
*****
" gimana kencan nya lancar " tanya Helen pada Alan dan Genta.
" alhamdulillah mih lancar " timpal Alan.
" udah deh nikahin aja tuh anak orang, mamih udah gak sabar pengen nimang cucu " ucap Helen.
" sabar ih mih pelan pelan dulu " ucap Alan.
" awas loh nanti keburu diambil orang " ucap Rangga memperingatkan Alan.
" ih papih mah nakutin gitu " Alan malahan mulai dilema.
" bukan nya gitu secara Mila dan Apni cantik, baik apa lagi dokter. siapa coba yang gak mau sama mereka " timpal Rangga.
" ya udah deh ntar Alan tanyain, semoga Mila mau " ucap Alan.
" eh Akmal mana ko tuh anak gak keliatan " tanya Alan pada Helen dan Rangga
" biasa tuh anak lagi sibuk sama pekerjaan nya, tau sendiri pan Fian masih dalam pemulihan, jadi Akmal yang menghandle semuanya " ucap Rangga.
" udah ih mandi sana bau " timpal Helen sambil pura pura mencet hidung nya.
" iya, iya ya udah Alan ke kamar dulu dah mih dah pih " Alan beranjak pergi memuju kamat nya.
" mih, pih Genta juga mau ke kamar " Genta pun pamit.
*******
1 minggu akhirnya Fian sudah mulai beraktivitas kembali, dan hari ini Fian akan ke perusahaan nya dan sudah rapih.
" pagi mih pagi pih " ucap Fian menyapa Rangga dan Helen.
" eh pagi " ucap Helen dan Rangga.
" loh, loh mau kemana " tanya Helen saat melihat Fian sudah rapih.
" mau ke perusahan mih, pagi ini ada meeting jadi Fian di haruskan hadir " ucap Fian sambil minum susu nya.
" tuh kaki udah beneran sembuh " tanya Rangga melihat kaki Fian.
" alhamdulillah pih udah " ucap Fian, saat mereka asik ngobrol datang Alan, Genta dan Akmal.
" pagi mih pagi pih " ucap mereka dan mereka sudah duduk di posisinya.
" eh udah kumpul semua " ucap Bi Aminah " loh tuan Fian emang udah sembuh " tanya Bi Aminah
" alhamdulillah udah Bi " ucap Fian
" Bi mang Diki mana " tanya Helen
" oh itu nya mamg Diki lagi bersihin halaman " ucap Bi Aminah
" Bi Aminah sama mang Diki udah pada sarapan belum " tanya Rangga.
" Alhamdulillah udah Tuan, oya Bibi pamit dulu mau kepasar nya, Tuan " Bi Aminah pamit pada mereka.
" iya Bi hati-hati " ucap Helen
" iya nya makasih " Bi Aminah beranjak pergi saat itu berpapasan dengan Resta.
" eh Neng Resta " ucap Bi Aminah saat melihat Resta baru turun dari lantai 2.
" pagi Bi, ini Bibi pagi pagi mai kemana" tanya Rests memperhatikan Bi Aminah.
" pagi juga Neng, ini Bibi mau kepasar beli keperluan stok makanan udah mau abis " ucap Bi Aminah.
" siapa yang anter Bibi " tanya Resta.
__ADS_1
" itu Mang Diki Neng " ucap Bi Aminah
" ya udah Bibi sama mamang Hati hati ya " ucap Resta
" iya Neng makasih, assalamualaikum " ucap Bi Aminah
" wa'alaikumsalam " ucap semuanya.
Resta duduk di posisinya di samping Alan. saat itu Resta memperhatikan Fian karena Fian udah rapih dengan pakaian Formal nya.
" ka Fian mau kemana " tanya Resta. Fian menoleh kearah Resta.
" mau ke hatimu " ucap Alan menggoda Resta.
" ish ka Alan mah nyebelin " cibik Resta.
" ka Fian hari ini ada Meeting jadi kk harus hadir " ucap Fian.
" emang kaki kk udah sembuh " tanya Resta.
" masih sedikit ngilu tapi gpp ko " ucap Fian kembali .
" hmm " Resta mengaggukan kepala nya.
" adek kapan ujian " tanya Helen
" insyaAllah mih minggu depan " ucap Resta yang sedang mengolesi selai ke Roti nya.
" wah bentar lagi masuk kuluah dong" timpal Alan.
" gak nyangka ternyata anak gadis papih udah mau kuliah " ucap Rangga.
" bukan kuliah aja pih tapi juga jadi istri " timpal Alan sambil tersenyum kearah Fian dan Resta.
" uhuk.. uhuk " Resta dan Fian tersedak bersama saat mendengar ucapan Alan.
" nih minum " Alan memberikan minuman ke Resta dan Fian sama Akmal.
" kk sih " ucap Helen
" hehe maaf " ucap Alan yang cengengesan
" kalau bukan kk sendiri udah adek timpuk pake batu " ucap Resta karena kesal.
yang lain hanya tertawa saat Resta menggerutu sangking kesal nya.
" uluh uluh adek kk imut banget " Alan mencubit pipi Resta karena sangking gemes nya.
" ih sakit tau " Resta mengelus pipinya yang memerah karena ulah Alan.
glek
Fian menelan slivanya saat Resta memanyunkan bibirnya, terlihat imut dan cantik.
" udah ah adek mau berangkat assalamualaikum " Resta mencium tangan mereka dan mengucapkan salam.
" jangan lari dek " Rangga memperingatkan Resta yang berlari kearah luar.
mereka kembali ke aktivitas nya masing masing.
*******
dikantor Fian hari ini disibukan dengan kerjaan nya karena pasca libur.
tok
tok
tok
__ADS_1
ada yang mengetuk pintu ,tapi Fian tak mendengar nya karena sangking sibuk nya " ini gan berkas yang harus di tanda tangani " Akmal masuk dan. mengagetkan Fian.
" Allohuakbar loe tu ya ngagetin aja " ucap Fian kesal.
" dih loe tu yang ngelamun dari tadi gue udah ketok tuh pintu " ucap Akmal sewot
" iya sorru gue gak denger, ini kerjaan numpuk gini " ucap Fian sambil memilih tumpukan kertas.
" gimana gak numpuk loe kan libur lama ya jadi gini, pokonya nanti gue minta cuti " timpal Akmal.
" terus kalau loe cuti ini kerjaan gimana " ucap Fian.
" bodo urusan loe, selama loe sakit kan gue yang handle tuh kerjaan "
" ya udah deh tersetah loe " Fian sedikit kesal.
" udah gak usah manyun kerjain gih, selamat bekerja " Akmal langsung lari kearah pintu. saat Fian melempar nya paje kotak tissue.
" aaakkhh " teriak Fian frustasi. akhirnya Fian dan Akmal pergi untuk meeting. setelah Fian pergi di lobi ada gadis cantik memakai masker menanyakan ruangan CEO.
" ma'af ka ruangan CEO di lantai berapa " tanya sang gadis pada receptionist.
sang Receptionis memperhatikan gadis tersebut dari ujung kaki sampai rambut, dia kaget ko ada anak sekolah nyariin Ceo nya. sedangkan Si gadis sudah mulai Risih karena di perhatikan banyak karyawan berlalu lalang dan memperhatikan nya.
karena mereka juga aneh kenapa ada anak sekolah nyari Ceo.
" eh adek udah punya janji sama Ceo nya " tanya si Receptionist, Resta menggelengkan kepalanya. ya sang gadis itu Resta yang pertama kalinya berkunjung ke perusahaan Kamal Corp.
" aduh kalau gak ada janji kita juga gak bisa izinin adek masuk " ucap Resceptinoist nya.
" CEO kita lagi keluar sedang meeting " timpal receptionist satunya.
" oh gitu ya, ya udah deh ka kalau gitu saya. nunggu aja di ruangan itu " tunjuk Resta pada sofa yang ada di lobi.
" baiklah kalau adek mau nunggu silahkan " ucap Receptionis sopan.
" eh ko ada anak sekolahan nyari pak Fian " tanya karyawan kepada receptionist tadi.
" iya apa jangan jangan dia mau jadi sugar baby pak Fian " ucap karyawan cewek yang lain nya
" husst ngomong itu di filter " yang lain.
" tapi terlihat masih muda banget, imut gitu aku penasaran apa dia cantik " yang lain masih bertanya-tanya ,Resta mendengar apa yang mereka bicarakan tapi masa bodo Resta sibuk membalas chatt dari Neta.
" ko tumben ada cewek berjunjung nanyain pak Fian lagi, ada hubungan apa mereka " mereka masih menerka nerka nya.
" udah jangan ngegosip kembali kerja bentar lagi jam istirahat " timpal karyawan yang bernama Desi, dia memperhatikan Resta sedari tadi, karena Desi memiliki rasa pada Fian. jadi Desi udah mulai risih pada Resta.
" iya iya buk Desi yang cantik tapi judes " ucap para karyawan.
" loe semua ngatain gue, gue laporin loe sama pak Fian " ucap nya sombong karena posisi Desi sebagai kepala HRD.
Desi memicingkan matanya saat melihat Resta " gue gak akan biarin tuh anak jadi penghalang awas aja loe " gumam Desi yang terlihat sangay marah.
Resta menoleh sekilas dan acuh, karena Resta sudah mulai bosan menunggu tak terasa Resta mulai terlelap sudah 15 menit Resta terlelap saat itu Fian dan Akmal baru datang ke perusahaan.
" siang pak " ucap para karyawan saat berpapasan dengan Fian dan Akmal, Fian hanya mengagguk dan Akmal tersenyum tipis.
saat Fian akan menuju lift Akmal melihat ke ruangan yang ada di lobi dan Akmal kaget siapa yang tertidur ,karena Akmal sudah tau dari seragam sekolah nya kalau itu adalah calon istri Fian yaitu Resta.
" eh Resta ko ada disini " gumam Fian " astagah itu anak ketiduran juga, kenapa mereka gak nyuruh masuk Resta ke ruangan Fian gawat ini " Akmal masih menggerutu pelan dan terlihat cemas Fian merasa aneh melihat Akmal.
" ada apa " tanya Fian saat mereka sudah berdiri di depan pintu lift.
" eh anu itu " Akmal kaget saat Fian bertanya.
" ah mereka ceroboh kenapa juga Resta di biarkan nunggu di lobi " batin Akmal yang kalang kabut.
" woi Loe kenapa sih " Akmal berlonjak kaget saat ada sedikit bentakan dari Fian.
__ADS_1
******
bersambung.