Dipersatukan Oleh Perjodohan

Dipersatukan Oleh Perjodohan
Kak Dara semangat sekali


__ADS_3

"Ngapain lo balik?" tanya kak Dara pada akhirnya. Tidak ada jawaban dari Roy, dia masih tetap diam. "Lo kasihan sama dia? Kalau kasihan ngapain lo ninggalin dia? Gak usah munafik lo!" lanjutnya. "Lo yang ninggalin dia! Lo juga yang nyakitin dia! Tapi kenapa lo yang balik lagi buat nemuin dia?! Kalau lo kasihan harusnya lo gak ninggalin dia! Kalau lo ninggalin dia, ya udah tinggalin aja! Gue yang akan jagain dia! Gue yang akan ngerawat dia!Gue yang akan tanggung jawab soal dia! Apapun itu masalahnya! Elo itu cowok! Punya mental jangan kayak kapas! Sekali di tiup langsung terbang! Harusnya masalah itu di selesaikan baik-baik, gak langsung pergi gitu aja! Kayaknya lo emang gak pantes buat jadi cowok!" lanjutnya lagi.


Kak Dara bahkan sampai menunjuk dahi Roy dan mendorongnya cukup keras karena saking kesalnya dengan Roy adiknya ini.


Roy menatap langit malam sambil menghela nafas lelah.


"Kakak gak tau apa-apa."


Hanya kalimat itu yang terucap dari bibir Roy. Kak Dara tersenyum kecut saat mendengar ucapan Roy.


"Lo bilang gue gak tau apa-apa?! Lo waras kagak sih?! Gue tau semuanya tentang lo sama Clara. Jadi lo gak usah bilang kalau gue gak tau apa-apa!" tegas kak Dara.


"Kak, kalau gue ada di sisi Clara terus-terusan dia gak bakalan bahagia karena ada kekangan dari gue. Kakak mikir kayak gitu gak sih!" ujar Roy sedikit kesal.


"Heh! D*ng*k!" ujar kak Dara sambil menyentil kening Roy. "Dengerin gue baik-baik ya! Lebih baik lo ada di sisi dia, meskipun dia gak bahagia sama kekangan lo. Dari pada lo ninggalin dia dan itu malah buat dia depresi! Kayak sekarang contohnya! Kondisi Clara down gara-gara lo ninggalin dia! Lo mikir kayak gitu gak sih?!"


Tidak ada jawaban dari Roy, dia hanya diam saja. Roy akui apa yang di ucapkan kakaknya itu memang benar, sangat benar sekali. Tapi Roy juga tidak mau Clara bersedih terus gara-gara ulahnya.


"Udahlah, kak. Gak usah di perpanjang lagi. Udah malem, gue juga harus balik lagi."


Plak

__ADS_1


Mendengar ucapan Roy membuat kak Dara kesal sekali. Bagaimana bisa adiknya ini tiba-tiba langsung pergi saat dia sudah tahu kondisi Clara.


"Lo cowok br*ngs*k, Roy! Lo udah tau kondisinya sekarang! Tapi kenapa lo malah ninggalin dia lagi! Harusnya lo itu ngerawat dan ngejagain dia! Bukan malah ninggalin dia lagi!" teriak kak Dara.


"Titip salam buat Clara, kak. Bilang ke dia kalau mau cerita apa-apa kirim surat aja, gue bakalan baca tapi gak akan gue bales. Sampaikan salam gue tadi. Gue pamit."


Bukannya menjawab ucapan kak Dara, Roy malah berpamitan pergi .Setelah mengucapkan kata-kata itu, Roy langsung pergi meninggalkan kak Dara yang marah sekali. Dengan santainya Roy berjalan tanpa ada rasa bersalah sekalipun.


Kak Dara mengepalkan tangannya kuat saat melihat mobil yang di tumpangi Roy pergi meninggalkan halaman rumah.


"Lihat aja, gue bakalan buat lo nyesel senyesel-nyeselnya. Gue tau lo adik gue, tapi gimanapun sikap lo salah. Dan gue gak akan membedakan-bedakan sekalipun, mau lo adik gue atau bukan." guman kak Dara


Sementara di mobil yang Roy tumpangi, Roy sedang memandangi kakaknya dari kaca jendela yang tertutup.


Perseteruan antara adik dan kakak pun akhirnya terjadi. Tidak tahu siapa yang akan mengalah pada akhirnya, tapi yang jelas mereka berdua tidak akan pernah berhenti di tengah jalan. Sama halnya seperti kak Dara, sebagai seorang kakak seharusnya dia mengalah kepada adiknya tapi sepertinya dia tidak akan mengalah begitu saja kepada adiknya. Dia saja sukses dalam karirnya, masa iya dia tidak sukses dalam hal seperti ini. Memang sih dia tidak sukses dalam hal percintaan, tapi kalau urusan seperti ini mungkin dia akan menang karena dia juga pernah seperti ini dulu.


***


Braakkh


Pintu terbuka dengan sangat keras sekali, bahkan Clara yang sedang makan sambil melamun saja terkejut sampai piringnya jatuh. Ya, kak Dara membuka pintu kamar Clara. Entah rencana apa yang ada di dalam otak kak Dara saat ini.

__ADS_1


"Kak, lain kali ketuk pintu dulu." ujar Clara dengan lemas karena dia masih memikirkan soal Roy.


Yup, Clara bisa menerima kepergian Roy meskipun masih ada rasa tidak ikhlas dan rasa bersalah di hatinya. Inipun juga gara-gara Mama Roy yang menyuruh Clara agar bisa menerima kepergian Roy keluar negeri dan mencoba untuk ikhlas.


"Sssstttthhhh."kak Dara menaruh jari telunjuknya tepat di bibir Clara. "Mulai hari, mulai detik ini, lo harus ikut gue kemanapun gue pergi. Gak ada penolakan sama sekali disini. Pokoknya lo harus ikut gue kemanapun gue pergi. Gue akan ngajarin lo, gue akan bimbing lo, pokoknya lo bakalan gue ajarin banyak hal deh." lanjut kak Dara dengan sangat semangatnya.


Kalian ingin tahu bagaimana reaksi Clara saat ini? Ya, dia hanya mengerutkan keningnya dan menaikkan sebelah alisnya. Pikiran dan hatinya sedang sangat kacau sekali di tambah sikap kak Dara yang seperti ini secara tiba-tiba, membuat kepalanya ingin pecah rasanya.


"Kak, kakak tau kan kondisi aku sekarang jadi mohon pengertiannya ya, kak." jawab Clara.


Kak Dara berkacak pinggang mendengar jawaban dari Clara.


"Heh! Clara! Lo jadi cewek jangan g*bl*k - g*bl*k amat napa sih! Gue ngelakuin ini karena gue juga peduli sama lo! Ini demi kebaikan lo di masa depan! Pokoknya lo harus turutin kemauan gue mulai sekarang! Gak ada penolakan! Kalau lo nolak, lo bakalan kena imbasnya.".ujar kak Dara kesal.


Adduuuuhhh... ini kak Dara kenapa sih tiba-tiba jadi kayak gini? Habis ketempelan apa ya? Gue lagi bad mood malah di gini'in juga. Gue kan jadi bingung. Seenaknya sendiri lagi. Sebenarnya apa sih yang ada di otak dia sekarang ini? Pusing gue! gerutu Clara di dalam hatinya.


Tentu saja kebanyakan orang akan menggerutu jika di posisi Clara sekarang ini. Di saat hati dan kondisi mental kita tidak baik-baik saja ada saja yang membuat rusuh. Meskipun membuat rusuh, pada akhirnya kita pasti akan bahagia juga kalau niat orang tersebut membuat rusuh untuk membahagiakan kita. Ada kalanya kita membuat rusuh agar kita bahagia.


Bersambung......


Halo! Assalamualaikum semuanya... ^_^ Gimana kabar kalian? Baik kan? Alhamdulillah kalau baik. Untuk kabarnya yang tidak baik, semoga cepat membaik ya... ^_^

__ADS_1


Author sekarang jarang up ya? Iya bener banget T_T Maaf ya karena Author jarang up, di karenakan kondisi kesehatan Author yang sedang menurun jadi Author jarang banget up nya... T_T Untuk saat ini Author gak bisa up sesering dulu karena Author juga harus banyak-banyak istirahat supaya kesehatan Author pulih kayak dulu lagi. Jadi mohon kesabarannya. Author harap kalian memaklumi kondisi Author sekarang ^o^


Terima kasih semuanya.... >_<


__ADS_2