
*****
Fian jalan beriringan dengan Akmal dengan menggunakan kaca mata hitam nya,, sedangkan Rangga dan Helen masih penasaran yang mana Fian, Alan dan Genta memperhatikan juga
saat Fian mendekati mereka, Fian membuka kaca matanya, Rangga dan Helen tau yang mana Fian dan yang mana asisten dari Fian, " assalamualaikum, om,tante " ucap Fian sambil mencium tangan Rangga dan Helen.
Rangga dan Helen tersenyum karena Fian sangat ramah dan sopan didusul oleh Akmal yang sama menvium kedua tangan mereka " wa'alaikumsalam " ucap Rangga dan Helen, Alan hanya diam melihat mereka
" Alan kenapa malahan bengong, ayo sambut calon adik ipar mu " ucap Helen
" ah iya pih, mih ma'af " dan Alan menyodorkan tangan nya pada Fisn untuk memperkenalkan diri, Fian tersenyum menyambut tangan Alan
" Alan Pria Dinata " ucap Alan
" Fian. Fian mustafa Kamal " balas Fian
" dan ini asisten ku sekaligus sahabatku Akmal Buana " Fisn memperkenalkan Akmal
" Akmal " ucap Akmal
" oh iya ini juga sahabat dan asisten ku Genta Wijaya " mereka pun salibg memperkenalkan diri
" udah perkenalan nya ayo masuk " ucap Rangga, mereka pun masuk
sedangkan di Dinata School mereka sedang sibuk mempersiapkan acara karena akan diadakan ,pertandingan olahraga persahabatan, seorang gadis lari kesana kemari untuk mengatur segalanya sebagai OSIS dan panitia,,
terlihat wajah lelah nya dan keringat membanjiri wajah nya " astagah capek sekali " ucap nya yang tak lain dialah Resta, Resta menyeka keringat nya
dan datang lah Ameneta sahabat terbaik Resta ya meskipun berbeda sekolah, karena sekolah mereka ajsn bertanding persahabatan jadinya Ameneta lebih dulu datang ke Dinata school.
" hai Resta " ucap Ameneta " astagah, kau sudah terlihat ayo duduk " ajak Neta
" tunggu aku ambilkan minuman " Neta pergi untuk mengambil air minum
Resta dan Neta duduk bersama " ini minumlah " Neta menyodorkan minuman pada Resta ,Resta menerima nya dengan senang hati " terimakasih Neta " ucap Resta sambil meminum air nya
" apa semua sudah selesai " tanya Neta
" hmm.. persiapan sudah hampir 100%" jawab Resta
" baiklah,, semoga berjalan dengan lancar tidak ada kendala " semangat Neta pada Resta " aamiin " ucap mereka bersamaan
" ayo aku bantu, apa saja yang harus dipersiapkan " ajak Ameneta
" oh benarkah kau mau membantu Neta " antusias Resta " hmm...ayo " ajak Neta
" terimakasih sahabat ku " ucap Resta mereka pun memulai kembali mempersiapkan segalanya karena 30 menit lagi acara akan dimulai
*****
sedangkan di ke Diaman Dinata mereka asik mengobrol,,
"Fian apa rencanamu hari ini " tanys Rangga
" Fian akan ada rapat om " jawab Fian
__ADS_1
" eh Helen dimana anak gadismu " tanya Rasty yang dari tadi mencari keberadaan Resta
" dia sedari pagi udah pergi ke sekolahan nya, katanya hari ini ada pertandingan persahabat " jelas Helen
" pertandingan persahabatan " ucap Erwin
" hmm sekolahan kami selalu melakukan hal itu, agar lebih mengenal dengan sekolahan lain " ucap Rangga
" wah Bagus itu, hari ini sekolahan mana yang bertanding " Rasty yang penasaran
" kalau tidak salah sekolah... oh astagah" ucap Helen dan Rangga
" ada apa " tanya mereka bersama saat Helen dan Rangga kaget
" Dinata School dan Kamal School " ucap Rangga dan Helen, Erwin dan Rasty sama kaget nya
" astagah.. benarkah " ucap Rasty, Rasty melirik ke arah Erwin. dan Erwin tau apa maksud Rasty
" mamah dan papah kenapa lirik lirikan gitu, hmm Fian curiga ini " ucap Fian
" oh iya Fian, kapan pertemuan mu denhan klien " tanya Erwin
" siang pah sekitar pkl 13:00 ,kenapa emang " tanya Fian kembali
" sebelum kamu berangkat ketemu klien, kamu pergi dulu keacara pertandingan di sekolahan, karena papah dan mamah tak bisa hadir " ucap Erwin
" ck papah ini, Fian juga mau istirahat " males Fian yang sedikit kesal
" ayolah anak mamah yang ganteng, ya ya ya " ucap Rasty dengan muka melas nya
" kau sudah besar saja Fian " ucap Alan tiba-tiba
" hmm iya ka " ucap Fian " ck dulu aku membencimu kau menyebalkan " kesal Alan, Fian menautkan kedua alisnya karena tidak mengerti apa yang Alan maksud, sedangkan Rangga, Helen, Rasty dan Erwin tersenyum " aish tuh anak masih dendam " ucap Helen
" Alan sangat tampan, apa dia sudah memiliki pacar " tanya Rasty pada Helen
" sudah pacar nya Alan seorang Dokter " jelas Helen
" wah Dokter ya pasti sangat cantik " Rasty yang semakin penasaran
" sangat cantik, sopan, baik juga ramah " Helen yang ingat pada calon menantunya, Alan dan Mila sudah bertunangan karena kesibukan jadi mereka belum membahas pernikahan.
Alan, Fian, Akmal dan Genta masih mengobrol dengan obrolan para lelaki
" kenapa ka Alan seperti membenciku " batin Fian yang melihat Alan
" Alan masih kesal padamu Fian " ucap Rasty karena melihat Fian yang tak mengerti ucapan Alan
" hah bagaimana bisa, Fian dan ka Alan baru juga ketemu " Fian yang masih penasaran
" dulu kamu itu sangan posesif terhadap adik nya, kamu dulu gak mengizinkan siapapun menyentuh adik nya, termasuk Alan " jelas Helen
Alan menganga mendengar penjelasan Helen " astagah, apa aku seperti itu " tanya Fian kembali
" kau itu menyebalkan, aku yang ingin menggendong adik ku sendiri kau melarang ku bahkan kau sampe nangis " kesal Alan pada Fian jika ingat dulu
__ADS_1
Genta dan Akmal hanya tersenyum. mendengar sahabat mereka, apa lagi Alan yang merajuk
" ma'af kan aku ka, apa aku seposesif itu ya " tanya Fian pada mereka, bersamaan mereka mengangguk
" haaaahh " Fian menghela nafas mereka tertawa melihat Fian sedikit frustasi
" sudah sudah jangan ingat masa lalu, ayo kita sarapan, upss bukan saraoan hampur siang ini sudah pkl 09:30 " ucap Helen mengajak mereka
" Bi Aminah mang Diki, apa semua sudah siap " tanya Helen pada bi Aminah mang Diki dan pada maid yang lain
" sudah nyonya semua sudah siap " ucap bi Aminah dari arah dapur
" ayo kita makan dulu nanti ngobrol nya di lanjut " ajak Erwin dan merekapun pergi menuju dapur dan meja makan
makanan sudah siap semuanya banyak hidangan yang tertata di meja makan, karena hari ini Helen sengaja memasak banyak untuk menyambut sahabat yang sebentar lagi akan jadi besan
" yaa Allah Helen banyak sekali ini makanan " kaget Rasty saat melihat bantak hidangan
" ck sekali kali Rasty " ucap Helen mereka kembali tersenyum darang lah bi Aminah memberi minuman untuk mereka
" oya perkenalkan ini Bi Aminah asisten Rumah tangga dan ini mang Diki sopir pribadi ku dan juga yang sering membersihkan halaman, mereka sudah menikah dan tinggal dengan kami sudah sangat lama " Helen yang memperkenalkan para adisten Rumah tangganya
" salam kenal bi " ucap Rasty ramah
" salam kenal juga Tuan dan Nyonya Kemal " ucap mang Diki dan bi Aminah tak lupa para maid juga setelah perkenalan mereka makan dengan khidmat karena menikmati makanan
*****
Di sekolahan persiapan sudah 100%
" alhamdulillah akhirnya selesai juga " ucap Resta
" iya akhirnya huh " ucap Neta juga
" terimakasih Neta karena sudah membantuku " Resta memeluk Neta
" iya iya sahabat ku " mereka saling berpelukan
" upss sekarang pkl berapa " tanya Resta
" pkl 09:50 " jelas Neta
" astagah ayo menuju halaman sebentar lagi akan dimulai acara nya " Resta dan Neta segera menuju halaman
" alhamdulillah semua sudah hadir ayo Neta kita cari tempat duduk " ajak Resta
" yuk " ucap Neta mereka pun duduk karena sebentar lagi acara akan di mulai.
acara dimulai para siswa sangat antusias mendengar sang guru berbicara di podium nya,, sorak dan riuh tepuk tangan dari ke dua sekolah mereka begitu bahagia karena setiap tahun selalu diadakan acara tersebut.
****
penasaran nanti pertemuan Fian dan Resta seperti apa??
tetap ikuti kisah nya 😊😊
__ADS_1