Life Is Love

Life Is Love
Dokter Al-Fathan Harris


__ADS_3

*****


semua orang menatap Genta dan juga Resta, yang paling jadi pusat perhatian adalah gadis cantik anak dari Rangga Dinata dan Helen Dinata, bahkan orang-orang belum tau dengan wajahnya di buat takjub. Nona muda dari Dinata begitu cantik dan juga sangat imut.


" apakah itu Nona muda "


" yaampun cantik sekali "


" imut sepertinya masih anak sekolahan "


" astagah ini perdana Nona muda muncul di RS RRD ( Resta Risella Dinata) "


" itu artinya dialah pemilik RS ini "


banyak orang-orang yang membicarakan Resta, bahkan kagum dengan kecantikan nya. karena ini pertama kali mereka melihat sang Nona muda dari keluarga Dinata.


" kaka ih ribut mulu, Resta jadi malu ini " ucap Resta yang melihat orang-orang menatap nya.


" Jovita, Asri awas ya kalian " kesal Apni.


" maaf dokter kami kira tadi pak Genta... " ucap Jovita terpotong saat dengan tegas Genta membentak nya.


" apa? " Asri dan Jovita menundukan kepalanya karena merasa bersalah, tuduhan mereka tidak benar.


ting


lift terbuka munculah Alan dan Mila.


" astagah adek ko belum pulang " Alan bergegas menghampiri Resta.


" ada apa ini " saat Alan sadar mereka memperhatikan Resta.


" tuh gegara 2 asisten Mila sama Apni bikin kacau " ucap Genta masih menatap Jovita dan Asri.


" udah ih jangan lihatin mereka gitu, lihat tuh mereka jadi takut lihat kamu " ucap Apni yang kasihan melihat Jovita dan Asri.


" Resta sayang gak apa-apa kan" tanya Mila.


" Resta gak apa-apa ka. cuma Resta jadi pusat perhatian " Resta masih malu, niat hati cuma mau mengantarkan berkas eh malahan jadi gini.


" ck... gak usah malu dek, udah waktunya orang-orang tau siapa adek " jelas Alan.


" tapi kan ka..." ucapan Resta terhenti.


" tapi apa? sekarang tegakan kepalanya, jangan nunduk gitu. udah waktunya orang-orang tau siapa Resta yang berdiri di sini , ngerti " perintah Alan tanpa di bantah.


Resta mengangguk dengan begitu imut, siapa yang tak terpanah akan keimutan Resta, banyak orang-orang yang ingin membawa Resta pulang ( emang anak kucing apa Resta hadeh).


" ya ampun Nona muda imut banget "


" boleh gak aku bawa pulang "


" astagah mau dekatin tapi udah takut duluan ini mah " ucap para Dokter laki laki dan yang lain.


Alan memeluk Resta " udah ih jangan cemberut " Alan sengaja menggoda Resta.


mereka kagum pada Alan yang begitu hangat dan mencintai adik nya dengan perlakuan nya.


ada seseorang yang menatap Resta sambil tersenyum " manja tapi aku suka " gumam nya.


" Resta udah mau pulang " tanya Mila sambil mengusap lembut tangan Resta.


" iya ka " ucap Resta lembut dan pelan.


" tapi kaka gak bisa anter ini kaka sama ka Genta harus balik ke kantor lagi " ucap Alan.


" terus siapa yang ngaterin Resta " ucap Apni.


" Resta kan bawa mobil ka " ucap Resta.


" hah adek nyetir sendiri " kaget Alan.


Resta mengangguk " ya udah kalau gitu kaka berangkat, ingat jangan ngebut bawa mobil nya " Alan yang khawatir dan peduli pada adik tersayang nya, ya meskipun kadang ada aja tingkah Alan yang membuat Resta kesal.


Alan dan Genta keluar dari RS lebih dulu. Resta tersenyum pada para pegawai di RS, seketika banyak yang mematung melihat senyuman Resta, ada yang memegang dadanya, ada yang hampir jatuh saat jalan pas melihat Resta tersenyum.


" ka Resta pulang ya " pamit Resta sama Mila dan Apni.


" iya hati hati ingat tadi apa yang ka Alan ucapkan " jelas Mila.

__ADS_1


" siap Boss " Resta memberi hormat pada Mila. dan Mila mencubit gemas pipi Resta.


" aw sakit ka " Resta mengaduh sakit.


" hehehe soal nya kk guemes tau " ucap Mila, Apni malahan hanya tersenyum.


" Jovita Asri gak mau minta maaf " tegur Apni, Jovita dan Asri tersentak saat di tegur oleh Apni.


" gpp ka gak usah ini cuma salah faham ko " ucap Resta yang tersenyum pada Jovita dan Asri, eh yang di senyumin malahan bengong.


" Jovita Asri, ya tuh anak " tegur Mila kesal.


" eh iya ma'af Nona muda, saya salah " ucal Jovita lirih.


" iya saya juga minta maaf gegara kita Nona jadi pusat perhatian " ucap Asri yang penuh sesal.


" hmm gpp, lagian Resta juga salah ko menyembunyikan wajah Resta, benar kata ka Alan mungkin udah waktunya orang-orang tau Resta ka, jadi kk gak usah khawatir " ucap Resta lembut.


Jovita dan Asri tersenyum ,selain cantik ternyata Nona muda dari keluarga Dinata baik bahkan begitu sopan dan lembut.


seseorang tersenyum saat melihat kelembutan Resta bahkan dia kagum, karena Resta memaafkan orang yang jelas salah menuduh nya.


" menarik, cantik, baik dan juga lembut, ck..aku jadi penasaran " orang tersebut penasaran pada Resta. bahkan orang tersebut tersenyum dan berlalu begitu saja.


*******


di kota S di perusahaan Kamal Corp.


" bagaimana apakah kerjasama dengan Yudishtira Group lancar " Fian bertanya dan memastikan.


" alhamdulillah sejauh ini tidak ada kendala pak " ucap Ririn.


" bagus " ucap Fian tegas.


" kalau begitu saya permisi pak " Ririn pun keluar.


Fian duduk bersandar di kursi kebesaran nya, dia tersenyum dikala ingat dengan Restanya.


" ck.. aku merindukan nya " monolog Fian saat menatap photo Resta di Hp nya.



photo saat Resta sedang membuka gorden di kamar Fian dan Fian mengambil photo Resta saat Resta menatap Fian.


sedangkan di Kota J di kediaman Dinata malam tiba dan mereka sedang makan bersama.


" gimana Alan lancar " tanya Rangga.


" alhamdulillah pih lancar, dan RS kita juga merekrut Dokter terbaik yang kelulusan terbaik " jelas Alan.


" hmm baguslah kalau begitu " ucap Rangga puas.


" adek kenapa? " tanya Helen.


" eh emang adek kenapa? " Resta malah balik bertanya.


" lah mamih tanya malah balik nanya, dari tadi tuh adek cemberut mulu " timpal Helen.


" gpp ko mam " ucap Resta.


" adek masih kesal dengan kejadian di RS kan " tanya Alan tepat. Resta mengangguk.


" emang ada apa di RS " tanya Helen penasaran sedangkan Rangga udah mengetahui hal tersebut.


" tadi mih di RS Genta di tuduh selingkuh " timpal Genta.


" hah selingkuh " Helen menatap Genta dengan curiga.


" ish mamih natap Genta jangan gitu, tadi tuh asisten nya Mila sama Apni salah paham, nuduh Genta selingkuh sama Resta " jelas Genta.


" astagah ko bisa " kaget Helen yang tak tahu menahu.


" karena Resta memakai masker mih, orang-orang kan belum tau Resta " ucap Genta membenarkan.


" astagah benar juga adek kan jarang tampil, banyak orang gak tau adek itu siapa " timpal Helen menatap Resta.


" adek gak mau mam, orang-orang tau adek ini siapa " Resta memang tidak suka orang lain tau dia siapa.


" adek udah waktunya orang-orang mengetahui identitas adek, apa lagi nanti adek juga bakalan jadi menantu keluarga Kamal " jelas Rangga pada Resta.

__ADS_1


" iya Adek terserah papih aja deh " ucap Resta pelan.


Helen mengusap lembut kepala Resta, Helen sangat tau Resta yang selalu menyembunyikan identitas nya, bahkan di sekolahan pun Resta tak ingin orang menyebut nama lengkap nya jadi nama Dinata di rahasiakan.


******


dia apartemen seorang pria sedang menatap langit di balkon nya, sambil menyesap kopinya dia tersenyum ingat kejadian siang tadi saat tak sengaja bertabrakan dengan seorang gadis.


" sekarang aku tahu siapa kamu, kamu yang selalu bersembunyi bahkan orang pun tidak tau siapa dirimu, mengagumkan, jarang sekali ada gadis yang tidak ingin di ketahui identitas nya. bahkan dia bujan lah gadis sembarangan menarik " ucap nya yang terus bergumam dia begitu penasaran dengan Resta, bahkan dia mulai tertarik.


dretttt... dreettt.


Hp nya bergetar " hallo " ucap nya.


" hallo Tuan,perusahaan yang ada di kota S aman terkendali " ucap di sebrang telfon


" bagus, kamu atasi semuanya aku percayakan padamu sam " ucap nya


" baik tuan terimakasih atas kepercayaan yang tuan berikan padaku " ucap seseorang yang dipanggil sam.


" hmm aku disini masih ada urusan " timpal nya.


" kenapa Tuan tidak memegang RS yang tuan miliki " ucap seseorang kembali yang di sebrang.


" aku lebih suka di tempat yang berbeda sam "


" tuan hebat selain dokter tuan juga seorang CEO dari Al Harris Group "


" kau selalu memuji ku sam, baiklah sam kabari juka terjadi sesuatu "


" baik tuan " sambungan terputus.


ya yang sekarang bertugas jadi Dokter sekaligus CEO di Al Harris Group yang umur 23 tahun tapi sudah sukses dan dialah anak dari Helmi Harris dan Mirna Harris putra satu satunya pewaris keluarga Harris... yaitu AlFathan Harris..


dan yang menelfon itu asisten pribadinya skaligus yang berperan penting di perusahaan Al Harris Samuel..


drettt... dretttt


bunyi Hp kembali terdengar


" assalamualaikum bunda " ucap salam Fathan pada bunda nya.


" wa'alaikumssalam sayang,gimana betah " tanya sang bunda


" alhamdulillah betah bund "


" *syukurlah bunda khawatir takutnya Al gak betah "


" aku pasti betah mom, apa lagi ada cewek cantik yang ingin aku kenal lebih dekat* " batin Fathan.


" sayang nanti ayah akan menyusul " ucap sang ayah.


" memang di New york udah kelar tuh kerjaan " ucap Fathan pada ayah


" aish kau ini meragukan ayah kamu anak nakal " ucap dang daddy.


" ya sudah Al istirahat dulu gih, bunda tutup telfon nya assalamualaikum " ucap sang bunda


" wa'alaikumsalam bunda, ayah " obrolan mereka di akhiri, Fathan hanya tersenyum.


Harris Family....


AlFathan Harris seorang Dokter dan CEO




bunda Mirna Harris



ayah Helmi Harris...




*******

__ADS_1


semoga suka ya dengan Visual nya..


maaf orhor baru up lagi 🙏🙏


__ADS_2