Life Is Love

Life Is Love
Genta dan Mila


__ADS_3

**********


2 minggu sudah berlalu setelah dapat izin dari semuanya Genta dan Mila kini menjadi terkenal menjadi model, Alan kadang sibuk dengan banyak menangani pekerjaan setelah Genta banyak job, bahkan waktu bersama Mila kadang terlewatkan.


sama hal nya dengan Apni, banyak operasi yang harus dia tangani bahkan saat Mila banyak menerima job Apni menghandle semuanya.



Apni sedang istirahat saat itu dia membuka Hp nya terlihatlah photo photo viral Genta dan Mila.


" mereka terlihat serasi, aku merasa semakin jauh dengan Genta, ck aku ngomong apa sih " Apni menggeleng gelengkan kepalanya untuk menghilangkan perasangka buruk.


kini di perusahaan Dinata Corp Alan juga sama melihat photo photo Genta dengan Mila di majalah, tv bahkan tranding topic.



" ck...kenapa aku jadi cemburu gini ya, Genta terlihat keren dan Mila begitu cantik, aish aku semakin gila ini, sudah lama aku tak menghabiskan waktu dengan Mila " Alan merasa frustasi karena waktu tak pernah memihak padanya, kadang Alan ada waktu Mila tidak ada, kadang Mila ada waktu Alan juga sama hal nya jadilah mereka lama tak menghabiskan waktu kebersamaan.


di perusahaan RR Group.


" bagaimana " tanya si pria kepada seorang wanita yang sedang duduk manis.


" lancar bahkan perusahaan kita menjadi melejit berkat mereka " ucap nya sambil menyeringai.


" baguslah, rencana kita mulai berhasil, jangan biarkan mereka bertemu kembali, buatlah jadwal yang begitu sibuk "


" hmm kau tenang saja, aku pastikan semua sesuai rencana " si pria dan wanita itu tersenyum dengan bangga.


" lihat Mila dia begitu cantik, kupastikan dia menjadi milik ku " ucap si sang pria.


" kau harus meakukan nya, aku akan mengurus milik ku, Alan tunggu aku " ucap si sang wanita.


ternyata mereka telah merencanakan sesuatu untuk memisahkan Alan dan Mila, bahkan mereka sudah mengecap milik nya masing-masing.


Di kediaman Dinata.


" ka gimana sudah di handle semuanya " tanya Rangga pada Alan.


" sudah pih, semuanya beres " ucap Alan terlihat Alan begitu kelelahan semenjak Genta memiliki pekerjaan nya sendiri.


" ingat ka istirahat yang cukup, lihatlah sekarang keadaan nya gimana " Helen selalu mewanti wanti pada Alan, kadang Alan tak punya banyak waktu untuk bersantai atau mengobrol .


" assalamualaikum " salam seseorang, mereka menjawab.


" wa'alaikumsalam " jawab mereka bersamaan.


" widih boss tuh muka jadi kusut gitu kaya gak di setrika " Alan melempar tisu padanya.


" weits, santai dong " orang tersebut duduk dan langsung meminum jus nya Alan.


" itu punya gue onta " kesal Alan.


" hehehe sorry bro gue haus ini "


Rangga dan Helen hanya geleng-geleng saja melihat kelakukan mereka.


" adek kemana mih " tanya nya saat melihat tidak ada satu yang hadir.


" adek lagi ngerjain tugas dari kampus " jawab Helen.


" gimana lancar " tanya Rangga.


" alhamdulillah pih lancar " balasnya sambil melirik Alan.


" ngapain loe lirik lirik gue, gue colok loe tuh mata " Alan semakin kesal di buatnya " mentang mentang jadi tranding topic jadi gak ada waktu " timpal Alan.


" yuhu santai bro sewot banget jadi orang lagi PMS loe " dia malah meledek Alan dari tadi Alan ingin marah tapi bingung pada siapa.


" sayang ih jangan marah marah mulu, lihat tuh muka kusut gitu, lagian Genta juga malah ngeledekin " Genta hanya nyengir saja puas mengerjai Alan.

__ADS_1


" maaf mih " ucap Genta meminta maaf.


" cie ada artis ini, di kampus aja sampe viral " goda sang gadis saat turun tadi terdengar keributan.


" wih beneran berarti hebat dong kk " Genta merasa banggah.


" cih narsis nya kumat " timpal Alan sinis yang lain tertawa.


si gadis menyodorkan tangan nya Genta langsung menyambutnya, tiba-tiba si gadis memukul lengan Genta.


plak


" adek bukan mau nyium tapi minta jatah ini "


" dih kk kira mau nyium tangan, gak ada jatah cium dulu tangan kk " ucap Genta masih dengan santai menyodorkan tangan nya.


" yaa Allah ko kk adek jadi narsis gini ya lama lama " ucap nya kesal terpaksa dia mencium tangan nya.


" udah mana " tagih nya.


" adek " ucap semua nya, sedangkan orang yang di tuju hanya senyum senyum.


" lumayan mam, pih ka Alan, bagi bagi rizki nya lah masa udah terkenal pelit " dia sedikit memanyunkan bibirnya.


" ih kk jadi guemes lihat adek Resta yang imut gini pengen kk karungin " ledek Genta.


" dih emang adek kucing apa " kesal nya pura pura ngambek.


" iya iya ini, segini cukup " Genta memberikan uang pada Resta sedikit banyak, sedangkan Resta dia buat melongo.


" yaa Allah beneran ini buat adek" tanya Resta memastiksn.


" kenapa apa masih kurang " tanya Genta Resta kembali menganga di buat nya.


" awas tuh ****** gajah masuk " Resta langsung mengatupkan mulut nya.


" Genta ish bukan nya di kurangi malahan mau di tambahin lagi, jangan di biasakan itu kebanyakan " tegur Helen.


" hehehe gak pih buat adek tabung ini " jawab Resta begitu semangat.


" kalau kurang tinggal ngomong aja sama ka Genta " ucap Genta bangga seketika Genta dapat plototan dari Rangga, Helen dan Alan.


" ko aku jadi merinding, gpp mih, pih sekali kali nyenengin adek sendiri gitu " Genta jadi merasa bersalah.


" cih yang lagi banyak duit jadi belagu " Alan masih saja kesal.


" si boss dari tadi sewot mulu ada apaan sih " tanya Genta penasaran seangkan Rangga dan Helen cuma mengedikan bahu saja.


" ka Alan tuh stres ka Genta, karena gak ketemu ka Mila " ucap Resta santai.


pletak


" aw sakit ka Alan mah ih jahat " kening Resta di sentil Alan.


" makanya tuh mulut di rem " timpal Alan geram.


" oh jadi gitu cerita nya, sorry bro gue udah nyita waktu Mila yah loe tau sendiri pan gimana gue sama Mila sibuk nya ke mana " jelas Genta.


" iya gue tau, udah deh gue mau istirahat pusing gue " Alan langsung pergi.


" maklumin aja " ucap Helen.


" maafin Genta mih, pih udah jarang ada waktu di perusahaan " ucap Genta menyesal.


" santai aja papih juga masih bisa ko bantu Alan, kamu fokus aja sama kerjaan kamu ck anak papih jadi artis yang terkenal ini " Rangga menepuk bahu Genta dan mencairkan suasana.


sebenarnya Rangga dan Helen ada rasa khawatir tapi berharap firasat mereka itu tidak benar.


*********

__ADS_1


di kota S


" sayang besok mau ke kota J kan " tanya Rasty.


" iya mah, mendadak juga ini " ucap nya.


" tiba-tiba ada sedikit masalah disana, kami juga mungkin cuma bentar aja mah disana kalau masalah kelar balik lagi " timpal Akmal.


" terus mau mampir ke rumah Rangga dan Helen " tanya Erwin.


" mampir tapi mungkin bentar mah, pah " ucap Fian, karena ada masalah diperusahaan yang ada di kota J jadi besok mereka akan berangkat, Fian sengaja tak memberi tahu orang-orang di sana, dia ingin memberi kejutan pada pujaan hatinya Akmal juga sama, kini mereka impas.


" terus gak kasih tau Resta gitu " tanya Rasty.


" kejutan mah " ucap Fian


" sampaikan salam papah pada mereka " ucap Erwin. Fian dan Akmal mengangguk.


" ntar jangan lupa beli oleh oleh untuk calon besan mamah sama calon mantu mamah "


" udah Fian siapkan mah gak usah khawatir " jawab Fian.


" wih gercep juga anak mamah " ucap Rasty tersenyum.


" pastinya dong mah, kan mau ketemu ehem ehem " goda Akmal.


" dih dia juga antusias banget beli oleh oleh nya katanya buat calon mertua samacalon istri " kini Fian yang meledek Akmal.


" kan harus tunjukin kalau kita ini menantu yang baik " ucap Akmal semua tertawa.


sedang kan Resta merasa mata kanan nya berkedut.


" eh kenapa dari tadi ini mata keditan mulu ya " gumam Resta.


" mungkin mau ketemu seseorang " ucap Helen yang kini masuk ke kamar Resta.


" eh mam " kaget Resta


" anak mamih belum tidur udah malam loh " Helen mengelus kepala dan rambut Resta dengan begitu sayang.


" masih ngerjain tugas mam " lirih Resta, sebenarnya Resta sudah mengantik sedari tadi.


" tugasnya lanjutin besok kan besok libur " ucap Helen Resta mengangguk. Resta tidur di pangkuan Helen karena merasa nyaman tal terasa perlahan mata Resta mulai tertutup dan terdengar dengkuran halus menandakan Resta sudah tertidur.


" mih, papih cariin gak taunya di sini " ucap Rangga sambil menuju Helen dan Resta.


" husstt papih jangan brisik adek baru bobok, kasihan adek ngerjain tugas sampe tidur malam " lirih Helen memang semenjak kuliah Resta jarang menghabiskan waktu bersama lagi.


Rangga duduk di tepi ranjang dan mencium kening Resta .


cup


" selamat malam sayang mimpi indah " ucap Rangga pelan takut Resta terbangun kini Rangga membenarkan poaisi tidur Resta.


cup


giliran Helen mencium kening Resta dan menyelimuti Resta sampe batas dada.


" selamat tidur sayang mimpi indah " ucap Helen.


" yuk mih, udah malam kita juga tidur " ajak Rangga sambil mengedipkan matanya.


" halah bilang aja papih minta jatah " Helen menjawab nya ketus, sedangkan Rangga malahan tergelak mendengar celetukan Helen.


*******


alhamdulillah bisa up lagi, maafin othor karena sibuk jdi jarang up.


maaf juga lw banyak typo bertebaran.

__ADS_1


selamat menyambut hari jum'at 🙏🙏😊😊


__ADS_2