
"Bisa kita bicara sebentar?"tanya Andre dengan melihat ke arah Hanna, dan pandangan mereka pun bertemu"Sepuluh menit"tidak ada jawaban"Baik lah lima menit, kita bicara lima menit"
"Tidak ada yang harus kita bicarakan mas"
"Ada Han, ada"
"Jika pun ada, itu hanya sepenggal kisah kita di masa lalu"Hanna menatap mata elang Andre"Itu tidak perlu di ungkit, biarlah menjadi cerita cinta kita di masa lalu, karena semua nya sudah selesai"
"Bagi mu itu sudah selesai, tapi tidak untuk ku, kau tau cinta itu masih ada sampai sekarang dan masih tersusun rapi di hati ini"Andre menepuk dada nya, Hanna tersenyum kecut
"Bagaimana mungkin kau masih menyimpan cinta untuk ku? Sedangkan kau tau kondisi ku saat ini, anak ku sudah tiga dan saat ini aku juga sedang mengandung"Hanna menutup wajah nya dengan kedua tangan nya"Apa yang kau harapkan dari ku, mas?"Hanna menangis kembali
"Apapun kondisi mu saat ini, aku akan menerima mu"
"Status ku masih istri orang"
"Untuk menjadikan mu seorang janda itu sangat mudah bagi ku"
"Tapi tidak mudah bagi ku menyandang status itu"Hanna tersenyum, senyum itu lah yang membuat Andre sampai saat ini tidak dapat melupakan nya, senyuman itulah yang membuat nya jatuh cinta"Kau dendam dengan mas Tommy?"
"Apa maksud dari perkataan mu?"
"Jika kau dendam dengan nya karena dia telah menyakiti adik perempuan mu, bukan berarti kau membalas nya dengan ku. Aku tidak pernah terlibat sedikit pun atas perbuatan suami ku"ia mengusap perut nya
"Aku memang menaruh dendam dengan suami mu, tapi sedikit pun aku tidak dendam pada mu, meski aku tau dulu kau pergi meninggalkan ku tanpa sebab"
"Kau ingin tau alasan ku pergi meninggalkan mu?"
"Karena kau telah jatuh cinta dengan nya?"tanya nya dengan menunjuk arah di mana Tommy sedang di tahan
"Jika itu di dalam pikiran mu, aku tidak dapat mengubah nya"
"Semudah itu kau pergi Hanna, dan kau tau betapa besar nya aku mencintai mu"
"Tolong jangan pernah mengungkit hal itu lagi mas, aku sudah melupakan nya"
"Kalau kau ingin aku melupakan tentang kisah kita dulu, maka jelaskan alasan mu pada ku"
"Kita sudah sama sama bahagia dengan pasangan kita, lalu untuk apa kita membahas sesuatu yang sudah tidak ada"
"Bahagia? Ya kau telah bahagia dengan nya, lalu aku bagaimana?"Andre memegang kedua pinggang nya sembari menggeleng geleng kan kepala nya"Sampai saat ini aku selalu memikirkan mu"deg, hati Hanna. Apa Andre belum menikah hingga saat ini
"Mudah bagi mu untuk mencari pengganti ku, jadi jangan pernah ingat lagi tentang kisah kita"
"Pengganti mu? Sampai saat ini aku masih bertahan dengan kesendirian ku"Andre menepuk dada nya"Karena aku selalu berharap kita akan di pertemukan kembali dalam ikatan pernikahan"Hanna terkejut, ia tidak menyangka jika Andre masih sendiri dan belum menikah
"Apa yang kau harapkan dari wanita seperti ku"
__ADS_1
"Banyak Hanna, banyak. Selama ini aku selalu berharap kau lah yang akan menjadi ibu dari anak anak ku, tetapi kenyataan nya,,"Andre memegang kedua mata nya menggunakan jari telunjuk dan jempol. Hati Hanna seperti teriris pisau dan rasa nya begitu perih.
"Harapan mu telah sirna"
"Kau yang telah membuat nya sirna"
"Ya, aku lah yang membuat nya sirna. Aku lah yang membuat hidup mu hancur, aku yang telah menghancurkan hidup mu!"Hanna menangis kembali dengan tersedu sedu sampai dada nya turun naik"Tapi apakah kau tau kalau hidup ku lebih hancur dari mu?"
"Hancur, kau mengatakan hidup mu hancur?"Andre tertawa terbahak bahak"Kau sudah bahagia hanna, bahkan kau sudah memiliki tiga orang anak bahkan hampir empat anak, lalu kau mengatakan hidup mu hancur?"Andre masih tertawa
"Kau tidak pernah tau mas"
"Maka dari itu jelaskan agar aku tau"mohon Andre
"Mereka bukan anak kandung ku, mas"deg, betapa terkejut nya Andre
"Jika mereka bukan anak anak mu, lalu mereka anak siapa?"Hanna menunduk kan kepala"Tolong katakan pada ku, Hanna"Mohon Andre dengan memegang tangan Hanna yang pucat dan terasa dingin
"Adik mu dan aku adalah sama sama korban penipuan mas Tommy. Ketika ia menikahi ku, ia mengaku kalau diri nya masih sendiri"Hanna menangis kembali"Dan pada saat itu aku adalah korban pemerkosaan dari nya, sebenar nya keluarga ku ingin menutut nya tapi sayang benih nya tumbuh begitu sempurna di rahim ku"Andre menatap iba"Dan baru dua bulan aku menikah dengan nya, aku baru mengetahui kalau dia sudah beristri dan memiliki tiga orang anak"
"Lalu kenapa mereka bisa tinggal bersama mu?"
"Istri pertama nya sakit hati dan kecewa karena mas Tommy menikahi ku tanpa sepengetahuan nya mas"
"Terus ketiga anak nya di serah kan pada mu, begitu?"
pada ku, agar aku membesarkan mereka"
"Dan kau menerima nya begitu saja"Andre tidak dapat mempercayai nya
"Tadi nya aku menolak, tetapi mas Tommy menerima mereka dan berjanji pada mu kalau ia akan membahagiakan kami"Hanna menghapus air mata nya yang entah sudah berapa banyak mengalir dari bola mata nya yang indah
"Aku akan menikahi mu"
"Tidak semudah itu"
"Kenapa? Karena kau memikirkan mereka? Mereka itu bukan darah daging mu, ibu nya meninggal bukan karena kesalahan mu. Ayah nya saja yang serakah akan wanita"Hanna menatap Andre
"Kau akan menikahi ku?"tanya nya dengan tersenyum
"Ya, aku akan menikahi mu, apakah kurang jelas?"
"Kau akan menikahi wanita yang jelas sudah kau ketahui, kalau suami ku adalah orang yang telah membuat adik mu terluka?"
"Aku tidak perduli"
"Lalu bagaimana jika adik mu mengetahui, kalau anak yang ku kandung ini adalah anak dari mantan suami nya?"
__ADS_1
"Aku akan mengatakan pada keluarga ku, kalau anak yang saat ini berada di dalam kandungan mu adalah anak ku"
"Lalu bagaimana dengan ketiga anak anak ku?"
"Mereka bukan anak anak mu, kau tidak perlu memikirkan mereka"
"Bagiamana aku tidak memikirkan mereka mas, sedangkan kau tau mereka sudah tidak memiliki ibu lagi"
"Tapi mereka masih memiliki ayah"
"Kau lupa kalau ayah nya saat ini berada di dalam penjara?"
"Aku tidak pernah melupakan itu, aku akan menyerah kan anak anak nya pada kedua orang tua Tommy, karena mereka bukan tanggung jawab mu, tapi tanggung jawab keluarga suami mu"
"Aku tidak akan sanggup melakukan itu mas"
"Kau harus sanggup Hanna, kau berhak untuk bahagia"
"Tapi bukan berarti aku mengorbankan mereka mas"
"Kau tidak mengorbankan mereka, kau melakukan hal yang benar, sekarang kau ikut dengan ku"
"Kemana?"
"Ke rumah mu"
"Untuk apa?"
"Kita akan ke rumah orang tua suami mu dan menyerahkan ketiga cucu nya"
"Tapi apa yang harus aku katakan pada mereka mas?"
"Katakan yang sebenarnya, katakan kalau kau tidak akan sanggup menafkahi ketiga anak mu dengan kondisi seperti ini"
"Apa anggapan mereka tentang ku nanti nya mas?"
"Pasti mereka sudah beranggapan buruk tentang mu, jadi untuk apa kau berusaha memperbaiki pandangan mereka tentang diri mu"Andre membawa nya ke parkiran"Biarkan mereka menganggap mu apa, to kau menikah dengan nya bukan karena cinta tapi karena suatu paksaan yang pada akhir nya mau tidak mau kau harus menikah dengan nya"Hanna hanya diam mengikuti langkah Andre yang membawa nya masuk ke dalam mobil
"Aku tidak akan sanggup melihat mereka mas, mereka terlalu kecil, mereka belum tau apa apa"
"Kau terlalu baik, sampai kau lupa bagaimana cara nya membuat diri mu sendiri bahagia"Andre melihat ke arah Hanna yang memegang perut nya"Ini lah waktu yang tepat menyerahkan mereka pada orang yang tepat"
"Kau tidak perlu ikut"
"Aku tidak akan ikut, tapi aku akan melihat mu dari kejauhan"Hanna menarik nafas nya yang terasa begitu berat.
Meski mereka bukan anak kandung nya, tapi ia menyayangi dan mencintai mereka seperti anak sendiri.
__ADS_1