
Nek Popon mendekati Kinar yang masih tertidur,nek Popon merasa kalau cucu nya itu sedang menanggung beban yang begitu berat,di usap nya rambut Kinar yang berantakan sehingga membuat Kinar terjaga dari tidur nya
"nenek"panggil Kinar dengan mengucek mata nya
"bangunlah hari sudah terang dan jangan lupa sarapan karena bi narsih sudah menyiapkan semua nya"
"terima kasih nek"
"nenek akan berangkat kerja dulu ya dan kamu harus istirahat,nenek lihat kamu semakin kurusan,apa suami mu tidak pernah memperhatikan kondisi mu?"dada kinar begitu terasa sakit dan langsung memeluk nek Popon sambil menangis"kenapa kamu menangis?"tanya nek Popon dengan mengusap punggung kinar"katakan pada nenek mu ini"Kinar melepas kan pelukan nya dan menatap nenek nya dengan sendu
"nenek janji dulu pada ku?"
"janji apa?"
"nenek tidak akan mengatakan pada siapapun tentang keberadaan ku disini?"
"sebenar nya apa yang terjadi?"Kinar sedikit ragu untuk mengatakan semuanya pada nek Popon tapi Kinar harus jujur
"mas Irsyad tidak pernah menerima ku sebagai istri nya nek,bahkan dia tidak pernah mencintai ku"ada guratan kecewa di wajah Kinar
"nenek sudah menduga nya"nek Popon menarik nafas"nenek sudah pernah mengatakan pada papa dan mama mu kalau nenek tidak setuju dengan perjodohan ini,tapi Tante dan mama mu begitu berambisi menjodohkan kalian"Kinar menangis di pangkuan nenek nya,dengan lembut nek Popon mengusap kepala cucu nya
"apa yang harus aku lakukan nek?"tanya Kinar dengan membawa tangan nenek nya ke dalam dekapan nya"mas Irsyad begitu mencintai kekasih nya nek,,,"
"kenapa kamu tidak pulang ke rumah papa mu?"
"Kinan juga sedang ada masalah dengan suami nya nek dan sekarang dia membawa kedua anak nya kerumah mama,aku tidak ingin menambah beban mama"ada rasa iba di hati nek Popon karena dia tau dari dulu Kinar memang selalu mengalah dalam segala hal dengan adek nya bahkan seharus nya masa masa seperti ini orang tua nya lah yang menjadi pendorong nya karena Kinar seperti ini juga akibat keegoisan orang tua nya.
"jika mama mu mencari nya?"
"aku akan mengatakan semua nya tapi aku mohon sama nenek rahasiakan keberadaan ku nek"nek Popon tersenyum karena dia tau cucu nya sedang membutuhkan tempat untuk berlindung
"baiklah,,,kenapa anak keras kepala itu tidak menerima kehadiran mu bahkan calon anak mu?"tanya nek Popon"begitu menarik kah pacar nya itu sehingga tertutup semua nya?"Kinar hanya diam"semua nya sudah terjadi jadi lebih baik kamu tinggal bersama nenek saja,pesan nenek kabari mama mu dan katakan pada nya kalau kamu tinggal bersama nenek"
"tapi nek,,,"
"kamu jangan khawatir karena mama mu tidak akan mengatakan keberadaan mu dengan mertua mu"Kinar menatap nek Popon dengan sendu"apa kamu ingin membuat ibu mu tambah merasa bersalah?"
"tidak nek"
__ADS_1
"maka beritahu pada ibu mu kalau kamu berada disini"
"baik nek"
"kalau begitu nenek pergi dulu jika kamu sudah merasa tenang kamu bisa ikut bekerja dengan nenek"Kinar hanya menganggukkan kepala dengan melihat nek Popon keluar dari kamar Kinar
Hari ini begitu lain yang di rasakan Nina bagaimana tidak biasa nya dia akan selalu bersama dengan Kinar kemana dan kapan pun tapi tidak dengan hari ini dan seterusnya karena Kinar sudah memutuskan untuk pergi dari kehidupan Irsyad itu arti nya dia akan pergi dari perusahaan ini juga.
"kamu bisa keruangan saya"telpon irsyad pada Nina
"baik"sebenar nya Nina malas menuju kantor irsyad tapi apalah daya diri nya hanya bawahan Irsyad manusia tanpa hati sehingga di sebut dengan robot,sebelum masuk keruangan irsyad Nina menatap ruangan Kinar"terlalu banyak kenangan di ruangan ini"kata Nina pelan
"masuk"sahut Irsyad ketika Nina mengetuk pintu ruangan Irsyad
"silahkan duduk"Irsyad menggenggam kedua tangan nya dan meletakkan di bibir nya"kenapa Kinar tidak masuk kantor?"Nina diam hanya memandang Irsyad dengan penuh kebencian
"saya tidak tau pak"
"jangan bohong"
"Kinar hanya mengatakan pada ku kalau dia akan resign"
"lalu dimana sekarang Kinar?"
"apa kau sangat yakin?"
"ya"
"kalau begitu pergilah"
setelah kepergian Nina,Irsyad langsung menelpon tatit dan mengatakan kalau kinar sudah kembali ke rumah mama nya,begitu mendengar kabar kalau kinar sudah kembali ke rumah mama nya tatit langsung menuju rumah Astri
"Astri,,,as,,,!!!"jerit tatit
"ada apa mbak?"
"kenapa kamu tidak mengabari ku kalau kinar sudah kembali"
"kembali?siapa yang mengatakan mbak?Kinar belum kembali mbak"
__ADS_1
"lalu Irsyad"
"kenapa dengan irsyad mbak?"Astri di hinggapi rasa takut
"Irsyad mengatakan kalau kinar telah kembali ke rumah orang tua nya"
"tapi tidak ada mbak,,,"Astri semakin merasa takut"telpon Irsyad mbak,,telpon"dengan cepat tatit menelpon Irsyad
"ada apa mi?"
"siapa yang memberitahu mu kalau kinar telah kembali kerumah orang tua nya?"
"memang nya ada apa mi?"
"jawab saja pertanyaan mami!!!!bentak tatit
"Nina mi"Astri semakin bingung,kalau Nina mengatakan Kinar kembali kerumah nya itu arti nya memang Kinar telah pergi dari rumah Nina lalu kalau kinar tidak kembali kerumah nya lalu kemana Kinar pergi
"tapi Kinar tidak ada di rumah orang tua nya Irsyad!!
"lalu kemana Kinar pergi?"
"jangan tanya mami tanyakan kembali pada Nina"Irsyad mematikan ponsel nya setelah itu dia berlari keruangan Nina sehingga membuat semua karyawan nya terkejut dengan apa yang mereka lihat,seorang irsyad berlari
"Nina!!!!"panggil irsyad begitu dia membuka pintu ruangan Nina membuat nina terkejut
"ada apa pak?"
"kamu bohong,,,Kinar tidak ada di rumah orang tua nya"
"ha!!!!!Nina begitu terkejut"bagaimana mungkin kinar tidak kembali ke rumah orang tua nya pak,lalu kemana dia pergi,aku sudah curiga ketika pagi tadi dia menolak ketika aku ingin mengantar nya"
"kenapa kamu tidak memaksa nya!!?"
"kenapa pak Irsyad marah pada ku,semua ini karena pak Irsyad dan biang kerok nya adalah Ica sekretaris pak Irsyad!!nina begitu marah sampai dia lupa sedang berbicara pada siapa
"maksud kamu apa?"
"tanya sama kekasih pak Irsyad"
__ADS_1
"coba sekarang kamu telpon Kinar dan tanyakan dimana dia berada?"Nina mencoba menelpon nya tapi ponsel Kinar tidak bisa di hubungi
"tidak bisa pak"Irsyad berjalan mondar mandir di depan nina"jangan seperti setrika pak lebih baik bapak cari di mana sekarang Kinar"Irsyad menatap Nina lalu meninggalkan ruangan Nina,kemana Kinar pergi?batin Irsyad bergejolak