
Dengan langkah lemas Irsyad berjalan menuju ruangan nya tapi dia berhenti di meja ica sekretaris nya, melihat hal itu semua karyawan nya terlihat heran bagaimana mungkin seorang Irsyad yang selalu menjaga penampilan nya dan memiliki sifat arogan bisa seperti itu apa sebenar nya yang sedang terjadi?apakah bos nya itu begitu menderita setelah istri nya memilih pergi dari hidup nya?ya sekarang bos kalian baru merasakan yang nama nya sakit bahkan rasa sakit yang begitu besar sehingga dia tidak bisa lagi menjaga diri nya sendiri, nyawa nya seperti menghilang separuh, sungguh sangat menyedihkan.
"apa hari ini ada jadwal saya bertemu dengan klien?"tanya Irsyad
"ada pak"Ica membuka buku agenda nya"ada tiga klien yang ingin,,,"belum lagi Ica selesai bicara Irsyad sudah memotong nya
"cancel semua nya"
"tapi pak,,,"
"saya bilang cancel!!"bentak irsyad membuat Ica sangat terkejut"dan jika ada yang mencari saya katakan saya tidak ada, kamu mengerti!!?"
"baik pak"setelah itu Irsyad berjalan menuju lift dan pergi meninggalkan kantor
Di dalam mobil Irsyad selalu mengusap kening nya yang terasa begitu sakit
"apa kah rasa yang aku rasakan saat ini kamu rasakan saat itu Kinar?"Irsyad berbicara pada diri nya sendiri"sungguh Kinar rasa ini sangat sakit, wajar jika sekarang kau pergi dari sisi ku ternyata memang sakit, bagaimana pula kamu selalu menghadapi perlakuan ku pada mu pasti kau sangat menderita Kinar"Irsyad menghapus air mata nya dengan kasar"aku bisa gila kinar karena kebodohan ku, haruskah aku mengakhiri hidup ku saat ini Kinar?"Irsyad begitu putus asa"tidak,,,aku ingin melihat anak ku lahir, aku ingi membuat kamu dan anak kita bahagia Kinar"
__ADS_1
Begitu sampai di kediaman tatit, Irsyad langsung turun mencari keberadaan mami nya, Irsyad ingin bercerita kepada mami nya kalau hari ini hati nya benar benar sedang sakit
"mi,,,,,,"suara nya begitu lantang"mamiiii,,,,,,!!!sehingga membuat tatit terkejut apa sebenar nya yang terjadi terhadap putra nya
"ada apa kamu menjerit jerit seperti itu Irsyad dan untuk apa kamu kemari?"Irsyad menatap wajah wanita yang melahirkan nya dan kini tengah terluka atas perbuatan nya
"Mi,,,"Irsyad menangis dengan merengkuh kedua kaki tatit
"Apa yang sedang kamu lakukan?"tanya tatit dengan menarik tubuh Irsyad, di pandangi wajah putra nya terlihat dengan jelas jika saat ini putra nya memang benar benar terpuruk, ada luka yang sangat dalam yang sedang di tanggung oleh irsyad anak nya saat ini, penampilannya sungguh tidak beraturan, benar kah Irsyad sedang menderita atau hanya sedang berpura-pura mencari rasa iba kepada tatit mami nya, tidak,,,Irsyad tidak sedang berpura pura
"Bantu aku mencari Kinar mi,,,tolong bantu aku mi,,aku mohon"Tatit terdiam dengan melihat putra nya yang berada di hadapan nya yang kini tengah memohon dan meminta dengan iba untuk mencari keberadaan istri nya
"Tanya dengan Tante Astri mi, aku yakin pasti Tante tau mi"
"Tidak Irsyad,,tidak,,mami begitu malu karena perbuatan mu, apa kau tau ha,,,apa kau tau!!!?"tatit mengguncang guncang kedua lengan Irsyad"luka yang kau toreh pada Kinar itu terlalu dalam Irsyad, terlalu dalam,,apakah kau tidak menyadari nya"Irsyad menatap tatit ternyata bukan diri nya saja yang terluka dan sakit atas pergi nya Kinar tapi tatit mami nya lebih menderita terlihat kerutan di wajah nya yang nampak pada hal selama ini tatit selalu menjaga penampilan nya apalagi wajah nya yang selalu terlihat Glowing tapi tidak untuk hari ini.
"Lalu apa yang harus aku lakukan mi,,apa?"
__ADS_1
"Cari dan temukan keberadaan nya, apa kau ingin ketika anak mu lahir tidak mengenal mu dan juga keluarga kita karena kebodohan mu?"tanya tatit"pergilah jika kau tidak ingin menyesal seumur hidup karena perbuatan mu"mendengar ucapan tatit seperti ada energi yang begitu besar masuk kedalam diri nya
"Baiklah aku akan mencari dan menemukan nya lalu membawa nya kembali mi"kata Irsyad begitu bersemangat tapi tatit pesimis dan tidak yakin, bagaimana Kinar mau kembali pada irsyad sementara Kinar sedang sangat terluka karena perbuatan anak nya, tidak semudah itu bagi Kinar dia membutuhkan waktu untuk melupakan semua ini
"Jangan terlalu optimis Irsyad,capa kah kau masih ingat?"tanya tatit"dulu memang Kinar sangat mencintai mu bahkan dia rela mengemis cinta pada mu sampai dia lupa kalau kau selalu berkhianat pada nya namun semua itu dia terima, ingat Irsyad sebesar apa pun cinta seorang istri pada suami nya ketika dia sudah tersakiti itu akan sangat sulit untuk menerima suami nya kembali jangankan menerima nya kembali melihat wajah nya saja dia sudah merasa jijik, ingat hal itu irsyad ini lah yang sedang istri mu rasakan"irsyad mulai lemah kembali
"Lalu apa yang harus aku lakukan mi?"
"Mencari nya dan ingat jika kau menemukan nya jangan pernah memaksa nya untuk kembali karena jika kau memaksa nya dia akan semakin membenci mu"tatit menasehati putra sulung nya
"Tapi mi,,"
"Semua berada di tangan kamu Irsyad mami hanya memberi tau mu jangan membuat Kinar semakin membenci mu akibat nya akan kamu tanggung sendiri"Irsyad meninggalkan rumah mami nya yang begitu megah dan dengan perasaan haru tatit menatap punggung Irsyad sampai menghilang
"Maafkan mami nak, bukan mami tidak mau membantu mu tapi mami ingin kamu bisa bersikap lebih dewasa, ini lah satu cara bisa membuat mu menjadi dewasa, mami tidak ingin kamu mengulangi hal yang sama pada istri mu"ucap Tatit pelan dengan mengusap wajah nya"Kinar terlalu baik, dia terlalu baik untuk menjadi istri mu, tapi kamu tidak pernah menyadari nak"
Jangan pernah melihat seseorang dari luar nya meski dari luar Irsyad kelihatan gagah tapi ia juga memiliki air mata yang bisa jatuh kapan saja, meski ia memiliki otot yang kuat tapi jangan lupa kalau Irsyad juga memiliki hati, meski ia tidak pernah memakai hati nya karena hati dan otak nya selalu tidak bisa sinkron sehingga Irsyad lebih suka memakai otak nya dari pada hati nya
__ADS_1
Benar lirik lagu ketika sudah tiada baru terasa, ternyata sang robot saat ini sedang sedih dan air mata nya juga ada, apakah air mata nya bensin?apakah air mata nya solar? kau tidak tau jika seseorang yang keras kepala sekali menangis ia tidak akan mudah berhenti.