Cinta Di Hatiku

Cinta Di Hatiku
Persidangan


__ADS_3

hari persidangan


dimana hari itu hari yang paling ditunggu oleh tiffanny dan semua orang yang telah dirugikan karena samuel. semuanya sudah berkumpul di dalam ruangan persidangan itu.


dengan devan tiffanny hadir kepersidangan dengan gaya fashionable nya. mereka duduk di kursi berlawanan dengan samuel dimana dia sebagai penggugat dan samuel sebagai tergugat.


micheal , kalista , rian , brian dan raka hadir di persidangan itu. juga pria yang jadi tersangka sudah ada di tengah - tengah pengadilan sebagai tersangka.


" semuanya harap tenang , hakim akan segera menempati podiumnya "


" dimohon berdiri "


semuanya berdiri ketika hakim berjalan menuju ketempat yang telah disediakan, saat hakim itu duduk maka semuanya kemnbali duduk.


" sebagai hakim yang ditunjuk , saya telah menerima kasus penggugat dan tergugat dimana pihak penggugat yaitu Tiffanny wang dan pihak tergugat Taufik Hidayat dan Kleuwit samuel. " ujar sang hakim yang membuka sidang itu.


" apakah keduanya sudah memiliki pengacara masing - masing ?" tanya hakim.


" saya Chandra Hartama sebagai pengacara pihak tergugat yaitu tiffanny wang. " pengacara itu berdiri memperkenalkan diri.


lalu di pihak berlawanan seorang pengacara perempuan berdiri " saya Rita Prayatna sebagai pengacara pihak tergugat "


" baiklah semuanya sudah siap , silahkan yang ingin bersaksi "


pihak samuel lebih dahulu menghadirkan saksi sebelum itu dia disumph terlbih dahulu.


" saya bersumpah akan mengatakan hal yang sebenarnya "


hakim mengangukkan kepalanya.


" saya adalah sekretarisnya tuan samuel , di waktu kejadian kecelakaan itu pak samuel sedang ada di kantornya dan tidak pergi kemana pun. dan saya yakin pak samuel adalah orang baik tidak mungkin dia melakukan hal sehina itu apalagi terhadap orang tua "


" kau yakin ?" tanya pencara nya.


" yakin "


" baiklah silahkan turun , jadi yang mulia hakim sudah dijelaskan oleh sekretaris atau orang terdekat tergugat kalau tergugat tidak ada kaitannya dengan kecelakaan itu "


" pihak penggugat ?" tanya hakim.


taufik sebagai tersangka itu berdiri di podium saksi, tiffaanny menatap nya dengan dalam dia sangat marah dan membenci pria itu.


devan hanya mengelus tangan tiffanny memberikannya kekuatan .


" saya adalah tersangka dari kasus kecelakaan itu , yang mulia ... saya dibayar untuk mencelakai dua orang perempuan , saya memang tidak mengetahui rupanya tapi didalam telpon seseorang memanggil menyebut nama samuel. "


" samuel ? kau tau banyak nama samuel " ujar sang pengacara tergugat.


tiffanny mengepalkan tangannya , pengacara itu terlihat sombong.


" pak taufik berapa kau dibayar untuk melakukannya ?" tanya pengacara tiffanny.


" li- lima ratus juta "


" kau pernah dengar suaranya ? dan apa kau masih ingat suaranya ?" tanya pengacara tiffanny lagi.


" aku ... aku tidak ingat "


semua yang ada di pihak tiffanny mendesis kecewa , apalagi tiffanny yang sangat kecewa.


" sudah jelas sekali yang mulia pihak penggugat hanya mencemarkan nama baik tergugat saja. saya juga dengar kalau pihak penggugat memiliki dendam pada putri penggugat dimana putri tergugat sudah tiada beberapa bulan yang lalu. "


" pihak tergugat ? tiffanny wang ? kau seorang pebisnis muda hebat , CEO yang terkenal cantik dan berkelas. apa dendammu sangat besar terhadap putri penggugat ?"


devan mengeram kesal mendengarnya , ingin sekali meneriaki pengacara itu. sedangkan tiffanny yang dipojokkan hanya diam saja.


" semua juga sudah tau kalau hubungan mu dengan putri tergugat tidak baik. kau menganggap putri tergugat merebut kekasihmu yang sudah kau pacari kurang lebih 8 tahun . "

__ADS_1


" kau juga sudah kehilangan orang tuamu semenjak kecil itukah yang membuat tidak tau cara menghormati orang tua ?"


devan ingin berdiri namun tangannya ditahan micheal


" kau hanya akan membuat persidangan menjadi rumit. diam saja semuanya belum selesai " jelas micheal.


" tapi dia menyudutkan istriku ! "


" tunggulah sebentar lagi "


brian yang ada dibelakang devan melihat semua reaksi devan saat itu , dia juga marah karena samuel malah menyinggung masa lalunya dia memikirkan bagaimana kondisi tiffanny saat ini.


" pak samuel harap berdiri di meja saksi " ujar pengacaranya.


samuel menurut dan berpindah lalu dia bersumpah terlebih dahulu.


" pak samuel tolong jelaskan semuanya "


" dia selalu datang kepada saya dan mengatakan kalau saya yang membunuh nenek nya dan juga membunuh keluarganya yang lain. selain itu , dia menganggap aku telah melakukan penipuan pada keluarganya sehingga harta yang aku punya sekarang adalah milik orang tuanya. "


" saya akui dulu saya berteman dekat dengan orang tuanya tiffanny wang. saya sudah menganggapnya sebagai putriku, karena aku tau betapa hancurnya dia saat kehilangan orang tuanya. kepribadiannya yang dingin, sombong dan pendiam membuat semua orang tak menyukainya. "


hakim hanya menganggukkan kepalanya.


" tunggu pak samuel , sebelumnya anda sangat dekat dengan keluarga penggugat bagaimana kalian bisa dekat ?" tanya pengacara tiffanny.


sial kenapa pria ini menanyakan hal sedetail itu. batin samuel


" saya teman kuliahnya jacskon wang "


" anda berkuliah ? dimana ? " tanya pengacara lagi.


" maaf tapi bukankah itu privasi saya ?"


" yang mulia hakim ? saya bertanya dimana dia bersekolah apa itu termasuk personality ? kecuali saya bertanya tentang spiritual nya. "


" sekarang katakan " ujar pengacara tiffanny.


cukup lama samuel diam , hal itu membuat tiffanny mempunyai peluang untuk mengungkapkan kebenarannya.


" izinkan saya bicara yang mulia. saya sudah mendapat pertanyaan dari pengacara tergugat. biarkan ... pak samuel berpikir dimana dia pernah melanjutkan pendidikannya. " ucapnya dengan pelan namun terlihat sangat berkelas dan santai.


" baiklah dipersilahkan "


" saya adalah cucu dari korban pembunuhan yang dia lakukan. dia tidak akan mengakuinya karena tidak ada bukti bukan ? bagaimana jika aku punya ?"


pengacara menghampiri tiffanny , dia memberikan ponselnya ke pengacara.


rekaman diponsel itu diputar pada sebuah speaker sehingga menghasilkan suara yang kuat.


" kau bisa melaporkan aku tapi aku beritahumu padamu , kau tidak akan bisa memenjarakan aku " ucap samuel dengan yakin.


" terkadang kita sebagai manusia tidak boleh terlalu yakin dan berhayal dengan tinggi , jangan sampai hayalanmu akan membuatmu menemui tuhanmu "


samuel tersenyum miring dia tidak takut dengan tiffanny.


" yang kau lakukan terhadap keluargaku sangatlah keji, kau membunuh nenekku ! kau menghabisi nyawanya seperti seekor kucing yang kau tabrak lalu kau tinggalkan. aku ... akan membuatmu membusuk didalam penjara ! "


" ya aku melakukannya ! aku melakukannya karena aku ingin membalaskan dendamku padamu dan dendam anakku kepadamu. gara - gara dirimu aku membunuh anakku sendiri. "


flashback


saat itu tiffanny menuruni mobilnya dia menelpon micheal tetapi tidak diangkat , lalu telpon itu tersambung pada pesan suara tanpa dia sadar dia merekam semuanya.


dia baru tau setelah dia kembali dihari itu.


flashback off

__ADS_1


" bohong ! itu tidak benar yang mulia. kau menipuku ! kau menipu ku dasar anak tidak tahu diri , kenapa diana melahirkan putri seperti dirimu " teriak samuel yang marah disana.


semua orang yang hadir terkejut mendengarnya apalagi didalam sana ada begitu banyak wartawan yang meliput.


" saya juga punya beberapa saksi lainnya , yang mulia ... samuel telah melakukan pembunuh terhadap nenek , kakak dan karena ulah dia juga kedua orang tua saya meninggal. dia berusaha mengambil alih perusahan , hotel , real esteat yang dimiliki orang tua saya. selain itu dalam pekerjaannya diamelakukan korupsi , ini adalah bukti - bukti nya. sim card , catatan keuangan jadwal masuk dan keluar negeri dan bukti pemindahan kempemilikan. "


pengacaranya menerimanya dan memberikan semuanya kepada panitia pengadilan yang langsung diputar dilayar saat itu juga.


" tiffaanny wang ! " teriak samuel.


tiffanny menatapnya dengan benci , tidak ada rasa kasihan baginya terhadap samuel.


" properti apa saja yang dimiliki oleh tergugat ?" tanya hakim.


" Hotel yang tersebar di 5 kota , rumah sakit kluwit samuel , vila pribadi di bali dan kasino king. "


" yang mulia saya juga mengetahui sisi gelapnya dari kasino miliknya. kamera ini ( dia menunjukkan kamera yang dia pegang ) berisi aktivitas kegiatan kasino king setiap malam. disana para gadis diperjual belikan bahkan disiksa sesuka hati mereka , jika ada yang keluar dari pekerjaan mereka tidak segan - segan mengancam bahkan menyakiti wanita itu. "


tiffanny mengungkapkan semuanyanya dan menmbuat yang hadir dipersidangan itu membelalakkan matanya karena terkejut.


" astaga benarkah ? aku tidak menyangka dia sehina itu "


" dia tidak pantas disebut manusia "


" itu tidak benar yang mulia ! dia berbohong dia sudah menipu kalian ! "


" tenang harap tenang ! " kata hakim.


" tunggu dulu tiffanny wang ! "


tiffanny menatap pengacara samuel yang berteriak kepadanya.


" darimana anda mendapatkan bukti rekaman itu ? apa anda datang sendiri kesana ? jika iya apa yang kau lakukan disana ? kau mengikuti jejak perempuan lainnya ?"


tiffanny membelalakkan matanya , pihak tiffanny pun sangat kesal mendengarnya.


" jaga perkataanmu pengacara ! " devan berdiri di tengah - tengah pengadilan , membuat semua orang memperhatikan mereka , devan berjalan dengan gagahnya di persidangan itu lalu dia menghampiri tiffanny dan merangkul nya.


" Tiffanny wang ! dia istriku ( menatap tiffanny sebentar lalu kembali menatap tajam wanita itu ) bahkan dia tidak akan datang ke perkumpulan Reuni sekolahnya apalagi datang ke rumah haram itu tanpa tujuan yang jelas. dia ! melakukannya demi menyelamatkan tuduhan palsu kepadaku yang dilayangkan oleh putri samuel yaitu agatha. "


" jika bukan karena dia , istriku ( devan menatap dalam wajah tiffanny begitu pun dengan tiffanny ) aku tidak akan bisa berdiri disini mendampingnya saat ini. dia wanita terhomat yang aku kenal , dan untuk hubungan lama yang kau ungkit tadi , itu semua tak berdasar. hubungan itu sudah berkahir semenjak 5 tahun yang lalu dan kehidupannya sekarang adalah bersamaku. "


" bukankah anda juga perempuan ? kenapa mengatakan hal seperti itu kepada perempuan lainnnya ?" telak devan.


tiffanny tersenyum mendengar betapa devan mencintainya dia bisa melihatnya saat ini.


" yang mulia , saya percaya anda orang yang dipilih untuk menyelesaikan kasus ini dengan baik dan memberikan hukuman pelaku sesuai dengan perbuatannya. hanya orang pilihan yang ada dalam posisi anda. disana ( melirik ke bangku dduduk depan ) disana ada beberapa saksi yang kubawa dan yang tahu jelas bagaimana keadaan yang sebenarnya , pak indra adalah teman orang tuaku juga sekaligus mengenal samuel dan disana ada temanku micheal yang mengetahui bagaimana keadaan sebenarnya kejahatan yang dilakukan dikasino itu. "tiffanny berkata dengan tegas namun tetap lembut sebagaimana dia harus bersikap santun terhadap rekan bisnisnya.


" dan yang lainnya " sambungnya.


hakim mengangukkan kepalanya " silahkan untuk duduk kembali dan biarkan saksi mengatakan hal lainnya " kata hakim


" baik yang mulia "


tiffanny melirik devan , lalu dia mengambil tangan devan dan menggandenganya. " ayo " gumam fanny.


devan pun menurut sehingga mereka berjalan bergandeng tangan ditengah - tengah pengadilan membuat semua orang mengambil gambarnya.


keduanya kembali duduk bersama dimana tempat duduk mereka sebelumnya.


" kakak , minumlah " raka memberikan sebotol air untuk tiffanny.


" terima kasih raka " tiffanny menerimanya sambil tersenyum, devan mengambilnya lalu membukakan tutup botol itu.


" pelan - pelan " saat tiffanny meminumnya , devan mengelap bibir tiffanny dengan tangannya , dibelakangnya yang ada brian itu dia menatap lekat keduanya.


raka hanya bisa memperhatikan ketiganya , yang seperti sedang bertarung dalam diam memperebutkan cinta seorang wanita.

__ADS_1


__ADS_2