
Irsyad menatap punggung Kinar yang berjalan keluar menuju parkiran, dan sebelum pergi Nina mengirimkan pesan kepada Irsyad
"Kamu kenapa menatap nya begitu dalam?"
"Entahlah Susan"jawab Irsyad pelan
"Kamu mencintai nya!!?"deg pertanyaan Susan membuat Irsyad terkejut
"Kamu bicara apa?"
"Tapi kelihatan sekali tatapan mu kalau kamu mulai mencintai nya"
"Jangan ngaco kamu"
"Aku gak ngaco sayang, aku bicara yang sebenar nya"Irsyad menatap Kinar"Kamu tau sayang kalau aku cemburu, awas saja kalau kamu jatuh cinta pada nya"ancaman Susan bukan main main, karena Susan pernah menarik rambut dan menampar teman Irsyad, pada hal Irsyad waktu itu hanya jalan bareng dengan teman nya.
Kinar dan Nina sedang berjalan di sebuah mall, rasa nya kepala Kinar semakin pusing melihat keramaian
"Kamu kenapa?"
"Tidak apa apa"
"Apa kamu tidak nyaman?
"Sedikit"
"Ah Kinar,,,, sejak kapan kamu kalau di mall merasa tidak nyaman? Apa karena bayi robot mu?"
"Seperti nya iya, karena ayah nya robot tidak suka dengan keramaian"kami tertawa terbahak bahak
"Ternyata bayi robot mu menurun sifat ayah nya"
__ADS_1
"Aku tidak ingin bayi ku memiliki sifat seperti ayah nya"
"Kenapa? Dia anak nya bahkan ketika kamu sedang hamil sangat membenci nya"
"Aku hanya membenci sifat nya, bukan orang nya"
"Sama saja Kinar"jawab Nina dengan tersenyum
"Aku kepingin makan kentang goreng Nin"
"Selera anak robot mu itu hebat banget ya Kin, pingin makan kentang goreng saja mesti di mall"
"Dia memiliki selera yang tinggi Nin"jawab Kinar dengan mengusap perut nya, Nina tersenyum"Aku tidak pernah melihat mu jalan dengan pacar mu?
"Kapan aku memiliki waktu jalan sama pacar ku, sementara kamu selalu mengajak ku jalan"
"Maaf kalau aku merepotkan diri mu"jawab Kinar pelan
"Aku janji, setelah aku tidak merasakan sakit karena ngidam ini, aku tidak akan merepotkan mu, aku janji"
"Kenapa kamu menanggapi nya begitu serius?"
"Kenyataan nya aku memang selalu merepotkan mu Nin"wajah Kinar kelihatan sedih membuat Nina menjadi merasa bersalah.
Kinar memakan kentang goreng nya begitu lahap sehingga membuat Kinar dan nina tidak berbicara sedikit pun
"Suami robot mu sedang berjalan dengan kekasih nya dan sekarang sedang menuju kemari?"Kinar tidak menghiraukan Nina, hati nya sekarang entah seperti apa
"Biarkan,,, aku tidak tertarik sama sekali "jawab Kinar masih memakan kentang nya"Setelah ini kamu kembali ke kantor sendirian, karena aku langsung pulang"
"Kamu benar benar marah?
__ADS_1
"Tidak,baku hanya ingin beristirahat"
"Aku akan mengantarkan mu"
"Tidak Nin,baku bisa pulang sendiri. Oh ya nanti ada orang yang akan menjemput mobil ku kerumah mu"
"Kamu kenapa sih Kin?kamu marah dengan ku, karena ucapan ku barusan?"
"Tidak,, tidak sama sekali, mama ku curiga dan mengatakan kalau mobil nya aku jual"Nina memandang Kinar yang masih makan kentang goreng nya, pandangan Nina bertemu dengan irsyad. Dengan sekali teguk jus yang berada di meja langsung habis
"Pelan pelan Kin"sama Kinar tetap diam, selama ini Kinar telah bersalah pada Nina, karena sibuk nya Nina mengurus diri nya membuat Nina tidak memiliki waktu untuk jalan dengan pacar nya, bodoh nya Kinar yang tidak memikirkan kebahagian sahabat nya
"kita pulang"ajak Kinar dan tanpa sengaja Kinar bertemu dengan irsyad,Kinar tidak perduli begitu juga dengan nina berjalan di belakang Kinar"kamu duluan aja Nin,aku mau ke toilet"
"tapi kin,,,,"
"aku baik baik aja Nin"ucap Kinar pelan.di dalam toilet Kinar menangis,benar kata Nina aku hanya pura pura kuat,nina sudah di parkiran dan menuju mobil nya untuk kembali ke kantor,sementara Kinar masih menunggu taksi tapi sayang ketika menunggu taksi hujan turun begitu lebat,ingin Kinar berlari tapi takut jatuh dan itu bisa membahayakan bayi nya yang belum lahir,
"pada hal hari ini cuacanya sangat cerah tapi kenapa mendadak hujan turun begitu deras,ternyata cuaca saja mengerti dengan suasana hati ku"batin Kinar dengan mengibas baju nya yang basah kuyup
begitu sampai rumah Kinar langsung ke kamar mandi untuk membersihkan badan nya yang basah kuyup,setelah selesai mandi di jemur baju nya yang basah di blakon.
"lapar",kata nya pada diri sendiri dengan mengusap perut nya"kamu lapar sayang?tapi tidak ada makanan sayang,kita masak ya sekalian buat papa kamu juga"Kinar mulai memotong sawi manis yang ada di kulkas karena Kinar akan membuat mie goreng oseng oseng,dengan lihai Kinar memasak mie ternyata tidak membutuhkan waktu begitu lama,setelah selesai di potong nya timun dan tomat lalu di letakan di atas mie,Manarik
doyan atau lapar kenapa Kinar makan nya begitu lahap,bawaan bayi kali,jika doyan jangan mengatasnamakan bayi karena itu pamali,tapi itu trik yang mujarab.begitu selesai Kinar ke tempat cucian piring,di bersihkan nya pantry yang sedikit berantakan lalu mencuci piring bekas membuat mie goreng,kegiatan nya terhenti ketika mendengar suara langkah kaki yang tidak asing lagi bahkan Kinar sangat hapal langkah kaki Irsyad,hebat kamu Kinar langkah kaki nya saja kamu begitu mengenal nya,Irsyad berhenti melihat Kinar yang masih sibuk membersihkan pantry dan piring kotor,tidak ada suara,betul kata Nina aku menikah dan tinggal bersama robot
dengan santai Kinar berjalan menuju tempat peristirahatan nya,bukan yang terakhir tapi hanya untuk melepaskan lelah,Irsyad masih dengan diam nya bahkan bahkan makan pun tidak pernah menawarkan pada ku
Rumah tangga macam apa ini,mungkin lebih baik aku yang harus pergi dari rumah ini,lalu bagaimana dengan bayi ku,dia membutuhkan seorang ayah,Kinar membelai perut nya dengan lembut,
waktu berlalu begitu saja bahkan rumah tanggaku masih sama seperti sebelum nya,dan Nina sudah mengantarkan mobil nya pada kinar,sudah pasti kinar pergi ke kantor dengan mengendarai mobil sendiri karena tidak ingin menghabiskan waktu Nina hanya untuk diri nya,karena Kinar merasa seharus nya tanggung jawab ini milik Irsyad tapi nyata nya semua itu salah dan tidak benar,Irsyad begitu sibuk dengan dunia nya bahkan dengan kekasih nya,
__ADS_1
Sungguh nasib baik tidak lagi berpihak pada Kinar,suami yang tidak mencintai nya,orang tua yang tidak pernah mau tau dengan keadaan rumah tangga nya,lalu anak yang di kandungan nya tau bagaimana cara membuat ibu nya menjadi tidak nyaman agar ayah nya lebih memperhatikan kondisi ibu nya,semua nya tidak benar.