Istri Yang Setia

Istri Yang Setia
Bingung


__ADS_3

Kinan berusaha menghubungi ponsel Kinar tapi sayang ponsel Kinar tidak terhubung sehingga membuat Kinan khawatir,ternyata kehidupan rumah tangga kakak nya begitu rumit,mungkin kalau kinar tidak menikah dengan sepupu nya kejadian nya tidak akan seperti ini,tidak perlu melarikan diri,


"tega kamu Irsyad,aku akan membuat perhitungan dengan mu sehingga kau akan menyesal telah menyakiti kakak ku"kata Kinan geram"kau tidak akan pernah bisa melihat anak mu jangan kan anak mu bayangan anak muda saja tidak akan mampu kau sentuh itu janji Kinan"


"Kinan,,,,!!!!panggil Astri


"iya ma"Kinan berlari menaiki tangga menuju kamar Astri


"apa kamu sudah tau dimana kakak mu?"tanya Astri,Kinan hanya menggelengkan kepala"cari kakak mu Kinan,,mama sangat mengkhawatir kan kakak kamu Kinan"Astri menangis dengan memegang kening nya yang terasa sakit"mama menyesal telah menikah kan kakak mu dengan Irsyad"


"sudah ma,,mama jangan menyalah kan diri sendiri terus nanti mama semakin sakit"


"kemana kakak mu Kinan?"Astri menangis di pelukan Kinan


"mama jangan terlalu mengkhawatir kan kak Kinar ma,kak Kinar pasti kuat untuk sekarang biarkan kak Kinar sendiri dulu ma"


"tapi mama takut nan"


"percaya sama aku ma pasti kak Kinar akan menelpon mama"


"sampai kapan mama harus menunggu nya?"Kinan hanya diam,kenapa kak Kinar tidak menghubungi mama biasa nya mama adalah prioritas nya,batin Kinan


"papa kamu sudah pulang?"


"belum ma"


"hubungi papa dan katakan agar papa mencari kakak mu"


"ma jangan membuat papa semakin bingung,papa sudah cukup merasa bersalah dengan kegagalan pernikahan kakak ma jadi jangan membuat papa semakin pusing"


"ini semua juga salah papa mu Kinan kenapa papa kamu juga ikut mendukung menikah kan kakak mu dengan keponakan nya"

__ADS_1


"jangan saling menyalahkan ma"Astri mengomel mungkin tekanan darah nya juga lagi naik sehingga membuat nya mudah emosi


"mama istirahatlah aku akan mencoba menghubungi ponsel kak Kinar mungkin tadi ponsel nya habis baterai"Astri hanya diam dengan memandang ke arah Kinan.


Irsyad duduk terpaku di depan meja kantor nya dengan memikirkan kemana pergi nya Kinar dan calon bayi nya,baru sadar lo kan Irsyad memang betul lagu tu kalau sudah tiada baru terasa.ketika sedang asik memikirkan Kinar ponsel nya berdering panggilan masuk dari Susan melihat hal itu Irsyad langsung mereject nya,setelah di reject nya Susan tetap menghubungi ponsel Irsyad namun tidak di angkat nya


karena merasa bosan tidak di angkat akhir nya Susan memutus kan untuk menemui Irsyad di kantor nya


"kenapa kamu tidak mengangkat ponsel nya yang?" tanya Susan begitu masuk ke dalam ruangan Irsyad


"itu arti nya aku tidak ingin di ganggu"


"kamu kenapa sih yang"


"aku mohon untuk sementara ini jangan mengganggu ku"


"aku bilang untuk sementara ini jangan menganggu ku apa kau tidak mendengar!!?"


"jangan menghujat nya dengan kata kata seperti itu!!!!bentak Irsyad dengan memukul meja kerja nya sehingga membuat Susan terkejut,apa lagi melihat wajah Irsyad yang merah padam menahan amarah


"kamu beneran marah sayang,bukan kah kamu selalu mengatakan kalau kamu tidak pernah mencintai istri mu lalu kenapa kamu kelihatan marah sekali ketika aku mengatakan hal itu?"


"bagaimanapun Kinar istri ku yang sah dan dia adalah ibu dari calon anak ku!!suara Irsyad terdengar datar tapi begitu dingin


"kamu berubah sayang?"


"sebelum aku melakukan hal yang bisa menyakiti mu maka lebih baik kau keluar dari ruangan ku!!!bentak Irsyad


"kamu mengusir ku?"tanya Susan dengan berusaha menggoda Irsyad dengan mengusap wajah nya tapi dengan kasar Irsyad menepis tangan Susan


"aku sudah mengatakan pada mu keluar dari ruangan ku!!!!kali ini Irsyad tidak lagi bisa menahan amarah nya dia menarik tangan Susan dengan kasar dan melemparkan nya keluar dari ruangan nya sehingga membuat semua karyawan berdiri dan menyaksikan pemandangan hal itu.

__ADS_1


"lihat saja apa yang akan aku lakukan pada calon anak mu?"


"jika terjadi sesuatu pada mereka aku akan mengejar mu kenapa pun kau pergi"ancam Irsyad membuat Susan merasa takut,karena selama ini Irsyad tidak pernah melakukan hal itu apalagi membentak nya,tanpa bicara Susan meninggalkan kantor Irsyad.


Dilain tempat tatit merasa begitu khawatir dengan keadaan Kinar dan calon cucu nya


"Pi"


"ada apa mi?"


"Kinar belum ada kabar nya Pi"Irfan memandang istri nya


"kita lapor polisi saja ya mi?"


"jangan Pi!!


"terus sampai kapan kita akan menunggu nya begini?"tanya Irfan dengan memandang wajah tatit yang begitu bingung dan sangat khawatir


"mami takut Pi ketika kita lapor polisi justru membuat Kinar tidak nyaman dan akan pergi semakin jauh Pi"


"lalu apa yang akan kita lakukan?"


"mami bingung kenapa Irsyad tidak bisa menerima Kinar,pada hal Kinar itu istri yang baik,penurut dan cantik lagi dia begitu sempurna"kata tatit"lalu kenapa irsyad tidak menolak nya pada hal dia tidak mencintai Kinar?"


"tidak cinta tapi membuat Kinar sampai hamil mi?"


"itulah yang membuat mami bingung"


tatit dan Irfan saling pandang dengan pandangan bingung,Irfan memijit kepala nya karena sekarang ini bukan keluarga Kinar aja yang pusing tapi keluarga Irsyad lebih pusing apalagi Kinar pergi entah kemana dengan membawa calon cucu pertama nya


Begitu juga dengan nina juga dilanda galau karena Kinar

__ADS_1


"kemana sebenar nya kamu pergi Kin,kamu kenapa tidak memberitahu ku apakah kamu masih marah sama aku?"tanya Nina pada diri nya sendiri dengan menatap ponselnya"aku menyesal telah memarahi kamu Kin,jika semua nya akan seperti ini aku tidak akan pernah memarahi mu Kinar!!suara Nina terasa begitu tertekan"kenapa ponsel kamu tidak aktif apa sebenar nya yang terjadi Kinar?"kali ini nina benar benar menangis karena Kinar"sebenar nya kamu pergi kemana Kinarrrr!!!!????Nina menjerit sekuat nya"jangan membuat ku menjadi merasa bersalah Kinar"Nina menangis sampai terisak,pada hal ketika dia diselingkuhin dengan pacar nya tidak sampai sebegini nya,lalu hanya karena Kinar membuat nya sampai seperti ini begitu istimewa kah Kinar bagi nya,Kinar memang sangat istimewa bagi Nina karena dia bisa seperti ini juga karena Kinar,Nina tidak bisa melupakan apa yang pernah kinar lakukan untuk nya meski Nina terlahir dari kelurga berada tapi Nina tetap berhutang budi pada Kinar.


__ADS_2