Life Is Love

Life Is Love
Akhirnya Sah


__ADS_3

********


kini acara inti akan segera di mulai Genta udah terlihat gugup sama hal nya dengan Apni, disamping Apni ada Mila di samping Genta ada Alan.


kebetulan karena Apni tak memiliki siapa siapa ijab kobul nya di wakilkan pada papih Rangga, kini Rangga dan Genta sudah berharap hadapan.


" baiklah untuk acara malam ini kita langsung saja ke intinya " ucap pak penghulu.


" bapak Rangga sebagai wali silahkan jabat tangan nak Genta " arahan pak penghulu yang menjadi saksi papah Erwin dan papah Harun.


kini Genta begitu gemetar saat menjabat tangan Rangga, terasa dingin tanhan Genta sedangkan Rangga tersenyum. keringat sudah keluar di dahi Genta.


" santai saja nak Genta gak usah natap papah nya gitu juga " celetuk pak penghulu sontak semua tertawa.


" baiklah silah kan untuk pak Rangga acara nya dimulai " kini ketegangan mulai terjadi Helen memeluk Rasty.


" wahai ananda Genta Buana Bin Suherman almarhum saya sebagai wali nikah nya Apni Octavia kini kunikah engkau dengan anak ku Apni Octavia Binti Subroto Almarhum dengan makawin emas seberat 222 gram dan seperangkat alat sholat di bayar tunai "


" Saya terima nikah dan kawin nya Apni Octavia Binti Subroto almarhum dengan mas kawin tersebut tunai " dengan sekali tarikan nafas Genta langsung lancar.


" Sah " tanya pak penghulu.


" Sah " ucap semuanya.


" alhamdulillah " ucap semua orang kini Genta merasa lega dan tepuk tangan menggema.


" silahkan pakaikan cincin nikah nya " arahan pak penghulu, kini Genta dan Apni saling memakaikan cincin.


" dan buat nak Apni cium tangan nak Genta yang kini sudah menjadi imam " Apni fengan takjim nya mencium tangan Genta Helen dan Rasty menangis, Rangga juga sama Resta dan Neta juga ikut menangis.


" kini giliran nak Genta ciumlah kening sang istri " Genta begitu grogi dan kini Genta menangkup kedua pipi Apni dan mencium kening Apni begitu dalam tepuk tangan kembali terdengar, Apni dan Genta saling bertatapan dan tersenyum tiba-tiba Genta langsung mencium bibir Apni.


Apni langsung memerah mukanya sedangkan Genta hanya senyum senyum.


pletak


" aw sakit kepala gue ogeb " Genta dapat jitakan dari Alan.


" loe gak sabaran banget sih, noh lihat masih banyak anak-anak kecil " kesal Alan.


" tau nih ka Genta menodai mata suci Resta aja "


" iya udah tau di sini ada anak kecil, jadi aja mata Neta juga ternodai mentang mentang udah dah juga " Resta dan Neta merajuk yang lain tertawa.


Mila memeluk Apni " selamat kini kamu udah menjadi seorang istri " Apni memeluk erat Mila.


" terimakasih, karena mau memaafkan kesalahan ku, mungkin jika saja kesalahan bodoh ini tidak ketahuan aku akan menyesal seumur hidup ku " Apni menangis di pelukan Mila yang lain ikut terharu. karena mereka tau perjuangan cinta mereka.


bahkan Apni sudah bertunangan dengan orang lain, karena kuatnya Cinta mereka Allah telah menyatukan mereka dalam ikatan pernikahan.


" dalam persahabatan tidak ada kata maaf dan terima Kasih " ucap Mila semua orang tersenyum.


" udah jangan nangis " Apni menghapus air matanya. kini Mila beralih ke Genta.


" aku titip sahabat aku ya, ingat Genta jika kau melukai hati sahabat ku atau sampai nangis kamu tau sendiri apa yang harus aku lakukan " Genta memeluk Mila Alan tersenyum dan yang lain juga sama.


" aku tidak bisa janji setidak nya aku akan berusaha, terimakasih selalu mendukung ku, kau juga sahabat terbaik ku, saat aku sendirian, disaat aku sudah lelah di saat aku sudah menyerah tapi kamu selalu mendukung ku hingga aku berada di sini " yang lain menangis kembali karena ucapan Genta yang bermakna.


" terimakasih juga untuk perjuangan mu, mungkin jika kamu tidak mengetahui rencana seseorang untuk memisahkan aku dengan Alan, aku dan Alan tidak akan ada disini juga " ucap Mila Apni menangis. kini Mereka Alan juga memeluk mereka.

__ADS_1


" aku yang banyak salah disini, aku juga ikut andil menyakiti kalian, maaf aku begitu egois, dan Genta aku akan berikan kamu tiket bulan madu dan juga rumah " semua tercengang.


" jangan becanda loe boss, jangan bikin PHP gitu " sangkal Genta yang masih belum percaya.


" ok gue tunjukin, Ulfa kemarilah " Ulfa datang membawa sebuah map dll.


" eh Ulfa masih kerja " tanya Genta.


" masih, karena Ulfa juga banyak membantu perusahaan jadi.. aku masih membutuhkan nya " Ulfa mengangguk sambil menyerahkan map.


" nih buat loe dan Apni hadiah terimakasih gue karena perjuangan loe " Genta menerima saat membukanya, Genta menganga mulut nya. Apni yang penasaran akhirnya ikut membaca sama hal nya Apni juga terkejut.


" astagah sejak kapan Loe punya ide gila ini " tanya Genta.


" baru baru ini, dulu loe pengen kan punya rumah impuan ke gini, makanya gue langsung beli tuh rumah " Genta memeluk Alan.


" makasih boss " ucap Genta, kini Apni juga memeluk Alan. Alan tersenyum dan memegang erat tangan Mila.


kini waktunya para tamu untuk memberi ucapan selamat pada kedua mempelai setelah melihat drama drama melow. disana ada Raditya dan Dokter Syifa bersiap untuk memberikan ucapan selamat.


" hai tuan Genta selamat ya, semoga samawa " ucap Raditya sambil memeluk Genta.


" terimakasih dokter Raditya, karena dirimu saya dengan Apni disini, terimakasih sudah ikhkas untuk melepas Apni "


" maafkan saya, karena saya juga egois memisahkan anda dengan Apni " Raditya menatap Apni.


" tapi saya rasa ada penganti saya lebih dari saya " ucap Apni yang menatap dojter Syifa yang di tatap malah tersipu malu.


" doakan saja semoga kami juga menyusul " Genta, Apni dan Syifa kaget akan ucapan Raditya dan kembali tersenyum.


" semoga mereka seperti kita ya yang " ucap Genta saat melihat kebersamaan Raditya dan Syifa.


" aamiin, Raditya orang yang begitu baik bahkan aku merasa bersalah " Genta menggenggam tangan Apni.


" nanti kita juga akan seperti itu " ucap Alan yang tak melepaskan genggaman nya.


" aamiin " Mila mengaamiinkan nya.


" kalau saja Genta tak memilki ide itu, aku pasti sudah kehilangan mu lagi " lirih Alan yang masih merasa bersalah, Mila mengelus lengan Alan.


" ini ujian dari Allah, mungkin jika tidak ada kejadian itu, kita tidak akan seperti ini dan Genta tak mungkin langsung menghalalkan Apni " Alan tersenyum dia bahagia kini Mila dan Sahabat nya telah memaafkan semua kesalahan nya.


Mila yang memilki hati yang lembut Genta yang rela melakukan apapun demi orang-orang yang paling dia cintai.


Resta begitu terharu melihat kemesraan Alan dan Mila, Genta dan Apni. " insyaAllah kita juga akan seperti itu ya dek " tiba-tiba Fian berada di samping Resta, Resta menatap Fian sambil tersenyum.


" aamiin " ucap Resta " semoga kelak aku dan ka Fian bisa selalu sama sama, meskipun hanya sebuah angan angan " lirih Resta dalam batin nya selalu berharap.


Apni dan Genta sudah berganti pakaian nya dan kini terlihat begitu fresh ketampanan dan kecantikan mereka selalu jadi perbincangan para tamu.



********


setelah pesta pernikahan kini cuti Apni dan Genta sudah berakhir mereka akan kembali bekerja, mereka lalu dengan penuh kebajagiaan.


" sayang " panggil Genta.


" ada apa? " Apni yang fokus dengan bersih bersih ruangan.

__ADS_1


" bulan madu kita abis lebaran aja ya " Apni mengangguk.


( Mp mereka othor skip aja ya kan mau bulan puasa hihihi lagian othor juga belum tau soal gituan dimaklumi lah ya)


mencium pucuk kepala Apni dengan begitu sayang nya,


Genta pamit akan berangkat lebih dulu karena ada meeting " yang " panggil Genta.


Apni yang sedang bersih bersih menoleh " ada apa " tanya Apni.


" sini dulu " Genta memanggil Apni, Apni mendekat tapi masih ada jarak kini Genta yang mendekati Apni dan tiba-tiba Genta menarik Apni agar lebih dekat kini mereka saling menempel, Apni sudah pasti malu malu dan mukanya menjadi memerah Genta tersenyum.



" jangan jauh jauh " manja Genta Apni tersenyum mereka bertatapan begitu intens dan Genta mendekatkan wajah nya tinggal 5cm lagi.


" ih jangan kita lagi puasa loh, ntar batal " Apni menutup wajah Genta, Genta tergelak.


" nanti aku jemput ya, hari ini berangkat bareng Mila aja dulu, kita buka bersama pasti kamu masih belum pulang kan "


" iya kita buka puasa di Rumah sakit aja, setelah itu kita tarawih bersama kan lumayan tuh deket mesjid juga " apartemen yang Genta dan Apni tempati memang dekat dengan mesjid.


" ya udah aku berangkat dulu " Apni menyalami tangan Genta, Genta mencium kening Apni.


" assalamualaikum " ucapan salam Genta.


" wa'alaikumsalam " Apni menjawab salam sambil tersenyum.


kini kesibukan Apni dan Mila menangani pasien hari ini begitu banyak, Alan dan Genta juga betemu klien kesibukan mereka karena pekerjaan tapi tak menyuritkan semangat puasa mereka.


pada akhirnya hari sudah menjelang sore " bro loe mau buka puasa dimana " tanya Alan.


" Rumah sakit hari ini Apni pulang abis maghrib, sekalian gue jemput " ucap Genta yang kini sudah bersiap siap untuk pulang.


" loe gak ketemu Mila boss " tanya Genta.


" titip salam aja deh, gue gak bisa harus pulang ini di tunggu di rumah " Alan juga akhirnya pergi.


kini Genta sudah sampai di Rumah Sakit semua pada mengangguk pada Genta karena mereka menghormati Genta.


" cie pengantin baru " ucap beberapa dokter Genta tersenyum.


" assalamualaikum "


" wa'alaikumsalam " setelah ada jawaban Genta masuk " yang kita buka bersama ini aku udah bawa makanan " Apni tersenyum.


kini adzan berkumandang mereka berbuka bersama ,untuk pertama kalinya di bulan puasa ini mereka akhirnya sudah halal.


saat Apni bersiri Genta mendekat, Apni kaget " a-ada apa! " tanya Apni gugup. Genta tetus maju dan Apni sudah Mentok karena terbentur meja kini tak bisa kemana mana. Genta menatap Apni begitu intens.


cup


Genta mencium bibir Apni, Apni terbelalak karena tiba-tiba Genta mencium nya.



" manis, penutup yang begitu manis " sedangkan Apni masih bengong. " yang yuk sholat " Apni kaget dan masih gugup sedangkan Genta geleng-geleng.


ini kesenangan baru Genta menggoda istrinya, Apni langsung pergi ke kamar mandi dengan muka yang masih memerah karena mendapatkan kejutan mendadak.

__ADS_1


******


alhamdulillah bisa up 2 episode lagi .


__ADS_2