Cinta Di Hatiku

Cinta Di Hatiku
Orang Yang Berbeda


__ADS_3

" semua orang tentu punya masa lalu, termasuk aku dan ... bu agatha sendiri bukan " jelas devan yang tidak ingin berkata lebih jauh.


" Hubungan dia dan suamiku Brian. mereka punya masa lalu yang mungkin tidak bisa dilupakan. memang benar , keduanya sudah hidup masing - masing sekarang. namun ... tentu saja hal itu tidak bisa menghapus semua masa lalunya. Brian , masih mencintai tiffanny sampai saat ini. "


devan menatapnya dengan tajam sekarang, mendengar itu hatinya terasa panas namun masih tetap berusaha tenang dan tidak emosi.


" Aku tau , tiffanny menjauhi brian dengan segala cara tapi tidak brian. dengan seribu cara dia bisa mendekati tiffanny. Aku mencintai nya sama seperti dirimu yang mencintainya. tolong jaga fanny dan beritahu dia untuk segera menjauh dari brian saat dia terus mendekatinya. bisa saja ... keduanya kembali bersama saat mereka terus bertemu dan memutuskan untuk hidup bersama kembali. "


" Maafkan aku bu agatha, tetapi sepertinya pemikiran anda terlalu jauh. Tiffanny bukanlah seorang wanita yang mudah untuk didekati, dia juga wanita yang sangat sadar diri. dia tidak akan merendahkan harga dirinya hanya demi cinta. " telak devan yang tidak suka mendengar agatha menjelekkan tiffanny.


" Aku hanya memberi tahu semua hal yang mungkin terjadi, aku hanya ingin mengatakan itu. saya permisi " ujarnya yang setelah itu langsung meninggalkann Devan diruangannya.


devan merasa kesal, marah dan kecewa mendengarnya. seseorang menjelekkan nama tiffanny dihadapannya. tapi yang hanya bisa dia lakukan menjawabnya saja tanpa melakukan apapun.


***


fanny kembali menuju ke lantai 19 dimana bagian humas berada sepertinya dia mencari raka dan menunggu hasil wawancara itu.


" Raka bagaimana hasilnya ?" tanyanya.


raka menundukkan kepalanya sejenak dia diam dan hal itu membuat fanny berpikir mungkin raka tidak lulus.


" Kau tidak lulus wawancaranya ?" tanyanya lagi.


" Tidak lulus ..." jawab raka dengan sendu.


" apa ?" fanny terkejut mendengarnya bagaimana mungkin raka tidak lulus , dia pria pintar dan cerdas pikirnya.



"


" maaf ... kakak hanya bisa membantumu seperti ini. tapi nyatanya.. "


" kakak , wajah kakak sangat lucu ketika terkejut. Aku belum menyelesaikan perkataanku, maksudku... tidak lulus bagaimana mungkin ? aku raka arasy lulus wawancara dan bisa langsung bekerja saat ini juga " jelasnya.


" benarkah ? kalau begitu selamat. Kakak tau kau pasti bisa " fanny senang mendengarnya dia tersenyum menatap raka.


" terima kasih kak , terima kasih banyak untuk semuanya " ucap raka dengan tulus.


" Bukan apa - apa. bekerja lah dengan baik agar setiap bulan kau dapat bonus yang besar. "


" Oke ! oh ya kak ! aku kan lulus wawancara , aku akan mentraktir makan siang sekarang juga. "


" Tidak , aku lah yang harus mentraktirmu. "


" Tidak ! tidak ! ini sudah siang ayo aku akan mentraktir kakak " ajaknya dengan semangat.


***

__ADS_1


di restoran itu dua spaghetti Carbonara dan dua minuman tersaji. mereka berdua makan dengan tenang.


" Maaf ya kak , hanya bisa mentraktir makanan ini. aku berjanji setelah mendapat gaji pertama aku akan mentraktir makanan mahal. "


fanny menyelesaikan suapannya dulu " ini sudah cukup. tidak perlu melakukannya, kau harus mengurus dan memenuhi semua kebutuhan tanta christin dengan baik " katanya kemudian mengambil gelas dan menyedot minuman itu.


" Kakak sangat baik kepada ku dan ibu, kenapa kakak tidak membenci kami ? perlakuan kak brian sangat menyakiti kakak bukan , seharusnya kakak membenci kami " katanya dengan menatap fanny yang menunduk sedang makan.


mendengar itu membuat fanny menelan langsung makanannya. dia juga menatap raka sekarang.


" Kakakmu yang melakukannya, bukan dirimu bahkan tante. mungkin ini juga sudah benar ... seseorang bisa berubah kapan pun, tak terkecuali hati seseorang. " jawabnya dengan biasa saja.


" Kakak ... jika suatu hari kebenaran terungkap dan semua nya kembali seperti dulu. apa kakak akan kembali dengan kak brian ?" raka benar - benar mengharapan keduanya bersama kembali. menurutnya hanya tiffannylah yang terbaik untuk kakaknya.


Tiffanny tersenyum kecil mendengarnya. " kakak sudah menikah " jawabnya.


" ha ? menikah ? " gumamnya yang terkejut itu.


" hmm " fanny mengangukkan kepalanya.


..." dengan siapa ? apa pria yang berada di bandara waktu itu dengan kakak ?" tanya raka lagi....


sebenarnya dia kecewa mendengarnya namun mau bagaimana lagi kakaknya juga sudah menikah dan tidak mungkin dilepaskan begitu saja oleh agatha.


" bandara ?"


" ya , sebenarnya saat itu aku baru kembali dari bangkok dan saat keluar bandara aku melihat kakak berjalan bersama. pria itu sangat tinggi, putih , tampan dan sepertinya sangat pintar. dia bekerja dimana ? apa pengusahs hotel juga ?" tanyanya yang ingin tau.


" wah , bahkan dia lebih pintar dari pada kakakku. " katanya , yang membuat fanny tersenyum kecil.


" Selamat ya kak , semoga pernikahan kakak selalu bahagia bersamanya. maaf aku tidak tau saat mengatakan hal tadi "


" hmm tidak masalah "


" jadi selama ini kalian tinggal di bangkok ? dan ya ... kalian kemana setelah kejadian itu, kakak tidak bisa menemukan kalian?" tanya fanny.


" Setelah kakak menerima semua nya dia harus pergi dari rumah dan tidak boleh menemui aku bahkan ibu, dia memberikan uang kepada ku dan menyuruhku membawa ibu ke Amerika. aku menerimanya , namun ibu meminta untuk tidak menuruti kakak dan akhirnya kami pindah ke bangkok selama 5 tahun "


***


" Raka dan Tiffanny mereka sudah bertemu. sepertinya ... mereka baik - baik saja " Brian memperhatikan ponselnya dilayar itu ada foto tiffanny dan raka yang sedang makan bersama.


dia memang menyuruh seseorang untuk mencari adiknya dan selalu mengawasinya diam - diam.


" Aku ingin menemui mereka tetapi bagaiman mungkin bisa. aku malu menemui adikku dan ibuku sendiri. " pikirnya dia sedih sudah beberapa tahun sudah seperti seorang anak yatim , ayahnya sudah meninggal saat sma dulu. dan sekarang dia harus menganggap keluarganya sudah tidak ada setelah dia menjual dirinya kepada pak samuel.


" ini semua karena samuel , aku bersumpah untuk membongkar semua kejahatannya dan membuatnya membalas kan semua kejahatannya kepada Tiffanny dan Keluagaku. "


dia mencengkram ponsel itu dengan kuat, dia sedang dilandahi kemarahan saat ini.

__ADS_1


...


fanny dan devan sekarang ada dirumah mama dan papanya tiffanny. mereka berdua sengaja mampir karena sudah lama tidak datang ke rumah ini.


saat ini fanny masuk kedalam kamar orang tuanya, dia mencari sesuatu hal yang mungkin menurutnya bisa mengetahui masa lalu orang tuanya.


mata fanny terhenti saat melihat sebuah foto dimana orang tuanya berfoto bersama disebuah taman , namun ada sebuah tangan yang ikut terambil.


dia pegang dan membuka bingkai itu, gambar itu ternyata di tekuk dan seorang pria berdiri di sana sedang menatap papa dan mamanya.


" Ini memang benar Pak samuel. Apa keduanya sangat dekat ? " pikirnya.


fanny mengambil foto itu dan kemudian dia mencari berkas - berkas lamanya. dia membongkar semua isi lemari orang tuanya.


" surat pengunduran jabatan " bacanya pada surat yang dia pegang.


" sayang , kau cari apa ?" tanya devan saat dia masuk dia melihat fanny sibuk menghamburkan semua berkas di ranjang. fanny menatapnya dan segera menutup semua berkas itu.


" eh tidak , ini ... hanya mencari sesuatu saja " balasnya dengan gugup.


" yakin ? tidak ada yang kau sembunyikan ?" tanya ricko yang tak percaya dengan raut muka fanny.


" ya ! yakin ! " jawab fanny cepat.


" Aku buatkan makanan ya , setelah itu kita langsung kembali "


fanny mengangukkan kepalanya , seketika setelah devan keluar dia mengingat pembicaraanya dengan raka.


*Flashback on


dalam perjalanan sehabis makan siang itu, raka mengeluarkan sebuah flashdish , dia memberikan itu dengan fanny. fanny merasa bingung kenapa raka memberikannya flashdish


" Ini milik kak brian, aku rasa ... kakak harus membukanya "


...


didalam ruangan kantornya fanny membuka file dari flasdish tersebut, dia membuka rekaman yang ada didalam nya dan segera memutarnya.


" Setelah kau menanda tanganinya , kau sudah aku beli. maka ... apapun perintahku, kau tidak boleh menolaknya. anak muda , kau mencintai kekasihmu itu ? apa kau tidak takut jika dia malah membuangmu dan mencintai orang lain. pengorbananmu sangat besar untuknya. kau yakin tidak menyesal ?"


" Aku mencintainya , sebab itu aku akan melindunginya jika tidak. aku tidak perlu melakukan ini, aku akan menandatangani ini tapi kau harus menjamin untuk tidak menyentuh nya sedikitpun , baik Kekasihku maupun keluargaku. " balas Brian dengan nada tegasnya.


" Kau mengingatkan ku pada masa laluku ... kau tau kenapa aku sangat mengincar kekasihmu ?"


" ck sudahlah, sekarang cepat tanda tangani dan segera nikahi putriku. tinggalkan kekasihmu itu dan campakkan dia. maka aku tidak akan menyakitinya."


" kau puas ? sekarang juga perjanjian kita dimulai, aku akan menikahi agatha. tapi kau tidak boleh menyakiti tiffanny sedikitpun bahkan menyentuhnya termasuk adik dan ibuku. "


" ya ! tentu saja "

__ADS_1


Flasback off*


__ADS_2