
didalam ruangan tamu itu anak itu menikmati buah, makanan ringan , ice cream puding dll.
sedangkan bapak itu dan tiffanny duduk di ruangan televisi yang hanya bersebalahan dinding saja.
" Sekarang aku ingin tau semuanya, apa maksud perkataanmu kemarin ?" tanya fanny dengan serius.
" mamaku Indra Laksamana , dulu aku temannya jackson juga Samuel. samuel menginginkan kedudukan jackson waktu itu, dia mempengaruhi ku untuk mendukungnya. aku terhanyut dalam janji manisnya. "
" tunggu sebentar "
fanny mengeluarkan ponselnya dia membuka aplikasi perekam suara.
" jika kau memang mengenal mereka berdua , aku ingin kau mengatakan keselurhannya dengan benar bersama ini " tunjukkan pada ponselnya.
" penyesalan dalam hidupku berhianat kepada jackson, aku menyetujuinya " jawabnya.
" Saya Indra Laksamana , dulu bekerja sebagai sekretaris tuan Jacskon wang. saya sangat mengenal temannya yang bernama Kleuwit Samuel. mereka berdua sangat dekat satu sama lain. "
" namun , kleuwit menyalahgunakan kedekatan itu. dia menginginkan posisi tuan Jackson sebagai CEO perusahan , Pemimpin hotel dan segala yang dimiliki tuan. dia mempengaruhiku sampai aku terhanyut begitu saja. pada tahun 1998 kleuwit memintaku mengundurkan jadwal penerbangan tuan dengan istrinya. dia bilang dengan begitu dia akan memindahkan semua kepemilikian atas namanya dan berjanji untuk menjadikanku sama dengannya. "
fanny geram mendengarnya namun dia hanya diam mendengarkan.
" aku berhasil mengundurkan jadwal nya , aku bilang anak - anak menelpon dan meminta dibelikan mainan dari kanada , dia tidak bisa menolak permintaan anak - anaknya jadi dia membatalkan penerbangan pertama. "
" dan siapa yang menyangka penerbangan selanjutnya adalah penerbangan terkahir dalam hidupnya. aku benar- benar menyesal mengingatnya. "
wajah fanny semakin memerah demi anak - anak papanya tidak pernah menolak, kenapa papanya begitu baik pikirnya.
" dan sebelum itu juga tuan jackson sebenarnya ingin menangkap kleuwit itu karena sudah melakukan korupsi, penipuan, dan hal yang lebih besarnya lagi terungkap. dia mempunyai sebuah kasino dimana dia menjual perempuan muda sebagai tambang emas nya "
" Kleuwit , dia harus membayar semua perbuatannya. tuan jakson memintanya menyerah dan menebus semua dosa - dosanya. tapi dia marah besar dan menginginkan semua milik tuan jackson "
rekaman itu diakhiri, akhirnya dia tau semua kejahataan kleuwit. tapi fanny menatap orang itu dengan tak percaya.
" aku punya buktinya. aku tau tidak akan ada yang mempercayai perkataanku tanpa sebuah bukti. "
dia mengeluarkan sebuah kalung perak dari kantong celanannya. fanny hanya menatap penasaran ke arah kalung itu. orang itu membuka liontin dari kalung itu. disana ada sebuah memori card hitam.
" ini bukti semua kejahatannya, aku benar - benar takut menyimpan ini. " dia memberikan itu tiffànny langsung memegangnya.
" Maafkan aku ( tertunduk malu ) jika saja aku tidak serakah , hidupku seakan sudah mati sejak aku menolong pria kejam itu. "
" tapi kenapa kau seperti ini sekarang ? apa dia membuangmu ? jika benar - benar dia orang kejam pasti dia akan membunuhmu langsung "
indra mengangukkan kepalanya " setelah kematian tuan aku terus mengikutinya dan mengumpulkan semua buktinya. awalnya aku pikir ini tidak akan terjadi tapi naluri ku sebagai manusia mungkin masih ada waktu itu.
aku memalsukan kematian ku dan mengumumkan pada dunia bahwa telah tenggelam di laut saat sedang berlayar ke sebuah pulau. "
" aku mengubah indentitasku ,hidupku dan semuanya. sampai aku seperti ini "
" tante galak dan sombong apa aku boleh menyalakan televisi besar itu " tunjuknya pada sebuah televisi besar yang ada di samping tiffanny.
tiffanng meliriknya " Putri , kita akan pulang sekarang. ayo ucapkan terima kasih untuk makanannya " ujar pak indra dengan sopan.
" tapi ayah dirumah kita tidak ada televisi " ucapnya cemberut.
" dia anakmu ? " tanya fanny.
__ADS_1
" hmm tidak ada yang menjaganya , istriku sudah meninggal saat melahirkannya. jadi dia selalu ikut denganku "
" ayo putri kita pulang, nona ... saya permisi. jika berkenan mohon maafkan segala kesahalan saya " ucapnya yang tertunduk malu.
" kau harus dihukum karena keserakahanmu. tapi sebelum itu kau sudah menghukum dirimu sendiri. aku tidak akan membalasmu tapi ... jika kau benar menyesal, uruslah putri mu dengan baik , jangan membawanya mencari makanan di tempat kotor dan membuatnya terpapar matahari , dia masih kecil "
" jika dia terus terpapar matahari dia akan menjadi hitam, dekil dan jelek. " ucapnya lagi.
" hey , aku cantik " sergah anak itu.
" Aku tidak bilang kau jelek sekarang, itu hanya jika kau terus terpapar matahari "
" tante sombong dan galak boleh aku membawa itu semua ?" tunjuknya pada makanan yang ada di meja "
" bawa saja kau pikir aku mau memakan bekasanmu "
" Apa kau pikir aku mau kerumahmu " tantang anak itu dengan wajah imut.
" jika kau tidak suka , kenapa kau memakan makanannku "
" maafkan anak saya, dia memang begini suka bicara asal " ujak pak indra.
fanny mengambil sebuah kertas paper bag dari bawah meja itu " cepat masukan itu disini "
***
setelah mendengar semuanya dia sekarang berada diruangan kerja devan. membuka laptopnya ditangannya ada sebuah memori card yang menjadi bukti kejahatan kleuwit.
segera dia masukkan memori card itu pada sebuah flashdisk , dia membuka semuanya di sebuah dokumen.
" Transaksi keuangan "
" Korupsi "
" Jadwal kunjungan keluar negeri maupun dalam negeri "
fanny membaca semua isi data - data itu dengan serius tanpa terasa hari mulai malam dia tidak sadar akan waktu nya.
setelah mengecek semuanya dia menutup laptopnya dan membuka ponselnya , ada beberapa pesan yang masuk dia lupa membacanya.
devan sudah pulang kerumah, melihat rumah sangat sepi dia jadi mencari fanny ke seluruh ruangan. rumah itu ada 3 kamar dan 1 ruang kerja. dia buka semuanya.
namun tujuan terkahirnya adalah ruangan kerja, dia melihat fanny dari depan pintu sedang fokus melihat ponselnya. tak lupa dia membuka ponselnya dan memfoto fanny diam - diam.
" lihatlah, betapa cantiknya istriku walaupun tidak ada ekspresi " pujinya dan segera mamasukkan lagi telponnya kedalam saku celana.
" sayang aku pulang " ucap devan fanny pun menoleh arahnya dan segera berdiri dari kursinya.
" cepat sekali "
" ha ? sayang ini sudah jam 7 malam bahkan aku terlambat pulang " tunjuknya pada jam tangannya.
" sungguh ? kalau begitu aku sudah berada di sini selama 5 jam " gumamnya.
" oh ya , sayang dimana semua buah dan makanan ringan yang kemarin kita beli semuanya habis " tanya devan.
__ADS_1
" i..itu , hmm tadi ... aku memakan semuanya " jawabnya.
devan memgenyitkan dahinya sejak kapan ***** fanny meningkat pikirnya.
" aku memakannya sampai lihat , perutku terasa penuh dan sedikit melebar " tunjuknya dengan tangannya.
" hahaha yang benar saja sayang, makanan itu tidak akan membuat perutmu melebar dan membesar. hanya anakku yang akan ada dirahimmu dan membuat perutmu membesar " dia melihat perut itu dengan sayu.
" jangan menatap mesum seperti itu " titah fanny.
" ini bukan mesum sayang , ini tatapan keinginan seorang pria yang ingin punya anak "
" cih mandilah cepat aku lapar , aku menunggumu memasak "
devan terkekeh mendengarnya " hmm jadi istriku hanya menungguku pulang karena ingin aku cepat memasak , ck ..ck ..ck apa masakanku sangat enak sayang ?" godanya yang memperhatikan fanny agak sedikit cemberut.
" Seharusnya aku tidak mendengarkan nenek dulu, kenala aku malah buta memasak seperi ini " gumamnya pelan yang berlalu dari ruangan kerja itu.
tak henti - hentinya devan tertawa kecil melihatnya seraya menggelengkan kepalanya.
***
malam itu saat mereka di meja makan, fanny hanya terus diam menekuni makanannya.
drtt....drtt
**Raka Message
📱 kak terima kasih ya , kak brian janji tidak lama lagi dia akan menemui ibu. oh ya , karena besok aku gajian aku janji akan mentraktir kakak**
fanny langsung membuka sms itu , devan heran jika raka dia selalu membalas nya cepat namun jika dia hanya terkadang saat sedang memegang ponsel.
( oke , tentukanlah dimana. ada yang harus kakak bicarakan juga )
**drtt...drrt
📱 Baik kak , nanti aku kirim alamatnya**.
dia hanya membaca pesan itu dan kembali memakan nasinya.
" Adiknya brian ?"
" hmm "
" kenapa dia malam-malam begini ?"
" apa aku harus memberitahumu semuanya "
" tentu saja , aku suamimu. kau tidak boleh berhubungan dengan pria lain kecuali aku , kecuali jika aku mengizinkannya. " jelas devan dengan agak kesal.
" hampir semua rekan kerjaku pria , apa kau melarang nya juga ?" tanya fanny yang terus makan buah itu.
" ya ... tidak, hanya saja ... aku merasa kedekatan kalian berbeda. kau saja denganku tidak sedekat itu. "
" kau saja yang melihatnya berlebihan. bukankah kau sendiri tau , aku tidak mudah dekat dengan seseorang. lagipula ... ada beberapa hal yang harus kami bicarakan. " jelas fanny.
" hmm aku tau sayang, tapi aku takut saat kau dekat dengan mantan kekasihmu. hatiku tidak tenang "
__ADS_1
" Kau sendiri yang membuatnya menjadi rumit, aku saja tidak pernah memikirkan masa laluku. jika itu terjadi mungkin hanya mengingatnya sekilas "