
******
setibanya Fian dan Akmal di kantor fikiran Fian tetap tidak fokus, karena Fian masih memikirkan keadaan Restanya..
tok
tok
tok
bahkan ada yang mengetok pintu tak terdengar oleh Fian karena Fikiran nya sedang kacau
" woi ngelamun aja loe gan " Akmal yang masuk dan membuat Fian terjingkat karena kaget
" ish bisa gak sih loe kalau masuk permisi dulu atau ketok pintu dulu " Fian melemparkan pena ke Akmal
" loe tu yang fikiran nya kemana orang udah dari tadi juga ngetok pintu " cetus Akmal
" ck..." Fian hanya berdecak saja
" lagi mikiran apa loe pak Fian pagi pahi begini " ucap Akmal yang sengaja di buat Formal
" haish.. pasti lagi mikirin sang pujaan hati nya iya kan " tebakan Akmal tepat
" dih ternyata selain nyebelin loe bisa baca fikiran orang wah, wah hebat " Fian berdecak kagum " kenapa gak sekalian aja loe jadi peramal "
" oh itu gampang " ucap Fian yang semangat sambil memainkan alis nya kearah Fian, sedangkan Fian dibuat jengah
" gan gue punya rencana "
" renacana apa " timpal Fian
" gimana kalau pagi ini kita kesekolah saja " ucap Akmal Fian justru bingung masuh belum memahami rencana Akmal
" ck masih belum faham juga nih orang, katanya CEO pintar " kesal Akmal
" eh emang gue loe yang bisa ngeramal " Fian menjitak kening Akmal " udah buruan rencana loe apa? "
" begini, gimana kalau hari ini kita jesekolahan sang punjaan hati " lanjut Akmal
" maksud loe " Fian masuh belum Paham isi fikiran Akmal
" begini gue mau nyamar jadi anak sekolahan, secara umur gue kan baru 20 tahun nih, jadi masih terlihat seperti anak SMA pada umum nya " Akmal menjelaskan rencana dan misinya, sedangkan Fian sudah mulai mengerti maksud rencana Akmal
" kalau loe sih terserah mau jadi anak sekolahan atau jadi apa terserah " saran Akmal pada Fian
" hmm ok kita pergi " lanjut Fian yang langsung pergi, sedangkan Akmal hanya bengong karena Fian ikut dengan rencananya
" woi mau pergi gak nih " Fian yang menyadarkan Akmal dari lamunan nya
" ok semangat 45 " Akmal yang bahagia
Fian sudah menelfon kepsek yang ada di Dinata school sedangkan Akmal pun sama, mereka melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang, Fian terus tersenyum karena hari ini bisa bertemu dengan calon istrinya..
******
setibanya di sekolahan Kamal School Akmal turun dan Fian melanjutkan perjalanannya kesekolahan Dinata School, Akmal langsung menuju ruangan kepsek dan dia meminta seragam untuk penyamaran nya..
__ADS_1
dan inilah Akmal dengan seragam sekolah nya dia mencari ruangan sang pujaan hatinya dengan di dampingi kepsek, kebetulan hari ini sedang ulangan jadi sekolahan begitu hening,,
tok
tok
tok
pintu ruangan kelas 12-1 diketuk, sang guru mempersilakan masuk, munculah sang kepsek, para murid begitu tenang
" ehm assalamualaikum semuanya " ucap kepsek
" wa'alaikumsalam " jawab para murid
" kedatangan bapak kesini, ibgin menyampaikan bahwa hari ini kalian kedatang murid baru " ucap sang kepsek, dan akhirnya riuh diruang kelas mulai terdengar
" tenang semua tenang " lanjut kepsek " baiklah bapak akan perkenalkan orang nya ,silahkan masuk nak " pak kepsrk mempersilahkan Akmal
munculah Akmal yang sedikit gugup, dan semua siswi teriak karena kedatangan Akmal yang begitu tampan
" tolong semuanya tenang " ucap sang guru " biarkan dia memperkenalkan dirinya terlebih dulu, silahkan perkenalkan diri anda " lanjut sang guru tersebut
" ehm hai " ucap Akmal sambil tersenyum, pangandaran mata Akmal langsung tertuju kepada Neta, sesangkan Neta masih terkejut dengan kedatangan Akmal, bahkan dengan seragam sekolah nya
" hau juga " antusias murid
" perkenalkan namaku Akmal, Akmal Buana "
" wah nama yabg indah, sesuai dengan orang nya " ucap siswi
" hooh aku jadi terpesona " siswi yang lain berkomentar,
" mohon bantuan nya buat kalian semua " Akmal memberi hormat pada siswa dan siswi di ruangan tersebut
" dengan senang hati kami akan membatu mu " ucap para siswi
" baiklah saya harus kembali keruangan, silahkan pilih tempat duduk " pak kepsek yang mempersilakan Akmal
" pak saya permisi " ucap Akmal pada gurunya
" hmm silahkan " sang guru pun mempersilakan Akmal untuk duduk, sedangkan pak kepsek sudah kembali, Akmal mulai berjalan sedangkan Neta tetap fokus ke buku nya, dan Akmal duduk di samping Neta
" hai boleh aku duduk disini " ucap Akmal pada Neta, Neta kaget dengan kedatangan Akmal yang tiba-tiba sudah duduk di samping nya bahkan dengan tersenyum manis pada Neta
deg, deg, deg
degup jantung Neta begitu kuat karena Akmal berada di samping nya
" ya kenapa duduk dengan Neta, disin saja duduk nya " ucap salah satu siswi yang kecewa Akmal memilih duduk dengan Neta
" kita bertemu lagi " ucap Akmal, sedangkan Neta sangat canggung, Fian tersenyum melihat nya
" imutnya " batin Akmal " ingin rasanya aku bawa pulang " Akmal masih membatin
sedangkan Neta hanya manyun saja, karena ternyata Akmal beneran serius ingin lebih mengenal Neta, dengan begini Akmal bisa lebih dekat dengan Neta..
sedangkan di Dinata School Fian baru memasuki ruangan kepsek dia ingin menjalankan rencanya, tapi tidak dengan menyamar sebagai murid, dia menyamar menjadi guru, karena sang kepsek sudah mengetahui tentang Fian yang dimana umur nya menginjak 20 tahun sudah manjadi CEO dan lulusah S2 terbaik di luar negri..
Fian pun berganti pakaian nya yang terlihat lebih santai, yang biasanya penampilan nya luar biasa sebagai CEO muda
__ADS_1
dan sekarang Fian masih diruangan kepsek sedang berbicara serius, dan pak kepsek pun menemani Fian masuk ke kelas 12-1
tok
tok
tok
pintu ruangan diketuk munculah sang kepsek, pak kepsek berbicara dengan sang guru setelah selesai, pak kepsek kembali lagi ke ruangan nya
" perhatian buat anak-anak tolong tenang sebentar " ucap sang guru, dan para murid menjadi tenang kembali ,hanya ada satu murid masih fokus dengan memandang keluar sambil tersenyum, kebetulan tempat duduknya di sampung jendela, jadi dia swlalu melihat keindahan diluaran sana
" begini, hari ini kita kedatangan guru baru yang hari ini akan jadu guru pengawas untuk ulangan kalian " lanjut sang guru
sedangkan para murid makin penasaran,
" baiklah bapak akan prrsilahkan beliau masuk, ehm pak pengawas silahkan masuk " sang guru mempersilahkan nya masuk
munculah Fian semua mata takjub saat Fian muncul, banyak yang begitu kagum dengan ketampanan Fian, apa lagi para siswi yang begitu takjub bahkan sampe ada yang ngiler karena mulut nya menganga
Fian maaih melihat kesana kemari sebelum memperkenalkan dirinya, dan jatuh lah tujuan nya ke seorang gadis yang duduk dekat jendela yang masih fokus dengan keasikan nya, Fian tersenyum bahkan semua murid terasa terbang sast melihat Fian tersenyum
Fian sadar dan akhirnya dia kembali ke mode dingin dan datar nya
" assalamualaikum semuanya " ucap Fian
" wa'alaikumsalam " bapak ganteng ucap para siswi
" terkenal nama bapak Fian " Fian terhenti sejenak, dia tidak ingin orang lain tau siapa dirinya, jadi dia hanya menyebut nams Fian saja tidak dengan nama panjang nya
" salam kenal pak Fian " salaj satu siswi yang tersenyum manis kearah Fian
" pak, bapak udah nikah belum " tanya sang murid yang absurd
" kalau bapak belum nikah kita mau deh jadi calin istri bapak " timpal murid yang lain, sedangkan Fian tersenyum sedikit karena jengah pada mereka karen tujuan nya tak lain dan tak bukan calon istrinya
yang saat ini masih asik memandangi keluar, ntah apa yang dipandang nya sehingga dia tersenyum Fian menjadi penasaran, karena dia cemburu jika sang calon istri memandang cowo lain dia berniat menggoda Resta yang masih asik dengan lamunan nya
" oh iya, saya belum nikah " ucap Fian dan para murid begitu bahagia
" tapi sebentar lagi akan menikah " lanjut Fian, eh para siswi jadi patah hati
Fian memperhatikan Resta dan menju kearah Resta, tapi Resta masih belum sadar, para siswi begitu antusias tiba-tiba Fian berhenti disamping Resta dan melihat kearah dimana Resta melihat, Fian tersenyum karena Resta melihat burung srdang terbang ada yang sedang bertengger di pepohonan,,
Fian mencondongkan tubuhnya dan mukanya sedikit dekat dengan Resta
" apa yang kau lihat " tanya Fian berbisik
" hmm aku melihat burung, mereka sangat cantik, dan bahkan mereka terbang dengan bebas dengan sayap nya " ucap Resta yang masuh belum menyadari
" meskipun mereka terbang dengan bebas, tapi nyawa mereka terancam " timpal Fian
" hah maksud nya " Resta menautkan alis nya dan saat dia menoleh, Resta membelalakan matanya kaget karena hampir saja mereka berciuman tinggal 3cm lagi, sedangkan para siswi teriak histeris, tapi para cowo tidak suka dengan adegan itu, karena Resta idola para siswa bahkan mereka sering menyatakan cinta terang terangan pada Resta
sedangkan Resta tak peduli dia tetap cuek, karena tujuan nya adalah sekolah dan belajar, banyak yang iri pada Resta apa lgi para siswi, karena Resta selalu menjadi pusat perhatian bagi siswa cowo
*****
__ADS_1
tinggal jejak dan jangan lupa,, 🙏🙏❤️❤️