Cinta Di Hatiku

Cinta Di Hatiku
Sosial Media Buatan Devan


__ADS_3

" ini minumlah , mau aku belikan air kelapa muda ?" tawar devan.


" nanti saja " fanny menerimanya dan hampir menegak habis jus buatan devan yang sebelumnya dia buat dari rumah.


" apa menyegarkan ?" tanya.


" hmm , sangat segar " jawab fanny seraya tersenyum.


mata devan menatap pantai yang didepannya, dia memakai baju putih polos dan celana pendek selutut. tak henti - hentinya dia tersenyum.


namun saat mengingat hadiah itu dia sontak berpikir apa yang harus dia pinta.


" sayang , menurutmu hadiah apa yang akan kuminta ?"


" mobil ? jalan - jalan , sepatu , baju ? "


" tidak , bukan semua itu " dia menggelengkan kepalanya.


" lalu apa ?" tanya fanny seraya mengernyitkan dahinya.


" aku sudah punya rencana lagi , setelah sampai dirumah aku akan memintanya langsung "


" oke "


semilir angin pantai itu membuat keduanya merasa nyaman , devan yang duduk agak jauh itu kemudian mendekati fanny seraya menatapnya dengan penuh cinta fanny juga tau devan memperhatikannya.


" wajahku tidak berubah , untuk apa memperhatikanku terus "


" karena sangat cantik " jawabnya yang terpesona itu.


cup


devan mencium pipi kiri fanny lalu dia menyenderkan kepalanya di bahu fanny.


" aku ingin membayangkan , bagaimana jika sedang berduaan seperti ini . anak kita datang berlarian menghampiri kita dan berkata papa , mama ayo bermain bersama pasti menyenangkan. "


" semoga tidak lama lagi , didalam sini ada anakku yang tumbuh selama 9 bulan dengan sehat dan aktif " devan mengelus perut rata fanny.


fanny menatapnya sendu, bibir devan yang terbentuk indah itu mengucapkan keinginan nya padanya. membuat jantungnya berdegup kencang.


" sayang bagaimana jika ikut program saja , supaya kita tahu bagaimana cara punya anak dengan cepat " usul devan.


" apa dokter yang menentukan kapan kita punya anak. kata orang , saat dia sudah percaya dia akan memberikannya sendiri " katanya dengan santai.


" memang benar tapi kan kita juga harus berusaha, kau tau sayang ... teman - temanku hampir rata - rata sudah memiliki anak ada yang 2 ada yang 3 bahkan ada yang mulai bersekolah "


" karena mereka menikah cepat , sedangkan kita ... menikah baru hmm 3 bulan " ucap fanny sedikit berpikir.


" kalau begitu mari kita bulan madu , aku yakin setelah itu bayi kita akan ada disini langsung " mengelus perut rata fanny lagi.


" ck apa kau orang yang sangat berpengaruh di rumah sakit , sehingga bisa mengambil cuti setiap bulan " desis fanny.


" benar juga , aku bukan pemilik rumah sakit "


" mau aku beli rumah sakitnya ?"


" hahhah , sayang aku tau kau milyarder muda , tapi tidak perlu aku hanya ingin bercita - cita membangun rumah sakitku sendiri dan disana aku akan mengajak para anak magang itu bekerja dirumah sakitku. dan kau akan dipanggil istrinya Dokter devan si pemilik rumah sakit "


" he , apa harus dipanggil selengkap itu " fanny terkekeh mendengarnya dan keduanya kini saling bersender di bahu.


malam harinya

__ADS_1


mobil devan sampai di perkarangan rumah, keduanya bergandengan tangan menuju kedalam rumah.


ceklek


pintu rumah terbuka , namun siapa sangka disana banyak balon dan kue ulang tahun dengan lilin ditengah meja. fanny membelalakkan matanya.


" devan " gumam fanny.


" iya sayang "


" ini ... ini semua "


" ini untukmu , semuanya aku sudah merencanakannya. sayang dengar aku tahu , kau tidak suka merayakan hari ulang tahunmu ... tapi bagiku hari ulang tahunmu adalah yang istimewa , aku sengaja tidak mengucapkan hari ulang tahun itu beberapa hari yang lalu. "


" karena aku tau hatimu sakit mendengarnya. tapi aku berpikir tidak apa melewatkan sedikit saja , dan kita bisa merayakannya. anggap saja ini hari ulang tahun kedua " ungkap devan dengan lembut.


" devan " lirih fanny dengan mata yang berkaca - kaca.


" aku tau sayang , tapi inilah permintaan ku yang pertama. cobalah untuk melupakan kejadian yang menyakitkan itu , sesekali kau harus memikirkan hidupmu dan berbahagialah. "


fanny mencoba untuk tersenyum , untuk memenuhi janjinya dia akan melupakan semuanya hari ini " baiklah , jika itu permintaan pertamamu. aku akan mengabulkannya, kau benar ... aku seharusnya hidup dengan realistis sekarang "


" Sayang ... selamat ulang tahun , walaupun aku orang terakhir yang mengucapkannya tapi terimalah ini , dengan tulus aku mengatakannya. aku berdoa agar dirimu selalu tetap menjadi dirimu sendiri, berbahagialah selalu dan berumur panjang sampai usia 100 tahun bahkan lebih " ucapnya dengan lembut menatap wajah fanny.


" aku tidak tau harus mengatakan apa lagi, semuanya sudah kau katakan. hanya saja aku harus tetap berterima kasih padamu, sebelumnya ....tidak ada yang menyuruhku untuk tetap menjadi diriku sendiri selalu berkata , berubahlah ... berubahlah. hanya dirimu satu - satunya "


devan tersenyum mendengar nya lalu membawa fanny duduk di sofa itu , dia membawa kue itu dan mengangkatnya.


" Ulang tahun tidak akan resmi tanpa meniup lilin "


fanny tersenyum dan meniup lilin itu , membuat devan sangat bahagia lalu memeluk fanny.


" hmm baiklah " fanny mengangukkan kepalanya yang masih dalam pelukan devan.


" aku akan memotretmu tapi harus berfose ya , aku lihat fotomu selalu tersenyum tipis saja " devan mengeluarkan ponselnya.


" devan aku tidak biasa " tolak fanny.


" hanya untukku sayang, aku akan menyimpan ini sebagai koleksi fotomu di ponselku. ya ... ya , aku mohon " mendengar lirihan devan membuatnya tidak leluasa, dia tidak tega jadi dia mengangukkan kepalanya.


" tapi bagaimana fosenya ?"


" seperti ini saja " peraga devan yang menempelkan kedua telapak tangannya di pipi.


" seperti ini " fanny memperagakannya



"


ya ! seperti itu sayang bagus sekali. aku akan memotretnya sekarang "



setelah dua foto diambil devan sangat senang, dia melihat hasil fotonya yang tampak bagus.


" cantik sekali " puji devan.


" aku masukkan kedalam Instagram ya " sambung devan.


" apa itu aplikasi share foto itu ?" tanya fanny.

__ADS_1


" ya " mengangukkan kepalanya.


" kau tidak punya sayang ? oh ya aku lupa ! apa nama akun instagram mu ?"


" tidak ada " jawabnya santai.


" yang benar saja , sayang ... apa sungguh tidak ada ?" devan seakan tak percaya mendengarnya.


" apa aku terlihat berbohong , lagipula ... aku jarang bahkan tidak pernah berfoto sendiri , apalagi membuat akun itu , pekerjaanku lebih penting daripada bermain ponsel yang tidak jelas "


" aku juga jarang memainkannya , saat sedang ingin saja. bahkan aku memprivasikan akunku. hanya membuat untuk mengetahui kabar saja "


" mana handphonemu ? "


fanny mengambilnya di belakang celana jeansnya " untuk apa ?"


devan merebut ponsel itu ternyata ponsel fanny tidak terkunci sama sekali " aku akan mengunduhkan aplikasinya jadi kita bisa saling memfollow "


" tidak ... tidak aku tidak mau, kembalikan ponselnya " pinta fanny.


" aku beri nama siapa ya " devan mengacuhkan fanny.


" devan kembalikan " pintanya.


" sebentar sayang " ujarnya sehingga fanny tidak lagi memberontak dia pasrah apa yang akan devan lakukan pada ponselnya.


" Tiffanny_wang , bionya ... hmm " dia berpikir lagi.


my husband


@devandra.Atmaja


" nah ini terlihat bagus " dia tersenyum puas melihatnya.


fannya langsung merebut ponselnya " ha , kau seperti anak ABG yang mengtag nama pacarnya " ledek fanny.


" biar saja , lihat aku sudah mengikutimu sayang , cepat ikuti balik aku "


devan mengklik kata ikuti pada ponsel fanny " kau hanya mengikutiku saja ?" tanya fanny.


" untuk apa aku memfollow yang lain , dihatiku saja hanya ada namamu maka di sosial mediaku juga harus mengikuti si pemilik hatiku ini "


" pengikutmu banyak juga , hampir 1 juta "


" karena suamimu ini populer sayang, apa menurutmu aku ini masih dalam kategori biasa - biasa saja hmm "


" tunggu sebentar ya , mau ke kamar kecil "


fanny membiarkan devan pergi , dia membuka akun sosial media terbarunya itu. dia tersenyum melihat tingkah devan yang terkadang seperti remaja itu padahal usianya sudah 31 tahun.


drtt..drtt


Rianpangestu.888 mulai mengikuti anda


" apa ini rian " pikirnya


dia membuka akun itu " aku tidak menyangka dia juga seeksis ini, tapi coba lihat gayanya sangat keren dan dingin. tapi denganku kadang dia takut kadang juga suka mengatur " gumamnya yang melihat - lihat foto rian.


jadi dia memutuskan untuk mengikuti rian.


" sayang "

__ADS_1


__ADS_2