
******
setelah mereka sekeaai makan malam, mamah Rasty dan papah Erwin berada dikamarnya, mereja ingin melanjutkan pembicaraan mereka saat di meja makan.
" pah, gimana kalau besok kita bertemu dengan Rangga dan Helen. kebetulan mereka masih ada di kota S pah, takut nya mereka pulang ke kota J " ajak Rasty ke Erwin
" ya udah mah. papah telfon dulu Rangga semoga mereka belum pulang ke kota j " antusias Erwin, dan Rrwin menghubungi Rangga
tuuuut, tuuutt
saat ini Rangga dan Helen sedang berada di kamar Hotel,
drrrrttt, drrrttt
" pah ada yang nelfon tuh " ucap sang istri Helen
" bentar mah papah lagi mandi ini, coba mamah angkat siapa tau ada yang penting " ucap Rangga yang di kamar mandi
akhirnya Helen melihat ke layar Hp Rangga dan bertuliskan nama Erwin, Helen terdiam sejenak berfikir " Erwin " ucap nya dan akhirnya Helen menggeser tombol hijau,
" hallo.. assalamualaikum " ucap Helen
" wa'alaikumsalam " ucap di sebrang sana
" oya pak Rangga ada " ucap si penelfon
" oh.. pak Rangga lagi di kamar mandi, ada keperluan apa " tanya lembut Helen
" saya ada perlu dengan nya, tunggu ini siapa nya pak Rangga " ucap si penelpon kembali
" saya istrinya pak Rangga " ucap Helen
di rumah Erwin dan Rasty begitu bahagia,
" pah itu Helen pah, coba VC aja pah mamah kangen " ucap Rasty yang menggoyang goyangkan lengan Erwin
" iya tunggu mah, sabar napa " ucap Erwin
" oya maaf sekali lagi, bisa kita alihkan ke VC aja " ucap Erwin kembali
" baiklah tunggu sebentar " ucap Helen akhirnya dialihkan ke VC munculah muka Helen dan Erwin
" Helen,, astagah? apa itu kamu " antusias Rasty saat melihat wajah Helen
dan Rasty pun sama kaget nya
" astagah? Rasty " Helen yang berteriak
sedangkan Rangga dikamar mandi kaget saat mendengar Helen menyebutkan nama dengan sedikit berteriak, tiba-tiba Rangga langsung keluar,
" mih ada apa? kenapa mamih teriak gitu, papih sampe kaget ini " ucap Rangga yang baru muncul dari kamar mandi, saat Helen mengaluhkan pabdangan nya ke arah Rangga tiba-tiba
" aaahhhh " Helen beteriak Rangga panik
dan pastinya Erwin dan Rasty pun kaget mereka juga sama hal panik nya,
" Helen, Helen Hallo, Helen ada apa, kenapa kau berteriak " ucap si penelpon tak lain Rasty
__ADS_1
" ma'af, ma'af Rasty tadi ada tikus " ucap Helen yang terlihat mukanya merah
" kau tidak apa-apa kan sungguh " ucap Rasty yang khawatir
" iya tidak apa-apa " Helen yang nyengir
" tunggu sebentar Rasty, aku ada perlu taoi jangan ditutup dulu " ucap Helen
" iya baiklah " ucap Rasty, Helen menuju kearah Rangga dengan muka yang merah karena malu
" ck.. pih ih, itu " tunjuk Helen
" apaan sih mih " jawab Rangga yang tak mengerti " kenapa muka mamih metah gitu " tanya Rangga
" ish papih, gak lihat itu " tunjuk Helen kebawah, dan Rangga melihat arah telunjuk Helen dan saat sadar jeng, jeng
" aaaaahhhh " Rangga teriak dan langsung masuk kamar mandi " ma'af mih papih lupa " ucap Rangga yang malu juga
" astagah, papih untung tuh Hp gak mamih alihkan ke arah papih " Helen tepuk jidat, ternyata saat Rangga keluar dia lupa tak mengenakan apapun, Helen tertawa diluar menertawakan Rangga, dan Helen menuju ke tempat tidur mrngambil Hp nya kembali
" Hallo " ucap Helen
" Helen tadi kenapa Rangga teriak " ucap Erwin yang penasaran
" hehehehe biasa insiden kecil " ucap Helen yang memperlihatkan giginya,,
" oya Helen kamu masih dikota S kan " ucap Rasty
" iya ini masih di hotel " ucap Helen, tak lama keluarlah Rangga dari kamar mandi dengan baju tidurnya
" siapa sih mah yang nelpon " ucap Rangga yang sambil duduk disampung Helen, saat melihat Hp nya Rangga kaget
" apa kabar kalian " ucap Erwin dan Rasty
" alhamdulillah kami baik, dan kalian " ucap Helen
" ya seperti yang kalian lihat " ucap Rasty
" oya gimana kabar Fian, waktu itu dia masih kecil kan saat Lahir Resta " tanya Rangga
" iya dia baik, dan sedang menjalankan bisnis juga " ucap Erwin
" aku dengar dia memang hebat umur 19 tahun, tapi kemampuan dalam bisnis nya sangat keren " ucap Rangga yang sedikt tau tentang Fian
" apa kamu pernah bertemu denhan nya " ucap Erwin memastikan
" belum, aku hanya dengar dari rekan bisnis ku juga " ucap Rangga
" pah sini aku mau ngomong sama Helen " ucap Rasty " Helen bisa kita bicara ini penting "
" oya Rasty apa yang mau di bicarakan " tanya Helen yang penasaran
" kamu masih ingatkan, perjodohan dulu, kalau anak mu perempuan kita akan menjodohkan nya " ucap Rasty yang sanhat antusias
" ah iya aku ingat, terus apa masih mau lanjut " ucap. Helen yang sama hal senang nya
" begini bagaimana kalau besok kita bertemu, kita atur saja pertemuan nya bagaimana " ucap Rasty yang mengusulkan saran nya
__ADS_1
" hmm ok baiklah, kitabertemu dihotel tempat aku nginep saja, bagaimana " ucap Helen kembali
" besok apa kamu ada waktu dengan Rangga " ucap Rasty yang memastikan ,Rangga sedang berfikir apakaah besok ada jadwal atau kosong,
" besok tidak ada jadwal untuk ku " ucap Rangga
" nah kebetulan Erwin juga sedang kosong, kita bertemu besok ya aku sudah tidak sabar mau membahas nya " ucap Rasty
" ok, ok baiklah. " ucap Helen
" ya sudah kita akhiri obrilan kita hari ini, besok kita ketemu " ucap Rasty yang begitu bahagia
" baiklah aku tunggu, assalamualaikum " ucap Helen
" wa'alaikumsalam " sahut Rasty, panggilan VC diakhiri
di tempat Erwin dan Rasty " aaahh mamah udah gak sabar pah, ketemu Helen dan Rangga " ucap Rasy
" iya mah, ayo kita tidur udah malam, karena ngobrol kita jadi lupa waktu " ajak Erwin pada sang istri, mereka akhirnya memutuskan tidur
******
keesokan harinya di kediaman kamal, Erwin dan Rasty sudah duduk manis di meja makan seperti biasa menunggu sang anak,
tap, tap, tap langkah kaki menuruni anak tangga,
" pagi mah, pah " seperti biasa ciuman mendarat di pipi sang mamah, muka Erwin semakin di tekuk, sedangkan Fian hanya tersenyum melihat Erwin
" oya Fian hari ini mamah sama papah akan pergi " ucap Rasty yang mengambilkan nasih buat dang suami
" hmm mau pergi kemana mah, pah " ucap Fian
" mau bertemu dengan sahabat lama " ucap Rasty yang tersenyum kearah Fian ,Fian memicingkan mata nya " ada yang aneh, kenapa pagi ini mamah terlihat begitu bahagia " batin Fian
" oh ya sudah, memang mamah sama papah mau bertemu dimana " ucap Fian kembali
" mamah dan papah janjian di Hotel XXX " ucap Erwin sambil mengunyah makanan nya
" oh hmm Fian udah selesai Fian berangkat dulu pah, mah " ucap Fian yang tak lupa mencium tangan ke dua orang tuanya
" assalamualaikum " ucap Fian sambil berjalan kearah pintu, dan disana Akmal sudah menunggu
" wa'alaikumsalam " ucap Erwin dan Rasty bersamaan
" ayo pah kita juga siap siap, mah udah gak sabar " ucap Rasty
" hmm iya ayo kita juga bersiap siap " ajak Erwin
******
dihotel dimana Helen dan Rangga sedang duduk di restaurant menunggu kedatangan sang sahabat,,, yabg ditunggu akhirnya muncul, Rasty langsung berlari kearah Helen dab Helen langsunh berdiri dari tempat duduk nya
" Helen " ucap Rasty yang langsung memeluk Helen
" astagah Rasty " ucap Helen yang memeluk kembali Rasty
sedangkan Rangga dan Ewin juga berpelukan, sahabat yang lama terpisah akhirnya di pertemukan kembali..
__ADS_1
*****
salam cinta dan sayang dari othor ❤️❤️