Life Is Love

Life Is Love
Resta dan Neta berkunjung ke kota S


__ADS_3

*******


hari ini tiba rencana Resta dan Neta yang akan berkunjung ke Kota S, mereka tidak sabar bertemu dengan pujaan hati Erwin dan Rasty sudah mengetahui hal tersebut tapi Fian dan Genta belum tau hal itu.


dan ada lagi seseorang yang akan berkunjung ke kota S yaitu Alfathan Harris. diapun sudah mempersiapkan kunjungan nya kesana karena perusahaan Al Harris akan mengadakan pertemuan dengan perusahaan lain.


" hallo Sam " ucap Fathan.


" iya tuan muda " jawab samuel sang asisten.


" oya besok saya akan memantau perusahaan yang ada disana, sekalian saya juga akan hadir di acara pertemuan dengan klien " jelas Fathan dengan tegas


" baiklah pak, saya akan mengatur nya "


" baiklah kalau begitu, terimakasih Sam " Fathan mengucapkan terima Kasih pada Samuel, Samuel tersenyum meskipun Fathan tak melihat nya.


" sama sama tuan udah tugas saya "


akhirnya obrolan diakhiri Fathan sudah mempersiapkan segalanya.


esokpun tiba Resta sudah bersiap siap dan sudah terlihat cantik.



" pagi mam, pih " ucap Resta seraya mencium pipi mereka.


" sayang cantik banget " tanya Helen.


" yah papih sama mamih ditinggal kalian ini Rumah jadi sepi " ucap Rangga.


" iya Neng Resta mau lama ya disana mamang juga bakalan kesepian ini " timpal mang Diki.


" Resta gak tau juga mang berapa lama Resta disana "


" ya pasti bi Aminah kangen ama Neng Resta ini, rumah jadi sepi gini gak ada Tuan muda Alan sama Tuan muda Genta " Bi Aminah udah berkaca kaca air matanya akan menetes.


" upss Bi Aminah " Resta langsung memeluk Bi Aminah, sontak Bi Aminah nangis.


" hiks... hiks Neng nanti salamin ya sama nyonya Rasty dan tuan Erwin, dan juga sama Tuan muda Fian sama Tuan muda Akmal. " Bi Aminah masuh memeluk Resta.


" iya Bi nanti Resta salamin, udah ih Bibi jangan nangis ntar Resta gak jadi pergi ini " goda Resta.


" tau nih Bi Aminah malu maluin aja " kesal mang Diki.


" ih bapak gak tau apa orang lagi melow gini " Bi Aminah memukul mang Diki.


" hadeh udah ngalahin anak ABG ja ini mah " timpal Helen mereka pun tertawa karena menertawakan Mang Diki sama Bi Aminah sedangkan Bi Amibah tersipu malu.


" cie yang malu " goda Resta.


" adek gak sopan " ucap Rangga.


" maaf pih " Resta langsung mengunci mulut nya. Rangga menatap Bi Aminah dan.


" cie Bi Aminah bikin saya cemburu aja ini " seketika semua menatap Rangga dan setelah nya mereka tertawa. saat mereka tertawa ada yang mengucapkan salam.


" assalamualaikum " dari arah luar.


" wa'alaikumsalam " ucap yang didalam dan nongol lah Neta yang di tunggu sedari tadi.


" dih baru nongol yang di tungguin " seru Resta.


" maaf, maaf Neng biasa tadi ada drama dulu di Rumah " ucap Neta, Resta menatap Neta dari atas sampe bawah.

__ADS_1


" apaan sih, ko lihatnya gitu banget ngeri aku Neng " Neta merinding karena di tatso menyelidik.


" gila cantik banget kamu Neng " Resta mengacungkan jempol nya pada Neta.


" lah diri nya sendiri juga gak nyadar lw sekarang cantik cetar membahana badai noh " timpal Neta.



anggap aja lah ya ini visual Neta saat akan pergi ke kota S.


" pagi pih, mih " sapa Neta pada Helen dan Rangga.


" pagi sayang " ucap mereka bersamaan.


" ini ceritanya janjian atau apa ko bajunya pada hitam semua " tanya Helen.


" eh iya ko aku baru nyadar " Resta baru sadar kalau Neta juga memakai baju hitam hitam.


" eh benar padahal kita gak janjian loh " ucap Neta.


" terus ini mau sarapan dulu atau langsung ke bandara " tanya Rangga.


" kayanya langsung aja deh pih, takutnya mamah Rasty dan papih Erwin nugguin lagi " ucap Resta.


" ya tau sendiri pan mamah Rasty itu ke mana ke calon mantunya, sampe-sampe pesawat aja udah di siapin khusus " seru Neta.


" dih kan kamu juga Neng " Resta menoyor jidat Neta.


" eh iya yah ko aku baru nyadar " semua tertawa.


*******


mereka pun sampai di bandara sedari tadi Rasty terus saja meneror Helen menanyakan apakah calon mantunya bla bla bla....


" lah mamih tau sendiri pan gimana Rasty " timpal Rangga.


" udah ih mamih sama papih ribut mulu, ini adek sama Neta berangkat deh " Resta langsung menciumi mereka dan memekuk nya, Neta juga sama.


" assalamualaikum " ucap Resta dan Neta.


" wa'alaikumsalam " ucap Helen dan Rangga, Helen menetas kan air matanya.


" udah mih, Resta cuma liburan aja ko " Rangga menenangkan Helen.


" mamih gak bisa jauh dari Resta pih, tau sendiri pan Resta gak pernah jauh " Helen masih memeluk Rangga sambil menangis, mereka akhirnya memutuskan pergi setelah pesawat lepas landas.


sampailah mereka di kota S disana sudah berjejer orang menyambut sang calon nona muda dari keluarga Kamal.


" serasa anak sultan ini aku Neng, kaya bener ini calon mertua kita " Neta sedari tadi terus mengoceh.


" iya aku juga gak nyangka, ternyata keluarga Kamal sangat lah terkenal " timpal Resta.


tanpa mereka sadari sampai lah mereka di kediaman Kamal


"di sebut Rumah tapi sepertinya ini mension " ucap Neta.


" hmm iya " Resta dan Neta masih betah di halaman sambil melihat lihat, sedangkan yang lain sudah berjejer menyambut mereka.


dan datang lah 2 orang paruh baya yang langsung menyambut. Bibi Mei sama asisten Jo.


" Nona muda " ucap mereka Resta dan Neta langsung berpaling dan menatap 2 orang tersebut, Bibi Mei tersenyum sama hal nya dengan asisten Jo meskipun terlihat datar.


" i-iya " ucap mereka gugup.

__ADS_1


" silahkan masuk Tuan dan Nyonya sudah menunggu di dalam " ucap Bibi Mei. Resta dan Neta tersenyum dan mengangguk banyak yang terpana akan kecantikan mereka.


" tutup mulut kalian dan tundukan pandangan kalian " tegur asisten Jo yang lain langsung mengikuti perintah asisren Jo.


" paman gak usah sekaku itu, kita gpp ko " Resta dan Neta kembali tersenyum pada pengawal dan maid yang berada disana. setelah mereka masuk para pengawal dan maid bernafas lega.


" ya ampun Nona muda cantik banget ya " ucap para maid.


" pantes saja Tuan muda Fian dan Tuan muda Akmal langsung jatuh cinta pada pandangan pertama, emang gak salah pilih "


" cantik tampan "


" aku fikir tadi sang calon Nona muda Kamal sombong arrogant dll "


" ternyata mereka ramah, sopan bahkan senyuman nya aduh bikin klepek klepek " begitu ributnya mereka membicarakan calon Nona muda Fian dan Akmal.


padahal saat mereka membicarakan Resta dan Neta asisten Jo dan Bibi Mei masih mendengarnya, mereka juga ikut tersenyum. karena mereka juga melihat sendiri bagaimana sang calon Nona muda dari kekuarga Kamal.


sedangkan Fian dan Akmal sama sekali tak mengetahui kedatangan Resta dan Neta. mereka masih sibuk dengan kerjaan nya, Fian selalu gusar karena Resta tak bisa di hubungi bahkan nomer nya pun tak. aktiv.


" assalamualaikum mamah dan juga papah " ucap salam Resta dan Neta.


" yaa Allah sayang wa'alaikumsalam " Rasty langsung menciumi mereka berdua dan memeluk nya.


" hadeh tuh kan mamah lupa sama papah " ketus Erwin yang sedari tadi di cuekin.


" eh iya mamah lupa ayo sayang " ajak Rasty pada mereka. Resta dan Neta memeluk papah Erwin juga.


" akhirnya kalian datang juga ke kediaman Kamal " Rasty yang begitu bahagia.


" alhamdulillah mah kami sampai dengan selamat " ucap Resta.


" sayang kalau kalian mau istirahat, istirahat duku gih, mamah udah siapin kamar buat kalian " ucap Rasty.


" hmm kita tidak lelah ko mah, tapi boleh gak Neta sama Resta berkeliling di sekitar sini " ucap Neta memohon.


" wah boleh dong sayang " Rasty yang begitu semangat.


" tapi kita berdua aja mamah gak usah repot-repot nemenin kita " timpal Resta.


" yah padahal mamah pengen sama Resta dan Neta " Rasty mulai dengan merajuk nya.


" mah biarkan mereka berkeliling nanti Bibi Mei dan asisten Jo yang menemani mereka " ucap Erwin membujuk Rasty.


" biar kami saja nyonya " tawar Bibi Mei.


" oh iya mamah lupa sayang kenalin ini Bibi Mei ketua sang Maid dan ini asisten Jo ketua dari para pengawal " ucap Rasty memperkenalkan.


" hallo paman Bibi " ucap Resta dan Neta, mereka pun berdiri sontak Bibi Mei dan asisten Jo kaget, Bibi Mei mundur saat Resta melangkah ke arah mereka, Bibi Mei melihat kearah Rasty dan Erwin, mereka hanya mengangguk.


seketika Resta dan Neta memeluk Bibi Mei dan asisten Jo. Resta dan Neta sudah mengetahui tentang mereka dari Rasty dan Erwin, karena mereka lah yang merawat Fian dan Akmal.


" No-Nona muda apa yang anda lakukan " ucap Bibi Mei kaget.


" terimakasih Bi, Bibi dan paman jangan seformal ini pada kita, anggap aja Resta dan Neta anak kalian " ucap Resta.


para maid sangat terharu, mereka fikir sang calon Nona muda akan sombong ternyata fikiran mereka salah.


Bibi Mei mengeratkan. pelukan nya pada Neta dan Resta, apa lagi Bibi Mei tau seberapa cinta dan sayang nya Tuan muda kecil nya pada Resta dan Neta. memang Tuan mudanya tak salah memilih calon istri, selain cantik, imut, baik sopan dan juga ramah.


*******


mohon ma'af othor baru bisa up, othor lagi berduka karena Nenek othor meninggal 🙏🙏😭😭😭

__ADS_1


__ADS_2