Life Is Love

Life Is Love
Rama dan Riska


__ADS_3

********


" ka Al bangunin Resta ka " teriak Neta, Fathan, Sam, Mirna dan Helmi hanya berdiam sambil menangis, apa lagi melihat Neta yang begitu menyayangi sahabatnya.


" ka Al, Neta mohon ka, bangunkan Resta " suara Neta mulai melemah karena lelah menangis, Mirna langsung sigap memeluk Neta dan memenangkan Neta.


" ini boong kan bund, Resta gak mungkin koma kan bund, apa yang harus Neta lakuin bund! hiks.. hiks "


" nak Neta tenang ya! ka Al juga akan berusaha untuk menyembuhkan nak Resta kita bantu do'a " akhirnya Neta mulai tenang.


" jika Resta tak bangun juga maka Neta akan memberitahu keluarga Dinata " Neta menatap Resta " maafin aku Neng, aku gak bisa janji aku harus mengingkarinya, demi dirimu demi kesembuhan mu " batin Neta


" Sam kita akan meneliti lagi, kita harus buat obat untuk Resta agar tetap bertahan " ucap Fathan yang hampir putus asa.


" tuan kita tidak bisa melebihi kehendak Allah " ucap Sam.


" aku tahu Sam! aku tahu tapi kita berusaha semoga usaha kita tak menghianati hasil " akhirnya Sam dan Fathan pergi ke ruangan khusus penelitian, Fathan sengaja membangun ruangan khusus untuk penelitian nya.


**********


Di kediaman Dinata


" mih tinggal 3 haei lagi pertunangan Fian, apa yang harus kita lakuin, kaka gak sanggup lihat adek " ucap Alan sedih.


" bukankah ini yang adek mau ka, dia yang mengatakan kenyataan nya, jadi kita tidak bisa melakukan apapun " ucap Helen.


" ngomong ngomong dimana adek " tanya Rangga.


" ah iya! tadi Neta menghubungi kk, kalau Neta dan Resta ingin liburan jadi Neta ingin menghibur Resta katanya "


" baguslah, setidaknya papih harap Resta tak datang di acara pertunangan Fian " ucap Rangga, Helen hanya diam disaat seperti ini Helen tak bisa membantu Resta.


Di Kota S


" apa Fian sudah mantap dan yakin " tanya Erwin, karena Erwin melihat Fian seperti tidak ada keyakinan.


" iya pah! " ucap Fian.


" udah lah pah, lagian ini jufa udah pilihan Fian jadi gak usah di bahas lagi " ucap Rasty.


" tapi mah, papah masih berharap kalau Restalah yang jadi menantu kita ".


" pah, apa papah gak dengar dengan pengakuan Resta kalau dia tak mencintai anak kita Fian, dia memilih Fathan anak Mirna " Rasty mulai kesal


" tapi mah, papah yakin itu hanya alasan Resta saja mungkin saja ada hal yang di sembunyikan Resta " Erwin tetap belum yakin.


" udahlah pah, mamah udah terlanjur kecewa awalnya mamah juga berharap Resta lah calon menantu kita tapi mamah sangat kecewa "


" tolong jangan bahas dia lagi " semua diam saat Fian mengatakan jangan bahas " dia " lagi, itu artinya Fian tidak ingin ada hubungan apapun lagi dengan Resta.


" Fian berangkat dulu assalamualaikum " Fian berangkat setelah mencium tangan kedua orang tuanya.


" papah lihat gara gara Resta Fian jadi seperti ini " Eewin menatap Fian sendu.

__ADS_1


" loh mah, Fian kemana! " tanya Akmal yang baru turun.


" udah pergi " ucap Erwin.


" hah! " kaget Akmal akhirnya Akmal juga pamit dengan buru buru.


" loh, loh Akmal gak sarapan dulu " tanya Erwin.


" gak pah, Akmal buru buru " sesampainya di luar Akmal tak melihat adanya mobil Fian.


" aaaakh! Sia* tuh anak kenapa lagi sih, ninggalin gue semenjak putus dari Resta gak bener paman Jo paman " teriak Akmal.


" ada apa lagi Akmal! " tanya Rasty


" hih nyebelin deh tuh anak ninggalin Akmal lagi " gerutu Akmal. " paman Jo " panggil Akmal.


" eh iya tuan " Jo baru nongol dari dapur.


" yuk anterin Akmal ke kantor " Jo mengikuti Akmal dan kini mereka di mobil menuju kantor " awas aja loe yah gue lempar loe dari jendela perushaan " Akmal selalu menggerutu karena kesal.


*********-


Di kediaman Yudiahtira


" akhirnya sayang sebentar lagi kamu akan menjadi nyonya Kamal " ucap Farah begitu bahagia. " kini orang-orang akan tahu kekuatan perusahaan kita "


" hmm iya mah, akhirnya tidaj sia sia usaha Ega buat selalu nempelin Fian pada akhirnya Fian akan ada dalam genggaman Ega "


" papah ini bukan nya dukung anak nya malah maya gitu, kenapa sih papah selalu saja sinis jika mamah dan Ega berhasil dalam melakukan hal apapaun " ucap Farah kesal.


" karena kalian melakukannya dengan ambisi bujan dengan hati "


" alah papah jangan muna deh, kalau Ega dan mamah gak kayak gini apa papah bisa menjamin perusahaan papah akan sukses dan maju " Yusuf menatap tajam Farah.


" jadi menurut kalian begitu " ucap Yusuf yang seperti mengintimidasi. Ega hanya diam.


" ya iyalah, coba kalau kita gak bantu papah perusahaan mungkin akan bangkrut " brak Yusuf menggebrak meja dan pergi meninggalkan Farah dan Ega. Farah dan Ega terkesiap karena baru kali ini Yusuf begitu sangat marah.


Riska mengejar Yusuf " pah " panggil Riska.


Yusuf berhenti " maafin Riska karena gagal " Riska merasa bersalah.


" tidak nak, jangan menyalahkan dirimu kamu sudah berusaha sebisa mungkin, dan papah berterima kasih padamu " ucap Yusuf bangga dan mengelus rambut Riska.


Riska tersenyum perlakuan Yusuf selalu hangat padanya bahkan Yusuf tak pwrnah marah pada Riska, karena menurut Yusuf Riska selalu bisa Yusuf andalkan tidak seperti Ega anak kandung nya.


" mau ke kantor kan, ayok papah anter sekalian " Riska tersenyum.


" hmm makasih pah, tapi Riska ada janji dengan Rama " ucap Riska malu malu bahkan terlihay oleh Yusuf, Yusuf tersenyum.


" apa kamu menyukai Rama " ucap Yusif tang mampu membuat Riska kaget.


" ma.. ma.. maksud papah " ucap Riska terbata.

__ADS_1


" paoah tau dari duku nak, tapi kamu selalu mengalah demi Ega, tapi kali ini papah mohon kejarlah kebahagiaan mu, cukup selalu berkorban papah yakin Rama pasti menyukai mu juga " Riska malah dapat dukungan sari Yusuf.


" tapi Riska gak pantas buat Rama pah " ucap Riska sedih.


" yang pantas tidak nya itu bukan kamu yang menilai sayang, dan Rama bukanlah lelaki yang seperti itu hmm " Riska tersenyum " semoga berhasil papah doakan yang terbaik untuk mu " Riska mengangguk dan Yusuf menuju mobil nya.


tiba-tiba ada mobil masuk, Yusuf tau itu siapa " assalamualaikum pah " ucap Rama Yusuf menyambut Rama dan memeluk Rama lalu berbisik.


" tolong bahagiakan anak papah Riska, sudah cukup dia mengalah dan berkorban kali ini buatlah dia bahagia Rama papah percaya padamu " Rama kaget dan setelah itu tersenyum memeluk erat Yusuf.


" insyaAllah Rama janji pah, Rama gak akan buat papah kecewa, karena Riska gadis yang begitu sepesial " akhir nya Yusuf pamit dan pergi dengan senyum kebahagiaan.


" hai tadi ngomong apa aja sama tuan Yusuf " ucap Riska


" udah jangan manggil papah Yusuf formal gitu di depan aku " ucap Rama, Riska tersenyum. " sudah siapkan ayok " ajak Rama dan Rama tiba-tiba mengenggam erat tangan Riska, Riska kaget di balas senyuman oleh Rama.


" kali ini aku akan membuatmu bahagia Riska, kamu gadis yang berbeda aku menyukai mu Riska, dan aku akan berjuang untuk membuat mu menerima ku " ucap Rama dalam hatinya.


sebenarnya Rama sedari dulu memang menyukai Riska tapi karena Yusuf salah faham tentang kedekatan nya dwnga Ega jadi Yusuf menyangka bahwa Rama menyukai Ega, dan Rama tak bisa menolak keinginan Yusuf.


kini Rama akan berjuang kembali menggapai cintanya Riska, karena dulu dia sempat membuat Riska kecewa karena Rama memilih Ega.


" tada! kita sampai " ucap Rama. Riska bengong jadi Rama masih ingat tempat ini, tanoa Riska sadari Rama sering mekuhat Ega menghabiskan waktunya di taman buatan yang penuh dengan bunga.


Rama langsung menarik tangan Riska, Riska hanya mengikuti kini mereka sampai di tengah tengah padang bunga yang Indah.


" Rama ini " tanya Riska karena sudah lama Riska tak pernah datang kemari.


" aku membeli tempat ini, karena ada seseorang yang selalu datang kemari jadi aku tidak mau tempat ini di hancurkan " Riska tersipu malu.


" dan tempat ini aku hadiahkan untuk mu " Riska kaget dan tidak percaya apa yang Rama ucapkan.


" ma.. maksudmu apa! " tanya Riska, Rama tersenyum.


" hadiah special forcial untuk gadis yang special juga seperti mu " Riska melepaskan genggaman Rama, Rama hanya terdiam.


" Rama jangan seperti ini, bukankah yang kamu cintai Ega " tanya Riska tiba-tiba Rama menggeleng.


" bukan! aku tidak mencintai Ega selama bertahun-tahun kesalah fahaman ini selalu berlanjut dan tanpa aku sadari aku telah menyakiti seorang gadis " Riska terbelalak kaget.


" kau kaget kan, sejak dulu aku menyukaimu Riska, tapi karena papah Yusuf salah faham karena kedekatan ku dengan Ega jadi dia menjodohkan aku dengan Ega " Riska tidak bisa berkata apapun hanya diam.


" dan kamu tau, tadi papah Yusuf sudah merestui kita " kesekian kalinya Riska kaget dan Rama tersenyum menurur Rama Riska sangat imut jika expresi seperti itu.


" apa papah Yusuf " Rama menggangguk Riska meneteskan airmatanya. Rama ingin memeluk nya tapi takut Riska marah.


" papah menyuruhku untuk membuatmu bahagia, dan papah juga minta maaf " kini Riska menangis dan terlihat badan nya bergetar.


" Riska mau kah kamu menikah dengan ku " ucap Rama, Riska langsung menatap Rama yang merentangkan kedua tangan nya, dan Riska langsung memeluk Rama dan mengatakan.


" iya, aku mau Rama " akhirnya Cinta Rama terbalas " terimakasih sayang " ucap Rama lembut, Riska memyembunyikan wajah nya yang memerah di dada nya Rama, ternyata Riska manja juga.


selama ini yang Rama tau Riska selalu menunjukan dirinya yang angkuh bahkan tak terlihat lemah, ternyata dia melakukan itu hanya untuk menyembunyikan kesedihan nya.

__ADS_1


__ADS_2