
******
saat mereka cemas Dokter akhirnya datang,, dan Dokter tersebut adalah Mila Muspida Dan Apni Octavia pacar Alan dan Genta,,
" assalamualaikum " ucap Mila dan Apni bersamaan
mereka menoleh, Alan tersenyum menyambut sang kekasih hati di balas senyuman oleh Mila
" sayang tolong periksa Resta " Helen yang nampak khawatir dan mempersilahkan Mila dan Apni memeriksa Resta, Mila mulai memeriksa Resta, hening tak ada suara
dan Mila selesai memeriksa Resta
" Resta hanya kecapean dan juga terkena air hujan jadi itulah sebab nya Resta drop, mih, pih " ucap Resta menjelaskan penyebab Resta drop, Mila dan Apni memanggil Rangga dan helen mamih dan papih
karena itu perintah dari sang calon mertua,, mereka akhirnya lega dengan penjelasan dari Mila,
" oya ini resep obat yang harus ditebus " mila menyerahkan resep trsebut pada Alan, dan Alan mengangguk lalu bergegas untuk pergi, sebelum Alan pergi dia kembali lagi
" tunggu aku " ucap nya pada Mila, Mila mengangguk
Fian, Akmal, Rasty dan Erwin tersenyum melihat Alan yang begitu mencintai Mila, terlihat jelas dari perlakuan Alan
" oya Rasty, kenalin ini calon mantu aku Dokter Mila Muspida dan Apni Octavia " ucap Helen yang memperkenalkan calon mantunya
" Mila tan " ucap Mila dan mencium tangan Rasty dan Erwin, sama Hal nya dengan Apni saat memperkenalkan diri
" calon mantu mu emang terbaik deh, selain cantik, ramah bahkan Dokter pula " ucap Rasty bangga pada calon mantu sahabat nya, mereka tersenyum
" ayo kita ngobrol di luar biarkan Resta istirahat " Helen yang mempersilakan mereka
saat mereka ngobrol tibalah Alan yang masih ngos ngosan karena tergesa-gesa
" ini obat nya " Alan menyerahkan obat tersebut pada Mila
" terimakasih, nanti berikan obat ini pada Resta saat dia bangun " jelas Mila, Alan mengangguk
sedangkan dikamar Resta Fian masih betah berdiri memandangi wajah cantik Resta, seulas senyum masih terlihat dari wajah nya, dia begitu bahagia ternyata gadis yang membuatnya berdebar adalah calon istrinya sendiri
saat Fian trsenyum tiba-tiba dikagetkan karena tepukan dari bahu Fian, Gian menokeh dan
pletak " aw sakit ****** " ucap Akmal
" abis nya loe kebiasaan ngagetin orang " ketus Fian, Fian kaget yang menepuk nya dia mengira orang lain
" gimana gan, ternyata dia gadis yang sama " goda Akmal
" bahkan dari tadi loe tu betah memandangi nya, sampe kaya orang gila senyum sendiri " ucap Akmal diapun memandang Resta
" tutup mata loe, gak usah mandang gitu juga kale " kesal Fian pada Akmal, ntah kenapa Fian gak suka jika ada orang lain memandangi yang akan jadi milik nya
" ck mulai deh posesif nya, bener kata ka Alan, loe tuh posesif sedari kecil udah keliatan " gerutu Akmal
" gak usah ngegurutu gue denger " Fian semakin ketus saja karena gerutuan Akmal
" udah kita keluar, ntar loe mandangin terus hal indah itu " Fian narik Akmal keluar kamar
__ADS_1
" dih pelit amat " kesal Akmal
" si amat aja gak pelit " timpal Fian, mereka menuju ruang tamu dimana semua orang sedang ngobrol, saat itu mereka menolah saat Fian dan Akmal datang
" oh iya nak Mila nak Apni, ini calon suami Resta " ucap Helen yang memperkenalkan Fian
" Fian " ucap Fian saat memperkenalkan diri
disambut oleh Mila dan Apni, saat Mila dan Apni mau pamit, Helen melarang mereka pulang karena sudah tengah malam, Helen dan Rangga khawatir pada mereka, akhirnya Mila dan Apni menginap di rumah Dinata
saat mereka sudah di kamar masing-masing, Fian masih belum bisa tidur dia ingat dengan kejadian saat dia tak sengaja menolong Resta dan bertatapan mata, Fian tersenyum " sekarang aku tau siapa kamu " gumam nya dan tak lama Fian pun tertidur
******
pagi menjelang mereka berjamaah menjalankan shalat subuh nya, dan saat itu rumah semakin ramai meskipun masih pagi, bahkan hidangan untuk sarapan sudah tersaji, karena para wanita di rumah itu memasak bersama ,saat para lelaki menikmati pagi nya di halaman
" ayo sarapan udah siap " ajak Helen pada mereka, mereka pun bergegas menuju dapur dan sudah duduk di tempat nya masing-masing
sebelum mereka sarapan, mereka mengobrol untuk menyusun Rencana untuk nanti malam,
" apa semua sudah di persiapkan " tanya Helen pada Rangga
" alhamdulillah sudah " jawab Rangga
" persiapan apa mih " tanya Mila yang masih belum mengerti
" nanti malam Resta ultah, jadi kita akan memberinya kejutan " Helen yang begitu senang
" gak sabar nunggu nanti malam " timpal Rasty
" dan Fian persiapkan diri kamu untuk nanti malam " ucap Erwin
ya udah kita mulai sarapan nya, sebrlum mereka memulai sarapan tak lupa mereka berdo'a dan sarapan dimulai, hening tak ada percakapan saat mereka sarapan
setelah selesai sarapan Mila dan Apni pamit untuk pulang dulu setelah itu mereka akan kembali ke Rumah sakit, Alan dan Genta yang akan mengantar mereka
" mih, pih, tan dan om " Mila pamit seraya mencium tangan mereka
" Apni juga pamit, hari ini ada jadwal operasi jadi kami masuk pagi " timpal Apni
" jangan lupa nanti malam datang keacara ya " ucap Rasty pada mereka
" insyaAllah mih " jawab Mila
" assalamualaikum " ucap Mila dan Apni, dan Alan juga pamit
" wa'alaikumsalam " ucap mereka bersama
" oya aku mau lihat calon mantu ku dulu " ucap Rasty
" iya ayo kita lihat " ajak Helen mereka pergi ke kamar Resta
" ck kita dianggurin ini " ucap Rangga
" ya begitulah, istriku pun lupa, apa lagi dia semalam juga kurang tidur karena memikirkan calon mantu nya " ucap Erwin yang sedikit kesal
__ADS_1
Fian dan Akmal hanya geleng geleng saja melihat 2 orang yang kaya anak remaja, Fian menuju kamar nya tiba-tiba dia terhenti di depan kamar Resta karena memang tak tertutup
Fian memperhatikan Rasty yang begitu telaten merawat calon istrinya itu, Fian tersenyum, Fian melihat Resta yang madih duduk bersender di tempat tidur, Fian ingin sekali masuk tapi dia urungkan, karena hari ini dia ingin menyelesaikan pekerjaan nya lebih cepat
" sayang, gimana keadaan nya " tanya Rasty
" alhamdulillah tan, udah mendingan " jawab Resta sambil tersenyum
Helen sedang membereskan bekas sarapan Resta
" udah tau adek gak bisa kena air hujan tetep nekat " kesal Helen
" adek suka hujan mam " jawab Resta
" suka air hujan tapi gak harus ujan ujanan juga " ucap Helen
" iya mam ma'af " jawab Resta yang merasa bersalah
" tunggu, sebelum Adek pinsan adek ditolong seseorang, seorang pria siapa mam " tanya Resta, Rasty tersenyum
" oh itu ka Alan sayang " jawab Helen berbohong
" hah masa, tapi adek ngerasa bukan ka Alan mam " Resta yang madih mengingat ngingat, karena saat itu penglihatan nya memang kabur
" udah sayang jangan difikirkan, istirahat aja dulu ya " Rasty yang menyuruh Resta untuk istirahat
" iya tan, aish mam Resta lupa hari ini ada tugas sekolah Resta mau sial siap dulu " Resta akan beranjak dari tempat tidur nya
" ish ini anak keras kepala, nanti semua itu papih yang urus " Helen yang mulai kesal karena Resta memang keras kepala
" tapi mam " lirih Resta, Rasty tau ada kecemasan di wahah Resta
" sebaiknya Resta istirahat dulu ya sayang, Resta masih lemah, nanti kalau ada apa-apa di sekolah gimana " Rasty yang memberikan pengertisn pada Resta, karena Rasty khawatir
" iya tan, makasih sudah mengkuatirkan Resta " lirih Resta yang hampir menangis, Rasty memeluk Resta
" mamih tau adek anak yang gak suka bolos, tapi lihat kondisi adek " timpal Helen
" udah Helen jangan kesal gitu ih, kasian Resta " Rasty yang masih memeluk Resta
ternyata ada seseorang yang sedari tadi memperhatikan mereka, yaitu Fian sedari tadi Fian berdiri di depan pintu, saat mendengar Resta ingin pergi ke sekolah Fian begitu khawatir hampir saja tadi dia masuk saat Resta mulai turun dati ranjang nya, untung sang mamah melarang nya
Fian merasa lega karena Resta menuruti omongan sang mamah
" astagah keras kepala sekali, untjng mamah bisa membujuk nya huh " Fian yang menggerutu
" ck kebiasaan menggerutu " Akmal yang baru muncul
" udah gak usah nyambung terus kabel nya udah gue potong " ketus Fian pada Akmal
" hahahaha " Akmal terawa
" mau tertawa apa potong gajih " kesal Fian, Akmal langsung menghentikan tawanya
" sorry gan " ucap Fian dan mereka pun pergi, Fian ingin menyelesaikan pekerjaan nya lebih cepat karena untuk persiapan nanti malam, dia tidak ingin melewatkan acara tesebut apa lagi ini acara untuk pertama kali Fian hadir..
__ADS_1
****
ma'af baru up lagi 🙏🙏😊😊