Life Is Love

Life Is Love
Kasih Sayang seorang kakak


__ADS_3

********


" udah ih ka Adek malu di liatin kita ke apaan aja jadi pusat perhatian " ucap Resta.


" hehe gpp kan biar orang salah faham dikira kk pacar nya adek, biar gak ada yang deketin adek kecil nya kk yang kmut juga cantik "


" ih pagi pagi ufah bikin adek dag dig gini "


" aduh kok aku juga iri ya " ucap Neta.


" yaa Allah Neng aku lupa " Resta menepuk jidat nya.


" dih mentang mentang jadi aku dilupain ngenes " ucap Neta pura pura ngambek.


" ya udah cini cini sama abang aja, abang peluk ya " goda Genta.


" dih gak ya, nyar ada singa ngamuk lagi " ucap Neta.


" singa " ucap mereka bertiga bersamaan.


" dih itu ka Apni " seketika mereka tertawa.


" udah ih kk pamit ya baik baik di kampus "


cup


Alan mencium kening Resta dan itu menjadi pusat perhatian dan ada juga yang mengambil photo mereka, kini mereka jadi tranding topik di kampus.


" BIDADARI KAMPUS KITA UDAH PUNYA COWOK, YANG JOMBLO MINGGIR "


itulah caption di ig fb dan yang lain nya, banyak yang pada berkomentar ada yang suka melihat ke uwuan mereka, ada juga yang iri.


" ka awas aja nanti kalau adek jadi bahan gosip " Resta sedikit kesal karena Alan memcium kening mereka.


" buat jaga jaga biar mereka gak ganggu adek kk yang super cantik dan imut ini " Alan mengapit pipi Resta.


" ih kk udah ih lihat tuh pada ngiri semua orang "


" hihihi ya udah kk pamit " Alan langsung masuk ke mobil.


" kalau ada apa-apa hubungin kk " ucap Genta merasa khawatir juga.


" duh senang nya punya kk posesif " timpal Neta menggoda Resta. Resta hanya tersenyum.


" gak nyangka ya kadang ka Alan dan ka Genta bikin kamu kesal, tapi kasih sayang seorang kk gak usah di ragukan lagi "


" beruntung banget kamu Neng, nah aku gak punya kk gak punya adek nyempil ke upil " Resta tertawa karena celetuksn sahabat nya.


Resta dan Neta masih berdiri melihat kepergian mobil Alan, Alan dan Genta melambaikan tangan nya pada Resta dan Neta sebelum menghilang dari pandangan, eh ternyata bukan Resta dan Neta saja yang melambai tapi yang lain juga ikut.


" hadeh begini ni kalau udah punya kk ganteng " cebik Resta.


" hooh kemana mana jadi pusat perhatian " Neta juga membenarkan ucapan Neta.


" udah yuk masuk, malu banget dari tadi jadi pusat perhatian "


" aku yakin abis ini kamu tuh ya Neng jadi pusat perhatian, kan bidadari kampus pasti banyak yang patah hati " ucap Neta Resta jadi merinding, dan mereka tertawa.


" haish tuh anak bikin heboh aja " ucap Helen yang ternyata dia juga sedang buka sosmed.


drtttt.. drtttt


handphone Helen berbunyi Helen sempat kaget tenyata Rasty yang menelfon.


saat Helen baru saja menggeser tombol hijau langsung terdengar teriakan di sebrang sana.

__ADS_1


" Heleeeen " teriak nya.


" yaa Allah bikin kaget aja pagi pagi gini, bukan nya ngucapin salam ini pake teriak teriak sakit nih kuping dasar calon besan pe*k " kesal Helen.


" hahaha ma'af ma'af lupa " ucap Rasty yang lupa.


" ya udah assalamualaikum" ucap nya.


" nah gitu dong ucap salam kan adem wa'alaikumsalam "


" hihihi ya gimana sangking kesal nya "


" tumben pagi pagi telfon ada apa " tanya Helen.


" nah ini yang mau aky omongin, tuh tadi aku buka sosmed calon mantuku jadi tranding topik, bukan karena namanya tapi itu apa apaan, ada adegan cium kening segala mungkin kalau orang lain gak tau salah faham " cerocos Rasty.


" ini nyerocos mulu ya " jawab Helen.


" ya wajar aku khawatir, caption nya aja gitu, hmm wajar sih calon mantuku di bilang bidadari orang cantik gitu "


" mulai, ya siapa dulu emak bapak nya " ucap Helen bangga.


" iya iya tau, dih baru di puji udah songong " Helen tertawa.


" jadi kangen sama calon mantu, udah gak sabar mau aku bawa pulang "


" eh eh enak aja, gak boleh ya aku juga masih belum rela anak gadis ku mskn bawa bawa aja "


" kan kamu udah lama jadi gikiran aku dong "


" ya udah deh bedebat sama kamu aku mah kalah " mereka tertawa emang obrolan mereka itu kadang ada faedah nya ada juga unfaedah nya.


********


di perusahaan Kamal Corp Fian juga di buat kaget dengan berita itu.


bruk


" dodol loe bikin kaget aja " kesal Fian yang kaget karena pintu tiba-tiba di buka dengan buru buru.


" hehehe ma'af loe udah lihat kabar " tanya Akmal yang kini duduk di depan G


Fian.


" udah biarinlah itu artinya Resta aman "


" aman belum tentu dasar kertas gulung " ejek Akmal balik.


" loe bilang apa " Fian melotot " hihihi iya iya boss mah bebas, ngomong kadang gak di filter " ucap Akmal.


" ternyata bebeps kita gak dimana mau dimanapun tetap aja jadi pusat perhatian "


" iya resiko punya cewek cantikmah pan ya " ucap Fian membenarkan.


" oya kita ada meeting bentar lagi mulai yok ah, Galih sama Ririn udah nunggu di ruangan " Fian dan Akmal menuju ruang meeting.


********


di Rumah sakit kehebohan juga terjadi antara Apni dan Mila.


" hadeh posesif nya kambuh " ucap Apni.


" biarin itu artinya kk sayang adek nya " timpal Mila.


" iya sih Resta bisa aman, pagi pagi di gemparkan berita ke uwuwan mereka, mungkin kalau yang gak tau bakalan heboh ini " ucap Apni yang masih mengotak ngatik hp nya.

__ADS_1


" hmm tau sendiri pan kalau keluarga Dinata ke gimana, berita dikit ja jadi di besar besarkan " Mila yang masih fokus membereskan meja kerjanya.


" udah yuk kita lagi di tunggu pasien ini " ajak Mila pada Apni, dan saat mereka keluar tiba-tiba ada Fathan juga.


" eh Dokter Fathan " ucap Mila dan Apni, iya mereka sudah pernah kenalan dan sudah mengetahui dokter baru yaitu Fathan dokter muda.


" mau keruangan pasien " tanya Fathan basa basi sesama dokter.


" iya, Dokter juga mau kesana " tanyaApni Fathan mengangguk.


" oya saya duluan Dokter Apni Dokter Mila " dan Fathan pergi dengan tegesa gesa.


" ganteng tapi dingin " celetuk Apni. Mila langsung menatap Apni.


" tenang gak usah natap gitu juga kali, kan di hati ku tetap babang Genta seorang "


" dih bucin nya kumat " goda Mila.


" alah sendirinya juga bucin " ucap Apni yang kembali menggoda Mila.


" ya sesama bucin gak usah saling meledek " Apni dan Mila menolrh pada suara tersebut.


orang tersebut cuma cengengesan.


" dih nyamber aja ke petir " ucap Apni


" iya tuh ke ada kabel nya padahal udah aku potong tadi " ucap Asri ternyata yang nyeletuk tadi Jovita biasa asisten somplak yang kadang sama atasan aja gak ada takut takut nya.


" kan udah aku sambungin lagi Asri " ucap Jovita.


" nih anak gak sopan " Asri menoyor jidat Jovita, sedangkan Apni dan Mila sudah tau kelakuan para asisten nya yang kadang ke absurdan nya bikin mood mereka selalu on.


sedangkan Fathan masih berfikir bagaimana cara menyelidiki penyakit Resta agar pengobatan Resta tak terkendala, Fathan asih bekum. mayakinkan dirinya jika Resta memiliki salah satu penyakit yang mematikan.


" apa yang harus aku lakukan sekarang, ayo Fathan cari ide " saat Fathan madih mencari ide akhirnya Fathan mendapatkan idenya.


" akhirnya ada aku harus minta persetujuan pada pihak Rumah Sakit juga " Fathan masih terus beragumen sendiri.


dan saat itulah akhirnya Fathan dapat persetujuan dari pihak Rumah sakit, kini Fathan sudah berada di area kampus yang masih dimiliki kekuarga Dinata.


" bissmilah semoga berhasil " ucap Fathan saat ini Fathan memasuki area kampus, ide Fathan adalah mengecek kesehatan yang ada di area kampus dan itu di setujui para pihak kampus dan Rumah sakit.


saat ini mereka sedang berkumpul karena akan ada di adakan pengumuman penting, saat para dosen menyampaikan akan ada pemeriksaan kesehatan Resta malahan menjadi pucat.


" Neng gpp kan " tanya Neta khawatir, Resta mengangguk.


" tenang ini cuma pemeriksaan kesehatan aja ko " ucap Neta yang menenangkan Resta.


" insyaAllah aku bisa ko Neng " jawab Resta, Neta tersenyum.


saat Dosen memanggil sang Dokter para mahasiswa dan mahasiswi fokus sontak saja jadi riuh apa lagi para mahasiswi.


" aduh kalau dokter nya ganteng gitu gue rela jadi pasien pribadinya "


" dokter Cinta ku " ada yang menyanyi.


" dokter aku padamu " masih bnyk lagi omongan yang aneh.


saat Fathan naik dan memperkenalkan dirinya Resta kaget dan saat mendongakkan kepalanya dan memandang kedepan Resta kaget sedangkan yang di pandang tersenyum manis pada nya.


itu membuat Neta merasa aneh dan curiga " kenapa Resta kaget dan siapa Dokter itu, aish kenapa aku jadi ketinggalan info gini ya " batin Neta yang masih memandang Resta dan Fathan bergantian.


" aish nanti deh aku tanya ke Neng Resta, jadi penasaran jiwa kepo ku jadi meronta lagi ini " gumam Neta dan tersenyum devil.


Resta jadi merinding karena tak sengaja saat Neta tersenyum Resta melihat kearah nya. " dih tuh anak senyum nya ngeri " ucap Resta dalam hatinya dan akhirnya Resta cuma mengedikan bahunya.

__ADS_1


*******


akhinya bisa up 2 episode lagi...


__ADS_2