. kau sudah mapan tunggu apa lagi?".


" Justru itu Lis, aku terlalu sibuk mengurus usaha dan mengejar impianku sampai aku lupa untuk cari jodoh, hehehe"


" Cariin dong Lis buat aku", canda Radit.


" Jangan bilang kau belum move on dari ku Dit", goda Lisa kepada Adit yang kemudian di susul tawa keduanya .


" Ohh ya suamimu Adam apa kabar nya Lis?"


Wajah Lisa berubah masam ketika Radit menanyakan hal itu .

__ADS_1


" Hey kenapa cemberut?"


" Hubungan kalian baik baik saja kan?"


Lisa menggeleng kepalanya


" Maksud mu kau sedang ada masalah dengan suami mu?"


Lisa sebenarnya tak ingin menceritakan masalah rumah tangga nya dengan siapa pun, namun ia lelah menghadapi sikap suami nya.


Dia juga butuh di dengar, di hargai dan di perhatikan.


" Hubunganku dengan Adam sedang tidak baik baik saja", akhirnya Lisa mengakui itu kepada Radit .


Lalu cerita tentang permasalahan orang ketiga dalam hidup nya mengalir begitu saja kepada Radit.


" Sabar ya Lis, aku hanya bisa berdoa hubungan kalian baik baik saja".


" Kalau kau butuh bantuan ku jangan sungkan sungkan beritahu aku".


" Untuk tawaran pekerjaan yang tadi, kapan saja kau siap bekerja kau bisa hubungi aku".


" Terima kasih banyak ya Dit"


" Aku sedikit lega punya tempat untuk bercerita"


Tiba tiba perasaan menyesal karena dulu meninggalkan Radit muncul begitu saja di hati Lisa. " Ahh mungkin sekarang aku merasakan karma nya", gumam Lisa


" Udah sore Lis, kau kesini naik apa tadi?"


" Taksi online Dit".


" Baiklah aku antar kau pulang ya, rumah orang tuamu masih yang dulu kan?


Lisa mengangguk, kemudian mereka membahas kembali kejadian kejadian dulu saat Radit pertama kali datang ke rumah Lisa.


Sempat di usir Ayah Lisa karena melarang anak nya pacaran.


Kemudian mereka tertawa, mengingat kembali masa masa pacaran saat kuliah dulu.


Hari ini, rasa sakit hati Lisa terasa terobati dengan kehadiran Radit yang menawarkan senyuman.


Ingin sekali ia cepat bekerja di Perusahaan Radit dan membuktikan pada suami nya itu kalau ia tak bisa begitu saja di campak kan.


" Kau menyakitiku, aku akan membalas nya dengan rasa sakit yang lebih perih lagi".


" Kau satu langkah maju, aku bisa tiga atau bahkan empat langkah di hadapan mu", gumam Lisa .


"Tunggu dan lihatlah apa yang akan aku perbuat", dengan nada penuh dendam ia menyeringai tipis.


...****************...


Duh Lisa, ternyata Lisa menyimpan dendam ya.


Apakah ia akan CLBK dengan Radit?


Kalau author sih setuju aja, biar Adam dan Dena bisa bersatu .


Mana nih pendukung nya Dena Adam?


Atau lebih setuju kalau Dena sama Adrian?


Lanjut besok lagi ya update nya,. mata thor udah lima watt🥰😁

__ADS_1


__ADS_2