
******
Fian dan klien nya menuju toko cake yang Resta dan Neta promosikan, saat Neta dan Resta berteriak " cake nya enak " saat itulah Resta dan Neta kaget sedangkan Fian dan Akmal tersenyum
" ka Fian, ka Akmal " teriak anak-anak sedangkan Fira sudah berlati kearah Fian
" eh Fira " teriak Resta dan Neta
greb
Fira memeluk Fian sangking bahagia nya Fira bertemu Fian sampe Fira menangis di pelukan Fian, klien Fian hanya mematung mereka kaget melihat anak kecil yang berlari kearah Fian, mereka Fikir Fian akan mengusirnya ternyata dugaan mereka salah justru Fian memeluk nya.
" sayang, kenapa nangis " tanya Fian dengan lembut
" kk kenapa baru datang, Fira kangen, hiks, hiks " ucap Fira sambil sesegukan
" ma'af ya kaka sibuk, jadi kaka baru bisa berkunjung lagi, Fira gak marah kan " bujuk Fian, Fira menggeleng kan kepalanya
" baiklah ayo kita kesana, yang lain juga pasti kangen " ajak Fian
mereka pun menuju toko cake bersama,
" selamat siang, selamat datang di toko cake kami " ucap anak-anak
" selamat siang juga anak-anak manis " jawab klien Fian
" om mau lihat lihat cake nya boleh " ucap salah satu klien
" boleh om boleh ayo om " ajak Radit dan Ifan
klien Fian masuk bersama dan saat melihat cake mereka jadi lapar karena cake yang begitu menggugah selera
" assalamualaikum " ucap Fian
" wa-wa'alaikumssalam " jawab Resta gugup
Amal melihat penampilan Neta yang begitu cantik
Neta melambaikan tangan kearah Akmal sambil tersenyum, Akmal datang kearah Neta dengan begitu rapih dan tampan
Akmal tersenyum pada Neta
" kalian udah makan siang " tanya Akmal Neta menggelengkan kepalanya
" astagah, kenapa belum makan " Akmal khawatir, Fian menatap Resta begitu lekat, sedangkan Resta sudah benar-benar salting ingin rasanya Resta ngumpat,.
tiba-tiba Fian mendekati Resta dan memegang pipi Resta
" lelah " tanya Fian begitu lembut,
" sedikit " jawab Resta pelan
" muka mu sedikit pucat, istirahat lah biar kaka dan Akmal yang promisikan " Resta dan Neta kaget nya bukan main sampe mereka bengong bahkan mukut mereka menganga tidak percaya
" ck tutup mulut mu Neta, nanti ada lalat masuk " ucap Akmal menggoda Neta
" eh " Resta dan Neta kaget " ma'af " ucap mereka bersama-sama
__ADS_1
" anak-anak udah makan " tanya Fian memastikan
" tadi mereka udah makan " jawab Resta sambil menunduk
" dan kalian belum begitu " suara Akmal agak sedikit kesal, Resta dan Neta hanya berdiam diri karena takut.
" duduk lah dan istirahat serahkan pada kami " ucap Akmal
sedangkan klien nya hanya bengong melihat Fian dan Akmal begitu lembut saat berbicara pada ke 2 gadis tersebut
" pak Fian begitu perhatian pada gadis tersebut " bisik bisik kluen nya
" iya biasanya dia begitu dingin dan datar, bukan pada klien pria saja tapi pada para wanita juga " timpal klien yang lain.
" eh eh apa yang ingin psk Fian dan pak Akmal lakuin " mereka penasaran karena melihat Fian dan Akmal membuka jaz mereka
Fian menyerahkan jaz nya pada Resta, Akmal juga sama, mereka me ggulung lengan kemeja nya dan sedikit melinggarkan dasi nya dan membuka kancing atas nya.
Resta dan Neta bengong, mereka begitu terpesona melihat Fian dan Akmal begitu sangat gagah dan tampan, sedangkan Fian sedikit menyungging kan senyum nya tanpa mereka sadari.
Fian bersiap siap mempromosikan cake tersebut
" cake nya tuan-tuan, nyonya nyoa silahkan mampir " teriak Fian dan Akmal
klien mereka dibuat bengong diam mematung melihat sang CEO dan asisten yang begitu di segani tapi mau membantu mereka.
klien itupun tersenyum karena mereka bisa melihat sisi lain dari CEO perusahaan Kamal Corp yang orang-orang tau CEO tersebut bebitu dingin dan jarang bisa tersenyum, tapi hari ini.
saat banyak yang lewat mereka melihat Fian dan Akmal yang berpromosi apa lagi kaum hawa huh mereka udah berbondong-bondong, karena melihat 2 pria gagah, tampan rapih sedang promo.
" hai tampan " ucap ibu ibu
" ko mau jualan ke gini, kerumah ibu aja yuk disana ada anak ibu yang cantik, ibu mau kenalin kalian ke anak-anak ibu " ucap salah satu ibu-ibu.
" yaa Allah ganteng banget " ucap cewek cewek mereka berteriak saat melihat Akmal dan Fian tersenyum
sedangkan gimana dongkol nya Resta dan Neta saat Fian dan Akmal dikerubunin ibu-ibu dan para cewek cewek.
" ma'af ibu-ibu dan para cewek-cewek mau beli cake nya atau tidak " tanya Resta
" oh iya lupa " jawab ibu-ibu
" gegara ada cowok ganteng kita lupa mau beli cake nya " jawab cewek-cewek
" ayo silahkan " ajak Neta, mereka oun masik dan memilih cake
" astagah, enak sekali cake nya " ucap salah satu ibu-ibu, Resta dan Neta tersenyum
" yes berhasil " ucap Resta dan Neta begitu senang, Fian dan Akmal tersenyum
tiba-tiba ada anak-anak cowok yang nyamperin Resta dan Neta.
" hai " sapa anak-anak cowok
" eh hai juga " ucap Neta dan Resta
" toko cake nya punya kalian " ucap salah satu ansk cowok, sedangkan Fian dan Akmal sudah mengepalkan tangannya ingin rasanya mereka menonjok muka anak-anak cowok tersebut
" bukan ini punya panti, aku hanya membuat cake nya saja " jawab Resta
" oh " ucap mereka bersamaan " boleh kenalan " tanya anak cowok tersebut
__ADS_1
tiba-tiba Fian dan Akmal menarik lengan Resta dan Neta, mereka berdiri didepan Resta dan Neta.
" eh " kaget para anak-anak cowok
" maaf anak-anak mereka sudah punya Calon Suami " Fian menekankan kata, Calon Suami pada mereka, anak-anak cowok terperanjat kaget karena tidak mungkin dilihat Resta dan Neta seperti masih anak sekolahan
" sebaiknya kalian pergi jika tidak membeli cake nya " ucap Akmal yang datar dan dingin, bahkan tatapan nya bisa membuat orang merinding.
" ma'af, ma'af ka " ucap anak-anak cowok dan mereka langsung lari
" cih masih ingusan udah belagu " celetuk Akmal, sedang Resta dan Neta tersenyum
saat itu para klien sudah kekuar karena sudah membeli cake nya.
" ma'af bapak bapak kita terlambat untuk mengadakan meeting " ucap Akmal
" eh tidak apa-apa kita tetap lanjutkan meeting nya " ucap sang klien
" baiklah ayo kita pergi " ajak Fian dengan datar dan dingin, para klien menuju mobil nya masing-masing, mereka menunggu di mobil.
sedangkan Fian dan Akmal masih mengobrol dengan Resta dan Neta, Resta merapikan dasi Fian kemeja nya Fian hanya bengong, lalu Resta memakai kan jaz nya sambil tersenyum
" yaa Allah serasa Resta udah jadi istriku " ucap Fian dalam hati
" sudah " ucap Resta, akhirnya Fian rapih kembali " terimakasih " ucap Fian
" justru Resta yang mengucapkan terimakasih pada ka Fian dan ka Akmal "
" iya terimakasih ya ka Fian, ka Akmal " ucap Neta, Fian dan Akmal mengangguk
" kaka pergi dulu, nanti kaka kembali lagi " Fian mengelus kepala Resta dengan lembut sedangkan Akmal menyentuh pipi Neta meteka pun pamit.
******
jam sudah menunjukan pkl 14:00 perut Resta dan Neta keroncong ingin diisi karena siang tadi mereka hanya makan cake saja, saat itu datanglah Fian dan Akmal membawa makanan anak-anak begitu antusiasnya bahkan bi sari dan paman Andre juga sama.
" bi, paman Fian mau ajak Resta maksn diluar boleh " pamit Fian meminta izin
" boleh " ucap anak-anak teriak bersama
Fian dan Akmal pamit, Resta dan Neta juga mereka menuju mobil dan tak lupa melambaikan tangan pada anak-anak
krukkk
bunyi perut Resta dan Neta, sedangkan Resta dan Neta mukanya sudah memerah karena malu, Fian dan Akmal tersenyum.
" apa kalian belum makan juga " tanya Akmal, Resta dan Neta menggeleng bersama
" astagah, bagaimana kalau kamu sakit lagi " khawatir Fian,sedikit berteriak saat berbicara, Resta hanya menunduk " ma'af " ucap Resta lirih
Fian langsung menyandarkan kepala Resta di bahunya, " maaf tadi kaka sedikit berteriak karena kaka khawatir " ucap Fian lembut
Akmal dan Neta tetap diam mendengar kan Fian dan Resta, mereka sampai di restaurant, Akmal membukakan pintu mobil untuk Neta, Fian pun sama
Fian menggandeng tangan Resta, Akmal ingin melakukan nya juga tapi malu.
mereka duduk di kursi terpisah, karena Akmal ingin memberikan Ruang berbicara untuk Fian dan Resta, mereka mulai memesan makanan, saat Fian bertanya pada Resta, Resta hanya menjawab " sama saja dengan yang kaka pesan "
hening masih belum ada yang berbicara tak lama kemudian makanan pun datang para pelayan menyusun makanan nya, Resta kaget karena banyak sekali makanan nya
" jangan di plototin aja ayo makan " ajak Fian, Resta mulai makan Fian juga makan kembali karena menemani Resta makan
__ADS_1
Fian tersenyum memperhatikan Resta, saat Resta melihat kearah Fian Resta terdiam memandang Fian.